GATRANEWS

Farhan : Jokowi Jangan Pilih Menteri Penerima Raport Merah KPK dan PPATK
Wednesday, 22 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Sekretaris DPP Partai Demokrat, Farhan Efendy berharap Presiden Joko Widodo...
Prabowo Belum Tentu Hadiri Pelantikan Jokowi-JK
Friday, 17 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Mantan seteru Joko Widodo (Jokowi) di pemilu presiden 2014 beberapa waktu...
DPRD Tidak Punya Wewenang Menahan Jokowi
Thursday, 02 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Rapat paripurna pengunduran diri Joko Widodo sebagai Gubernur DKI Jakarta akan...
Jero Wacik dan 4 Anggota DPR Batal Dilantik Hari Ini
Wednesday, 01 October 2014

Jakarta, GATRAnews- Mantan Menteri ESDM Jero Wacik hari ini batal dilantik sebagai anggota DPR...
Koalisi Merah Putih Boikot Rapim Pengunduran Diri Jokowi?
Tuesday, 30 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Rapat pimpinan DPRD DKI Jakarta memutuskan akan menggelar rapat paripurna...
DPRD: Tidak Ada Alasan Menahan Jokowi
Tuesday, 30 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Isu penjegalan pengunduran diri Joko Widodo sebagai Gubernur DKI kembali...
Komisi X DPR-RI Setujui RKA K/L Kemenpora 2015
Thursday, 25 September 2014

Jakarta, GATRAnews – Menpora Roy Suryo bersama Sesmenpora Alfitra Salamm dan seluruh jajarannya...
Romy: Pemecatan 9 Ketua DPW oleh SDA Tak Bermakna
Thursday, 25 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Kisruh dua faksi di Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terus memanas dan kubu...
Politisi PDIP pimpin DPRD DKI Jakarta
Wednesday, 17 September 2014

Jakarta, GATRAnews - PDI Perjuangan, partai pemenang pemilu legislatif di DKI Jakarta memimpin DPRD...
Gara-gara Dukung Jokowi-JK, Wanda Hamidah Resmi Dpecat dari PAN‏
Tuesday, 16 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Politisi Wanda Hamidah dipecat dari Partai Amanat Nasional (PAN) karena...
Peringatan Haornas - Menpora: Peringatan Haornas adalah Momentum yang Tepat
Friday, 12 September 2014

Solo, GATRAnews – Peringatan Hari olahraga Nasional adalah momentum yang tepat, mengingatkan kita...
Ridwan Kamil Juga Sampaikan Surat Pernyataan Tolak RUU Pilkada‏
Thursday, 11 September 2014

Jakarta, GATRAnews- Plt Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja purnama (Ahok) dengan tegas menolak...
Gerindra Pungkiri Peran Ahok di Partai
Wednesday, 10 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Politisi Gerindra Mohammad Taufik tidak ambil pusing dengan keputusan Wakil...
Gerindra Tak Halangi Mundurnya Ahok
Wednesday, 10 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Wakil Sekjen DPP Partai Gerindr, Abdul Bobihoe, di Jakarta, Rabu (10/9),...
Gerindra Senang Hati Ditinggalkan Ahok
Wednesday, 10 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Mohammad Taufik mengaku senang atas...
Ditegur SBY, Relawan: Jokowi Harus Evaluasi Tim Transisi‏
Tuesday, 09 September 2014

Jakarta, GATRAnews- Kinerja tim transisi Jokowi-JK menjadi sorotan setelah Presiden Susilo Bambang...
Jokowi Segera Layangkan Surat Pengunduran Diri
Friday, 22 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh gugatan sengketa pilpres 2014 yang...
Rachmawati Soekarnoputri: Pilpres 2014 Penuh Grand Design Asing
Wednesday, 06 August 2014

Jakarta, GATRAnews-Rachmawati Sokarnoputri menuding pemilihan presiden (Pilpres) 2014 sarat dengan...
Rachmawati Soekarnoputri: Pernyataan Rio Capella Bohong Besar!
Wednesday, 06 August 2014

Jakarta, GATRAnews-Rachmawati Soekarnoputri angkat bicara terkait pemecatan dirinya dari Partai...
IPW: Pelaku Pemalsu Situs Berita Pendukung Salah Satu Capres‏
Friday, 01 August 2014

Jakarta, GATRAnews- Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane menilai kasus...

Kartini Sjahrir Bantah Pemalsuan Dokumen PIB

Jakarta, GATRAnews - Ketua Dewan Pembina Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB) Kartini Syahrir membantah telah terjadi pemalsuan surat-surat partai Perjuangan Indonesia Baru (PIB), sebelum partai itu melebur menjadi PKBIB yang dipimpin Zannuba Arifah Chafsoh alias Yenny Wahid.

