GATRANEWS

Menteri Yohana Didemo di Jayapura
Thursday, 27 November 2014

Sentani, GATRAnews - Sebanyak enam perempuan pendemo menolak kedatangan Menteri Pemberdayaan...
Tokoh Papua Barat Bahas Kerjasama Pembangunan dengan Belgia dan Uni Eropa
Thursday, 16 October 2014

Belgia, GATRAnews - Franz Albert Joku dan Suriel Semuel Mofu, tokoh-tokoh penting dari Papua Barat,...
Gempa 5,1 SR Guncang Yalimo Papua
Monday, 29 September 2014

Bandarlampung, GATRAnews - Gempa bumi berkekuatan 5,1 pada skala Richter (SR) mengguncang barat...
Dua Polisi Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata di Papua
Tuesday, 29 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Dua anggota polisi tewas dalam peristiwa kontak tembak dengan kelompok...
Anggota TNI Yonif 751 Tembak Mati Komandan OPM
Sunday, 08 June 2014

Jakarta, GATRAnews- Anggota TNI dari Batalyon Infantri (Yonif) 751/Vira Jaya Sakti Kodam...
Prajurit Paskhas Tewas ditembak di Pasar Malam Biak
Monday, 28 April 2014

Biak, GATRAnews - Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua, Senin, secara resmi menutup pasar malam...
KPU Papua Distribusikan Logistik Pemilu ke Biak
Monday, 07 April 2014

Biak, GATRAnews - Dua hari menjelang hari pemilihan anggota legislatif (pileg) 2014 (H-2), Komisi...
Longsor di Jayapura Timbun 12 Orang
Sunday, 23 February 2014

Jayapura, GATRAnews - Hujan deras yang terus menguyur, sejak Sabtu (22/2), sekitar pukul 18.30 WIT,...
Dua Orang Hilang Disapu Banjir Bandang di Wasior
Wednesday, 13 November 2013

Jakarta, GATRAnews - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa hujan deras yang...
Di Raja Ampat Papua Barat Ada Desa Bernama Surya Paloh
Tuesday, 29 October 2013

Jakarta, GATRAnews - Sebuah Desa di Raja Ampat Papua Barat, kini bernama Desa Surya Paloh. Nama...
Papua Diguncang Dua Kali Gempa
Sunday, 01 September 2013

Jayapura, GATRAnews - Papua dan Papua Barat, Minggu (1/9), pukul 00.56 dan pukul 14.24 waktu...
Gempa 4,8 SR Guncang Jayapura
Sunday, 01 September 2013

Jayapura, GATRAnews - Gempa bumi berkekuatan 4,8 skala richter mengguncang Kabupaten Jayapura dan...
APKLI Siap Sejahterakan PKL Papua
Friday, 30 August 2013

Jakarta, GATRAnews - Ketua Umum Asosiasi Pedagang Kali Lima Indonesia (APKLI), Ali Mahsun,...
Wali Kota Jayapura Tuntut Ilmu ke Harvard, Bulan Depan
Tuesday, 27 August 2013

Jayapura, GATRAnews - Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Manoi pada pertengahan September mendatang...
Papua Kembali Diguncang Gempa
Sunday, 21 July 2013

Jakarta, GATRAnews - Gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter (SR) kembali mengguncang wilayah Papua....
Gempa Guncang Sarmi Papua, Warga Berhamburan
Saturday, 20 July 2013

Jakarta, GATRAnews - Warga berhamburan saat gempa berkekuatan pada 5,5 Skala Richter mengguncang...
Nama 18 Korban Kerusuhan Penonton Tinju Nabire
Monday, 15 July 2013

Jayapura, GATRAnews - Polisi sudah memeriksa 13 orang untuk meminta keterangan soal kerusuhan dalam...
DPR Papua: Pindahkan Kantor Freeport ke Papua
Friday, 05 July 2013

Jayapura, GATRAnews - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua meminta PT Freeport Indonesia (PTFI) agar...
Mantan Bupati Merauke Jadi Tersangka Suvenir Kulit Buaya
Tuesday, 25 June 2013

Jayapura, GATRAnews - Tiga mantan pejabat di lingkungan Pemda Merauke yakni mantan Bupati JGG,...
Biak Kirim 14 Peserta ke STQ Papua
Sunday, 23 June 2013

Biak, GATRAnews - Kabupaten Biak Numfor mengirim 14 peserta Seleksi Tilawatil Quran (STQ) se-Papua,...

Provinsi Baru Papua Tengah dan Papua Selatan pada 2013

Biak - Pembentukan Provinsi Papua Tengah dan Papua Selatan melalui pemekaran, diharapkan pada 1 Mei 2013, bertepatan dengan 50 tahun integrasi Papua ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Jika 1 Mei 2013 pendirian Provinsi Papua Tengah dan Papua Selatan bisa diwujudkan maka hal itu dapat menjadi `kado manis` Presiden SBY kepada masyarakat di tanah Papua," kata Anselmus Petrus Youw, salah satu deklarator Papua Tengah di Biak, Senin (6/8).

Deklarator Papua Tengah asal Nabire itu menyebutkan bahwa kini tim masih menunggu rekomendasi MRP serta izin prinsip pemekaran Papua Tengah dari pejabat Gubernur Papua Dr Syamsul Arief Rivai MS.

"Masyarakat di 11 kabupaten berharap aspirasi pemekaran Provinsi Papua Tengah bersama Papua Selatan dapat diwujudkan pada 1 Mei 2013 sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat serta percepatan pembangunan di tanah Papua," harap AP Youw.

Hal itu diutarakannya, didampingi tokoh masyarakat Biak/Supiori Jhon Korwa, mantan Kadis Kependudukan Biak Marthinus Randokir.

Provinsi Papua Tengah bersama Provinsi Papua Barat serta sejumlah kabupaten di Papua dibentuk berdasarkan UU No 45 tahun 1999.

Namun, warga menilai bahwa karena pejabat Gubernur waktu itu Herman Monim tidak melaksanakan tugas dengan baik sehingga keberadaan UU pemekaran ini dibatalkan Mahkamah Konstitusi.

Pemekaran Provinsi Provinsi Papua Tengah disepakati bersama antara empat deklartor dengan pemerintah pusat, Majelis Rakyat Papua, DPR Papua serta pejabat Gubernur dengan mengacu kepada pasal 76 Undang-Undang Otonomi Khusus Papua No 21 tahun 2001 tentang pemekaran wilayah.

Deklarator Papua Tengah selain Anselmus Petrus Youw, yakni Dick Henk Wabiser (Biak), Philips Wona (Serui), dan Andreas Anggaibak (Timika) sudah bersepakat untuk mewujudkan berdirinya Provinsi Papua Tengah.

"Keinginan empat pejuang pemekaran Papua Tengah untuk bersatu dan menghendaki pemekaran wilayah ini sudah disampaikan pejabat Gubernu, pimpinan Majelis Rakyat Papua, DPR Papua serta pemerintah pusat melalui Menko Polkam Djoko Suyanto di Jakarta.

Mantan Bupati Nabire Youw berharap agar aspirasi pemekaran Provinsi Papua Tengah dapat dijadikan bahan pidato kenegaraan tahunan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 16 Agustus 2012 supaya dapat diketahui masyarakat luas.

Mengenai kedudukan ibu kota provinsi dan careteker (pejabat sementara) gubernur Papua Tengah, menurut Youw, hal itu bukan urusan tim deklarator karena menjadi kewenangan pemerintah pusat. [TMA, Ant]

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?