GATRANEWS

Comal Sebabkan Macet 35 Km, Namun Angka Kecelakaan Menurun
Monday, 04 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Amblasnya jembatan Comal di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, sempat...
Tim SAR Temukan Jenazah Anak di Pantai Palabuhanratu
Saturday, 02 August 2014

Sukabumi, GATRAnews - Tim SAR gabungan Kabupaten Sukabumi menemukan jasad M Aprizal, seorang anak...
Jakarta Barat Pionir Layanan Terpadu Satu Atap BPJS
Tuesday, 27 May 2014

Jakarta, GATRAnews - Kota Jakarta Barat menjadi wilayah pertama menyediakan pelayanan terpadu satu...
Sepekan Operasi Simpatik Jaya, Ribuan Kendaraan Ditilang
Monday, 26 May 2014

Jakarta, GATRAnews-Operasi Simpatik Jaya 2014 telah memasuki hari ketujuh sejak pelaksanaanya pada...
Antisipasi Longsor, LIPI Dorong Tata Kelola Air
Friday, 11 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Peneliti pada Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia...
Dua WN Prancis Turut Jadi Korban KA Anjlok di Tasik
Saturday, 05 April 2014

Tasikmalaya, GATRAnews - Phillipe Calonnec dan Gilles Mezanger, keduanya berusia 43 tahun dan...
Aparat Polri dan TNI Bantu Penanggulangan KA Anjlok
Friday, 04 April 2014

Tasikmalaya, GATRAnews - Aparat Polri dan TNI diturunkan untuk membantu upaya penanggulangan...
KA Malabar Anjlok di Tasikmalaya, 1 Tewas
Friday, 04 April 2014

Tasikmalaya, GATRAnews - Kereta Api Malabar Jurusan Bandung-Solo Balapan terguling di jalur rel...
Tiga Truk Terguling di Tol Karawang
Monday, 31 March 2014

Jakarta, GATRAnews - Lalu lintas di Jalan Tol Cikampek di KM 48 Karawang Barat di kedua arah,...
TKI Asal Cilacap Meninggal Keracunan di Brunei
Monday, 24 March 2014

Cilacap, GATRAnews - Sugianto Afendi, 34 tahun, tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Cilacap, Jawa...
Sembilan Penumpang Bus Tertabrak KA Luka Serius
Sunday, 09 March 2014

Bekasi, GATRAnews - Sembilan penumpang bus "Haryanto" B 7036 PGA mengalami luka serius, dan 31...
Kapuspen TNI: Markas Kopaska Tempat Penyimpanan Amunisi Ringan
Wednesday, 05 March 2014

Jakarta, GATRAnews-Kepala Pusat Penerangan TNI, Laksamana Muda Iskandar Sitompul mengatakan bahwa...
Jenazah Prof Damardjati Dimakamkan di Magelang
Tuesday, 18 February 2014

Magelang, GATRAnews - Jenazah Guru Besar Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Prof...
Wartawan Kecelakaan Saat Akan Liput Gerbong KA Anjlok
Tuesday, 11 February 2014

Cianjur, GATRAnews - Dua wartawan, masing-masing kontributor Metro TV dan kontributor Cianjur TV,...
Petugas Evakuasi Dua Jenazah Korban Longsor
Saturday, 01 February 2014

Jombang, GATRAnews - Petugas tim penyelamat berhasil mengevakuasi dua jenazah korban longsor di...
Seorang Nenek Tertabrak Bus TJ di Depan Carolus
Monday, 06 January 2014

Jakarta, GATRAnews - Seorang wanita lanjut usia, Kiki Emah, 78 tahun, tewas tertabrak bus...
Satpol PP Diterjunkan Jaga Perlintasan Kereta Api
Tuesday, 17 December 2013

Jakarta, GATRAnews - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta telah menyebar personelnya...
Pemprov DKI akan Bangun 5 Flyover di Perlintasan Kereta Api
Tuesday, 17 December 2013

Jakarta, GATRAnews - Tahun 2014, Pemerintah DKI Jakarta memastikan membangun lima flyover (jalan...
Satpam Kedubes AS Tewas Terlindas Truk
Tuesday, 17 December 2013

Jakarta, GATRAnews - Musliman, yang bekerja sebagai petugas Satuan Pengamanan (Satpam) di Kedutaan...
Sebanyak 28 Orang Tewas Kecelakaan Selama Operasi Zebra
Thursday, 12 December 2013

Jakarta, GATRAnews - Kepala Subdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro...

Jenazah Korban Bus Maut Diangkut Mobil Bak Terbuka

Garut - Jenazah seorang penumpang bus Karunia Bakti, Dedah, 43 tahun, korban tewas dalam peristiwa tabrakan beruntun di Puncak Bogor, Jumat (10/2), diangkut menggunakan mobil bak terbuka, ke kampung halamannya, Desa Salamnunggal, Leles, Garut.

Jenazah Dedah tiba di rumah duka Desa Salamnunggal, Leles, Garut, Sabtu pukul 09.00 WIB. Jenazah Dedah dibaringkan di bagian belakang mobil bak terbuka, dan hanya ditutupi kain serta terpal, yang dipasang di bagian atas belakang mobil.

Jenazah yang masih dibungkus kantong jenazah itu langsung diturunkan dari mobil oleh warga dan kerabat korban, kemudian digotong menuju rumah duka melewati sebuah gang.

Ketika jenazah akan dimasukkan ke dalam rumah, beberapa orang keluarga korban menyambutnya dengan tangisan histeris, dan ada di antaranya yang jatuh pingsan.

Kakak korban ketika melihat jenazah korban yang dibaringkan dengan kondisi mengenaskan, berteriak-teriak tidak percaya adiknya meninggal akibat peristiwa tabrakan bus tersebut.

Menurut Maman, suami korban, istrinya pergi ke Bogor bersama bibi dan cucunya, untuk menjenguk keluarga yang sakit. Mereka menumpang bus Kurnia Bakti di Garut, Jumat siang (10/2).

Sedangkan bibi dan cucu korban, kata Maman, dikabarkan hanya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Bogor.

"Istri berangkat dari Garut untuk pergi ke Bogor, bersama bibi dan cucunya, kalau bibi sama cucu saya sekarang masih di Bogor," katanya.

Selain Dedah, korban tewas tabrakan bus Karunia Bakti lainnya yang warga Kabupaten Garut bernama Piat, 32 tahun, asal Kecamatan Sukawening, serta Dadan Suherlan dari Kecamatan Malangbong.

Bus Karunia Bakti dengan nomor polisi Z 1795 DA jurusan Garut-Jakarta itu diduga mengalami rem blong, saat menuruni jalan raya Puncak Bogor.

Bus menghantam 12 kendaraan, termasuk bus Doa Ibu jurusan Tasikmalaya-Jakarta, enam mobil pick up, dua minibus, dan dua sepeda motor, Jumat (10/2), sekitar pukul 18.40 WIB.

Bus berpenumpang lebih dari 30 orang tersebut diketahui warga melaju kencang dari arah Puncak menuju Jakarta. Karena laju bus tidak bisa dihentikan, bus menghantam sejumlah kendaraan yang ada di depannya.

Selain menabrak sejumlah kendaraan, bus juga menabrak beberapa warung yang ada di sebelah kantor cabang Bank Mandiri. Akibatnya, sedikitnya 14 orang tewas dan puluhan orang luka-luka. [TMA, Ant]

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?