Hal itu ditegaskan Kartini Sjahrir dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (16/11), menanggapi pengaduan mantan Sekjen Partai PIB Alex Messakh soal tuduhan pemalsuan surat-surat Partai PIB tertanggal 16 Juli 2012 yang ditujukan kepada Ketua Umum PKBIB Zannuba Arifah dan Sekjen PKBIB Imron Rosyadi Hamid.

Kartini Sjahrir adalah pemrakarsa, pendiri dan Ketua Umum Partai PIB (2007-2012). "Saudara Alex Messakh adalah Sekjen yang saya tunjuk langsung di bawah kepengurusan saya," katanya, sebagaimana dikutip Antara.

Dalam sejarah berdirinya Partai PIB, kata dia, Alex Messakh adalah Sekjen yang paling buruk performance-nya karena paling banyak menimbulkan masalah bagi kader-kader terbaik dan pengurus Partai PIB di daerah. "Laporan mengenai buruknya penanganan daerah oleh mantan Sekjen Alex Messakh, saya terima dari begitu banyak pengurus dan kader-kader partai terutama dalam periode 2011-2012, dimana saya sedang bertugas selaku Duta Besar LBBP RI," katanya.

 

Kader-kader terbaik Partai PIB yang langsung dididik dan dibesarkan oleh Dr Sjahrir (alm) dan yang berjuang sejak awal dengan Partai PIB telah dizalimi dan diperlakukan secara tidak adil oleh Alex Messakh. "Selaku Ketum dan pendiri Partai PIB, saya sangat prihatin dengan sepak terjang yang jauh dari patut dan tidak memberikan teladan bagi kader-kader Partai PIB," ucapnya. 

 

Oleh karena itu diputuskan sesudah Kongres Partai PIB tanggal 12 Juli 2012, dimana Partai PIB berubah nama menjadi PKBIB, Alex Messakh tidak akan dipertahankan lagi sebagai Sekjen. Bahkan yang bersangkutan tidak ditawarkan untuk duduk di pengurusan pusat PKBIB dan juga tidak sebagai anggota biasa PKBIB," katanya. Menurut dia, pengaduan yang dilakukan Alex Messakh perihal Ketum PKBIB Zannuba Arifah hanyalah akal-akalan semata yang sekaligus menunjukkan kualitas sifat buruk dari yang bersangkutan: tidak kesatria dan tidak ?legowo? menerima fakta bahwa yang bersangkutan tidak diharapkan dan diinginkan menjadi bagian dari Partai PIB dan yang sekarang adalah PKBIB. 

 

"Saya sampaikan dengan setulusnya. Sekali lagi, secara terbuka dan dengan rendah hati, saya minta maaf yang sedalam-dalamnya kepada Zannuba Arifah Ch. Abdurrachman Wahid dan Sekjen PKBIB Imron Rosyadi Hamid dan sekaligus kepada kader dan pengurus Partai PIB yang pernah dizalimi oleh mantan Sekjen Partai PIB. Bahwa pernah pada suatu ketika, saya salah memilih seorang Sekjen, yaitu Alex Messakh yang tidak menjalankan tugasnya sesuai dengan akal sehat., saya mohon sekali lagi dimaafkan," katanya. 

 

Sekretaris Jenderal Partai Perjuangan Indonesia Baru (PIB), Alexander Messakh melaporkan Yenny Wahid dan Imron Rosyadi Hamid terkait dugaan pemalsuan surat ke Polda Metro Jaya, 14 Novemver 2012. "Yenny Wahid mengatasnamakan Ketua Umum Partai PIB menandatangani surat permohonan perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART)," kata pengacara Alexander Messakh, Roder Nababan saat dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu. 

 

Roder mengatakan Yenny Wahid tidak tercantum sebagai Ketua Umum dan Imron Rosyadi Hamid juga bukan Sekjen Partai PIB. Keduanya tidak berhak menandatangani surat Partai PIB Nomor 64/7/Surat-Partai PIB/DPN/2012 tertanggal 16 Juli 2012. Surat tersebut mengenai permohonan perubahan AD/ART, lambang, nama partai dan susunan kepengurusan yang diserahkan kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemekumham). 

 

Menurut Roder, pihak yang berhak menandatangani surat permohonan ke Kemenkumham, yakni Nurmala Kartini Sjahrir sebagai Ketua Umum dan Alexander Messakh menjabat Sekjen Partai PIB. "Jangankan pengurus, Yenny Wahid dan Imron Rosyadi tidak tercatat sebagai anggota Partai PIB," ujar Roder. (TMA)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?