GATRANEWS

Gubernur Lukas: Masyarakat Papua Tolak Freeport Bangun Smelter di Gresik
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRANews - Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan, Majelis Rakyat Papua, DPR Papua, dan...
Tiang pancang Monorel Diminta Segera Diratakan
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Merusak keindahan Jakarta, sebanyak 90 tiang pancang monorel di sepanjang...
Punya Anggaran Berlimpah, Ahok Klaim Sanggup Kelola GBK
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur Basuki Tjahaja Purnama menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta...
Ahok: Tanggul Kali Sunter Jebol Disengaja
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Sebagian wilayah Jakarta Utara terendam banjir pada pekan lalu dengan...
Jokowi Didesak Periksa Men-ESDM Soal Perpanjangan Izin Freeport
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Indonesia Mining and Energi Studies (IMES) mendesak Presiden Joko Widodo...
Pemerintah Diminta Hati-Hati Sikapi Usulan Penaikan Bea Impor Film
Sunday, 25 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah harus berhati-hati dalam menyikapi usulan Kamar Dagang dan Industri...
INACA Minta Maskapai Diberi Wewenang Tentukan Tarif
Sunday, 25 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Indonesia National Air Carriers Association (INACA) atau Asosiasi Perusahaan...
Kemensos: Para PSK Kini Dijadikan Kurir Narkoba
Saturday, 24 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Upaya pemberdayaan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) merupakan...
Masyarakat Miskin Berbagai Daerah Ingin Raskin Dilanjutkan
Saturday, 24 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Rakyat miskin di beberapa daerah mengharapkan pemerintah melanjutkan program...
Kementerian Keuangan Revisi Peraturan Demi Dorong Penerimaan Negara
Saturday, 24 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Keuangan siap merevisi sejumlah Peraturan Menteri Keuangan (PMK)...
Citra Indonesia Makin Positif di Forum Ekonomi Dunia
Saturday, 24 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Citra Indonesia makin positif di Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum)...
Kadin: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,2-5,5%
Friday, 23 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Suryo Bambang Sulisto...
Penurunan Harga Semen Akan Mempengaruhi Seluruh Produsen Semen
Friday, 23 January 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Holcim Indonesia Tbk, menanggapi penurunan harga semen sebesar Rp3.000 per...
Indonesia Sampaikan Duka Cita Atas Meninggalnya Raja Saudi
Friday, 23 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan ucapan duka cita mendalam atas...
Pembelaan Ahok Kenapa Jakut Masih Banjir
Friday, 23 January 2015

Jakarta, GATRAnews – Ibu Kota kembali diterjang banjir setelah diguyur hujan sejak Jumat (23/1)...
Sebagian Jakarta Utara Terendam Banjir
Friday, 23 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Akhir bulan Januari 2015, Jakarta sudah memasuki puncak musim penghujan....
Gandeng Pengembang Top, Ahok Ingin LRT Selesai Tiga Tahun
Friday, 23 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Setalah membatalkan monorel di bawah Jakarta Monorail (JM), Pemerintah...
Banyak Mafia di Sektor Pertanian dan Gula!
Friday, 23 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Swasembada pangan menjadi program pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla...
KADIN: Dunia Usaha di Indonesia Sangat Sulit
Thursday, 22 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Suryo Bambang Sulisto...
Pemerintah Harus Antisipasi Alih Fungsi Lahan Pertanian
Thursday, 22 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Pengamat kesejahteraan sosial Siti Nafsiah menegaskan, pemerintah harus serius...

Modal Sosial Jokowi Permudah Pemerintah Bangun Banjir Kanal

Jakarta, GATRAnews - Modal sosial (social capital) yang dimiliki Gubernur DKI Jakarta, Jokowi Dodo (Jokowi) diharapkan dapat mempermudah pembebasan lahan warga yang akan digunakan sebagai sarana pembangunan penanggulangan banjir di wilayah ibukota Indonesia ini. "Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berharap banyak, dengan social capital yang bagus, Jokowi bisa menertibkan pemukiman di sepanjang Sungai Ciliwung dan sebaginya ini, sehingga itu pasti dapat mempengaruhi dampak banjir ke depan," harap Deputi Penanggulangan Darurat BNPB, Dody Ruswandi di Jakarta, Senin, (24/12). 

 

Menurutnya, pembebasan lahan atau tanah milik warga untuk insfrastruktur penanggulangan banjir, seperti banjir kanal di Jakarta, kerap menjadi permasalahan, sehingga proyek ini menjadi terhambat."Beliau (Jokowi-Red) saya lihat tengah giat lakukan itu. Jadi BNBP berharap banyak, penanganan banjir, yang salah satunya disebabkan adanya pemukiman di sepanjang suangai, bisa diatasi," ujarnya. 

 

Dody berpendapat, karena Jokowi mempunyai modal sosial yang bagus, warga diharapkan tidak mempersulit atas proyek yang akan dilakukan pemerintah provinsi DKI itu. "Tapi dengan Jokowi, saya yakin karena orangnya langsung ke bawah dan masyarakat yang dulu sulit disentuh orang atas, sekarang kalau disentuh langsung oleh Jokowi akan menghargai dan mendukungnya," ujar Dody. 

 

Dijelaskan, solusi penanggulangan banjir di Jakarta tidak bisa instan, sehingga  siapapun gubernurnya tidak akan mampu menyelesaikannya dalam waktu singkat. Pasalnya, diperlukan pembuatan insfratruktur yang pengerjaannya memakan waktu cukup lama, yakni lebih dari empat tahun. "Kita harus melihatnya secara fair, gak mungkin mengharapkan Jokowi dalam waktu singkat bisa atasi itu, itu tidak mungkin. Kalau bicara banjir, solusinya jangka panjang," ungkap Dody. 

 

Namun imbuhnya, dengan modal sosial yang dimiliki Jokowi tadi, diharapkan warga Jakarta tidak mempersulit pembebasan lahan yang kerap menjadi masalah. Selain itu, Jokowi juga berjanji akan membuat rumah susun unntuk memindahkan warga yang direlokasi tersebut.  "Dia punya social capital yang bagus dan ini tidak dipunyai gubernur DKI sebelumnya. Kita berharap dengan modal itu bisa membenahi pemukiman-pemukiman yang selama ini bisa membuat sungai itu menjadi menyempit, sehingga banjir meluap," pungkasnya.(IS)

 

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?