GATRANEWS

Kapolri Mendatang Harus Rekatkan Hubungan TNI-Polri
Monday, 22 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Gesekan antara oknum prajurit TNI-Polri kerap terjadi pasca-era Reformasi ini,...
Banyak Perwira Polri yang Menganggur!
Monday, 22 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mencatat, banyak...
Menhan Bakal Beri Tenggat Waktu Selesaikan Terorisme Poso
Wednesday, 17 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Menteri Pertahanan Rymizard Ryacudu menyatakan harus ada target waktu untuk...
Mensos: Karena Konflik Sosial, Kearifan Lokal Memudar
Wednesday, 17 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Setiap 20 Desember, diperingati sebagai Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional...
Mensos: Kemiskinan Pangkal Masalah Sosial
Tuesday, 16 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Kemiskinan adalah pangkal masalah sosial di Indonesia. Untuk menjangkau...
BEM: Kapolri Mendatang Harus Sanggup Merevolusi Mental Polri
Monday, 15 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nasional menytakan bahwa calon Kapolri...
IPW Sebut Kapolri Bakal Diganti Awal Tahun Depan
Thursday, 11 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Konflik di daerah kian marak, ada kasus bentrokan antara polri dan TNI dan...
Kecam Tindakan Represif Terhadap Demonstran, Nasir Djamil: Polisi Bukan Koboi!
Friday, 28 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Anggota Komisi Hukum dan Ham DPR RI, Nasir Djamil mengecam tindakan aparat...
Panglima TNI: Prajurit Harus Jaga Kesolidan dan Kekompakan Korps
Monday, 24 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Panglima  TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko bertindak selaku Inspektur Upacara...
Resep Jitu Kapolda Metro Jaga Kekompakan dengan TNI‏
Friday, 21 November 2014

Jakarta, GATRAnews- Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Unggung Cahyono punya beberapa cara untuk...
Pesan Danjen Kopassus: Hindari 3M; Melotot, Marah, Mukul
Friday, 21 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Personel TNI dari Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan personel Polri...
Jaga Kekompakan, TNI-Polri Gelar Senam Pagi Bersama
Friday, 21 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Personel gabungan TNI dan Polri, melakukan senam pagi bersama di lapangan Mako...
Anggota TNI-Polri di Batam Harus Dimutasi
Thursday, 20 November 2014

Jakarta, GATRAnews-Perseteruan antara aparat kepolisian dan TNI di Batam, Kepulauan Riau mendapat...
Panglima TNI: Jangan Ada Prajurit Yang Terjerumus Narkoba
Tuesday, 18 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko meminta kepada seluruh prajurit dan...
IPW: Setelah Jaksa Agung, Jokowi Harus Pilih Kapolri
Tuesday, 11 November 2014

Jakarta, GATRAnews -  Indonesia Police Watch (IPW) mengatakan, tantangan terbesar pemerintahan...
Telusuri Rekam Jejak Pejabat Harus Melibatkan Kejaksaan dan Polri
Saturday, 08 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Indonesia Research Studies (Iress) menilai, langkah Menteri Badan Usaha Milik...
97 WNI Diketahui Bergabung dengan ISIS di Syria
Tuesday, 04 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Sebanyak 97 warga negara Indonesia (WNI) diketahui berangkat ke Suriah dengan...
Polri Minta Masyarakat Waspadai Keberadaan ISIS
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Kelompok yang menamakan Islamic State of Iraq and Syria atau biasa disebut...
Kupas Tentang ISIS, Hasyim Muzadi Kumpulkan Alim Ulama
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hikam, Beji, Depok, KH Hasyim Muzadi menilai para...
Menlu Retno: Indonesia Berkepentingan terhadap Keamanan Timur Tengah Hingga Kemerdekaan Palestina
Thursday, 30 October 2014

Depok, GATRAnews - Mentri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan stabilitas di kawasan Timur Tengah...

Konflik Prajurit TNI-Polri Fenomena Gunung Es

Jakarta, GATRAnews - Komisi I DPR RI menegaskan bahwa kasus penyerangan dan pembakaran Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU), yang diduga dilakukan sekitar 90 oknum anggota TNI, tak boleh dianggap sepele. Pasalnya, ini merupakan fenomena gunung es, dan bisa menjadi bom waktu jika tak selesaikan secara tuntas.

"Bentrokan antara TNI dengan Polri di OKU jangan dianggap sepele, kasus ini merupakan puncak dari fenomena gunung es," nilai Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin, di Jakarta, Jumat (8/3).

Menurutnya, karena ini merupakan fenomena gunung es, maka yang terlihat dan mencuat ke permukaan, hanyalah manifestasi dari persoalan yang lebih besar yang selama ini senantiasa disangkal, solah-olah hanya kenakalan prajurit di lapangan atau kenakalan anak-anak muda semata.

Ini bukan sekedar persoalan psiko-politik antara "kakak tua dan adik bungsu“, di mana dipersepsikan sebagai adik bungsu yang setelah era reformasi petentang pertenteng sok jagoan.

"Hampir semua kasus bentrokan antara TNI versus Polri berawal dari persoalan lalu lintas, timbul ketegangan dan kemudian Polri membuka tembakan. Tapi lebih dari itu, konflik ini juga punya akar struktural terkait akses sumber daya," nilainya.

Menurutnya, ada kesenjangan sosial yang dalam antara sesama aparat yang dapat meledak sewaktu-waktu. Pencetusnya bisa bermacam-macam, seperti yang terjadi di OKU tersebut, yakni TNI disweeping di jalan, kemudian marah, dan dengan entengnya oknum Polri menembak mati prajurit Yon Armed 15.

Kalau sekedar masalah lalu lintas, sebenarnya dapat diambil solusi sederhana oleh para pimpinan masing-masing dengan mengesampingkan ego. Tapi, jika masalah struktural, maka harus ada penataan ulang peran masing-masing.

"Kalau masalah ini tak diselesaikan secara serius, maka kasus-kasus yang lebih seram bisa saja terjadi sewaktu-waktu. Tinggal menunggu waktu saja," pungkasnya. (IS)



Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?