GATRANEWS

Seluruh Polda Amankan KPUD dan Bawaslu
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di seluruh Indonesia mengamankan...
Peserta Latgab TNI Dari 35 Negara Mulai Berdatangan‏
Monday, 18 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Para peserta baik pelaku, pelatih maupun peninjau yang tergabung dalam latihan...
Jokowi Tampik Tudingan IPW Soal Tiga Jenderal di Kabinet
Monday, 18 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Presiden terpilih Joko Widodo menolak intervensi Indonesia Police Watch (IPW)...
Berkaca Pada Palestina, SBY: Betapa Mahalnya Kemerdekaan dan Perdamaian
Friday, 15 August 2014

Jakarta, GATRAnews- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pidato kenegaraan jelang HUT RI...
Empat Pendukung ISIS Asal Indonesia Lakukan Bom Bunuh Diri
Thursday, 14 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Kapolri Jenderal Polisi Sutarman mengatakan, empat dari sekitar 56 orang Warga...
Lemhanas Buat Kajian Mendalam Masalah ISIS
Thursday, 14 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) sedang membuat kajian mendalam tentang...
Kecelakaan Lalu Lintas Mudik 2014 Capai 3.057 Kasus
Friday, 08 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Kepolisian Republik Indonesia menyampaikan dalam data Operasi Ketupat 2014...
Polri: Satu Keluarga Korban MH17 Masih Dicari
Thursday, 24 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Tim Disaster Victim Identification Mabes Polri masih mencari keluarga seorang...
Tim DVI Polri ke Ukraina, Periksa WNI Korban MH17
Tuesday, 22 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Mabes Polri memberangkatkan Tim Disaster Victim Investigation (DVI) ke...
KASAD Imbau Semua Pihak Bisa Terima Hasil Pilpres‏
Monday, 21 July 2014

Jakarta, GATRAnews- TNI Angkatan Darat siap mengamankan pengumuman hasil Pilpres pada 22 Juli....
Panglima TNI: Kondisi Keamanan di Daerah Kondusif Jelang Pengumuman Hasil Pilpres‏
Monday, 21 July 2014

Jakarta, GATRAnews- Panglima TNI, Jendersl TNI Moeldoko sore ini bertemu dengan beberapa Gubernur...
Korlantas: Setiap 1 Jam 3 Orang Meninggal karena Kecelakaan‏
Friday, 11 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Korban kecelakaan lalu lintas di Indonesia dinilai masih tinggi terjadi....
Ikrar: Netralitas TNI, Polri, dan Intelijen Masih Harus Diuji
Thursday, 10 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Ikrar Nusa Bakti, Profesor Riset Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI),...
IPW Ragu Presiden SBY Bisa 'Mendesak' TNI-Polri Mutasi Jenderal Berpolitik
Wednesday, 04 June 2014

Jakarta, GATRAnews-Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S. Pane mengatakan bahwa akan...
Hindari Konflik Institusi, Jenderal Aktif Berpolitik Harus Dimutasi
Wednesday, 04 June 2014

Jakarta, GATRAnews-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sempat 'meradang' tersiar kabar ada...
Presiden: KSAD, KSAL, KSAU, Panglima TNI, Kapolri Mau Mundur Silahkan
Tuesday, 03 June 2014

Jakarta, GATRAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kembali memerintahkan para aparat TNI dan...
Koperasi Mahasiswa Jabotabek-Banten Desak Pergantian Pimpinan Dekopin‏
Monday, 02 June 2014

Jakarta, GATRAnews - Asosiasi Koperasi Mahasiswa (AKM) Se-Jabotabek dan Banten menuntut pergantian...
Gus Mus Ajak Nahdliyin Tebar Perdamaian
Sunday, 01 June 2014

Jakarta, GATRAnews - Gus Mus mengajak seluruh kader Nadhatul Ulama/NU (Nahdliyin) agar terus...
Mantan Wakapolri Tanggapi Sinis Ide Polri Dibawah Kementrian‏
Wednesday, 28 May 2014

Jakarta, GATRAnews - Mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno tidak sependapat dengan munculnya...
Pilpres Satu Putaran Hemat Biaya Pengamanan Rp 200 M
Thursday, 22 May 2014

Lembang, GATRAnews - Penyelenggaraan Pemilihan Presiden (Pilpres) satu putaran bisa menghemat...

Konflik Prajurit TNI-Polri Fenomena Gunung Es

Jakarta, GATRAnews - Komisi I DPR RI menegaskan bahwa kasus penyerangan dan pembakaran Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU), yang diduga dilakukan sekitar 90 oknum anggota TNI, tak boleh dianggap sepele. Pasalnya, ini merupakan fenomena gunung es, dan bisa menjadi bom waktu jika tak selesaikan secara tuntas.

"Bentrokan antara TNI dengan Polri di OKU jangan dianggap sepele, kasus ini merupakan puncak dari fenomena gunung es," nilai Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin, di Jakarta, Jumat (8/3).

Menurutnya, karena ini merupakan fenomena gunung es, maka yang terlihat dan mencuat ke permukaan, hanyalah manifestasi dari persoalan yang lebih besar yang selama ini senantiasa disangkal, solah-olah hanya kenakalan prajurit di lapangan atau kenakalan anak-anak muda semata.

Ini bukan sekedar persoalan psiko-politik antara "kakak tua dan adik bungsu“, di mana dipersepsikan sebagai adik bungsu yang setelah era reformasi petentang pertenteng sok jagoan.

"Hampir semua kasus bentrokan antara TNI versus Polri berawal dari persoalan lalu lintas, timbul ketegangan dan kemudian Polri membuka tembakan. Tapi lebih dari itu, konflik ini juga punya akar struktural terkait akses sumber daya," nilainya.

Menurutnya, ada kesenjangan sosial yang dalam antara sesama aparat yang dapat meledak sewaktu-waktu. Pencetusnya bisa bermacam-macam, seperti yang terjadi di OKU tersebut, yakni TNI disweeping di jalan, kemudian marah, dan dengan entengnya oknum Polri menembak mati prajurit Yon Armed 15.

Kalau sekedar masalah lalu lintas, sebenarnya dapat diambil solusi sederhana oleh para pimpinan masing-masing dengan mengesampingkan ego. Tapi, jika masalah struktural, maka harus ada penataan ulang peran masing-masing.

"Kalau masalah ini tak diselesaikan secara serius, maka kasus-kasus yang lebih seram bisa saja terjadi sewaktu-waktu. Tinggal menunggu waktu saja," pungkasnya. (IS)



Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?