GATRANEWS

PMI: Promosikan 10 Langkah Budaya Anti Kekerasan
Monday, 14 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Kekerasan antar individu merupakan bencana di seluruh dunia dan sering terjadi...
SBY: Pusat Pendidikan Jurnalistik ASEAN Telorkan Wartawan Berkualitas
Sunday, 09 February 2014

Bengkulu, GATRAnews - Indonesia terpilih menjadi pusat pendidikan wartawan ASEAN. Untuk itu,...
PWJ: Negara Harus Hadir Lindungi Wartawan
Sunday, 09 February 2014

Jakarta, GATRAnews - Poros Wartawan Jakarta (PWJ) mendesak pemerintah agar memberikan perlindungan...
Pemerintah Harus Tetapkan Upah Layak dan Asuransi Wartawan
Sunday, 09 February 2014

Jakarta, GATRAnews - Insan pers di Tanah Air, Minggu (9/2), merayakan Hari Pers Nasional (HPN) yang...
Kekhawatiran Gus Dur Terjadi di Negeri Ini
Thursday, 23 January 2014

Jakarta, GATRAnews - Keluarga Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tidak memperebutkan warisan peninggalan...
Mahfud: Kesenjangan Sosial dan Kemiskinan Picu Kekerasan
Thursday, 23 January 2014

Jakarta, GATRAnews - Maraknya aksi kekerasan, termasuk aksi terorisme yang terjadi di negeri ini,...
SBY: Islam Indonesia Toleransi dan Anti Kekerasan‏
Tuesday, 14 January 2014

Jakarta, GATRAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingatkan umat Islam di Tanah Air...
Komnas Anak: Jangan Sampai Kekerasan pada Anak Meningkat
Sunday, 05 January 2014

Jakarta, GATRAnews – Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak) memperkirakan, Pemilu...
Korban Kekerasan Rumah Tangga Bisa Gunakan 119 untuk Pengaduan
Monday, 02 December 2013

Jakarta, GATRAnews - Sambungan telepon darurat  milik DKI Jakarta, 119,  akan diperluas...
Prabowo Berdalih Ucapannya Wartawan Bisa Disogok, Diplintir
Saturday, 26 October 2013

Jakarta, GATRAnews - Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, berdalih bahwa...
Prabowo Harus Minta Maaf Langsung ke Wartawan
Saturday, 26 October 2013

Jakarta, GATRAnews - Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto...
Badan Narkotika: Razia Tembat Hiburan Secara Terbuka Lebih Efisien!
Tuesday, 01 October 2013

Jakarta, GATRAnews - Kepala Bidang Pencegahan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI...
Margiono Kembali Pimpin PWI Hingga 2018
Friday, 20 September 2013

Banjarmasin, GATRAnews - Margiono terpilih kembali menjadi Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia...
Waduh, PRT Kirim Kain Pel ke Presiden SBY dan Menteri
Tuesday, 17 September 2013

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nova Riyanti Yusuf (Noriyu) menilai, pengiriman...
KPAI : Kuisioner Untuk Anak SMP Vulgar, Mengarah ke Pornografi
Friday, 06 September 2013

Jakarta, GATRAnews - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta Dinas Kesehatan Kota Sabang,...
KLH Segera Pidanakan Dua Perusahaan Label Hitam
Friday, 23 August 2013

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) segera melakukan tuntutan pidana kepada dua...
Kontras Dorong Pemerintah RI Hentikan Konflik Mesir
Tuesday, 20 August 2013

Jakarta, GATRAnews - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mendesak...
Buruh Tuntut Kenaikan Upah 2014 Sebesar 50%
Monday, 19 August 2013

Jakarta, GATRAnews - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal meminta...
68 Tahun Merdeka, Perempuan Indonesia Masih Rasakan Kemerdekaan Semu
Friday, 16 August 2013

Jakarta, GATRAnews - Hingga peringatan kemerdekaan Republik Indonesia ke-68, kaum perempuan di...
Presiden SBY Kecam Penggunaan Senjata Atasi Demontrasi di Mesir
Thursday, 15 August 2013

Jakarta, GATRAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan penggunaan kekuatan dan senjata...

IWO Tuntut Anas Urbaningrum Minta Maaf

Jakarta, GATRAnews - Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (IWO) menyesalkan tindak kekerasan berupa pemukulan dan penendangan terhadap wartawan Antara Zul Sikumbang, oleh pengawal Anas Urbaningrum, saat meliput keterangan pers mantan Ketua Umum Partai Demokrat (PD) itu, di kantor DPP PD, Jakarta, Sabtu (23/2).

Ketua IWO Budhi Chandra dalam keterangan pers, Sabtu malam, mendesak mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum untuk bertanggung jawab dan meminta maaf.

Menurut Budhi, sebagaimana dilaporkan Antara, kekerasan sekecil apa pun di negara ini tidak dibenarkan. Apalagi kekerasan tersebut diduga dilakukan oleh orang dekat mantan Ketua Umum partai penguasa di Indonesia.

"Wartawan sebagai penyambung informasi bukan sebagai sarana untuk meluapkan dendam ataupun melampiaskan kemarahan," katanya.

Budhi menyatakan, atas kekerasan yang dialami Zul Sikumbang, maka IWO mendesak agar oknum pengawal Anas Urnaningrum yang diduga melakukan pemukulan, diserahkan ke aparat Kepolisian untuk dilakukan proses hukum.

IWO juga mendesak Anas Urbaningrum meminta maaf serta bertanggung jawab atas luka atau kerusakan atau hal lain akibat dari peristiwa tersebut.

"Semua hal di atas kami kedepankan bukan semata-mata untuk memojokkan Partai Demokrat, sebab fakta hukum menunjukkan bahwa oknum pengawal tersebut melakukan tugas dan berada di dalam lokasi kantor Partai Demokrat saat mengawal Anas Urbaningrum," kata Budhi Chandra. (TMA)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?