GATRANEWS

Kapolri Pastikan Lantik Budi Gunawan sebagai Wakapolri Sore Ini
Wednesday, 22 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Komjen Budi Gunawan akan dilantik menjadi Wakapolri pada sore ini Rabu (22/4)....
Dua Matahari di Korps Bhayangkara, Kapolri: Saya Pemegang Tunggal Komando
Tuesday, 21 April 2015

Jakarta, GATRAnews-Dua nama jenderal bintang tiga, Komisaris Jenderal Budi Gunawan (BG) dan Dwi...
Disebut Lecehkan TNI-Polri, Ahok: Kok Melecehkan?
Monday, 20 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Rencana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memberdayagunakan kekuatan...
Badrodin Haiti Dilantik Presiden sebagai Kapolri
Friday, 17 April 2015

Jakarta, GATRANews - Kepolisian Republik Indonesia kembali memiliki pimpinan definitif setelah...
Badrodin Haiti Jamin Polri-KPK Kembali Harmonis
Friday, 17 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Kapolri Komjen Pol Badrodin Haiti menjamin soliditas antara institusinya...
DPR Setujui Badrodin Haiti sebagai Kapolri Lewat Paripurna
Thursday, 16 April 2015

Jakarta, GATRAnews- Komjen Pol Badrodin Haiti telah disetujui oleh Komisi III DPR dalam fit and...
16.631 Personel TNI Siap Amankan Konferensi Asia AFrika
Wednesday, 15 April 2015

  Jakarta, GATRAnews - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko secara langsung memimpin Apel Gelar...
Wah...DPR Bakal Punya ''Polisi Parlemen'' seperti Paspampres
Monday, 13 April 2015

Jakarts, GATRAnews - DPR RI akan segera mempunyai pengamanan sendiri layaknya Paspampres. Dalam...
DPR Janji Urusan Kapolri Baru Beres Sebelum 20 April
Monday, 13 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Pimpinan DPR menjamin Kapolri baru akan segera disetujui sebelum masa sidang...
Presiden Juga akan Temui Komisi III Guna Bahas Pencalonan Badrodin Haiti
Monday, 06 April 2015

Jakarta, GATRAnews- Pimpinan DPR akan bertemu Presiden Joko Widodo hari ini dalam rangka rapat...
Pakar Ungkap Dua Sumber Jaringan Teroris di Indonesia
Sunday, 05 April 2015

Surabaya, GATRAnews - Pakar terorisme dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya,...
Menag Harap Konflik Arab-Yaman Cepat Selesai
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengharapkan, konflik bersenjata koalisi...
Alhamdulillah! Polwan Akhirnya Resmi Mengenakan Jilbab
Wednesday, 25 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Anggota Polisi Wanita (Polwan) akhirnya resmi mengenakan jilbab. Hal ini...
Reorganisasi TNI: Bakal Ada Jabatan Wakil Panglima
Wednesday, 18 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla pada...
Dilaporkan ke Bareskrim, Ahok: Biasa Saja
Thursday, 12 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Tujuh anggota DPRD DKI Jakarta melaporkan Gubernur Ahok ke Bareskrim Polri...
Nasdem Setengah Hati Cabut Dukungan Hak Angket
Tuesday, 10 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem) DPRD DKI Jakarta mencabut dukungan hak...
Ahok Batal Dilaporkan ke KPK dan Bareskrim
Monday, 09 March 2015

Jakarta, GATRAnews - DPRD DKI Jakarta batal melaporkan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)...
Ichsanudin: Pemprov Vs DPRD DKI Akibat Faktor Sistem dan Manusia
Saturday, 07 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pengamat ekonomi kebijakan publik Ichsanudin Noorsy mengatakan, berbagai...
Anggota Nasdem DKI Tolak Mundur dari Hak Angket
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Lima anggota Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta belum mencabut dukungan hak angket...
TNI-Polri Bakal Bentuk lembaga Pendidikan Bersama
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko dan Waka Polri Komisaris Jenderal...

Konflik Prajurit TNI-Polri Fenomena Gunung Es

Jakarta, GATRAnews - Komisi I DPR RI menegaskan bahwa kasus penyerangan dan pembakaran Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU), yang diduga dilakukan sekitar 90 oknum anggota TNI, tak boleh dianggap sepele. Pasalnya, ini merupakan fenomena gunung es, dan bisa menjadi bom waktu jika tak selesaikan secara tuntas.

"Bentrokan antara TNI dengan Polri di OKU jangan dianggap sepele, kasus ini merupakan puncak dari fenomena gunung es," nilai Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin, di Jakarta, Jumat (8/3).

Menurutnya, karena ini merupakan fenomena gunung es, maka yang terlihat dan mencuat ke permukaan, hanyalah manifestasi dari persoalan yang lebih besar yang selama ini senantiasa disangkal, solah-olah hanya kenakalan prajurit di lapangan atau kenakalan anak-anak muda semata.

Ini bukan sekedar persoalan psiko-politik antara "kakak tua dan adik bungsu“, di mana dipersepsikan sebagai adik bungsu yang setelah era reformasi petentang pertenteng sok jagoan.

"Hampir semua kasus bentrokan antara TNI versus Polri berawal dari persoalan lalu lintas, timbul ketegangan dan kemudian Polri membuka tembakan. Tapi lebih dari itu, konflik ini juga punya akar struktural terkait akses sumber daya," nilainya.

Menurutnya, ada kesenjangan sosial yang dalam antara sesama aparat yang dapat meledak sewaktu-waktu. Pencetusnya bisa bermacam-macam, seperti yang terjadi di OKU tersebut, yakni TNI disweeping di jalan, kemudian marah, dan dengan entengnya oknum Polri menembak mati prajurit Yon Armed 15.

Kalau sekedar masalah lalu lintas, sebenarnya dapat diambil solusi sederhana oleh para pimpinan masing-masing dengan mengesampingkan ego. Tapi, jika masalah struktural, maka harus ada penataan ulang peran masing-masing.

"Kalau masalah ini tak diselesaikan secara serius, maka kasus-kasus yang lebih seram bisa saja terjadi sewaktu-waktu. Tinggal menunggu waktu saja," pungkasnya. (IS)



Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?