GATRANEWS

Dicurigai Mark Up, 4.000 Kegiatan di DKI Dimatikan
Tuesday, 30 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Sebanyak 4.000 kegiatan yang dibiayai ‎oleh APBD DKI Jakarta tahun 2015 di...
Penyelesaian Transaksi Pasar Modal Gunakan Bank Sentral
Monday, 29 June 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) telah menyelesaikan pengembangan...
Hidayat Nur Wahid Lantik dan Ambil Sumpah Anggota PAW Adang Sudrajat
Monday, 29 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid melantik dan mengambil sumpah Dr. H. Adang...
F-PD MPR: Demi Kesempurnaan, Amandemen UUD Perlu Dilakukan
Sunday, 28 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Bagi masyarakat Banyumas, Jawa Tengah, puasa bukan suatu halangan untuk...
Wakil Ketua MPR: Pancasila yang Membedakan Kita Dengan Negara Lain
Friday, 26 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta pada hari ini,...
BEI Targetkan Transaksi Harian Rp 15 Trilyun Per Hari
Friday, 26 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio menargetkan...
Fraksi di DPRD DKI Sepakat Bentuk Pansus Aset
Thursday, 25 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Biro Hukum Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dinilai sangat lemah...
Ahok Sebut Uber Taksi Menipu Negara
Wednesday, 24 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyebut keberadaan Uber...
Pemerintah Turunkan Target Pertumbuhan Ekonomi 2016
Monday, 22 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah merevisi angka asumsi pertumbuhan ekonomi dalam RAPBN 2016 dari...
Bank-bank Sepakat Berantas Transaksi ''Gestun''
Friday, 19 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Bank Indonesia (BI) telah melarang praktik gesek tunai (gestun) kartu kredit...
Ahok Pertanyakan Kantor Resmi Taksi Uber
Friday, 19 June 2015

Jakarta, GATRAnews - ‎Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta pemilik Taksi Uber...
Ekonomi Melambat, Masyarakat Indonesia Masih Gila Belanja
Friday, 19 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Ternyata, kondisi pelemahan ekonomi yang terjadi di Indonesia saat ini...
Saham BRI Paling Teraktif Diperdagangkan
Thursday, 18 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) tercatat sebagai salah satu saham...
Saham BRI Paling Teraktif Diperdagangkan
Thursday, 18 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) tercatat sebagai salah satu saham...
Masukan Civitas Akademisi Beri Inspirasi Anggota MPR
Wednesday, 17 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Berbagai masukan yang kritis dari kalangan civitas akademika dalam acara...
Haji Lulung Diperiksa Bareskrim, Ketua DPRD Tolak Berkomentar
Wednesday, 17 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menolak mengomentari dugaan...
TB. Soenmandjaja: MPR adalah Lembaga yang Utama dan Istimewa
Wednesday, 17 June 2015

Padang, GATRAnews - Wakil Ketua Badan Pengkajian MPR RI TB. Soenmandjaja, Rabu (17/6) pukul 11.00...
Maksimalkan Kapasitas Produksi, Multistrada Siapkan US$30 Juta
Tuesday, 16 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Produsen ban Achilles, PT Multistrada Arah Sarana Tbk, menganggarkan dana...
Citilink Gandeng 7-Eleven Tambah Loket Jelang Lebaran
Tuesday, 16 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyedia maskapai berbiaya murah PT Citilink Indonesia menggandeng pengelola...
PPP Sarankan Ahok Jual Delta Djakarta
Tuesday, 16 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Fraksi PPP DPRD DKI Jakarta menyarankan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI...

Aksi MKRI di Universitas Haluoleo Rusuh

Kendari, GATRAnews - Kerusuhan pecah antara mahasiswa Universitas Haluoloe (Unhalu) dengan pihak rektorat karena rektor dibantu petugas keamanan kampus melakukan sweeping terhadap mahasiswa teknik yang tengah menggelar aksi Majelis Kedaulatan Rakyat Indonesia (MKRI). "Kerusuhan terjadi di dalam kampus Unhalu pada saat Keluaraga Besar Mahasiswa Teknik melakukan aksi di Gedung Rektorat Unhalu. Saling pukul antara security dibantu  preman rektorat melawan mahasiswa Teknik tidak dapat terhindarkan. Pengrusakan gedung rektoratpun terus terjadi," kata Humas Aksi MKRI Unhalu, Ansar melalui surat elektroniknya kepada GATRAnews, Senin, (25/3).

 

Menurutnya, insiden tersebut merupakan imbas dari kesewenang-wenangan Birokrasi Universitas Haluoleo. Sidak yang dilakukan rektor beserta jajaranya pada Jumat malam lalu, (22/3), menimbulkan kemarahan bagi mahasiswa Teknik Unhalu. "Bagaimana tidak, bahwa pada saat mahasiswa sedang mengadakan rapat persiapan menuju aksi MKRI, 25 Maret 2013, rektor secara sewenang-wenang melakukan pengusiran walaupun mahasiswa sudah membuat alasan lain, yaitu sedang mengerjakan persiapan Dekan Cup dengan berharap bahwa dengan alasan tersebut rektor dapat memberikan kebijaksanaan, sehingga mahasiswa dapat melanjutkan rapat aksi. Tapi sayangnya, harapan itu sia-sia belaka," kata Ansar.

 

Bukan Kebijaksanaan yang didapatkan, lanjut Ansar, malah rektor melakukan pengusiran paksa. Dalam proses pengusiran tersebut terjadi insiden pemukulan terhadap mahasiswa yang kebetulan adalah Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa Teknik. Dari informasi yang ada, lanjut Ansar, bukan satpam atau jajaran birokrasi yang melakukan pemukulan, tetapi 1 dari 4 orang preman yang dibawa oleh rektor yang menurut banyak saksi membawa senjata tajam berupa badik.

 

"Iniden ini jelas memberikan kekecawaan dan kemarahan yang begitu besar bagi mahasiswa teknik, karena Rektor Universitas Haluoleo yang selama ini membuat Slogan "No Premanisme" di kampus Unhalu, ternyata malah memelihara dan menggunakan preman untuk mengintervensi mahasiswa," tutur Ansar lagi. Atas insiden tersebut, kata Ansar, ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Teknik mengatakan, aksi ini merupakan wujud perlawanan mahasiswa terhadap Birorasi Kampus yang ingin mematikan karakter serta gerakan mahasiswa. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Rektoriat Unhalu atas insiden ini. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?