GATRANEWS

Jokowi Sebut Pedagang Bakso dalam Pidato Pertamanya
Monday, 20 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak hanya menyampaikan rasa hormat dan terima...
Pidato Kenegaraan Pertama, Jokowi Ajak Bangsa Indonesia Bergotong-royong
Monday, 20 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung memberikan pidato kenegaraan perdananya...
Polri Siap Amankan Pelantikan Jokowi-JK
Friday, 17 October 2014

Jakarta, GATRAnews-Jelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, Joko Widodo-Jusuf Kalla...
16.000 Personel Pangdam Jaya Siap Amankan Pelantikan Jokowi
Friday, 17 October 2014

Jakarta, GATRAnews- Sebanyak 16.000 prajurit TNI dari Kodam Jaya siap membantu tugas Polri dalam...
Awasi Undian Berhadiah, Kemensos Gandeng Ditjen Pajak
Thursday, 16 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Sebagai bentuk pengawasan dan memberikan rasa aman serta menjaga pengelolaan...
24.000 Pasukan Gabungan TNI-Polri Siap Amankan Pelantikan Jokowi‏
Thursday, 16 October 2014

Jakarta, GATRAnews - TNI dan Polri siap mengamankan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih...
Kapolri: Kereta Kencana Usung Jokowi Mulai dari Bunderan HI
Thursday, 16 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Kapolri Jenderal Pol Sutarman mengaku sudah berkoordinasi dengan para relawan...
Panglima TNI Jamin Pelantikan Jokowi Berlangsung Aman
Monday, 13 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Panglima TNI, Jenderal TNI Moeldoko menjamin situasi keamanan jelang...
Cegah Bentrok, Petinggi TNI-Polri Harus Tertibkan Anak Buahnya‏!
Tuesday, 23 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, menilai jajaran...
Pilkada Langsung Mahal, Jokowi: Jer Basuki Mawa Beya
Monday, 15 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Presiden terpilih Joko Widodo menilai alasan yang Koalisi Merah Putih...
Peradi Tepis Tudingan Monopoli Profesi Advokat
Thursday, 11 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) membantah memonopoli profesi advokat...
Paspampres Usir Juru Debat Jokowi
Tuesday, 09 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Adian Napitupulu, aktivis 98 yang pernah menjadi juru debat Joko Widodo...
HUT Polwan ke-66 Dirayakan Sederhana
Friday, 05 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Polisi Wanita (Polwan) dilakukan secara...
Seluruh Polda Amankan KPUD dan Bawaslu
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di seluruh Indonesia mengamankan...
Peserta Latgab TNI Dari 35 Negara Mulai Berdatangan‏
Monday, 18 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Para peserta baik pelaku, pelatih maupun peninjau yang tergabung dalam latihan...
Jokowi Tampik Tudingan IPW Soal Tiga Jenderal di Kabinet
Monday, 18 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Presiden terpilih Joko Widodo menolak intervensi Indonesia Police Watch (IPW)...
Berkaca Pada Palestina, SBY: Betapa Mahalnya Kemerdekaan dan Perdamaian
Friday, 15 August 2014

Jakarta, GATRAnews- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pidato kenegaraan jelang HUT RI...
Empat Pendukung ISIS Asal Indonesia Lakukan Bom Bunuh Diri
Thursday, 14 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Kapolri Jenderal Polisi Sutarman mengatakan, empat dari sekitar 56 orang Warga...
Lemhanas Buat Kajian Mendalam Masalah ISIS
Thursday, 14 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) sedang membuat kajian mendalam tentang...
Kecelakaan Lalu Lintas Mudik 2014 Capai 3.057 Kasus
Friday, 08 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Kepolisian Republik Indonesia menyampaikan dalam data Operasi Ketupat 2014...

Konflik Prajurit TNI-Polri Fenomena Gunung Es

Jakarta, GATRAnews - Komisi I DPR RI menegaskan bahwa kasus penyerangan dan pembakaran Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU), yang diduga dilakukan sekitar 90 oknum anggota TNI, tak boleh dianggap sepele. Pasalnya, ini merupakan fenomena gunung es, dan bisa menjadi bom waktu jika tak selesaikan secara tuntas.

"Bentrokan antara TNI dengan Polri di OKU jangan dianggap sepele, kasus ini merupakan puncak dari fenomena gunung es," nilai Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin, di Jakarta, Jumat (8/3).

Menurutnya, karena ini merupakan fenomena gunung es, maka yang terlihat dan mencuat ke permukaan, hanyalah manifestasi dari persoalan yang lebih besar yang selama ini senantiasa disangkal, solah-olah hanya kenakalan prajurit di lapangan atau kenakalan anak-anak muda semata.

Ini bukan sekedar persoalan psiko-politik antara "kakak tua dan adik bungsu“, di mana dipersepsikan sebagai adik bungsu yang setelah era reformasi petentang pertenteng sok jagoan.

"Hampir semua kasus bentrokan antara TNI versus Polri berawal dari persoalan lalu lintas, timbul ketegangan dan kemudian Polri membuka tembakan. Tapi lebih dari itu, konflik ini juga punya akar struktural terkait akses sumber daya," nilainya.

Menurutnya, ada kesenjangan sosial yang dalam antara sesama aparat yang dapat meledak sewaktu-waktu. Pencetusnya bisa bermacam-macam, seperti yang terjadi di OKU tersebut, yakni TNI disweeping di jalan, kemudian marah, dan dengan entengnya oknum Polri menembak mati prajurit Yon Armed 15.

Kalau sekedar masalah lalu lintas, sebenarnya dapat diambil solusi sederhana oleh para pimpinan masing-masing dengan mengesampingkan ego. Tapi, jika masalah struktural, maka harus ada penataan ulang peran masing-masing.

"Kalau masalah ini tak diselesaikan secara serius, maka kasus-kasus yang lebih seram bisa saja terjadi sewaktu-waktu. Tinggal menunggu waktu saja," pungkasnya. (IS)



Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?