Created on Wednesday, 01 February 2012 18:07
Published Date
Palembang - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menjalin kerjasama dengan Pemerintah Amerika Serikat dalam bidang pendidikan. Kerjasama ini dilakukan dalam bentuk pertukaran pelajar dan bea siswa bagi pelajar-pelajar di Sumsel.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Ade Karyana, Rabu (1/2) di ruang kerjanya. Menurutnya, selama ini pemerintah Provinsi Sumsel telah banyak menjalin kerjasama dengan beberapa negara dalam bidang pendidikan, seperti Norwegia dan Australia. "Tetapi untuk tahun ini kita akan menjalin kerjasama dengan Amerika," ujarnya.
Kebetulan Kamis (2/2/2012) besok Duta Besar Amerika Scort Marciel berkunjung ke Palembang untuk meninjau beberapa sekolah dan Universitas Sriwijaya. "Momentum tersebut akan kami manfaatkan untuk menjalin kerjasama bidang pendidikan,” ungkap Ade.
Dikatakan Ade, kerjasama dengan Amerika sebelumnya sudah pernah terjalin ketika Gubernur Sumsel Alex Noerdin masih menjabat sebagai Bupati Musi Banyuasin. Sekarang kerjasama itu akan ditingkatkan lebih luas lagi pada seluruh Sumsel. “Kami akan tawarkan program-program beasiswa untuk pelajar, guru dan juga sebagai mitra dalam mendukung program pendidikan gratis yang sudah berjalan hampir 3 tahun ini,” tuturnya.
Sejatinya, pada 2011 Pemerintah Daerah Sumsel telah menjalin kerjasama dengan universitas Harvard dan pihak Sumsel telah mengirim 2 orang pelajar ke universitas bergengsi itu. Pihak Amerika akan memberikan bantuan dalam fasilitas pendidikan.
“Kami sangat mengharapkan peran aktif sekolah, karena pemerintah hanya menjembatani. Seperti kita ketahui, di Sumsel banyak sekali perusahaan Amerika seperti Conoco Philip yang bisa dijadi mitra untuk pendidikan,” kata Ade.
Ade menambahkan, dalam kunjungan ke Sumsel, Dubes Amerika Scort Marciel juga akan meninjau sekolah Madrasah Aliyah Negeri 3 Palembang, yang merupakan salah satu sekolah unggulan terbaik Sumsel. “Di sini kami akan memperkenalkan bahwa sekolah MAN itu bukan hanya mempelajari Al Quran, tetapi juga mempelajari ilmu-ilmu umum dan modern,” ujarnya. (NS)
Berita Lainnya :