GATRANEWS

Jokowi Resmi Buka Muktamar NU ke-33
Sunday, 02 August 2015

Jombang, GATRAnews - Presiden Joko "Jokowi" Widodo resmi membuka Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama...
Festival Kreativitas Pemuda 2015
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Hari Kamis (30/7) pagi, Deputi I Bidang Pemberdayaan Pemuda Yuni Poerwanti...
Menperin: Dongkrak TKDN, Industri Siap Penuhi Proyek Listrik 35000 MW
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Perindustrian mendorong industri dalam negeri agar terlibat aktif...
Jangan Percaya Calo, Tahun 2015 Tidak Ada Rekrutmen PNS
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRANews - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi...
DKI Segera Bubarkan TGUPP dan BPMP
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengkaji pembubaran Tim Gubernur untuk...
Presiden Jokowi Terima Kunjungan Kenegaraan Presiden Turki
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana menerima Kunjungan...
Kaji Pendirian Bank Tani, Perlu Data Tunggal Untuk Majukan Pertanian
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemerintah membutuhkan data tunggal...
Gub BI: Infrastruktur, Masalah Terbesar Perekonomian Domestik
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur Bank Indonesia Agus DW Martowardojo mengatakan, tantangan terbesar...
BI Tidak Khawatir Bencana Kekeringan Dongkrak Inflasi
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Bencana kekeringan dalam beberapa waktu terakhir menerpa beberapa wilayah...
Oesman Sapta: Pemerintah dan HKTI Harus Sinergi
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Kedaulatan Pangan yang selama ini menjadi cita-cita bangsa ini selama ini...
Oesman Sapta: Pemerintah dan HKTI Harus Sinergi
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Kedaulatan Pangan yang menjadi cita-cita bangsa Indonesia selama ini urung...
Jokowi Tangkis Sindiran Oesman Sapta Terhadap Mentan
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membela anak buahnya, dalam hal ini, Menteri...
Pemerintah Setujui Ekspor Freeport 775.115 WMT
Thursday, 30 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Perdagangan telah mengeluarkan Surat Persetujuan Ekspor (SPE)...
Pelemahan Rupiah Dongkrak Harga Produk Manufaktur
Thursday, 30 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) membuat...
Tinggal di Rusun Bisa Timbulkan Banyak Masalah Sosial‏
Thursday, 30 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Tidak bisa dipungkiri hadirnya rumah susun (Rusun) diperkotaan sebagai salah...
WIKA Ingin PMN Rp 7,2 Trilyun pada 2016
Thursday, 30 July 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) menginginkan suntikan dana dari pemerintah melalui...
IPO WIKA Realty Ditunda
Thursday, 30 July 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menyatakan menunda pencatatan saham...
Jokowi Minta TNI-Polri Dekatkan Diri dengan Rakyat
Thursday, 30 July 2015

Jakarta, GATRAnews- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para calon perwira TNI dan Polri yang...
Indonesia Undang Inggris Investasi di Perikanan
Thursday, 30 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, saat menerima Menteri...
Mensos Ingin Indonesia Punya Pusat Rehabilitasi seperti di Amerika
Thursday, 30 July 2015

Jakarta, GATRAnews- Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa memimpin langsung 61 kontingen...

Modal Sosial Jokowi Permudah Pemerintah Bangun Banjir Kanal

Jakarta, GATRAnews - Modal sosial (social capital) yang dimiliki Gubernur DKI Jakarta, Jokowi Dodo (Jokowi) diharapkan dapat mempermudah pembebasan lahan warga yang akan digunakan sebagai sarana pembangunan penanggulangan banjir di wilayah ibukota Indonesia ini. "Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berharap banyak, dengan social capital yang bagus, Jokowi bisa menertibkan pemukiman di sepanjang Sungai Ciliwung dan sebaginya ini, sehingga itu pasti dapat mempengaruhi dampak banjir ke depan," harap Deputi Penanggulangan Darurat BNPB, Dody Ruswandi di Jakarta, Senin, (24/12). 

 

Menurutnya, pembebasan lahan atau tanah milik warga untuk insfrastruktur penanggulangan banjir, seperti banjir kanal di Jakarta, kerap menjadi permasalahan, sehingga proyek ini menjadi terhambat."Beliau (Jokowi-Red) saya lihat tengah giat lakukan itu. Jadi BNBP berharap banyak, penanganan banjir, yang salah satunya disebabkan adanya pemukiman di sepanjang suangai, bisa diatasi," ujarnya. 

 

Dody berpendapat, karena Jokowi mempunyai modal sosial yang bagus, warga diharapkan tidak mempersulit atas proyek yang akan dilakukan pemerintah provinsi DKI itu. "Tapi dengan Jokowi, saya yakin karena orangnya langsung ke bawah dan masyarakat yang dulu sulit disentuh orang atas, sekarang kalau disentuh langsung oleh Jokowi akan menghargai dan mendukungnya," ujar Dody. 

 

Dijelaskan, solusi penanggulangan banjir di Jakarta tidak bisa instan, sehingga  siapapun gubernurnya tidak akan mampu menyelesaikannya dalam waktu singkat. Pasalnya, diperlukan pembuatan insfratruktur yang pengerjaannya memakan waktu cukup lama, yakni lebih dari empat tahun. "Kita harus melihatnya secara fair, gak mungkin mengharapkan Jokowi dalam waktu singkat bisa atasi itu, itu tidak mungkin. Kalau bicara banjir, solusinya jangka panjang," ungkap Dody. 

 

Namun imbuhnya, dengan modal sosial yang dimiliki Jokowi tadi, diharapkan warga Jakarta tidak mempersulit pembebasan lahan yang kerap menjadi masalah. Selain itu, Jokowi juga berjanji akan membuat rumah susun unntuk memindahkan warga yang direlokasi tersebut.  "Dia punya social capital yang bagus dan ini tidak dipunyai gubernur DKI sebelumnya. Kita berharap dengan modal itu bisa membenahi pemukiman-pemukiman yang selama ini bisa membuat sungai itu menjadi menyempit, sehingga banjir meluap," pungkasnya.(IS)

 

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?