GATRANEWS

Telkom Konsisten Tumbuh Positif di Atas Rata-Rata Industri
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews – 18 Maret 2015 – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) telah...
KMP-KIH Ajak Masyarakat Dukung Badrodin sebagai Kapolri
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews- Puluhan massa tergabung dalam Komunitas Masyarakat Pecinta-Kedamaian Indonesia...
Tjipta Lesmana Patahkan Argumen DPRD untuk Gulingkan Ahok
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Panitia Hak Angket DPRD DKI Jakarta memanggil pakar komunikasi politik Tjipta...
Perang di Yaman Ancam jalur Pengiriman Minyak Dunia
Friday, 27 March 2015

London, GATRANews - Meluasnya konflik di Yaman berpotensi mengganggu aktivitas pengapalan empat...
Bambang Soesatyo: Surat Dari Agus Gumiwang Palsu!
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Sekretaris Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo mengaku tak mengetahui...
Mentan Amran Minta Bulog Serap 4 Juta Ton Beras Tahun Ini
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Pertanian Amran Sulaiman menginstruksikan Perum Badan Urusan Logistik...
Mentan Amran Minta Bulog Serap 4 Juta Ton Beras Tahun Ini
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Pertanian Amran Sulaiman menginstruksikan Perum Badan Urusan Logistik...
Kader TB Care PKPU Nuryani Raih Penghargaan dari MenKes
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Kader Tubercolusis Care PKPU, Nuryani yang bertugas di wilayah Makassar...
Dorong Produksi Udang Lewat Taman Bisnis Akuakultur
Friday, 27 March 2015

Tangerang, GATRAnews-Udang merupakan komoditas ekspor dengan nilai ekonomis tinggi sehingga menjadi...
Pemerintah Ingin Percepat Pengesahan RUU JPSK‏
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro memastikan pembahasan Rancangan...
APBN Tidak Cukup Atasi Ketersediaan Perumahan‏
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Dana yang dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)...
Empat Bank Berebut Jutaan Nasabah ''Ndeso'' Lewat ''Laku Pandai‏''
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Masyarakat di daerah terpencil masih banyak yang tidak mendapatkan akses jasa...
OC Kaligis: Budi Gunawan Tak Dilantik, Presiden Lakukan ''Abuse of Power''
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews- Pengacara senior OC Kaligis mengatakan Presiden Joko Widodo bisa terjebak dalam...
Ini Persyaratan agar Warung Anda Bisa Jadi Agen ''Laku Pandai''
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru saja menggulirkan program “Laku Pandai”...
Undang Pakar, Ahok Nilai Hak Angket Lucu
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pakar komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing...
Emrus: Ucapan Ahok Lebih Bahaya Daripada Korupsi
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pakar komunikasi politik Emrus Sihombing menilai gaya bicara Gubernur Basuki...
OJK Sulap Warung Desa Jadi Kantor Cabang Bank‏
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ingin meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam...
PAN Tolak Hak Angket, Golkar Kubu Ical: Amien Rais Motornya!
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan menyatakan partainya tak akan ikut-ikutan...
Berkata Kotor, Jokowi Harus Tegur Ahok
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pakar komunikasi politik Emrus Sihombing meminta Presiden Jokowi memberikan...
BII Gandeng Maybank GMT Pasarkan Reksadana
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) menggandeng anak usaha Maybank Asset...

Hanura Soal Kualitas Caleg Perempuan

Jakarta, GATRAnews - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menilai, permasalahan keterwakilan 30% calon legislatif (Caleg) adalah kualitas Caleg perempuan itu sendiri, bukan masalah pemenuhan syarat 30% keterwakilannya, karena semua partai politik bisa memenuhinya. "Saya kira semua partai politik untuk memenuhi kuantitas kuota 30% perempuan tidak akan ada masalah, termasuk Hanura," kata Sekretaris Fraksi Hanura, Saleh Husin di Jakarta, Selasa, (2/4).

 

Permasalahan justru kualitas Caleg perempuan itu sendiri, terutama di tingkat kabupaten, apalagi di daerah terpencil, minat perempuan untuk menjadi Caleg masih sangat rendah. Akibatnya, imbuh dia, untuk memenuhi kuantitas dan aturan yang berlaku, maka partai melakukan rekrutmen asal 'comot', tanpa memperhatikan kualitas Caleg perempuan tersebut. "Bisa dibayangkan, tiba-tiba pada Pemilu nanti, justru mereka yang terpilih karena sistemnya terbuka, maka produk yang dihasilkan di parlemen pun tentu kualitasnya akan menurun pula," paparnya.

 

Atas dasar itu, Saleh menilai jangan disamaratakan dalam penetapan minat Caleg perempuan di setiap daerah. Pasalnya, minat perempaun menjadi Caleg masih minim, terutama di daerah atau kabupaten terpencil. "Jadi, jangan kita sama ratakan semua daerah, sama minat perempuan yang mau jadi Caleg. Coba lihat terutama kabupaten-kabupaten terpencil. Sekaranng yang mau kita kedepankan kuantitas atau kualitasnya?" cetusnya.(IS)

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?