GATRANEWS

Sniper Tatang Koswara Meninggal Saat Mengisi Acara Talk Show
Wednesday, 04 March 2015

Bandung, GATRAnews - Penembak jitu (sniper) yang pernah mendapatkan penghargaan di Indonesia dan...
Jasa Raharja: Seluruh Korban Bus Sang Engon Dapat Santunan
Saturday, 21 February 2015

Semarang, GATRAnews - PT Jasa Raharja memastikan seluruh korban kecelakaan bus Sang Engon, yang...
Mantan Pejabat Boyolali Meninggal Saat Jalani Hukuman
Monday, 16 February 2015

Semarang, GATRAnews - Haryono Samsuatmojo, mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan...
Asuransi Simas Net-Telesindo Shop Luncurkan Produk Teleproteksi
Wednesday, 21 January 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Asuransi Simas Net bekerja sama dengan PT Telesindo Shop meluncurkan produk...
Polisi Periksa Urine Pengemudi Tewaskan Empat Orang
Wednesday, 21 January 2015

Jakarta, GATRAnews- Petugas Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan akan memeriksa urine...
Fakta Mengejutkan Tentang Kecelakaan di Jalan Raya
Tuesday, 30 December 2014

Jakarta, GATRAnews – Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan di jalan raya....
Dua Hari Operasi Lilin, 51 Korban Meninggal
Friday, 26 December 2014

Jakarta,  GATRAnews - Sebanyak 51 orang meninggal dunia hingga hari kedua pelaksanaan Operasi...
Puncak Pass Diguyur Hujan Lebat, Pengendara Berhati-hati
Wednesday, 24 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Bagi warga masyarakat yang ingin melakukan liburan Natal di kawasan Puncak,...
Pentingnya Asuransi Perjalanan
Wednesday, 24 December 2014

Jakarta, GATRAnews – Perjalanan bisnis dan pelesir telah menjadi bagian dari hidup Anda. Setiap...
Tiga Jenazah Ditemukan, 22 Masih Dicari di Banjarnegara
Thursday, 18 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Tim SAR gabungan, Kamis (18/12), menemukan tiga jenazah korban longsor di...
Kopassus Berhasil Evakuasi 19 Jenazah Korban Longsor
Thursday, 18 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Kopassus dipimpin Mayor Inf Wahyu Y telah...
Personil Kopassus Buka Jalur Banjarnegara-Pekalongan
Wednesday, 17 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Satgas bencana Grup-2 Kopassus berhasil melakukan evakuasi akibat korban tanah...
Tanggap Darurat Banjarnegara Hingga 21 Desember
Tuesday, 16 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Bupati Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo menetapkan masa tanggap darurat...
Ditolak Banyak Pihak, Kebijakan Pelarangan Motor Jalan Terus
Sunday, 14 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Kebijakan pelarangan sepeda motor yang melintas di Jalan MH Thamrin dan Jalan...
Asuransi Kecelakaan Diri : Kebutuhan atau Pilihan?
Thursday, 11 December 2014

Jakarta, GATRAnews – Proteksi berupa asuransi sangat berguna bagi penunjang kehidupan di masa...
Komunitas Sepeda Motor Tolak Kebijakan Pelarangan Motor Dishub
Wednesday, 03 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Komunitas sepeda motor menolak kebijakan pelarangan ‎sejumlah ruas jalan...
Truk Terguling, Jalur Pantura Semarang Macet Parah
Friday, 14 November 2014

Semarang, GATRAnews - Arus lalu lintas jalur Pantai Utara di wilayah Kota Semarang, Jawa Tengah,...
PMR Bisa Menjamin Kesinambungan PMI‏
Thursday, 16 October 2014

Grobogan, GATRAnews - Sebanyak 74 regu Palang Merah Remaja (PMR) utusan dari 19 kecamatan di...
Argo Bromo Tabrak Kijang, Empat Tewas
Wednesday, 08 October 2014

Semarang, GATRAnews - Satu rangkaian kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek menabrak mobil Toyota...
Ahok Minta Pengelolaan Jalan dan Sungai dari Jokowi
Wednesday, 17 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Joko Widodo (Jokowi) sebentar lagi 'naik kelas' menjadi Presiden RI ketujuh...

Jenazah Korban Bus Maut Diangkut Mobil Bak Terbuka

Garut - Jenazah seorang penumpang bus Karunia Bakti, Dedah, 43 tahun, korban tewas dalam peristiwa tabrakan beruntun di Puncak Bogor, Jumat (10/2), diangkut menggunakan mobil bak terbuka, ke kampung halamannya, Desa Salamnunggal, Leles, Garut.

Jenazah Dedah tiba di rumah duka Desa Salamnunggal, Leles, Garut, Sabtu pukul 09.00 WIB. Jenazah Dedah dibaringkan di bagian belakang mobil bak terbuka, dan hanya ditutupi kain serta terpal, yang dipasang di bagian atas belakang mobil.

Jenazah yang masih dibungkus kantong jenazah itu langsung diturunkan dari mobil oleh warga dan kerabat korban, kemudian digotong menuju rumah duka melewati sebuah gang.

Ketika jenazah akan dimasukkan ke dalam rumah, beberapa orang keluarga korban menyambutnya dengan tangisan histeris, dan ada di antaranya yang jatuh pingsan.

Kakak korban ketika melihat jenazah korban yang dibaringkan dengan kondisi mengenaskan, berteriak-teriak tidak percaya adiknya meninggal akibat peristiwa tabrakan bus tersebut.

Menurut Maman, suami korban, istrinya pergi ke Bogor bersama bibi dan cucunya, untuk menjenguk keluarga yang sakit. Mereka menumpang bus Kurnia Bakti di Garut, Jumat siang (10/2).

Sedangkan bibi dan cucu korban, kata Maman, dikabarkan hanya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Bogor.

"Istri berangkat dari Garut untuk pergi ke Bogor, bersama bibi dan cucunya, kalau bibi sama cucu saya sekarang masih di Bogor," katanya.

Selain Dedah, korban tewas tabrakan bus Karunia Bakti lainnya yang warga Kabupaten Garut bernama Piat, 32 tahun, asal Kecamatan Sukawening, serta Dadan Suherlan dari Kecamatan Malangbong.

Bus Karunia Bakti dengan nomor polisi Z 1795 DA jurusan Garut-Jakarta itu diduga mengalami rem blong, saat menuruni jalan raya Puncak Bogor.

Bus menghantam 12 kendaraan, termasuk bus Doa Ibu jurusan Tasikmalaya-Jakarta, enam mobil pick up, dua minibus, dan dua sepeda motor, Jumat (10/2), sekitar pukul 18.40 WIB.

Bus berpenumpang lebih dari 30 orang tersebut diketahui warga melaju kencang dari arah Puncak menuju Jakarta. Karena laju bus tidak bisa dihentikan, bus menghantam sejumlah kendaraan yang ada di depannya.

Selain menabrak sejumlah kendaraan, bus juga menabrak beberapa warung yang ada di sebelah kantor cabang Bank Mandiri. Akibatnya, sedikitnya 14 orang tewas dan puluhan orang luka-luka. [TMA, Ant]

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?