GATRANEWS

Wagub DKI Bantah Oknum PNS Bocorkan Tes Urine
Thursday, 21 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat membantah tes urine pada...
Kemendag: Hati-hati Sikapi Perdagangan Bebas Asia Pasifik
Wednesday, 20 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan akan berhati-hati menyikapi...
Demokrasi Indonesia Menuju Penyempurnaan Bentuknya
Wednesday, 20 May 2015

GATRAnews - Perkembangan demokrasi di Indonesia mendapat apresiasi dari berbagai negara, tak...
Kalbe Tarik Produk Obat Yang Makan Korban
Monday, 18 May 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) mengklaim, pihaknya sudah manarik obat produksinya,...
Ketua MPR Janji Desak Pemerintah Tuntaskan Kasus Tragedi Trisakti
Monday, 18 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan hari ini menerima audiensi dari keluarga korban...
Mensos: 5.900 Anak Jadi Korban Kekerasan
Sunday, 17 May 2015

Jakarta, GATRAnews- Kementerian Sosial (Kemensos) mencatat ada 4,1 juta anak mengalami berbagai...
Mensos: 5.900 Anak Jadi Korban Kekerasan
Sunday, 17 May 2015

Jakarta, GATRAnews- Kementerian Sosial (Kemensos) mencatat ada 4,1 juta anak mengalami berbagai...
Bayar PSK 200 Juta, Wagub: Itu Untuk Lima Tahun?
Tuesday, 12 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat kaget dengan tarif prostitusi...
Kepala Biro Pers Istana Bantah Disebut Hambat Kerja Wartawan
Wednesday, 06 May 2015

Jakarta, GATRANews - Kepala Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden Albiner Sitompul...
Mensos: TKI dan TKW Juga Dapat UEP dan KUBE
Friday, 01 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementrian Sosial akan melakukan pemberdayaan terhadap Tenaga Kerja Indonesia...
Jokowi Didesak Selamatkan 37 TKI Terancam Hukuman Mati di Arab Saudi
Friday, 01 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didesak segera menyelematkan 37 buruh migran...
Joke Haji Lulung Soal Penggeledahan Bareskrim
Tuesday, 28 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Abraham Lunggana alias Haji Lulung tampil santai usai penggeledahan ruang...
PWJ: Adili Pengeroyok Wartawan di Apartemen Cempaka Mas
Tuesday, 28 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Poros Wartawan Jakarta (PWJ) mendesak aparat penegak hukum agar menindak tegas...
Menteri Susi Ajak Wartawan Menulis Lebih Kenceng
Tuesday, 21 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meminta media massa ikut...
Harga BBM Baru Pertalite sekitar Rp 8.000/liter, Premiun Bakal Dihapus?
Monday, 20 April 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Pertamina (Persero) rencananya akan meluncurkan produk BBM...
Ahok-Djarot Kompak Bicara Soal Bir dan Mabuk
Thursday, 16 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan wakilnya Djarot Saiful...
Tjahjo Kumolo: Kisruh APBD DKI Pertama Kali di Indonesia
Wednesday, 15 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Dalam Negeri Tjahajo Kumolo mengakui baru pertama kali menghadapi...
Menperin: Kemasan Pengaruhi Daya Saing Industri Nasional‏
Friday, 10 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Kemasan memiliki peranan penting terutama bagi industri makanan, minuman,...
Putri Tersangka Korupsi UPS Kejar-kejaran dengan Wartawan
Monday, 06 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Anggota DPRD DKI Jakarta yang juga putri tersangka kasus korupsi...
BKD Tunggu Surat Pengunduran Diri Pejabat Tersangka Korupsi UPS
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta menunggu surat pengunduran diri dua...

IWO Tuntut Anas Urbaningrum Minta Maaf

Jakarta, GATRAnews - Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (IWO) menyesalkan tindak kekerasan berupa pemukulan dan penendangan terhadap wartawan Antara Zul Sikumbang, oleh pengawal Anas Urbaningrum, saat meliput keterangan pers mantan Ketua Umum Partai Demokrat (PD) itu, di kantor DPP PD, Jakarta, Sabtu (23/2).

Ketua IWO Budhi Chandra dalam keterangan pers, Sabtu malam, mendesak mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum untuk bertanggung jawab dan meminta maaf.

Menurut Budhi, sebagaimana dilaporkan Antara, kekerasan sekecil apa pun di negara ini tidak dibenarkan. Apalagi kekerasan tersebut diduga dilakukan oleh orang dekat mantan Ketua Umum partai penguasa di Indonesia.

"Wartawan sebagai penyambung informasi bukan sebagai sarana untuk meluapkan dendam ataupun melampiaskan kemarahan," katanya.

Budhi menyatakan, atas kekerasan yang dialami Zul Sikumbang, maka IWO mendesak agar oknum pengawal Anas Urnaningrum yang diduga melakukan pemukulan, diserahkan ke aparat Kepolisian untuk dilakukan proses hukum.

IWO juga mendesak Anas Urbaningrum meminta maaf serta bertanggung jawab atas luka atau kerusakan atau hal lain akibat dari peristiwa tersebut.

"Semua hal di atas kami kedepankan bukan semata-mata untuk memojokkan Partai Demokrat, sebab fakta hukum menunjukkan bahwa oknum pengawal tersebut melakukan tugas dan berada di dalam lokasi kantor Partai Demokrat saat mengawal Anas Urbaningrum," kata Budhi Chandra. (TMA)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?