Fitur Mobile Skrining BPJS Bisa Kontrol Penyakit Gawat    

Manado, GATRAnews — Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial atau BPJS telah meluncurkan fitur online yang memungkinkan penggunanya melakukan kontroling sejumlah penyakit berbahaya, seperti hipertensi, diabetes, jantung koroner dan ginjal kronis. Fitur dimaksud bisa ditemukan pada aplikasi BPJS online di perangkat smartphone.

Kepala Cabang BPJS Manado Greisthy Borotoding menyebut, lewat fitur ini masyarakat bisa mengetahui potensi resiko penyakit untuk kemudian mengambil langkah penanggulangan. “Karena biasanya kita enggan melakukan pemeriksaan kesehatan rutin tapi lewat fitur mobile skrining kita diberikan pertanyaan dan bisa disimpulkan potensi resiko penyakit itu dalam diri kita dalam skala kecil, menengah dan tinggi,” kata Greisthy di Kantor Divisi Regional BPJS Sulawesi Utara, Rabu (1/2), saat sosialisasi peluncur fitur mobile skrining.

Fitur mobile skrining tersedia pada aplikasi BPJS Kesehatan yang diunduh di Playstore untuk pengguna android. Pengguna fitur diajukan 44 pertanyaan berkontinyu dan di akhir sesi tersebut bisa diketahuiresiko menderita hipertensi, diabetes, jantung dan ginjal. Penggunakemudian diarahkan untuk melakukan cek kesehatan lanjutan di dokterkeluarga atau fasilitas kesehatan.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris menjelaskan, skrining riwayat kesehatan adalah bagian tambahan pada aplikasi mobile. Sebelumnya peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) hanya dapat melakukan pemeriksaan riwayat kesehatan secara manual di kantor-kantor BPJS, kini potensi resiko bisa langsung diketahui dari mana saja lewat telepon pintar.

“Bila potensi penyakit rendah maka disarankan menjaga pola hidup sehatdan melakukan latihan fisik rutin minimal 30 menit sehari. Sementarayang beresiko tinggi akan memperoleh nomor legalisasi atau nomorskrining sekunder dan diarahkan mengunjungi fasilitas kesehatan tingkat pertama dirinya terdaftar untuk ditindaklanjuti,” kata Fachmi lewat rilis.

Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara dr J.U.N.I. Tampemawa MKes, MARS menyambut positif fasilitas online yang diinisiasi BPJS. “Selain membantu detrksi dini penyakit juga ini upaya promotif dan preventif karena sudah menyangkut penyuluhan dan pencegahan dan sangat membantu tenaga medis,” katanya.

Sedangkan dr Jemmy Lalita dari Dinas Kesehatan Kota Manado mengusulkan mobile skrining bisa dimutakhirkan menjadi asisten kesehatan probadi, laiknya aplikasi-aplikasi kesehatan terkini. “Jadi bisa mengingatkan penggunanya untuk melakukan pola hidup sehat,” ujar Jemmy. 

 

Reporter : Ady Putong

Editor: Rosyid

Share this article