GATRANEWS

Humas Setjen MPR All Out Persiapkan Sidang Tahunan MPR 2015
Saturday, 01 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Sekitar dua minggu lagi, akan diselenggarakan Sidang Tahunan MPR Tahun 2015....
Chef de Mission Meeting PON XIX dan Pekan Paralympic Nasional XV Jawa Barat
Friday, 31 July 2015

Bandung, GATRAnews - Hari Kamis (30/7) malam Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Djoko Pekik...
Menpora Saksikan Yonex-Sunrise Doubles Special Championship 2015
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Menpora Imam Nahrawi hari Kamis (30/7) siang menyaksikan secara langsung...
Kemenpora Melaksanakan Penyusunan Laporan Triwulan II
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Ramidin Saragih, Kamis (30/7) pagi...
Menperin: Dongkrak TKDN, Industri Siap Penuhi Proyek Listrik 35000 MW
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Perindustrian mendorong industri dalam negeri agar terlibat aktif...
Pembayaran Utang Valas Tinggi Lemahkan Rupiah
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Depresiasi rupiah terhadap dolar Amerika Serikat saat ini mencapai di atas Rp...
DKI Segera Bubarkan TGUPP dan BPMP
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengkaji pembubaran Tim Gubernur untuk...
Semester I 2015, Kredit Bank Bukopin Tumbuh 15,31%
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Di tengah situasi ekonomi yang masih belum kondusif, pada semester I tahun...
Laba Indofood Turun 25,3% pada Semester I 2015
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Produsen makanan olahan terkemuka PT Indofood Sukses Makmur Tbk mencatat...
Kemendag Perketat Impor Tekstil Batik
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Perdagangan memperketat impor tekstil dan produk tekstil (TPT)...
Kaji Pendirian Bank Tani, Perlu Data Tunggal Untuk Majukan Pertanian
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemerintah membutuhkan data tunggal...
Gub BI: Infrastruktur, Masalah Terbesar Perekonomian Domestik
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur Bank Indonesia Agus DW Martowardojo mengatakan, tantangan terbesar...
Buka Turnamen Biliar Antar Media, Menpora Jajal Bermain Bola 8
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Menpora Imam Nahrawi hari Kamis (30/7) sore membuka secara simbolis Turnamen...
Wagub DKI Senang Ahok Dipanggil DPRD
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat menilai aneh rencana pemanggilan Gubernur...
BI Tidak Khawatir Bencana Kekeringan Dongkrak Inflasi
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Bencana kekeringan dalam beberapa waktu terakhir menerpa beberapa wilayah...
Industri Baja Cukup Pasok Proyek Transmisi Listrik 46 Ribu Km
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Perindustrian Saleh Husin menyatakan, industri baja dalam negeri mampu...
BRI Siap Ekspansi ke Negara-negara ASEAN
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Persero Tbk berencana memperluas pasarnya ke...
Pimpinan DPRD Terpecah Menyikapi Manuver Haji Lulung
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - DPRD DKI Jakarta terpecah menyikapi rencana pemanggilan Gubernur Basuki...
Lulung Panggil Ahok, Ketua DPRD: No Comment
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menolak berkomentar atas manuver...
Bank Indonesia: Inflasi Juli di Kisaran 0,8%
Friday, 31 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Dermawan Winarto Martowardojo mengatakan...

Hanura Soal Kualitas Caleg Perempuan

Jakarta, GATRAnews - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menilai, permasalahan keterwakilan 30% calon legislatif (Caleg) adalah kualitas Caleg perempuan itu sendiri, bukan masalah pemenuhan syarat 30% keterwakilannya, karena semua partai politik bisa memenuhinya. "Saya kira semua partai politik untuk memenuhi kuantitas kuota 30% perempuan tidak akan ada masalah, termasuk Hanura," kata Sekretaris Fraksi Hanura, Saleh Husin di Jakarta, Selasa, (2/4).

 

Permasalahan justru kualitas Caleg perempuan itu sendiri, terutama di tingkat kabupaten, apalagi di daerah terpencil, minat perempuan untuk menjadi Caleg masih sangat rendah. Akibatnya, imbuh dia, untuk memenuhi kuantitas dan aturan yang berlaku, maka partai melakukan rekrutmen asal 'comot', tanpa memperhatikan kualitas Caleg perempuan tersebut. "Bisa dibayangkan, tiba-tiba pada Pemilu nanti, justru mereka yang terpilih karena sistemnya terbuka, maka produk yang dihasilkan di parlemen pun tentu kualitasnya akan menurun pula," paparnya.

 

Atas dasar itu, Saleh menilai jangan disamaratakan dalam penetapan minat Caleg perempuan di setiap daerah. Pasalnya, minat perempaun menjadi Caleg masih minim, terutama di daerah atau kabupaten terpencil. "Jadi, jangan kita sama ratakan semua daerah, sama minat perempuan yang mau jadi Caleg. Coba lihat terutama kabupaten-kabupaten terpencil. Sekaranng yang mau kita kedepankan kuantitas atau kualitasnya?" cetusnya.(IS)

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?