GATRANEWS

Pemberian Uang Saku TNI-Polri Picu Kecemburuan Sosial
Wednesday, 29 July 2015

Jakarta, GATRAnews - DPRD DKI mempertanyakan rencana pemberian uang saku bagi personel TNI dan...
DKI Beri Uang Saku Bagi Personel TNI/Polri
Tuesday, 28 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berencana memberi honor atau uang...
TNI: Brimob Tak Cocok Dilatih Raider
Monday, 27 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti telah mengirimkan surat kepada Panglima...
Kapolri: Waspada Isu Provokatif Tolikara
Saturday, 25 July 2015

Bangkalan, GATRAnews - Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti mengingatkan masyarakat Indonesia...
KPAI: Penyelenggara Negara Belum Berpihak Pada Perlindungan Anak
Thursday, 23 July 2015

Jakarta, GATRAnews- Hari ini diperingati sebagai Hari Anak Nasional (HAN). Komisi Perlindungan Anak...
Ketua DKPP: Jangan Ngurusin yang Sudah Lewat
Friday, 03 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) bukan hanya sebagai lembaga yang...
Waduh...Kapolri Curhat Kekurangan Biaya Penyidikan
Thursday, 02 July 2015

Jakarta, GATRAnews- Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti mengeluhkan anggaran penyidikan yang...
Kementerian PUPR Alokasikan Rp 2,60 Trilyun Bangun Rusun untuk TNI dan Polri
Thursday, 02 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Satuan Kerja...
Kapolri Laporkan Kasus Narkoba Hingga Begal ke Komisi III
Thursday, 02 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi III DPR hari ini menggelar rapat kerja dengan Kapolri Jenderal Badrodin...
Tujuh Mahasiswi Kamerad Ditangkap karena Tolak Sutiyoso Jadi Kepala BIN
Tuesday, 30 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua Presidium Komite Aksi Mahasiswa Pemuda untuk Reformasi dan Demokrasi...
Pemerintah Libatkan Polri Bantu Amankan Proyek 35.000 MW
Thursday, 25 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah melibatkan Polri dalam Program Pembangunan Pembangkit Listrik...
Polri: 30 Kecelakaan Terjadi Sejak Tol Cipali Diresmikan, 3 Orang Tewas
Wednesday, 24 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Polri mencatat sejak diresmikan pada awal Juni lalu, Tol Cikampek-Palimanan...
Haji Lulung Diperiksa Bareskrim, Ketua DPRD Tolak Berkomentar
Wednesday, 17 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menolak mengomentari dugaan...
Sarat Konflik, Komite I DPD RI Prioritaskan RUU Pertanahan Masuk Agenda Legislasi
Tuesday, 16 June 2015

Jakarta, GATRAnews-Konflik dan sengketa tanah kerap mewarnai kehidupan masyarakat di Indonesia....
Hidayat Nur Wahid : Tantangan Bangsa dan Islam Saat ini Luar Biasa
Sunday, 14 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Era sekarang ini adalah era dimana tantangan berat dihadapi bangsa ini dan...
Kapolri Segera Ajukan Anggaran Pengaman Pilkada Serentak
Friday, 12 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti segera mengajukan anggaran pengamanan pilkada...
9 Provinsi Siaga 1 Saat Pilkada Serentak
Friday, 12 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Sembilan provinsi di Indonesia dalam status siaga 1 saat pilkada serentak...
Indonesia Disibukkan Dengan Perebutan Kekuasaan
Sunday, 07 June 2015

Makasar, GATRAnews - Sekretaris Fraksi Partai Nasdem Fadholi menyebutkan Indonesia selama ini...
Tito Karnavian Jabat Kapolda Metro Jaya, 6 Kapolda Bergeser
Saturday, 06 June 2015

Jakarta, GATRANews - Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Tito Karnavian menjabat Kepala Kepolisian...
Komisi III: Bareskrim dan Korlantas Bikin Buruk Citra Polri!
Thursday, 04 June 2015

Jakarta, GATRAnews- Wakil Ketua Komisi III DPR Desmon J Mahesa menilai, ada dua hal yang membuat...

Konflik Prajurit TNI-Polri Fenomena Gunung Es

Jakarta, GATRAnews - Komisi I DPR RI menegaskan bahwa kasus penyerangan dan pembakaran Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU), yang diduga dilakukan sekitar 90 oknum anggota TNI, tak boleh dianggap sepele. Pasalnya, ini merupakan fenomena gunung es, dan bisa menjadi bom waktu jika tak selesaikan secara tuntas.

"Bentrokan antara TNI dengan Polri di OKU jangan dianggap sepele, kasus ini merupakan puncak dari fenomena gunung es," nilai Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin, di Jakarta, Jumat (8/3).

Menurutnya, karena ini merupakan fenomena gunung es, maka yang terlihat dan mencuat ke permukaan, hanyalah manifestasi dari persoalan yang lebih besar yang selama ini senantiasa disangkal, solah-olah hanya kenakalan prajurit di lapangan atau kenakalan anak-anak muda semata.

Ini bukan sekedar persoalan psiko-politik antara "kakak tua dan adik bungsu“, di mana dipersepsikan sebagai adik bungsu yang setelah era reformasi petentang pertenteng sok jagoan.

"Hampir semua kasus bentrokan antara TNI versus Polri berawal dari persoalan lalu lintas, timbul ketegangan dan kemudian Polri membuka tembakan. Tapi lebih dari itu, konflik ini juga punya akar struktural terkait akses sumber daya," nilainya.

Menurutnya, ada kesenjangan sosial yang dalam antara sesama aparat yang dapat meledak sewaktu-waktu. Pencetusnya bisa bermacam-macam, seperti yang terjadi di OKU tersebut, yakni TNI disweeping di jalan, kemudian marah, dan dengan entengnya oknum Polri menembak mati prajurit Yon Armed 15.

Kalau sekedar masalah lalu lintas, sebenarnya dapat diambil solusi sederhana oleh para pimpinan masing-masing dengan mengesampingkan ego. Tapi, jika masalah struktural, maka harus ada penataan ulang peran masing-masing.

"Kalau masalah ini tak diselesaikan secara serius, maka kasus-kasus yang lebih seram bisa saja terjadi sewaktu-waktu. Tinggal menunggu waktu saja," pungkasnya. (IS)



Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?