GATRANEWS

Fraksi PKB MPR RI Dorong Partisipasi Perempuan Dalam Politik
Thursday, 27 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Fraksi PKB MPR RI bekerjasama dengan organisasi Barak Bangsa Kabupaten Lampung...
Bimbingan Teknis Instruktur Olahraga Usia Dini
Thursday, 27 August 2015

Mataram, GATRAnews - Asisten Deputi Olahraga Layanan Khusus Bayu Rahadian hari Rabu Siang (26/8)...
BEI Periksa Enam Perusahaan Sekuritas Lakukan "Short Selling"
Wednesday, 26 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Bursa Efek Indonesia sedang memeriksa enam perusahaan sekuritas yang melakukan...
Investor Pilih Transaksi Jangka Pendek
Wednesday, 26 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Investor saham di pasar modal Indonesia Alex Marco mengatakan, kondisi...
Fraksi Partai Golkar MPR: Pancasila Bisa Jadi Panduan Bangsa Indonesia
Wednesday, 26 August 2015

Surabaya, GATRAnews - Anggota MPR RI Fraksi Golkar Sarmudji memberikan sambutan sekaligus membuka...
Djarot: Penyerapan Anggaran Maksimal 65 Persen
Wednesday, 26 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat pesimis penyerapan Anggaran...
MPR Tetapkan 5 Calon Pimpinan Lembaga Pengkajian
Wednesday, 26 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan didampingi Wakil Ketua MPR Oesman Sapta, EE....
BTN Catatkan KPR Rp 1,5 Trilyun dari Property Expo
Tuesday, 25 August 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mencatatkan total transaksi kredit...
Ini Antisipasi Pemerintah Hadapi Tekanan Rupiah yang Tembus Hingga Rp 14.000 per USD
Tuesday, 25 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat sudah mencapai Rp 14.000...
BEI: Anggota Bursa Dilarang Transaksi Short Selling
Tuesday, 25 August 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan, seluruh anggota Bursa tidak...
Pemerintah Lakukan ''Buy Back'' Surat Utang Negara
Tuesday, 25 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Keuangan telah melakukan transaksi pembelian kembali (buyback)...
Sosialisasi 4 Pilar, MPR Gelar Wayang Kulit Semalam Suntuk di Karanganyar
Saturday, 22 August 2015

Jakarta, GATRAnews - MPR bekerjasama dengan pemerintah kabupaten Karanganyar, dalam hal ini Dinas...
PGRI Pariaman Ikut Sosialisasikan 4 Pilar MPR
Saturday, 22 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menyadari benar fungsi dan peran para...
Perlu Model Hubungan Antara KY dengan MA dan MK
Thursday, 20 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Pelaksanaan pengawasan yang dilakukan oleh Komisi Yudisial (KY) telah...
Kemenangan Hendra/Ahsan Disebut Menpora Kado Olahraga HUT RI ke 70
Wednesday, 19 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Menpora Imam Nahrawi didampingi Istrinya Shobibah Rohmah hari Minggu (16/8)...
Menpora Beri Semangat Tim Indonesia di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2015
Wednesday, 19 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Menpora Imam Nahrawi hari Kamis (13/8) sore bersama Wakil Sekretaris Jenderal...
Defisit Transaksi Berjalan Triwulan II Capai US$ 4,5 Miliar
Friday, 14 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Defisit transaksi berjalan Indonesia tercatat sebesar US$ 4,5 miliar atau...
Tren Merger Perusahaan di Indonesia Belum Akan Berubah
Tuesday, 11 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Tren merger dan akuisisi perusahaan di Indonesia pada 2015 diprediksi belum...
Dorong Pertumbuhan FBI, BRI Andalkan Transaksi E-Banking
Monday, 10 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Di tengah kondisi ekonomi yang sedang mengalami slow growth seperti saat ini,...
Transaksi Dolar AS Marak, BI: Indonesia Negara Unik
Friday, 07 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Deputi Gubernur Senior BI, Mirza Adityaswara mengeluhkan minimnya kesadaran...

Aksi MKRI di Universitas Haluoleo Rusuh

Kendari, GATRAnews - Kerusuhan pecah antara mahasiswa Universitas Haluoloe (Unhalu) dengan pihak rektorat karena rektor dibantu petugas keamanan kampus melakukan sweeping terhadap mahasiswa teknik yang tengah menggelar aksi Majelis Kedaulatan Rakyat Indonesia (MKRI). "Kerusuhan terjadi di dalam kampus Unhalu pada saat Keluaraga Besar Mahasiswa Teknik melakukan aksi di Gedung Rektorat Unhalu. Saling pukul antara security dibantu  preman rektorat melawan mahasiswa Teknik tidak dapat terhindarkan. Pengrusakan gedung rektoratpun terus terjadi," kata Humas Aksi MKRI Unhalu, Ansar melalui surat elektroniknya kepada GATRAnews, Senin, (25/3).

 

Menurutnya, insiden tersebut merupakan imbas dari kesewenang-wenangan Birokrasi Universitas Haluoleo. Sidak yang dilakukan rektor beserta jajaranya pada Jumat malam lalu, (22/3), menimbulkan kemarahan bagi mahasiswa Teknik Unhalu. "Bagaimana tidak, bahwa pada saat mahasiswa sedang mengadakan rapat persiapan menuju aksi MKRI, 25 Maret 2013, rektor secara sewenang-wenang melakukan pengusiran walaupun mahasiswa sudah membuat alasan lain, yaitu sedang mengerjakan persiapan Dekan Cup dengan berharap bahwa dengan alasan tersebut rektor dapat memberikan kebijaksanaan, sehingga mahasiswa dapat melanjutkan rapat aksi. Tapi sayangnya, harapan itu sia-sia belaka," kata Ansar.

 

Bukan Kebijaksanaan yang didapatkan, lanjut Ansar, malah rektor melakukan pengusiran paksa. Dalam proses pengusiran tersebut terjadi insiden pemukulan terhadap mahasiswa yang kebetulan adalah Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa Teknik. Dari informasi yang ada, lanjut Ansar, bukan satpam atau jajaran birokrasi yang melakukan pemukulan, tetapi 1 dari 4 orang preman yang dibawa oleh rektor yang menurut banyak saksi membawa senjata tajam berupa badik.

 

"Iniden ini jelas memberikan kekecawaan dan kemarahan yang begitu besar bagi mahasiswa teknik, karena Rektor Universitas Haluoleo yang selama ini membuat Slogan "No Premanisme" di kampus Unhalu, ternyata malah memelihara dan menggunakan preman untuk mengintervensi mahasiswa," tutur Ansar lagi. Atas insiden tersebut, kata Ansar, ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Teknik mengatakan, aksi ini merupakan wujud perlawanan mahasiswa terhadap Birorasi Kampus yang ingin mematikan karakter serta gerakan mahasiswa. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Rektoriat Unhalu atas insiden ini. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?