GATRANEWS

DKI Susun Standar Gedung Sekolah Baru
Monday, 13 April 2015

Jakarta, GATRAnews -  Pemerintah DKI Jakarta sedang merumuskan standar gedung bangunan sekolah di...
Fraksi Golkar Dukung Langkah Badrodin sebagai Kapolri
Monday, 06 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo menyodorkan Komjen Pol Badrodin Haiti sebagai calon...
Bahas Kapolri, Presiden Temui Pimpinan DPR Hari Ini
Monday, 06 April 2015

Jakarta, GATRAnews- Pimpinan DPR dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini menggelar rapat...
Agung Laksono Beri SP1 Untuk Setya Novanto, Ade Komarudin dan Bamsoet
Thursday, 02 April 2015

Jakarta, GATRAnews - DPP Golkar kubu Agung Laksono mengeluarkan Surat Peringatan pertama (SP1)...
Pertamina Bantah Klaim Kemenhub Setujui Proyek Cilamaya
Thursday, 02 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Pertamina membantah pernyataan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementrian...
Charles Honoris: Situs yang Diblokir Pemerintah Ajarkan Kekerasan
Wednesday, 01 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Para pemilik situs yang diduga berkonten radikal dan diblokir oleh Kementrian...
Laporkan Kisruh Golkar, Presidium KMP Temui Pimpinan DPR
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Fraksi-fraksi Koalisi Merah Putih (KMP) menggelar rapat di ruang pimpinan...
BKD Tunggu Surat Pengunduran Diri Pejabat Tersangka Korupsi UPS
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta menunggu surat pengunduran diri dua...
Pimpinan DPR Minta Agus Gumiwang dan Ade Komarudin Cooling Down
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Perebutan Sekretariat Fraksi Golkar di DPR memuncak semalam. Agus Gumiwang...
Anak Buah Jadi Tersangka, Ahok: Tanya Bareskrim
Monday, 30 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Mabes Polri menetapkan dua pejabat DKI Jakarta yakni Alex Usman dan Zaenal...
Ahok Izinkan Kecamatan dan Kelurahan Gelar Nobar Film Nasional
Monday, 30 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mempersilakan taman dan ruang...
Bambang Soesatyo Laporkan Pemalsuan Surat Agus Gumiwang Cs ke Bareskrim
Monday, 30 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Sekretaris Fraksi Golkar kubu Ical, Bambang Soesatyo melaporkan Agung Laksono...
Pergantian Pimpinan Fraksi Golkar Harus Lewat Bamus DPR
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - DPP Partai Golkar Agung Laksono telah menyurati pimpinan DPR terkait...
Bambang Soesatyo: Surat Dari Agus Gumiwang Palsu!
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Sekretaris Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo mengaku tak mengetahui...
DKI Belum Kantongi Surat Resmi Penolakan APBD 2015
Monday, 23 March 2015

Jakarta, GATRAnews - DPRD DKI Jakarta belum memberikan surat resmi persetujuan atau penolakan...
Agus Gumiwang Klaim Pimpin Fraksi Golkar di DPR
Monday, 23 March 2015

Jakarta, GATRAnews - DPR mengelar paripurna pembukaan masa sidang hari ini. Baru berlangsung 30...
Golkar Kubu Agung Segera Umumkan SK Kemenkumham
Monday, 23 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar versi Munas Jakarta, Zainuddin...
DPR Minta Penjelasan Presiden Soal Pergantian Calon Kapolri
Monday, 23 March 2015

Jakarta, GATRAnews - DPR masih akan meminta penjelasan tambahan dari Presiden Joko Widodo terkait...
Kepala BKPM: Pembatalan Investasi Tidak Tunjukkan Rendahnya Kepercayaan Investor‏
Friday, 20 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Franky Sibarani mengatakan...
4 Instansi Diminta Segera Umumkan Hasil Tes CPNS
Thursday, 19 March 2015

Jakarta, GATRAnews – Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2014 masih menyisakan empat...

Kartini Sjahrir Bantah Pemalsuan Dokumen PIB

Jakarta, GATRAnews - Ketua Dewan Pembina Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB) Kartini Syahrir membantah telah terjadi pemalsuan surat-surat partai Perjuangan Indonesia Baru (PIB), sebelum partai itu melebur menjadi PKBIB yang dipimpin Zannuba Arifah Chafsoh alias Yenny Wahid.

