GATRANEWS

Kemenkumham: Lapas Bakal Dijaga Personel TNI
Friday, 28 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko menerima audiensi Dirjen Pemasyarakatan...
Menpora Akan Urai Persoalan Olahraga Indonesia
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews – Menpora Imam Nahrawi akan mengurai persoalan-persoalan yang akan terjadi...
Festival Olahraga Sembada
Tuesday, 28 October 2014

Yogyakarta, GATRAnews – Hari Minggu (26/10) pagi Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Faisal...
Kamerad Desak Stop Penjualan Gas Murah ke Cina
Tuesday, 18 February 2014

Jakarta, GATRAnews - Komite Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad) menilai,...
Ini Dia Empat Tren Kejahatan Terhadap Anggota Polri
Monday, 23 December 2013

Jakarta, GATRAnews-  Tingkat kriminalitas terhadap anggota Polri menurun tiga tahun terakhir ini....
Tiga Tugas Dirreskrimum Polda Metro yang Baru
Wednesday, 04 December 2013

Jakarta, GATRAnews- Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Putut Eko Bayuseno baru saja melantik Direktur...
Rieke: SBY Patut Marah dengan Penembakan WNI di Malaysia
Wednesday, 16 October 2013

Jakarta, GATRAnews - Anggota Komisi IX DPR RI, Rieke Diah Pitaloka mengatakan, Presiden Susilo...
Kriminolog UI: Benar, Indonesia Darurat Lapas
Tuesday, 20 August 2013

Jakarta, GATRAnews - Kriminolog Universitas Indonesia (UI), Mulyawan W Kusumah setuju dengan...
Sabtu Dini Hari, Kapolri Tengok Polisi Korban Penembakan
Saturday, 17 August 2013

Jakarta, GATRAnews - Kapolri Jenderal (Pol) Timur Pradopo dan Wakapolri Komjen (Pol) Oegroseno...
Polisi Ragukan Akurasi Data KontraS Soal Penembakan Oleh Aparat
Thursday, 15 August 2013

Jakarta, GATRAnews - Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) angkat bicara terkait...
Tingkatkan Kewaspadaan Pasca Penembakan Anggota Polri
Wednesday, 07 August 2013

  Jakarta, GATRAnews - Polri harus menindak tegas kelompok terduga teroris pasca penembakan yang...
Menteri Agama: Pelaku Bom Vihara Biadab
Monday, 05 August 2013

Jakarta, GATRAnews - Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan kejadian ledakan bom yang terjadi di...
Anggota DPR Tunjukkan Berbagai Kegagalan Menteri
Tuesday, 23 July 2013

Jakarta, GATRAnews - Anggota Komisi III DPR RI menilai, melejitnya harga berbagai kebutuhan pokok,...
Dua Warga Afrika Ditembak di Apartemen Mediterania
Sunday, 14 July 2013

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Polres Metro Jakarta Barat belum menemukan motif pasti penembakan...
Polisi Baru Tangkap 10 Napi Lapas Tj Gusta yang Kabur
Thursday, 11 July 2013

  Jakarta, GATRAnews - Petugas Kepolisian berhasil menangkap 10 napi yang kabur pascakerusuhan di...
Pemerintah SBY Diminta Segera Sahkan Protokol Antipenyiksaan
Saturday, 29 June 2013

Jakarta, GATRAnews - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Ombusman, Komisi Nasional...
Forum Pemred: Aksi Penyerangan ke Celebes TV Harus Diusut Tuntas
Tuesday, 25 June 2013

Makassar, GATRAnews - Studio Celebes TV, di Makassar, Sulawesi Selatan, tiba-tiba diserang dan...
IJTI Desak Polri Tanggung Jawab Penembakan Jurnalis Trans7
Monday, 17 June 2013

Jakarta, GATRAnews - Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) mendesak Polri bertanggung jawab...
Penghuni Lapas Membludak, Pemerintah Harus Turun Tangan
Thursday, 16 May 2013

Jakarta, GATRAnews - Kepala Lembaga Permasyarakatan (LAPAS) Wanita Kelas II A Tangerang, Cipriana...
Kunjungan Solidaritas Istri Kabinet ke Lapas Tak Terkait Miranda Goeltom
Thursday, 16 May 2013

Jakarta, GATRAnews - Ratna Djoko Suyanto membantah bahwa kehadiran Solidaritas Istri Kabinet...

Politisi PDIP: Serangan ke Lapas Sleman, Biadab

Jakarta, GATRAnews - Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Honing Sanny, menilai, penembakan empat tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Kopassus, merupakan perbuatan biadab.

"Secara pribadi dan atas nama masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT), saya berduka atas meninggalnya empat orang adik-adik dan saudara saya di Lapas Sleman, Yogyakarta, atas tindakan biadab yang dilakukan oleh anggota Koppasus sebagai bentuk balas dendam," kecam Honing, di Jakarta, Sabtu (23/3).

Atas insiden tersebut, Anggota Komisi IV DPR RI ini menilai, tidakan oknum aparat sudah di luar batas wajar. Pasalnya, sebagai aparat hukum, tidak pantas melakukan tindakan tersebut karena penegak hukum dibayar untuk memberikan rasa aman bagi rakyat.

"Sebagai abdi negara dan hidup dari uang rakyat, tindakan itu sudah mengoyak rasa aman sebagai warga negara," kecam Honing.

Namun demikian, Honing juga menyayangkan tindakan brutal yang dilakukan keempat sodaranya asal NTT itu, yang telah melakukan aksi pengeroyokan hingga menewaskan seorang anggota Koppasus.

"Saya juga menyesalkan tindakan brutal yang dilakukan oleh saudara saya terhadap tewasnya satu anggota Koppasus," sesalnya.

Dengan terulangnya kekerasan yang diduga dilakukan oknum tentara pasca-penyerangan dan pembakaran Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Honing menghimbau agar apar bisa menahan diri tidak bertindak brutal. "Mari kita bangun solidaritas untuk aman di republik ini," imbaunya. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?