GATRANEWS

100 Hari Pemerintahan, Kinerja DPR Juga Dapat Sorotan
Thursday, 29 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Indonesia (AMI)...
Relawan Jokowi: Konflik KPK-Polri Karena Peran KaStaff Presiden Tak Optimal
Wednesday, 28 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Konflik antara institusi KPK dan Polri dinilai sebagai bentuk dari buruknya...
Kemenpan Wajibkan PNS, TNI dan Polri Laporkan Harta Kekayaan‏
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Demi mencegah tindakan korupsi dalam birokrasi pemerintahan, Kementerian...
KPK vs Polri Memanas, Jokowi Kembali Datangi Balai Kota
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Saat polemik KPK vs Polri memuncak, Presiden Joko Widodo kembali ke Balai Kota...
Pengunduran Diri BW ''Tamparan'' bagi Jokowi
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews -  Ketua Badan Pengurus SETARA Institute, Hendardi, menilai, keputusan Bambang...
BKPM: Kisruh KPK-Polri Tak Ganggu Investasi
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani memastikan...
Jokowi Didesak Periksa Men-ESDM Soal Perpanjangan Izin Freeport
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Indonesia Mining and Energi Studies (IMES) mendesak Presiden Joko Widodo...
Sigma Desak Presiden dan DPR Tengahi Polri-KPK
Friday, 23 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Said Salahudin, Direktur Sinergi Demokrasi untuk Masyarakat Demokrasi (Sigma)...
PPATK Tutup Mulut Soal Rekening Gendut Budi Gunawan
Wednesday, 21 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) tutup mulut terkait dugaan...
Seskab: Penunjukan Plt Kapolri Sudah Diketahui Ketua DPR
Tuesday, 20 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Sekretaris Kabinet (Seskab) Andi Widjajanto meluruskan berbagai pandangan yang...
Pengangkatan Plt Kapolri Dituding Tak Sesuai UU
Monday, 19 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi III DPR menggelar rapat membahas penunjukan Plt Kapolri oleh Presiden...
Pemberhentian Sutarman dan Pengangkatan Plt Kapolri Dinilai Keliru
Monday, 19 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra menilai langkah Presiden Joko...
Pengamat: Penundaan Pelantikan BG Akibat Internal Polri
Monday, 19 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Muradi, pengamat politik dan pemerintahan dari Universitas Padjajaran (Unpad)...
Presidium BEM Nilai Penetapan Tersangka Budi Gunawan Politis
Saturday, 17 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Presidium Badan Eksekutif Nasional (BEM) se-Nasional Syaefuddin Ahrom Al...
AMJPP: Selidiki Rekam Jejak Calon Dirjen Pajak
Saturday, 17 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Aliansi Masyarakat Jogja Peduli Pajak (AMJPP) meminta Presiden Joko Widodo...
Calon Peserta Ekspedisi NKRI Laksanakan Tes Psikologi‏
Thursday, 15 January 2015

Jakarta, GATRAnews - TNI AD akan menggelar Ekspedisi NKRI dengan menyusuri pulau Bali,NTB dan NTT...
Meski DPR Restui Komjen Budi, KPK Tak Gentar
Wednesday, 14 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan tak gentar atas sikap DPR yang...
TNI Kerahkan 1.052 Personel dalam Operasi Gaktib dan Yustisi
Tuesday, 13 January 2015

Jakarta, GATRAnews-  Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko bertindak selaku Inspektur Upacara...
Nasir Jamil: DPR Bakal Dukung Budi Gunawan
Tuesday, 13 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Anggota Komosi III DPR RI Nasir Djamil memprediksi, fraksi di DPR bakal...
Panglima TNI: Pertikaian TNI-Polri Memalukan!
Tuesday, 13 January 2015

Jakarta, GATRAnews- Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko meminta prajurit TNI membina hubungan baik,...

Konflik Prajurit TNI-Polri Fenomena Gunung Es

Jakarta, GATRAnews - Komisi I DPR RI menegaskan bahwa kasus penyerangan dan pembakaran Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU), yang diduga dilakukan sekitar 90 oknum anggota TNI, tak boleh dianggap sepele. Pasalnya, ini merupakan fenomena gunung es, dan bisa menjadi bom waktu jika tak selesaikan secara tuntas.

"Bentrokan antara TNI dengan Polri di OKU jangan dianggap sepele, kasus ini merupakan puncak dari fenomena gunung es," nilai Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin, di Jakarta, Jumat (8/3).

Menurutnya, karena ini merupakan fenomena gunung es, maka yang terlihat dan mencuat ke permukaan, hanyalah manifestasi dari persoalan yang lebih besar yang selama ini senantiasa disangkal, solah-olah hanya kenakalan prajurit di lapangan atau kenakalan anak-anak muda semata.

Ini bukan sekedar persoalan psiko-politik antara "kakak tua dan adik bungsu“, di mana dipersepsikan sebagai adik bungsu yang setelah era reformasi petentang pertenteng sok jagoan.

"Hampir semua kasus bentrokan antara TNI versus Polri berawal dari persoalan lalu lintas, timbul ketegangan dan kemudian Polri membuka tembakan. Tapi lebih dari itu, konflik ini juga punya akar struktural terkait akses sumber daya," nilainya.

Menurutnya, ada kesenjangan sosial yang dalam antara sesama aparat yang dapat meledak sewaktu-waktu. Pencetusnya bisa bermacam-macam, seperti yang terjadi di OKU tersebut, yakni TNI disweeping di jalan, kemudian marah, dan dengan entengnya oknum Polri menembak mati prajurit Yon Armed 15.

Kalau sekedar masalah lalu lintas, sebenarnya dapat diambil solusi sederhana oleh para pimpinan masing-masing dengan mengesampingkan ego. Tapi, jika masalah struktural, maka harus ada penataan ulang peran masing-masing.

"Kalau masalah ini tak diselesaikan secara serius, maka kasus-kasus yang lebih seram bisa saja terjadi sewaktu-waktu. Tinggal menunggu waktu saja," pungkasnya. (IS)



Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?