GATRANEWS

Yusril: Kenaikan BBM ''Sambutan'' untuk Jokowi
Saturday, 28 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra menilai kenaikan Bahan Bakar...
Menag Harap Konflik Arab-Yaman Cepat Selesai
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengharapkan, konflik bersenjata koalisi...
Menteri ESDM Beri Waktu 2 Pekan Pada Pertamina-Total Buat Skema Transisi Blok Mahakam
Friday, 27 March 2015

 Jakarta, GATRANews - PT Pertamina dan Total E&P Indonesie mulai membahas skema transisi...
Mentan Amran Minta Bulog Serap 4 Juta Ton Beras Tahun Ini
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Pertanian Amran Sulaiman menginstruksikan Perum Badan Urusan Logistik...
Mentan Amran Minta Bulog Serap 4 Juta Ton Beras Tahun Ini
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Pertanian Amran Sulaiman menginstruksikan Perum Badan Urusan Logistik...
Pemerintah Ingin Percepat Pengesahan RUU JPSK‏
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro memastikan pembahasan Rancangan...
APBN Tidak Cukup Atasi Ketersediaan Perumahan‏
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Dana yang dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)...
Berkata Kotor, Jokowi Harus Tegur Ahok
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pakar komunikasi politik Emrus Sihombing meminta Presiden Jokowi memberikan...
Latinusa: Bisnis Pelat Timah Masih Menjanjikan
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Pelat Timah Nusantara Tbk (Latinusa) menyatakan bahwa bisnis pembuatan...
Timah dan Adhi Karya Bangun PLTU di Sumsel
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Timah (Persero) Tbk berencana membangun PLTU Mulut Tambang di Sumatera...
Stabilisasi Ekonomi Tak Pengaruhi Target Pertumbuhan
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro memastikan bahwa proses stabilisasi yang...
Menkeu : Stabilisasi Tidak Korbankan Pertumbuhan Ekonomi
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro memastikan proses stabilisasi yang...
Menkeu: Stabilisasi Tidak Korbankan Pertumbuhan Ekonomi
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro memastikan proses stabilisasi yang...
Jokowi Minta Toyota Tingkatkan Investasi Tiga Kali Lipat
Thursday, 26 March 2015

Nagoya, GATRAnews - Raksasa industri otomatif Jepang Toyota Motor Corp berjanji pada Presiden Joko...
Kartu Indonesia Pintar Juga Berlaku di Pesantren
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah melalui Kementerian Sosial berupaya menarik anak usia 6 hingga 21...
Setelah Jepang, Presiden Kunjungi Tiongkok
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Setelah melakukan kunjungan kerja ke Jepang, Presiden Joko Widodo bertolak ke...
Nirvana Development Siapkan Rp 480 Milyar Bangun 8 Mal
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pengembang properti PT Nirvana Development Tbk pada tahun ini berniat...
Jokowi: Akiyo Toyoda Janjikan Ekspor Toyota Naik 3 Kali Lipat
Thursday, 26 March 2015

Nagoya, GATRANews - Raksasa industri otomatif Jepang Toyota Motor Corp berjanji pada Presiden Joko...
BRI Agro Kebut Kejar BUKU II
Wednesday, 25 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT BRI Agroniaga Tbk (BRI Agro) akan ditingkatkan statusnya menjadi Bank Umum...
Menko Maritim: Pemerintah Bertekad Berantas Illegal Fishing
Wednesday, 25 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Maritim, Indroyono Soesilo...
Error
  • There was a problem loading image 20150205Presiden-Halim-001.jpg

Modal Sosial Jokowi Permudah Pemerintah Bangun Banjir Kanal

Jakarta, GATRAnews - Modal sosial (social capital) yang dimiliki Gubernur DKI Jakarta, Jokowi Dodo (Jokowi) diharapkan dapat mempermudah pembebasan lahan warga yang akan digunakan sebagai sarana pembangunan penanggulangan banjir di wilayah ibukota Indonesia ini. "Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berharap banyak, dengan social capital yang bagus, Jokowi bisa menertibkan pemukiman di sepanjang Sungai Ciliwung dan sebaginya ini, sehingga itu pasti dapat mempengaruhi dampak banjir ke depan," harap Deputi Penanggulangan Darurat BNPB, Dody Ruswandi di Jakarta, Senin, (24/12). 

 

Menurutnya, pembebasan lahan atau tanah milik warga untuk insfrastruktur penanggulangan banjir, seperti banjir kanal di Jakarta, kerap menjadi permasalahan, sehingga proyek ini menjadi terhambat."Beliau (Jokowi-Red) saya lihat tengah giat lakukan itu. Jadi BNBP berharap banyak, penanganan banjir, yang salah satunya disebabkan adanya pemukiman di sepanjang suangai, bisa diatasi," ujarnya. 

 

Dody berpendapat, karena Jokowi mempunyai modal sosial yang bagus, warga diharapkan tidak mempersulit atas proyek yang akan dilakukan pemerintah provinsi DKI itu. "Tapi dengan Jokowi, saya yakin karena orangnya langsung ke bawah dan masyarakat yang dulu sulit disentuh orang atas, sekarang kalau disentuh langsung oleh Jokowi akan menghargai dan mendukungnya," ujar Dody. 

 

Dijelaskan, solusi penanggulangan banjir di Jakarta tidak bisa instan, sehingga  siapapun gubernurnya tidak akan mampu menyelesaikannya dalam waktu singkat. Pasalnya, diperlukan pembuatan insfratruktur yang pengerjaannya memakan waktu cukup lama, yakni lebih dari empat tahun. "Kita harus melihatnya secara fair, gak mungkin mengharapkan Jokowi dalam waktu singkat bisa atasi itu, itu tidak mungkin. Kalau bicara banjir, solusinya jangka panjang," ungkap Dody. 

 

Namun imbuhnya, dengan modal sosial yang dimiliki Jokowi tadi, diharapkan warga Jakarta tidak mempersulit pembebasan lahan yang kerap menjadi masalah. Selain itu, Jokowi juga berjanji akan membuat rumah susun unntuk memindahkan warga yang direlokasi tersebut.  "Dia punya social capital yang bagus dan ini tidak dipunyai gubernur DKI sebelumnya. Kita berharap dengan modal itu bisa membenahi pemukiman-pemukiman yang selama ini bisa membuat sungai itu menjadi menyempit, sehingga banjir meluap," pungkasnya.(IS)

 

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?