GATRANEWS

BRI Targetkan Fee Based Income Capai Rp 530,85 Miliar
Thursday, 05 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menargetkan pertumbuhan fee based...
BRI Targetkan Fee Based Income Trade Finance Tumbuh 20%
Thursday, 05 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menargetkan pertumbuhan fee based...
BRI Targetkan Fee Based Income Trade Finance Tumbuh 20%
Thursday, 05 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menargetkan pertumbuhan fee based...
Ahok Ancam Tarik Semua Fasilitas Mewah DPRD
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengancam akan mencabut semua...
Bank Mega Gelar Nike Football Bazaar 2015
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Mega Tbk dan PT Altofit Berkat Abadi (retailer Nike Indonesia)...
Anggota Nasdem DKI Tolak Mundur dari Hak Angket
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Lima anggota Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta belum mencabut dukungan hak angket...
Tolak Cabut Hak Angket, Haji Lulung: Saya Ini Divonis Maling
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua DPRD DKI sekaligus politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP),...
Ahok Meminta Maaf Buat ‘Keonaran’ dengan Dewan
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meminta maaf kepada warga...
‘Begal Anggaran’ Lantang Melawan Ahok
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews – Sebanyak 106 anggota DPRD DKI Jakarta yang menandatangani hak angket APBD...
Enggan Melunak, Ahok: Saya Sudah Cabut Pistol
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menegaskan tidak akan menarik...
Fraksi PKB Segera Cabut Dukungan Hak Angket
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Hak angket DPRD DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang disahkan dewan...
Hanya Enam Kursi, Ketua DPRD Sepelekan Nasdem
Monday, 02 March 2015

‎Jakarta, GATRAnews - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menilai instruksi penarikan...
Melunak, Ahok Bantah Lobi DPP Nasdem
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - DPP Partai Nasional Demokrat (Nasdem) menginstruksikan kadernya di DPRD DKI...
Inggard Joshua Tolak Cabut Dukungan Hak Angket
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) DKI Jakarta, Inggard Joshua menolak...
Cabut Dukungan Angket, Nasdem: Ahok Mulut Kau Jaga
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem) DPRD DKI Jakarta segera mencabut dukungan...
PPP dan PKB Berbalik Dukung Hak Angket Ahok
Thursday, 26 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Sembilan fraksi di DPRD DKI Jakarta secara aklamasi menyetujui hak angket...
Pengusul Hak Angket Bantah Makzulkan Ahok
Thursday, 26 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Rapat paripurna untuk menentukan nasib hak angket bagi Gubernur Basuki Tjahaja...
PDI Perjuangan Kompak Usung Hak Angket Goyang Ahok
Thursday, 26 February 2015

Jakarta, GATRAnews - PDI Perjuangan DKI Jakarta berbalik arah menyerang Gubernur DKI Basuki Tjahaja...
Hak Angket: Kado 100 Hari Gubernur Ahok
Thursday, 26 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Kurang lebih 100 hari menjadi orang nomor satu di Jakarta, Gubernur Basuki...
DPRD Tidak Satu Suara Usung Hak Angket Goyang Ahok
Wednesday, 25 February 2015

Jakarta, GATRAnews - DPRD DKI Jakarta belum bulat melayangkan hak angket untuk Gubernur DKI Basuki...

Aksi MKRI di Universitas Haluoleo Rusuh

Kendari, GATRAnews - Kerusuhan pecah antara mahasiswa Universitas Haluoloe (Unhalu) dengan pihak rektorat karena rektor dibantu petugas keamanan kampus melakukan sweeping terhadap mahasiswa teknik yang tengah menggelar aksi Majelis Kedaulatan Rakyat Indonesia (MKRI). "Kerusuhan terjadi di dalam kampus Unhalu pada saat Keluaraga Besar Mahasiswa Teknik melakukan aksi di Gedung Rektorat Unhalu. Saling pukul antara security dibantu  preman rektorat melawan mahasiswa Teknik tidak dapat terhindarkan. Pengrusakan gedung rektoratpun terus terjadi," kata Humas Aksi MKRI Unhalu, Ansar melalui surat elektroniknya kepada GATRAnews, Senin, (25/3).

 

Menurutnya, insiden tersebut merupakan imbas dari kesewenang-wenangan Birokrasi Universitas Haluoleo. Sidak yang dilakukan rektor beserta jajaranya pada Jumat malam lalu, (22/3), menimbulkan kemarahan bagi mahasiswa Teknik Unhalu. "Bagaimana tidak, bahwa pada saat mahasiswa sedang mengadakan rapat persiapan menuju aksi MKRI, 25 Maret 2013, rektor secara sewenang-wenang melakukan pengusiran walaupun mahasiswa sudah membuat alasan lain, yaitu sedang mengerjakan persiapan Dekan Cup dengan berharap bahwa dengan alasan tersebut rektor dapat memberikan kebijaksanaan, sehingga mahasiswa dapat melanjutkan rapat aksi. Tapi sayangnya, harapan itu sia-sia belaka," kata Ansar.

 

Bukan Kebijaksanaan yang didapatkan, lanjut Ansar, malah rektor melakukan pengusiran paksa. Dalam proses pengusiran tersebut terjadi insiden pemukulan terhadap mahasiswa yang kebetulan adalah Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa Teknik. Dari informasi yang ada, lanjut Ansar, bukan satpam atau jajaran birokrasi yang melakukan pemukulan, tetapi 1 dari 4 orang preman yang dibawa oleh rektor yang menurut banyak saksi membawa senjata tajam berupa badik.

 

"Iniden ini jelas memberikan kekecawaan dan kemarahan yang begitu besar bagi mahasiswa teknik, karena Rektor Universitas Haluoleo yang selama ini membuat Slogan "No Premanisme" di kampus Unhalu, ternyata malah memelihara dan menggunakan preman untuk mengintervensi mahasiswa," tutur Ansar lagi. Atas insiden tersebut, kata Ansar, ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Teknik mengatakan, aksi ini merupakan wujud perlawanan mahasiswa terhadap Birorasi Kampus yang ingin mematikan karakter serta gerakan mahasiswa. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Rektoriat Unhalu atas insiden ini. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?