GATRANEWS

Evan Diduga Tewas Karena MOS, KPAI: Perlu Investigasi Komprehensif
Monday, 03 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Seorang siswa SMP Flora, Pondok Ungu, Bekasi bernama Evan Christopher...
Humas Setjen MPR All Out Persiapkan Sidang Tahunan MPR 2015
Saturday, 01 August 2015

Jakarta, GATRAnews- Sekitar dua minggu lagi, akan diselenggarakan Sidang Tahunan MPR Tahun 2015....
Humas Setjen MPR All Out Persiapkan Sidang Tahunan MPR 2015
Saturday, 01 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Sekitar dua minggu lagi, akan diselenggarakan Sidang Tahunan MPR Tahun 2015....
Presiden Turki Juga Akan Temui Ketua DPR
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan melakukan kunjungan kenegaraan ke Tanah...
Mantan Kadis Kebersihan ‘Dilempar’ Ahok ke Kepulauan Seribu
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Perombakan birokrasi atau pejabat struktural kembali dilakukan Pemerinta...
Pengemudi Go-Jek Belum Perlu Perlindungan Khusus DKI
Tuesday, 28 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Basuki Tjahaja Purnama menilai pengemudi Go-Jek belum memerlukan perlindungan...
Hari Pertama Sekolah, KPAI Minta Sekolah dan Ortu Awasi Kegiatan MOS
Monday, 27 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Hari pertama masuk sekolah berlaku secara nasional mulai hari ini, Masa...
Muhammadiyah Desak Polisi Tangkap Aktor Intelektual Kerusuhan Tolikara
Sunday, 26 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, mendesak Kepolisian mengungkap...
Tekan Angka Kekerasan Anak, Anggaran KPPPA Masih Minim
Sunday, 26 July 2015

Jakarta,GATRAnews-Keberpihakan negara terhadap perlindungan anak khususnya dalam bidang...
Tekan Angka Kekerasan Anak, Anggaran KPPPA Masih Minim
Sunday, 26 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Keberpihakan negara terhadap perlindungan anak khususnya dalam bidang...
Fahira Idris: Jokowi Harus 'Turun Tangan' Atasi Masalah Kekerasan Anak
Sunday, 26 July 2015

Jakarta,GATRAnews-Meski sudah mempunyai Undang-Undang (UU) Perlindungan Anak sejak 2002 lalu,...
Fahira Idris: Jokowi Harus 'Turun Tangan' Atasi Masalah Kekerasan Anak
Sunday, 26 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Meski sudah mempunyai Undang-Undang (UU) Perlindungan Anak sejak 2002 lalu,...
Kapolri: Waspada Isu Provokatif Tolikara
Saturday, 25 July 2015

Bangkalan, GATRAnews - Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti mengingatkan masyarakat Indonesia...
PBNU: Jangan Terpancing Insiden Tolikara
Friday, 24 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengimbau umat Islam Indonesia tidak...
KPAI: Penyelenggara Negara Belum Berpihak Pada Perlindungan Anak
Thursday, 23 July 2015

Jakarta, GATRAnews- Hari ini diperingati sebagai Hari Anak Nasional (HAN). Komisi Perlindungan Anak...
Hari Anak Nasional, KPAI: Pengaduan Kasus Anak Makin Meningkat
Thursday, 23 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Hari ini diperingati sebagai Hari Anak Nasional (HAN). Namun Komisi...
Ahok Tolak Komentari Udar Yang Dituntut 19 Tahun Penjara
Tuesday, 14 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Mantan Kepala Dinas Perhubungan Udar Pristono dituntut hukuman 19 tahun...
Dewan Pers Larang Wartawan Terima ''THR''!
Tuesday, 14 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Dewan Pers mengimbau kepada semua pihak agar tidak memberikan "gratifikasi"...
DPD Prioritaskan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Masuk Prolegnas 2016
Wednesday, 08 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI memprioritaskan Rancangan Undang-Undang (RUU)...
AJI: Perusahaan Media Paling Lambat Bayar THR H-7
Tuesday, 07 July 2015

Jember, GATRAnews - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kabupaten Jember Jawa Timur menyerukan...

IWO Tuntut Anas Urbaningrum Minta Maaf

Jakarta, GATRAnews - Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (IWO) menyesalkan tindak kekerasan berupa pemukulan dan penendangan terhadap wartawan Antara Zul Sikumbang, oleh pengawal Anas Urbaningrum, saat meliput keterangan pers mantan Ketua Umum Partai Demokrat (PD) itu, di kantor DPP PD, Jakarta, Sabtu (23/2).

Ketua IWO Budhi Chandra dalam keterangan pers, Sabtu malam, mendesak mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum untuk bertanggung jawab dan meminta maaf.

Menurut Budhi, sebagaimana dilaporkan Antara, kekerasan sekecil apa pun di negara ini tidak dibenarkan. Apalagi kekerasan tersebut diduga dilakukan oleh orang dekat mantan Ketua Umum partai penguasa di Indonesia.

"Wartawan sebagai penyambung informasi bukan sebagai sarana untuk meluapkan dendam ataupun melampiaskan kemarahan," katanya.

Budhi menyatakan, atas kekerasan yang dialami Zul Sikumbang, maka IWO mendesak agar oknum pengawal Anas Urnaningrum yang diduga melakukan pemukulan, diserahkan ke aparat Kepolisian untuk dilakukan proses hukum.

IWO juga mendesak Anas Urbaningrum meminta maaf serta bertanggung jawab atas luka atau kerusakan atau hal lain akibat dari peristiwa tersebut.

"Semua hal di atas kami kedepankan bukan semata-mata untuk memojokkan Partai Demokrat, sebab fakta hukum menunjukkan bahwa oknum pengawal tersebut melakukan tugas dan berada di dalam lokasi kantor Partai Demokrat saat mengawal Anas Urbaningrum," kata Budhi Chandra. (TMA)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?