GATRANEWS

Anggota DPR: Saatnya PB HMI Dipimpin Perempuan

Jakarta, GATRAnews - Anggota Komisi I DPR RI, Meutya Hafid mengaku mendukung satu-satunya calon perempuan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) periode 2013-2015, Ifda Hanum pada Kongres PB HMI ke-28 di Asrama Pondok Haji, Jakarta Timur. "Saya kenal dari Medan, dia (Ifda Hanum-Red.) cerdas, peka melihat, dan menyelesaikan masalah. Dalam sejarah berdirinya, belum ada Ketum PB HMI perempuan, mungkin saat ini paling tepat, supaya HMI bisa lebih 'tenang' dan adem. " kata Meutya di Jakarta Selas, (18/3).

 

Selain dikenal sosok yang pintar, imbuh Meutya, Ifda juga aktif di berbagai kegiatan motivasi kaum muda dalam memperjuangkan Hak Asazi Manusia (HAM), termasuk juga soal kesetaraan perempuan (gender) dan pendidikan politik. "Saya kerap lihat langsung kegiatan-kegiatan Ifda di Medan, kebetulan Dapil saya, dia juga juga rajin turun ke daerah-daerah lain untuk memberikan pendidikan politik kepada anak-anak muda," ujarnya.

 

Dukungan juga diberikan Ketua Umum Korps HMI Wati PB HMI, Fitriani Ismail. Fitri mengaku pencalonan Ifda sangat membanggakan karena hanya satu-satunya kader perempuan yang siap bersaing dengan sekitar 30 lebih kader laki-laki. "Kita berbangga dengan hadirnya perempuan (HMI Wati) yang mimilih berkompetisi untuk merebut kepemiminan di PB HMI. Keputusan melanjutkan perjuangan menuju HMI satu itu bukan hal mudah, butuh keberanian besar untuk itu," nilai Fitri saat dihubungi.

 

Fitri berharap, sebagai kandidat perempuan satu-satunya, Ifda bisa terpilih menjadi Ketum PB HMI dan tidak berhenti di tengah jalan dalam kompetisi ini. Kalah atau menang itu merupakan urusan lain, yang penting tetap berjuang. "Kami berharap sampai di akhir pemilihan, jangan jadi pengantar saja, sekali berjuang, maka harus sampai ke akhir. Kalah dan menang itu urusan lain, yang penting fight sampai akhir," kata Fitri menyemangati.

 

Mendapat dukungan dari Anggota DPR dan Ketua Umum Korps HMI Wati PB HMI, Ifda mengucapkan terima kasih dan menjadi penyemangat. Menurut Ifda, pencalonan dirinya karena mendapatkan dukungan dari beberapa cabang. Selain itu, Ifda mengaku, merasa terpanggil untuk memajukan HMI dan menyelesaikan sejumlah masalah yang terjadi di PB HMI.

 

"Pengabdian HMI, adalah pengabdian tanpa batas. Selama satu periode penuh sebagai Pengurus Besar banyak hal yang mendorong saya, karena situasi yang terjadi di tubuh organisasi sangat kompleks, mulai dari tingkat nasional, cabang, bahkan sampai ke tingkat yang paling rendah, komisariat. Saya yakin mampu berkompetisi, saya memiliki semangat juang. Bismillah saya mampu untuk memimpin," pungkasnya.(IS)

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?