GATRANEWS

Tiga Jenazah Ditemukan, 22 Masih Dicari di Banjarnegara
Thursday, 18 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Tim SAR gabungan, Kamis (18/12), menemukan tiga jenazah korban longsor di...
Kopassus Berhasil Evakuasi 19 Jenazah Korban Longsor
Thursday, 18 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Kopassus dipimpin Mayor Inf Wahyu Y telah...
Personil Kopassus Buka Jalur Banjarnegara-Pekalongan
Wednesday, 17 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Satgas bencana Grup-2 Kopassus berhasil melakukan evakuasi akibat korban tanah...
Tanggap Darurat Banjarnegara Hingga 21 Desember
Tuesday, 16 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Bupati Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo menetapkan masa tanggap darurat...
Ditolak Banyak Pihak, Kebijakan Pelarangan Motor Jalan Terus
Sunday, 14 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Kebijakan pelarangan sepeda motor yang melintas di Jalan MH Thamrin dan Jalan...
Asuransi Kecelakaan Diri : Kebutuhan atau Pilihan?
Thursday, 11 December 2014

Jakarta, GATRAnews – Proteksi berupa asuransi sangat berguna bagi penunjang kehidupan di masa...
Komunitas Sepeda Motor Tolak Kebijakan Pelarangan Motor Dishub
Wednesday, 03 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Komunitas sepeda motor menolak kebijakan pelarangan ‎sejumlah ruas jalan...
Truk Terguling, Jalur Pantura Semarang Macet Parah
Friday, 14 November 2014

Semarang, GATRAnews - Arus lalu lintas jalur Pantai Utara di wilayah Kota Semarang, Jawa Tengah,...
PMR Bisa Menjamin Kesinambungan PMI‏
Thursday, 16 October 2014

Grobogan, GATRAnews - Sebanyak 74 regu Palang Merah Remaja (PMR) utusan dari 19 kecamatan di...
Argo Bromo Tabrak Kijang, Empat Tewas
Wednesday, 08 October 2014

Semarang, GATRAnews - Satu rangkaian kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek menabrak mobil Toyota...
Ahok Minta Pengelolaan Jalan dan Sungai dari Jokowi
Wednesday, 17 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Joko Widodo (Jokowi) sebentar lagi 'naik kelas' menjadi Presiden RI ketujuh...
Comal Sebabkan Macet 35 Km, Namun Angka Kecelakaan Menurun
Monday, 04 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Amblasnya jembatan Comal di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, sempat...
Tim SAR Temukan Jenazah Anak di Pantai Palabuhanratu
Saturday, 02 August 2014

Sukabumi, GATRAnews - Tim SAR gabungan Kabupaten Sukabumi menemukan jasad M Aprizal, seorang anak...
Jakarta Barat Pionir Layanan Terpadu Satu Atap BPJS
Tuesday, 27 May 2014

Jakarta, GATRAnews - Kota Jakarta Barat menjadi wilayah pertama menyediakan pelayanan terpadu satu...
Sepekan Operasi Simpatik Jaya, Ribuan Kendaraan Ditilang
Monday, 26 May 2014

Jakarta, GATRAnews-Operasi Simpatik Jaya 2014 telah memasuki hari ketujuh sejak pelaksanaanya pada...
Antisipasi Longsor, LIPI Dorong Tata Kelola Air
Friday, 11 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Peneliti pada Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia...
Dua WN Prancis Turut Jadi Korban KA Anjlok di Tasik
Saturday, 05 April 2014

Tasikmalaya, GATRAnews - Phillipe Calonnec dan Gilles Mezanger, keduanya berusia 43 tahun dan...
Aparat Polri dan TNI Bantu Penanggulangan KA Anjlok
Friday, 04 April 2014

Tasikmalaya, GATRAnews - Aparat Polri dan TNI diturunkan untuk membantu upaya penanggulangan...
KA Malabar Anjlok di Tasikmalaya, 1 Tewas
Friday, 04 April 2014

Tasikmalaya, GATRAnews - Kereta Api Malabar Jurusan Bandung-Solo Balapan terguling di jalur rel...
Tiga Truk Terguling di Tol Karawang
Monday, 31 March 2014

Jakarta, GATRAnews - Lalu lintas di Jalan Tol Cikampek di KM 48 Karawang Barat di kedua arah,...

Jenazah Korban Bus Maut Diangkut Mobil Bak Terbuka

Garut - Jenazah seorang penumpang bus Karunia Bakti, Dedah, 43 tahun, korban tewas dalam peristiwa tabrakan beruntun di Puncak Bogor, Jumat (10/2), diangkut menggunakan mobil bak terbuka, ke kampung halamannya, Desa Salamnunggal, Leles, Garut.

Jenazah Dedah tiba di rumah duka Desa Salamnunggal, Leles, Garut, Sabtu pukul 09.00 WIB. Jenazah Dedah dibaringkan di bagian belakang mobil bak terbuka, dan hanya ditutupi kain serta terpal, yang dipasang di bagian atas belakang mobil.

Jenazah yang masih dibungkus kantong jenazah itu langsung diturunkan dari mobil oleh warga dan kerabat korban, kemudian digotong menuju rumah duka melewati sebuah gang.

Ketika jenazah akan dimasukkan ke dalam rumah, beberapa orang keluarga korban menyambutnya dengan tangisan histeris, dan ada di antaranya yang jatuh pingsan.

Kakak korban ketika melihat jenazah korban yang dibaringkan dengan kondisi mengenaskan, berteriak-teriak tidak percaya adiknya meninggal akibat peristiwa tabrakan bus tersebut.

Menurut Maman, suami korban, istrinya pergi ke Bogor bersama bibi dan cucunya, untuk menjenguk keluarga yang sakit. Mereka menumpang bus Kurnia Bakti di Garut, Jumat siang (10/2).

Sedangkan bibi dan cucu korban, kata Maman, dikabarkan hanya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Bogor.

"Istri berangkat dari Garut untuk pergi ke Bogor, bersama bibi dan cucunya, kalau bibi sama cucu saya sekarang masih di Bogor," katanya.

Selain Dedah, korban tewas tabrakan bus Karunia Bakti lainnya yang warga Kabupaten Garut bernama Piat, 32 tahun, asal Kecamatan Sukawening, serta Dadan Suherlan dari Kecamatan Malangbong.

Bus Karunia Bakti dengan nomor polisi Z 1795 DA jurusan Garut-Jakarta itu diduga mengalami rem blong, saat menuruni jalan raya Puncak Bogor.

Bus menghantam 12 kendaraan, termasuk bus Doa Ibu jurusan Tasikmalaya-Jakarta, enam mobil pick up, dua minibus, dan dua sepeda motor, Jumat (10/2), sekitar pukul 18.40 WIB.

Bus berpenumpang lebih dari 30 orang tersebut diketahui warga melaju kencang dari arah Puncak menuju Jakarta. Karena laju bus tidak bisa dihentikan, bus menghantam sejumlah kendaraan yang ada di depannya.

Selain menabrak sejumlah kendaraan, bus juga menabrak beberapa warung yang ada di sebelah kantor cabang Bank Mandiri. Akibatnya, sedikitnya 14 orang tewas dan puluhan orang luka-luka. [TMA, Ant]

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?