GATRANEWS

Switch to desktop

PPP Teken Kerjasama dengan BNN dan KPK

Surabaya, GATRAnews - Guna memberantas Narkoba dan tindak pidana korupsi, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menandatangani kesepahama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Hotel Mercure, Surabaya, Jawa Timur, Senin, (8/4).

 

Dalam surat elektronik yang diterima GATRAnews, penandatanganan kesepahaman itu, dilakukan di sela-sela acara Bimbingan Teknis anggota Fraksi PPP se-Indonesia. Penandatanganan MoU dengan BNN dilakukan Ketua Fraksi PPP, Hasrul Azwar dengan Deputi Hukum dan Kerjasama BNN, Bali Moniaga. Turut mendampingi, Sekretaris Fraksi PPP Arwani Thomafi, Wakil Ketua FPPP, Ahmad Yani. Penandatanganan MoU tersebut disaksikan Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali dan Sekjen M Romahurmuziy.

 

Sementara penandatanganan Mou dengan KPK dilakukan Sekjen PPP, M Romahurmuziy dengan Plt deputi pencegahan, Wuryono Prakoso. Dalam kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan pakta integritas seluruh anggota Fraksi PPP DPR dan DPRD se-Indonesia. MoU dengan KPK dimaksudkan untuk memperkuat integritas kader PPP dan merupakan komitmen untuk zero coruption dalam rangka pemilu bersih.

 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum DPP PPP, Suryadharma Ali (SDA) mengatakan, generasi muda Indonesia terancam oleh Narkoba. Oleh karenanya, kata SDA, perlu ada langkah preventif supaya tidak kehilangan SDM. "Fraksi PPP perlu mendorong agar dibentuk Timwas Anti Penyalahgunaan anti narkotika," kata SDA.

 

Terkait dengan penandatanganan pakta integritas, Suryadharma meminta agar kader PPP di seluruh Indonesia menjauhi dan tidak melakukan korupsi dan menyerukan mencari uang yang halal untuk kemaslahatan PPP, hal ini juga sesuai dengan PPP yang berasas Islam. Pakta integritas bukan sekedar tindakan seremonial panggung, tujuannya adalah agar seluruh kader PPP menjauhi hal-hal yang berbau korupsi.

 

Sementara itu, Ketua Fraksi PPP DPR RI, Hasrul Azwar mengatakan, MOU ini adalah bentuk nyata dari komitmen Fraksi PPP dalam rangka penyelamatan generasi muda bangsa ke depan. "Dari sekarang dan ke depan, Fraksi PPP akan berada di garda terdepan dalam pencegahan dan penyalahgunaan Narkoba," ujar Hazrul.

 

Deputi hukum dan kerjasama BNN, Bali Moniaga mengapresiasi langkah PPP dalam rangka inisiasi melakukan kerjasama. Menurut dia, langkah ini sekaligus menunjukkan kuatnya komitmen PPP dalam pemberantasan narkoba. "Peredaran narkoba sangat mengkhawatirkan dan pemberantasannya tak cukup dilakukan BNN sendirian tapi butuh dukungan semua pihak. PPP telah memulai gerakan politik pemberantsan narkoba," ujarnya di hadapan politikus PPP.(IS)

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version