GATRANEWS

Garuda Siap Lakukan Transaksi dengan Rupiah
Friday, 17 April 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sebagai perusahaan publik yang juga...
Hanura Menolak HMP, Kekuatan Dewan 51:55
Friday, 17 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Fraksi Hanura DPRD DKI Jakarta memutuskan tidak mendukung Hak Menyatakan...
PKS Jakarta Desak Pimpinan Gelar Paripurna HMP
Friday, 17 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Fraksi PKS DPRD DKI mendesak pimpinan dewan menggelar rapat menentukan rapat...
PKS Setuju DKI Bangun Toko Miras
Thursday, 16 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta setuju dengan gagagsan...
Gerindra: Ahok Berlindung ke Jokowi
Wednesday, 15 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Fraksi Gerindra DKI Jakarta menuding Gubernur Basuki Tjahaja Purnama sengaja...
Ahok dan Fraksi Nasdem Kian Mesra
Wednesday, 15 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Hubungan Basuki Tjahaja Purnama dengan Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem) kian...
Jokowi Redam Fraksi PDI Perjuangan Jakarta Usung HMP
Tuesday, 14 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta dipastikan tidak akan melanjutkan hak...
Jakarta Great Sale 2015 Targetkan 14,3 Trilyun Transaksi
Saturday, 11 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Festival Jakarta Great Sale (FJGS) 2015 kembali digelar untuk menyambut HUT...
Pemerintah Minta Pertamina, Antam dan Krakatau Steel Lakukan Transaksi Lindung Nilai‏
Friday, 10 April 2015

Jakarta, GATRAnews -Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mempersiapkan...
Kegiatan Dunia Usaha Triwulan I-2015 Tumbuh Melambat
Friday, 10 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) mengindikasikan kegiatan usaha pada...
Tiga Bank BUMN Berikan Fasilitas Transaksi Hedging ke PLN
Friday, 10 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Bank Mandiri bersama BRI dan BNI memberikan fasilitas transaksi lindung nilai...
Ahok Kecanduan Tampil di Media Massa Setiap Hari
Friday, 10 April 2015

Jakarta, GATRAnews - DPRD DKI Jakarta menilai Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk berhenti...
Tidak Lakukan Hedging, Banyak BUMN Takut Diperiksa KPK, BPK dan Kejaksaan‏
Friday, 10 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno mengungkapkan masih...
Antisipasi Kerugian Garap Proyek Jokowi, PLN Lindung Nilai US$ 950 Juta‏
Friday, 10 April 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) melakukan transaksi lindung nilai atau...
Bank Mandiri Gandeng Johnny Andrean dan Kawan Lama
Friday, 10 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Bank Mandiri melakukan kerja sama dengan Johnny Andrean Group dan Kawan Lama...
OCBC Sekuritas Targetkan Peningkatan Transaksi Harian 20-25%
Thursday, 09 April 2015

Jakarta, GATRAnews - PT OCBC Sekuritas Indonesia (OCBC Sekuritas) menargetkan nilai transaksi...
BCA Bagikan Dividen Rp 3,55 Trilyun
Thursday, 09 April 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) akan membagikan dividen kepada pemegang...
BRI Targetkan Dana Kelolaan Layanan Trust Tumbuh 20%
Thursday, 09 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Kinerja PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk di bisnis layanan trust terus...
BRI Targetkan Dana Kelolaan Layanan Trust Tumbuh 20%
Thursday, 09 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Kinerja PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk di bisnis layanan trust terus...
e-Budgeting Tidak Terganggu dengan Manuver DPRD
Wednesday, 08 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Sebanyak 33 anggota DPRD DKI Jakarta telah menandatangani persetujuan Hak...

Aksi MKRI di Universitas Haluoleo Rusuh

Kendari, GATRAnews - Kerusuhan pecah antara mahasiswa Universitas Haluoloe (Unhalu) dengan pihak rektorat karena rektor dibantu petugas keamanan kampus melakukan sweeping terhadap mahasiswa teknik yang tengah menggelar aksi Majelis Kedaulatan Rakyat Indonesia (MKRI). "Kerusuhan terjadi di dalam kampus Unhalu pada saat Keluaraga Besar Mahasiswa Teknik melakukan aksi di Gedung Rektorat Unhalu. Saling pukul antara security dibantu  preman rektorat melawan mahasiswa Teknik tidak dapat terhindarkan. Pengrusakan gedung rektoratpun terus terjadi," kata Humas Aksi MKRI Unhalu, Ansar melalui surat elektroniknya kepada GATRAnews, Senin, (25/3).

 

Menurutnya, insiden tersebut merupakan imbas dari kesewenang-wenangan Birokrasi Universitas Haluoleo. Sidak yang dilakukan rektor beserta jajaranya pada Jumat malam lalu, (22/3), menimbulkan kemarahan bagi mahasiswa Teknik Unhalu. "Bagaimana tidak, bahwa pada saat mahasiswa sedang mengadakan rapat persiapan menuju aksi MKRI, 25 Maret 2013, rektor secara sewenang-wenang melakukan pengusiran walaupun mahasiswa sudah membuat alasan lain, yaitu sedang mengerjakan persiapan Dekan Cup dengan berharap bahwa dengan alasan tersebut rektor dapat memberikan kebijaksanaan, sehingga mahasiswa dapat melanjutkan rapat aksi. Tapi sayangnya, harapan itu sia-sia belaka," kata Ansar.

 

Bukan Kebijaksanaan yang didapatkan, lanjut Ansar, malah rektor melakukan pengusiran paksa. Dalam proses pengusiran tersebut terjadi insiden pemukulan terhadap mahasiswa yang kebetulan adalah Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa Teknik. Dari informasi yang ada, lanjut Ansar, bukan satpam atau jajaran birokrasi yang melakukan pemukulan, tetapi 1 dari 4 orang preman yang dibawa oleh rektor yang menurut banyak saksi membawa senjata tajam berupa badik.

 

"Iniden ini jelas memberikan kekecawaan dan kemarahan yang begitu besar bagi mahasiswa teknik, karena Rektor Universitas Haluoleo yang selama ini membuat Slogan "No Premanisme" di kampus Unhalu, ternyata malah memelihara dan menggunakan preman untuk mengintervensi mahasiswa," tutur Ansar lagi. Atas insiden tersebut, kata Ansar, ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Teknik mengatakan, aksi ini merupakan wujud perlawanan mahasiswa terhadap Birorasi Kampus yang ingin mematikan karakter serta gerakan mahasiswa. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Rektoriat Unhalu atas insiden ini. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?