Palu - Sebanyak 155 personel Korem 132/Tadulako dikerahkan ke lokasi bencana banjir bandang di Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
"Jumlah personel yang dikirim ke lokasi bencana yakni sebanyak 155 orang dari beberapa unsur satuan di jajaran Korem 132/Tadulako," kata Kepala Penerangan Korem 132/Tadulako Mayor (Inf) Junaidi, saat dihubungi wartawan dari Palu, Senin (5/12).
Junaidi mengatakan, ratusan personel Korem 132/Tadulako yang dikerahkan itu berasal dari Kodim 1306/Donggala, Batalyon Infanteri 711/Raksatama, dan Detasemen Angkutan.
Mereka, kata dia, sudah berada di lokasi bencana sejak banjir melanda Desa Bolapapu, Sabtu (3/12) pekan kemarin hingga Senin sore ini dan dipimpin Komandan Kodim 1306/Donggala Letkol CZI Rudi Wahjudiono.
Ia mengatakan, saat kejadian itu, puluhan personel Korem 132/Tadulako kebetulan sedang berada di sekitar Desa Bolapapu dalam rangka kegiatan penghijauan.
"Jadi saat musibah itu terjadi, personelnya sebanyak 60 orang segera mendatangi lokasi untuk membantu warga setempat," kata juru bicara Korem 132/Tadulako itu.
Selain membuka posko bencana, di lokasi bencana TNI juga melakukan kegiatan pembersihan puing-puing rumah akibat diterjang banjir bandang, mencari dan mengevakuasi para korban, serta membuka akses manusia, bukan akses kendaraan.
Sebab menurutnya, membuka akses kendaraan masih terkendala karena tidak adanya kendaraan alat berat, sehingga saat ini masih akses kendaraan masih terputus.
"Dalam kesempatan itu, Dandim 1306/Donggala juga memberikan bantuan kepada korban banjir sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap sesama," tutur Junaidi.
Secara terpisah, Kepala Biro Operasional Polda Sulteng Kombes Polisi Restu mengaku telah mengirim sebanyak 123 personel dari unsur Brimob, Sabhara, dan Kedokteran Kesehatan Polda Sulteng ke lokasi bencana banjir bandang di Kecamatan Kulawi.
Tidak hanya sekadar membantu mencari dan mengevakuasi korban, personel polisi yang dikerahkan ke lokasi itu juga membuka posko pelayanan kesehatan, pelayanan orang hilang, dan pemantauan kondisi pascabanjir.
"Saat ini kami juga sementara mengumpulkan pakaian layak pakai untuk disumbangkan kepada masyarakat korban banjir di Kulawi dan insya Allah Selasa besok pagi anggota segera bawa ke lokasi bencana untuk dibagikan," tutur perwira menengah berpangkat tiga melati di pundaknya itu. [TMA, Ant]