Hal itu ditegaskan Kartini Sjahrir dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (16/11), menanggapi pengaduan mantan Sekjen Partai PIB Alex Messakh soal tuduhan pemalsuan surat-surat Partai PIB tertanggal 16 Juli 2012 yang ditujukan kepada Ketua Umum PKBIB Zannuba Arifah dan Sekjen PKBIB Imron Rosyadi Hamid.

Kartini Sjahrir adalah pemrakarsa, pendiri dan Ketua Umum Partai PIB (2007-2012). "Saudara Alex Messakh adalah Sekjen yang saya tunjuk langsung di bawah kepengurusan saya," katanya, sebagaimana dikutip Antara.

Dalam sejarah berdirinya Partai PIB, kata dia, Alex Messakh adalah Sekjen yang paling buruk performance-nya karena paling banyak menimbulkan masalah bagi kader-kader terbaik dan pengurus Partai PIB di daerah. "Laporan mengenai buruknya penanganan daerah oleh mantan Sekjen Alex Messakh, saya terima dari begitu banyak pengurus dan kader-kader partai terutama dalam periode 2011-2012, dimana saya sedang bertugas selaku Duta Besar LBBP RI," katanya.

 

Kader-kader terbaik Partai PIB yang langsung dididik dan dibesarkan oleh Dr Sjahrir (alm) dan yang berjuang sejak awal dengan Partai PIB telah dizalimi dan diperlakukan secara tidak adil oleh Alex Messakh. "Selaku Ketum dan pendiri Partai PIB, saya sangat prihatin dengan sepak terjang yang jauh dari patut dan tidak memberikan teladan bagi kader-kader Partai PIB," ucapnya. 

 

Oleh karena itu diputuskan sesudah Kongres Partai PIB tanggal 12 Juli 2012, dimana Partai PIB berubah nama menjadi PKBIB, Alex Messakh tidak akan dipertahankan lagi sebagai Sekjen. Bahkan yang bersangkutan tidak ditawarkan untuk duduk di pengurusan pusat PKBIB dan juga tidak sebagai anggota biasa PKBIB," katanya. Menurut dia, pengaduan yang dilakukan Alex Messakh perihal Ketum PKBIB Zannuba Arifah hanyalah akal-akalan semata yang sekaligus menunjukkan kualitas sifat buruk dari yang bersangkutan: tidak kesatria dan tidak ?legowo? menerima fakta bahwa yang bersangkutan tidak diharapkan dan diinginkan menjadi bagian dari Partai PIB dan yang sekarang adalah PKBIB. 

 

"Saya sampaikan dengan setulusnya. Sekali lagi, secara terbuka dan dengan rendah hati, saya minta maaf yang sedalam-dalamnya kepada Zannuba Arifah Ch. Abdurrachman Wahid dan Sekjen PKBIB Imron Rosyadi Hamid dan sekaligus kepada kader dan pengurus Partai PIB yang pernah dizalimi oleh mantan Sekjen Partai PIB. Bahwa pernah pada suatu ketika, saya salah memilih seorang Sekjen, yaitu Alex Messakh yang tidak menjalankan tugasnya sesuai dengan akal sehat., saya mohon sekali lagi dimaafkan," katanya. 

 

Sekretaris Jenderal Partai Perjuangan Indonesia Baru (PIB), Alexander Messakh melaporkan Yenny Wahid dan Imron Rosyadi Hamid terkait dugaan pemalsuan surat ke Polda Metro Jaya, 14 Novemver 2012. "Yenny Wahid mengatasnamakan Ketua Umum Partai PIB menandatangani surat permohonan perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART)," kata pengacara Alexander Messakh, Roder Nababan saat dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu. 

 

Roder mengatakan Yenny Wahid tidak tercantum sebagai Ketua Umum dan Imron Rosyadi Hamid juga bukan Sekjen Partai PIB. Keduanya tidak berhak menandatangani surat Partai PIB Nomor 64/7/Surat-Partai PIB/DPN/2012 tertanggal 16 Juli 2012. Surat tersebut mengenai permohonan perubahan AD/ART, lambang, nama partai dan susunan kepengurusan yang diserahkan kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemekumham). 

 

Menurut Roder, pihak yang berhak menandatangani surat permohonan ke Kemenkumham, yakni Nurmala Kartini Sjahrir sebagai Ketua Umum dan Alexander Messakh menjabat Sekjen Partai PIB. "Jangankan pengurus, Yenny Wahid dan Imron Rosyadi tidak tercatat sebagai anggota Partai PIB," ujar Roder. (TMA)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?