GATRANEWS

Menteri Saleh Siap Jamin Ketersediaan Bahan Baku Industri Mamin
Thursday, 02 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Perindustrian, Saleh Husin mengatakan pentingnya ketersediaan pasokan...
Ahok Akui Lahan Hibah Setneg Bermasalah
Thursday, 02 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengakui lahan hasil hibah dari...
Wisma Atlet Terancam Gagal, DKI Sewa Apartemen untuk Asian Games
Wednesday, 01 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menolak hibah lahan dari Sekretariat...
Ini Alasan Komisi I Loloskan Jenderal Gatot Sebagai Panglima TNI
Wednesday, 01 July 2015

Jakarta,GATRAnews-Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akhirnya resmi menerima Kepala Staf...
Menteri Rini Targetkan Aset BUMN Rp 10.000 T
Wednesday, 01 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno berharap aset BUMN...
Pertamina Beli LNG dari Muara Bakau dan Donggi Untuk Penuhi Kebutuhan Gas Domestik
Wednesday, 01 July 2015

Jakarta, GATRAnews  - PT Pertamina  dan Eni Muara Bakau, perusahaan afiliasi ENI, bersama-sama...
Pertamina dan TNI AD Perpanjang MOU Pengamanan Obyek Vital
Wednesday, 01 July 2015

JAKARTA, GATRAnews –  PT Pertamina (Persero) dan TNI menandatangani nota kesepahaman tentang...
Matriks: Pernyataan Tjahjo, Blunder Politik Kabinet Kerja
Tuesday, 30 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Direktur Eksekutif Matriks Indonesia Agus Sudibyo menilai, pernyataan Menteri...
Sutiyoso: Pilkada Serentak Hingga El Nino Jadi Ancaman Stabilitas Nasional
Tuesday, 30 June 2015

Jakarta, GATRAnews- Letjen Purn Sutiyoso menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper...
Kadin: Realisasikan Pembangunan Infrastruktur dan Industri
Monday, 29 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perbankan dan Finansial Rosan Roeslani menilai,...
Pemda Kaltim Tuntut Royalti Lebih Hingga Aset Pertamina di Blok Mahakam
Monday, 29 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Awang Faroek Ishak dan Bupati Kutai...
Penyelesaian Transaksi Pasar Modal Gunakan Bank Sentral
Monday, 29 June 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) telah menyelesaikan pengembangan...
DKI: Akuisisi KBN Sebaiknya Dipertimbangkan
Monday, 29 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Rencana akuisisi PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) dipertanyakan oleh Badan...
Pemerintah Diminta Tolak Permintaan Pemda Kaltim Kelola Blok Mahakam 19%
Monday, 29 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian ESDM (KESDM) dinilai harus menolak permintaan Gubernur Kaltim...
Ekonomi Melambat, Menteri Saleh Minta Swasta dan BUMN Jadi Motor Penggerak Industri Nasional
Sunday, 28 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Perindustrian Saleh Husin mengajak para pelaku usaha untuk mendorong...
Pertamina Targetkan Penemuan 90 juta Barel Tahun Ini
Sunday, 28 June 2015

Bulungan, GATRAnews - Anak perusahaan PT Pertamina (Persero), PT Pertamina EP menargetkan penemuan...
Projo: Ekonomi Indonesia Masuk ''Emergency Call''
Saturday, 27 June 2015

Jakarta, GATRAnews - DPP Pro Jokowi (Projo) menilai, kondisi perekonomian Indonesia sudah masuk...
OJK Nilai Kredit Bermasalah Masih Terkendali
Friday, 26 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati kredit bermasalah atau non performing...
Revisi UU KPK, Fahri Hamzah: Pimpinan KPK Jangan Pengecut
Friday, 26 June 2015

Jakarta,GATRAnews-Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah meradang dengan polemik terkait revisi...
Bertemu Mubaligh, Ketua MPR: Tantangan Saat Ini Adalah Menyatukan Umat
Friday, 26 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan menerima Pengurus Pusat Badan koordinasi Mubaligh...

Priyono: Semua Masalah BP Migas Warisan Pertamina

Jakarta, GATRAnews - Kepala Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Gas dan Minyak Bumi (BP Migas), R Priyono menilai, jika putusan Mahkamah Konstitusi (MK) membubarkan BP Migas atas alasan banyak kedaulatan asing di badan ini, hal itu merupakan warisan PT Pertamina. "Alasan banyak kedaulatan asing, ini bukan BP Migas yang undang, karena yang datangkan asing adalah Pertamina," kata R Priyono usai menghadiri rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI, Selasa, (13/11). 

 

Selain itu, turunnya produksi minyak dan gas juga merupakan warisan Pertamina yang sudah terjadi sejak tahun 1996. "Kalau produksi turun, itu warisan Pertamina juga. Itu sudah tahun 1996. Jadi berat sekali. Yang dipermasalahkan Kurtubi, itu warisan Pertamina semua," tandasnya. Sedangkan saat dipersoalkan apakah BP Migas dibubarkan karena badan ini dituding sebagai makelar proyek, R Priyono mengaku tidak mengetahui hal tersebut. "Kalau pengawas dibilang makelar, saya enggak ngerti, pengurus kok dibilang makelar," katanya.

 

Namun saat ditanya pembubaran ini salah atau tidak, Priyono mengaku lagi-lagi tidak mengetahuinya karena dirinya bukan ahli hukum dan hanya sebagai praktisi. "Saya bukan praktisi hukum," jawabnya singkat. Menurutnya, dengan dibubarkannya BP Migas, maka tidak ada lagi pengatur dalam minyak dan gas di Indonesia. Pasalnya, organisasi pengatur, pengatur, pemain, dan wasit sudah masuk lapangan semua.

 

"Tidak ada lagi check and balance, FIFA sudah masuk ke lapangan. Artinya, pengawasan itu sudah ada yang salah. Kesalahan itu, dulu FIFA, wasit, pemain jadi satu, kemudian dengan reformasi dipisah. FIFA-nya pemerintah. Sekarang tidak ada wasit lagi. Dibubarkannya BP Migas menjadi terganggu, karena tidak beroperasi lagi," pungkasnya. 

 

Seperti diketahui, Selasa kemarin MK memutuskan  BP Migas dinyatakan bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum. Untuk mengisi kekosongan hukum, sementara ini kewenangan BP Migas dijalankan oleh pemerintah cq Menteri ESDM atau BUMN. 

 

Perkara judicial review ini diajukan oleh PP Muhammadiyah, beberapa lembaga keagamaan, dan beberapa aktifis atau ahli, seperti Komaruddin Hidayat, Marwan Batubara, Adhie Massardi, M Hatta Taliwang dengan kuasa hukum Syaiful Bakhri, Umar Husin, dan saksi ahli Rizal Ramli, Kurtubi, dan lainnya.(IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?