GATRANEWS

Nurul Arifin: Semua Caketum Diundang ke Munas Bali
Thursday, 27 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Nurul Arifin memastikan jika...
Fadli Zon: Pemerintah Tak Perlu Panik Soal Interpelasi
Thursday, 27 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua DPR RI, Fadli zon menilai pemerintah tak perlu panik atas rencana...
Misbakhun: Sudah 202 Anggota Dewan Yang Setujui Interpelasi
Wednesday, 26 November 2014

Jakarta, GATRAnews- Anggota DPR terus menggalang tanda tangan untuk pengajuan hak interpelasi soal...
Anggota DPRD Mulai Gerah Tiga Bulan Tidak Bekerja
Wednesday, 26 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Tiga bulan usai dilantik, alat kelengkapan dewan (AKD) DPRD DKI Jakarta hingga...
IPW: Jangan Sampai Munas Golkar Ganggu Keamanan di Bali
Wednesday, 26 November 2014

Jakarta, GATRAnews-Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S. Pane mendesak agar Polri...
IPW: Potensi Rusuh, Polri Harus Larang Munas Golkar di Bali
Wednesday, 26 November 2014

Jakarta, GATRAnews-Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Kapolri Jenderal Sutarman untuk tidak...
Komisi II Bakal Panggil Mendagri Terkait Server e-KTP
Wednesday, 26 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi II DPR berencana akan memanggil Menteri Dalam Negeri (Mendagri),...
Ternyata Asuransi Jiwa Punya Produk Tradisional Loh!
Wednesday, 26 November 2014

Jakarta, GATRAnews – Membayangkan kata asuransi sepertinya sudah mulai pusing. Apalagi jika ada...
Ahok: Oknum DPRD Malas Baca Konstitusi
Wednesday, 26 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) geram karena pembahasan Kebijakan Umum Anggaran...
Melchias Mekeng Minta Ical Mundur dan Urus Hutang
Wednesday, 26 November 2014

Jakarta, GATRANews - Anggota DPR RI dari Golkar, Melchias Mekeng, meminta Ketua Umum Partai Golkar,...
Agung Laksono Gelar Munas Tandingan Bulan Januari
Wednesday, 26 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Calon Ketua Umum Partai Golkar, Agung Laksono membentuk Presidium Penyelamat...
Bamsat: Pleno Golkar Sah
Tuesday, 25 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Wakil Bendahara Umum (Wabendum) Partai Golongan Karya (Golkar) Bambang...
Pengamat: Interpelasi Itu Bentuk ''Kegenitan'' Anggota DPR
Tuesday, 25 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Rencana anggota DPR mengajukan hak interpelasi terhadap kebijakan kenaikan...
Presiden Pertanyakan Motif Anggota DPR Soal Hak Interpelasi BBM
Tuesday, 25 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Menanggapi sikap sejumlah anggota DPR-RI yang akan mengajukan hak interpelasi...
Ingin Mobil Anda Cepat Laku Terjual? Ini 7 Tips dan Triknya
Tuesday, 25 November 2014

Jakarta, GATRAnews – Hampir setiap bulan perusahaan mobil memproduksi keluaran terbaru mereka....
Fraksi Demokrat Persilakan Anggotanya Ajukan Hak Interpelasi
Monday, 24 November 2014

Jakarta, GATRAnews- Ketua Harian Partai Demokrat, Syarief Hasan mempersilakan anggota DPR dari...
Amanat UU, DPD Harus Dilibatkan Dalam Revisi MD3
Monday, 24 November 2014

Jakarta, GATRAnews-Rencana untuk merevisi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD,...
Koalisi Merah Putih Sepakat Ajukan Hak Interpelasi Kenaikan BBM
Monday, 24 November 2014

Jakarta, GATRAnews- Fraksi yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) di DPR akhirnya sepakat...
Kenaikan BBM, Lima Ketua Fraksi DPR Galang Ajukan Interpelasi
Monday, 24 November 2014

Jakarta, GATRAnews-Lima Ketua Fraksi DPR RI berencana mengajukan interpelasi kepada pemerintah...
Fadli Zon: Rini Soemarmo Menyalahi Aturan UU
Monday, 24 November 2014

Jakarta, GATRAnews-Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menyangkan tindakan yang dilakukan Menteri Badan...

Hanura Soal Kualitas Caleg Perempuan

Jakarta, GATRAnews - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menilai, permasalahan keterwakilan 30% calon legislatif (Caleg) adalah kualitas Caleg perempuan itu sendiri, bukan masalah pemenuhan syarat 30% keterwakilannya, karena semua partai politik bisa memenuhinya. "Saya kira semua partai politik untuk memenuhi kuantitas kuota 30% perempuan tidak akan ada masalah, termasuk Hanura," kata Sekretaris Fraksi Hanura, Saleh Husin di Jakarta, Selasa, (2/4).

 

Permasalahan justru kualitas Caleg perempuan itu sendiri, terutama di tingkat kabupaten, apalagi di daerah terpencil, minat perempuan untuk menjadi Caleg masih sangat rendah. Akibatnya, imbuh dia, untuk memenuhi kuantitas dan aturan yang berlaku, maka partai melakukan rekrutmen asal 'comot', tanpa memperhatikan kualitas Caleg perempuan tersebut. "Bisa dibayangkan, tiba-tiba pada Pemilu nanti, justru mereka yang terpilih karena sistemnya terbuka, maka produk yang dihasilkan di parlemen pun tentu kualitasnya akan menurun pula," paparnya.

 

Atas dasar itu, Saleh menilai jangan disamaratakan dalam penetapan minat Caleg perempuan di setiap daerah. Pasalnya, minat perempaun menjadi Caleg masih minim, terutama di daerah atau kabupaten terpencil. "Jadi, jangan kita sama ratakan semua daerah, sama minat perempuan yang mau jadi Caleg. Coba lihat terutama kabupaten-kabupaten terpencil. Sekaranng yang mau kita kedepankan kuantitas atau kualitasnya?" cetusnya.(IS)

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?