GATRANEWS

Telkom Kembali Raih Peringkat “idAAA” untuk Perusahaan dan Obligasi
Monday, 21 April 2014

  Jakarta, GATRAnews – 16 April 2014 – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) kembali...
Cegah Pelecehan Seksual Anak, Pemerintah Didesak Terapkan Sistem Perlindungan
Sunday, 20 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Koordinator Koalisi Penyelenggara Pendidikan Anak, Ali Tandjung mendesak...
Kemdikbud: Tak Ada Politisasi Soal Jokowi
Thursday, 17 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menegaskan bahwa tak ada...
HUT Ke 62, Danjen Kopasssus Minta Prajuritnya Makin Profesional
Wednesday, 16 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Dalam rangka memeperingati HUT Komando Pasukan Khusus (Kopassus) ke 62,...
Soal UN Dibuat Sebelum Jokowi Nyapres
Wednesday, 16 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Heboh nama Calon Presiden dari PDI Perjuangan ke soal UN memanaskan suasana...
Jokowi: Sampai Malam Ini Belum ketemu Calon Wapres
Tuesday, 15 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Pertemuan Calon Presiden dari PDI Perjuangan Jokowi yang batal pada Jumat...
Mahasiswa Tuntut Wika Segera Bangun Waduk Ciujung
Tuesday, 15 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Ratusan mahasiswa anggota Komite Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi...
Jangan Percaya Bocoran UN di Sosmed, Sudah dicek itu Salah
Monday, 14 April 2014

Bandung, GATRAnews - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meminta Kapolda Jawa Barat Irjen Pol...
Demi Efisiensi APBD, Kemendagri Stop Penerimaan PNS‏
Friday, 11 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) akan menyetop penerimaan Pegawai Negeri...
Ada Gambar Jokowi di Vivanews, Ardi Bakrie Marah Besar‏
Tuesday, 08 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Bos Viva Media Baru, Anindra Ardiansyah Bakrie atau biasa dipanggil Ardi...
72.565 PNS Jakarta Libur untuk Nyoblos‏
Tuesday, 08 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Sebanyak 72.565 pegawai negeri sipil (PNS) di Pemprov DKI Jakarta akan...
KSPI Nilai Pemerintah Lambat Tangani TKI Bermasalah‏
Monday, 07 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menilai bebasnya Tenaga Kerja...
Noriyu: Kaum Muda Harus Terlibat dalam Proses Pengambilan Keputusan
Monday, 07 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Nova Riyanti Yusuf (Noriyu) menegaskan bahwa...
Mega Proyek TELIN Menghubungkan Asia Tenggara – Eropa
Thursday, 03 April 2014

Jakarta, GATRAnews – 11 Maret 2014 – Selaku anak usaha Telkom, PT Telekomunikasi Indonesia...
Hikmahanto: Pemerintah Punya 3 Alasan Tak Usah Bayar Diyat
Tuesday, 01 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Uang pengganti atau diyat, dalam hukum yang berlaku di Arab Saudi, merupakan...
Asep Sunarya Dinilai Aher Seniman Agamis
Monday, 31 March 2014

Bandung, GATRAnews - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menyampaikan duka cita yang mendalam...
Infrastruktur Daerah Tentukan Pembangunan Nasional
Monday, 31 March 2014

Bandar Lampung, GATRAnews - Reformasi telah berjalan selama 16 tahun, namun selama itu pula...
SBY Disebut Pakai Uang Rakyat Demi Demokrat
Sunday, 30 March 2014

Jakarta, GATRAnews - Wakil Sekretaris Jenderal Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Indonesia,...
Kementerian Kelautan dan KPK Komitmen Penerapan Pengendalian Gratifikasi
Thursday, 27 March 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad, menyambut positif...
Anis Matta: Pembangunan Bandara Kualanamu Sebuah Kemajuan
Thursday, 27 March 2014

Medan, GATRAnews - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta memuji pemerintah yang telah...

Modal Sosial Jokowi Permudah Pemerintah Bangun Banjir Kanal

Jakarta, GATRAnews - Modal sosial (social capital) yang dimiliki Gubernur DKI Jakarta, Jokowi Dodo (Jokowi) diharapkan dapat mempermudah pembebasan lahan warga yang akan digunakan sebagai sarana pembangunan penanggulangan banjir di wilayah ibukota Indonesia ini. "Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berharap banyak, dengan social capital yang bagus, Jokowi bisa menertibkan pemukiman di sepanjang Sungai Ciliwung dan sebaginya ini, sehingga itu pasti dapat mempengaruhi dampak banjir ke depan," harap Deputi Penanggulangan Darurat BNPB, Dody Ruswandi di Jakarta, Senin, (24/12). 

 

Menurutnya, pembebasan lahan atau tanah milik warga untuk insfrastruktur penanggulangan banjir, seperti banjir kanal di Jakarta, kerap menjadi permasalahan, sehingga proyek ini menjadi terhambat."Beliau (Jokowi-Red) saya lihat tengah giat lakukan itu. Jadi BNBP berharap banyak, penanganan banjir, yang salah satunya disebabkan adanya pemukiman di sepanjang suangai, bisa diatasi," ujarnya. 

 

Dody berpendapat, karena Jokowi mempunyai modal sosial yang bagus, warga diharapkan tidak mempersulit atas proyek yang akan dilakukan pemerintah provinsi DKI itu. "Tapi dengan Jokowi, saya yakin karena orangnya langsung ke bawah dan masyarakat yang dulu sulit disentuh orang atas, sekarang kalau disentuh langsung oleh Jokowi akan menghargai dan mendukungnya," ujar Dody. 

 

Dijelaskan, solusi penanggulangan banjir di Jakarta tidak bisa instan, sehingga  siapapun gubernurnya tidak akan mampu menyelesaikannya dalam waktu singkat. Pasalnya, diperlukan pembuatan insfratruktur yang pengerjaannya memakan waktu cukup lama, yakni lebih dari empat tahun. "Kita harus melihatnya secara fair, gak mungkin mengharapkan Jokowi dalam waktu singkat bisa atasi itu, itu tidak mungkin. Kalau bicara banjir, solusinya jangka panjang," ungkap Dody. 

 

Namun imbuhnya, dengan modal sosial yang dimiliki Jokowi tadi, diharapkan warga Jakarta tidak mempersulit pembebasan lahan yang kerap menjadi masalah. Selain itu, Jokowi juga berjanji akan membuat rumah susun unntuk memindahkan warga yang direlokasi tersebut.  "Dia punya social capital yang bagus dan ini tidak dipunyai gubernur DKI sebelumnya. Kita berharap dengan modal itu bisa membenahi pemukiman-pemukiman yang selama ini bisa membuat sungai itu menjadi menyempit, sehingga banjir meluap," pungkasnya.(IS)

 

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?