GATRANEWS

Pengamat : Jokowi Blunder Jika Pilih Darwin Silalahi
Monday, 15 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Pengamat Kebijakan Publik dan Politik dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ),...
PRD: Bongkar Sistem Ekonomi Liberal di Indonesia!
Monday, 15 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua Umum Partai Rakyat Demokratik (PRD) Agus Jabo Priyono menegaskan bahwa...
Pamitan Dengan Staf Istana, SBY Minta Maaf
Friday, 12 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ibu Negara Ani Yudhoyono...
Ayo Mengenal Tarif Premi Asuransi Kendaraan Bermotor
Thursday, 11 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Sebelumnya kita sudah membahas perlindungan kendaraan bermotor dengan Otoritas...
Lembaga Survei Tak Akan Terpengaruh Bila Pilkada Lewat DPRD‏
Tuesday, 09 September 2014

Jakarta, GATRAnews- Rancangan Undang-Undang Pilkada (RUU Pilkada) dalam satu drafnya adalah...
Ingin Jokowi Tuntaskan Pelanggaran HAM, KIB Minta Rumah Transisi Bentuk Pokja
Sunday, 31 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Relawan dari berbagai tim pemenangan Jokowi-JK akhirnya masuk dalam tim...
Relawan Pemenangan Jokowi-JK Akhirnya Dilibatkan dalam Rumah Transisi
Sunday, 31 August 2014

Jakarta, GATRAnews- Para relawan pemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang sebelumnya dikabarkan tak...
Golkar : Ingin Diawasi, Jokowi Jangan Gembosi Koalisi Merah Putih
Monday, 25 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Bambang Soesatyo (Bamsat), Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar mengatakan,...
Jokowi Janji Pecat Oknum Birokrat Daerah Bermasalah
Saturday, 23 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Joko Widodo (Jokowi), setelah menjalankan amanatnya sebagai Presiden RI,...
Demokrat Imbau Bukan Pendukung Jokowi-JK Ucapkan Selamat
Saturday, 23 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Sekretaris DPP Partai Demokrat Farhan Effendy mengatakan, semua pihak,...
Jokowi Minta Relawan Jangan Bubar
Saturday, 23 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) meminta relawan Jokowi-JK tidak...
NasDem Sambut Jokowi dengan Gegap Gempita
Saturday, 23 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Suasana mirip kampanye pilpres mendominasi acara halal bihalal keluarga besar...
Perludem: Pilpres Berlangsung Damai karena Pemilih Kini Jadi Aktor Politik‏
Friday, 22 August 2014

Jakarta, GATRAnews- Direktur Eksekutif Perkumoulan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi...
Prabowo Belum Ucapkan Selamat untuk Jokowi-JK
Friday, 22 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Prabowo Subianto belum memberikan ucapan selamat kepada Joko Widodo (Jokowi)...
RKIH Imbau Semua Pihak Terima Apa pun Putusan MK
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Hingga malam ini hakim kostitusi masih begantian membacakan putusan sengketa...
SDA Tak Bisa Tolak Muktamar
Tuesday, 19 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali (SDA) tidak...
Bantah Berpolemik dengan Cak Imin, Jokowi: Tiap Hari Kita Ketemu
Friday, 15 August 2014

Jakarta, GATRAnews- Presiden terpilih Joko Widodo mengaku tak ada masalah dengan ketua umum Partai...
Jokowi Tidak Peduli Pelanggaran HAM oleh Hendropriyono
Friday, 15 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Presiden terpilih Joko Widodo tidak peduli dengan penolakan publik atas AM...
Festival Seni Budaya dan Launching Pencak Silat ke UNESCO
Thursday, 14 August 2014

  Jakarta, GATRAnews – Hari Rabu (13/8) siang, Menpora Roy Suryo didampingi Anggota Komisi X DPR...
Target Indonesia di Asian Games 2014 Harus Tercapai
Thursday, 14 August 2014

  Jakarta, GATRAnews – Menpora Roy Suryo didampingi Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Djoko...
Error
  • Could not create image:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01/b_90_90_16777215_64301_darwin-silalahi-shell-kandidat-menteri-yudhimahatma.jpg.
    Check if the folder exists and if you have write permissions:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01
  • Could not create image:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01/b_90_90_16777215_62681_SBY_TerimaKasih_Perpisahan_ANTARA_WidodoJusuf.jpeg.
    Check if the folder exists and if you have write permissions:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01
  • Could not create image:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01/b_90_90_16777215_62011_Kecelakaan_ANTARA_Paramayudha.jpg.
    Check if the folder exists and if you have write permissions:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01

Priyono: Semua Masalah BP Migas Warisan Pertamina

Jakarta, GATRAnews - Kepala Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Gas dan Minyak Bumi (BP Migas), R Priyono menilai, jika putusan Mahkamah Konstitusi (MK) membubarkan BP Migas atas alasan banyak kedaulatan asing di badan ini, hal itu merupakan warisan PT Pertamina. "Alasan banyak kedaulatan asing, ini bukan BP Migas yang undang, karena yang datangkan asing adalah Pertamina," kata R Priyono usai menghadiri rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI, Selasa, (13/11). 

 

Selain itu, turunnya produksi minyak dan gas juga merupakan warisan Pertamina yang sudah terjadi sejak tahun 1996. "Kalau produksi turun, itu warisan Pertamina juga. Itu sudah tahun 1996. Jadi berat sekali. Yang dipermasalahkan Kurtubi, itu warisan Pertamina semua," tandasnya. Sedangkan saat dipersoalkan apakah BP Migas dibubarkan karena badan ini dituding sebagai makelar proyek, R Priyono mengaku tidak mengetahui hal tersebut. "Kalau pengawas dibilang makelar, saya enggak ngerti, pengurus kok dibilang makelar," katanya.

 

Namun saat ditanya pembubaran ini salah atau tidak, Priyono mengaku lagi-lagi tidak mengetahuinya karena dirinya bukan ahli hukum dan hanya sebagai praktisi. "Saya bukan praktisi hukum," jawabnya singkat. Menurutnya, dengan dibubarkannya BP Migas, maka tidak ada lagi pengatur dalam minyak dan gas di Indonesia. Pasalnya, organisasi pengatur, pengatur, pemain, dan wasit sudah masuk lapangan semua.

 

"Tidak ada lagi check and balance, FIFA sudah masuk ke lapangan. Artinya, pengawasan itu sudah ada yang salah. Kesalahan itu, dulu FIFA, wasit, pemain jadi satu, kemudian dengan reformasi dipisah. FIFA-nya pemerintah. Sekarang tidak ada wasit lagi. Dibubarkannya BP Migas menjadi terganggu, karena tidak beroperasi lagi," pungkasnya. 

 

Seperti diketahui, Selasa kemarin MK memutuskan  BP Migas dinyatakan bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum. Untuk mengisi kekosongan hukum, sementara ini kewenangan BP Migas dijalankan oleh pemerintah cq Menteri ESDM atau BUMN. 

 

Perkara judicial review ini diajukan oleh PP Muhammadiyah, beberapa lembaga keagamaan, dan beberapa aktifis atau ahli, seperti Komaruddin Hidayat, Marwan Batubara, Adhie Massardi, M Hatta Taliwang dengan kuasa hukum Syaiful Bakhri, Umar Husin, dan saksi ahli Rizal Ramli, Kurtubi, dan lainnya.(IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?