GATRANEWS

Poempida: Seleksi Menteri Lewat KPK dan PPATK Bukan Bentuk Penzaliman‏
Friday, 24 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Politisi Partai Golkar, Poempida Hidayatulloh, berpandangan bahwa sudah...
Relawan Jokowi: Ada Indikasi Intervensi Mafia dalam Penyusunan Kabinet
Friday, 24 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Relawan Jokowi-JK (RJK2) meminta Presiden Joko Widodo dalam penyusunan kabinet...
Deputi IV Bertemu Presiden Internasional Paralympic Committe
Friday, 24 October 2014

Incheon, GATRAnews – Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Djoko Pekik Irianto bersama Staf...
Pengumuman Kabinet Jokowi Terkendala Rapor Merah KPK‏
Thursday, 23 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo batal mengumumkan menterinya di kawasan pelabuhan Tanjung...
Nasdem Bantah Ada Intervensi Koalisi dalam Penyusunan Kabinet‏
Thursday, 23 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Sekretaris Jenderal Partai NasDem Patrice Rio Capella menepis isu Koalisi...
Pengamat: PDIP Takkan Akomodir Calon Menteri PPP Kubu Romy
Thursday, 23 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Ubedillah Badrun, pengamat politik dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ),...
Poempida: Seleksi Menteri Juga Hak Prerogratif Presiden
Thursday, 23 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Politisi muda Partai Golkar Poempida Hidayatulloh berpendapat Presiden...
Calon Kepala Daerah Juga Bisa Dilaporkan ke KPK Sebelum Dilantik
Thursday, 23 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Langkah Presiden Joko Widodo yang menyodorkan daftar nama calon menterinya ke...
Gerindra dan Ahok, Fadli Zon: Baik-baik Saja
Thursday, 23 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Hubungan Partai Gerindra dengan Basuki Tjahaja Purnama yang sempat membeku,...
Asian Para Games 2014 - Dua Emas dari Tenis Meja
Thursday, 23 October 2014

Incheon, GATRAnews - Hari Rabu (22/10) pagi waktu setempat, dua atlet tenis meja Indonesia Agus...
Indonesia Optimis Masuk 10 besar APG 2014
Wednesday, 22 October 2014

Incheon, GATRAnews – Memasuki hari ke-3 pelaksanaan Asian Paragames 2014 Incheon, Korea Selatan,...
Hasil Seleksi Tingkat Nasional Pemuda Pelopor 2014
Wednesday, 22 October 2014

Jakarta, GATRAnews – Deputi II Bidang Pengembangan Pemuda Sakhyan Asmara didampingi Asisten...
Jokowi: Pengumuman Kabinet, Bisa Siang Atau Sore Ini
Wednesday, 22 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengumumkan susunan kabinet periode...
Golkar Incar Kursi Ketua Komisi II, III, dan XI
Wednesday, 22 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Sidang paripurna DPR yang membahas penetapan anggota fraksi dan Alat...
Poempida Terharu Saat Ical Jenguk Mertuanya
Wednesday, 22 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Poempida Hidayatulloh akan mencabut semua gugatannya terhadap DPP Partai...
Poempida Cabut Gugatan Soal Pemecatan dari Partai Golkar
Wednesday, 22 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Menyimak persahabatan antara Fahmi Idris dan Ketua Umum Partai Golkar,...
Salah Pilih Menteri, Jokowi Bisa Kecewakan Rakyat
Tuesday, 21 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Susunan menteri yang akan duduk di kabinet pemerintahan Joko Widodo-Jusuf...
PDIP Bantah Nama-Nama Calon Menteri yang Beredar
Tuesday, 21 October 2014

Jakarta, GATRAnews - PDI Perjuangan membantah kebenaran nama-nama calon menteri yang belakangan...
Demokrat: Jokowi Jangan Langsung Naikan Harga BBM
Tuesday, 21 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Politisi Demokrat Didi Irawadi menyatakan partainya akan mendukung semua...
Pengamat: Pidato Kenegaraan Jokowi Normatif Tapi Optimis
Tuesday, 21 October 2014

Jakarta, GATRAnews- Pengamat politik dari Pusat Studi Sosial dan Politik (Puspol) Indonesia,...

Hanura Soal Kualitas Caleg Perempuan

Jakarta, GATRAnews - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menilai, permasalahan keterwakilan 30% calon legislatif (Caleg) adalah kualitas Caleg perempuan itu sendiri, bukan masalah pemenuhan syarat 30% keterwakilannya, karena semua partai politik bisa memenuhinya. "Saya kira semua partai politik untuk memenuhi kuantitas kuota 30% perempuan tidak akan ada masalah, termasuk Hanura," kata Sekretaris Fraksi Hanura, Saleh Husin di Jakarta, Selasa, (2/4).

 

Permasalahan justru kualitas Caleg perempuan itu sendiri, terutama di tingkat kabupaten, apalagi di daerah terpencil, minat perempuan untuk menjadi Caleg masih sangat rendah. Akibatnya, imbuh dia, untuk memenuhi kuantitas dan aturan yang berlaku, maka partai melakukan rekrutmen asal 'comot', tanpa memperhatikan kualitas Caleg perempuan tersebut. "Bisa dibayangkan, tiba-tiba pada Pemilu nanti, justru mereka yang terpilih karena sistemnya terbuka, maka produk yang dihasilkan di parlemen pun tentu kualitasnya akan menurun pula," paparnya.

 

Atas dasar itu, Saleh menilai jangan disamaratakan dalam penetapan minat Caleg perempuan di setiap daerah. Pasalnya, minat perempaun menjadi Caleg masih minim, terutama di daerah atau kabupaten terpencil. "Jadi, jangan kita sama ratakan semua daerah, sama minat perempuan yang mau jadi Caleg. Coba lihat terutama kabupaten-kabupaten terpencil. Sekaranng yang mau kita kedepankan kuantitas atau kualitasnya?" cetusnya.(IS)

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?