GATRANEWS

Kotak Muda Jokowi-JK Siap Gugat Prabowo Jika Mundur
Wednesday, 23 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Komunitas Advokat Muda Jokowi JK (Kotak Muda Jokowi JK) memastikan akan...
Jokowi-JK Siap Majukan Sumbar Meski Kalah di Provinsi Ini
Tuesday, 22 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Poempida Hidayatulloh mengaku sedih pasangan karena Jokowi-JK kalah di wilayah...
Anies Baswedan Apresiasi Ucapan Selamat Hanafi Rais
Sunday, 20 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Juru bicara Jokowi-JK, Anies Baswedan, menyampaikan apresiasi terhadap...
Tunda Pengumuman Hasil Pilpres Bisa Jadi Bumerang
Sunday, 20 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Permintaan tim sukses Prabowo Subianto-Hatta Rajasa agar Komisi Pemilihan Umum...
Yusril: Koalisi Permanen Merah Putih Sulit Terjadi
Wednesday, 16 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra menilai, koalisi permanen yang...
FKKPI Minta Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Paska Pilpres‏
Tuesday, 15 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Sekjen Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri TNI (GM FKKPI) Nurseto...
Persepsi: Perlu Investigasi Metodologis, Perbedaan Quick Count Capres
Wednesday, 09 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi), Muhammad...
Try Soetrisno: Hindari Provokasi, Kita Bangsa Berbudaya
Wednesday, 09 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Mantan Wakil Presiden Try Soetrisno mengimbau masyarakat Indonesia bersatu...
Prabowo-Titiek Bisa Kembali Rujuk
Tuesday, 01 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Herdi Sahrasad, pengamat politik dari Universitas Paramadina, menilai, kian...
Demokrat Resmi Dukung Prabowo, Ini Kata Ruhut
Tuesday, 01 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul, lewat pesan singkat, menanggapi...
Nama ''Hary Tanoesoedibjo-Prabowo-Hatta'' Sempat Bikin Geger Bursa Saham
Thursday, 26 June 2014

Jakarta, GATRAnews - Seorang investor bernama "Prabowo-Hatta Hary Tanoesoedibjo" sempat bikin geger...
PBNU Tolak Wacana Penghapusan Kolom Agama di KTP‏
Sunday, 22 June 2014

Jakarta, GATRAnews - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), menentang keras atas wacana...
PDIP Minta Ketua Pemenangan Prabowo-Hatta Minta Maaf
Saturday, 21 June 2014

Jakarta, GATRAnews - Hasto Kristiyanto, Wakil Sekjen DPP PDIP, mendesak Moh Mahfud MD meminta maaf...
Poempida Minta Penjelasan Transaksi Jumbo Saham MNC oleh Prabowo-Hatta
Friday, 20 June 2014

Jakarta, GATRAnews - Pasangan calon presiden-calon wakil presiden nomor urut 1, Prabowo...
PDIP: Susunan Kabinet Jokowi? Cuma Kerjaan Orang Iseng‏
Tuesday, 17 June 2014

Jakarta, GATRAnews - Beredarnya susunan kabinet pimpinan "Presiden Joko Widodo" dan "Wapres Jusuf...
Wali Kota Kendari Dinilai Tebar Kebencian pada Jokowi
Saturday, 14 June 2014

Jakarta, GATRAnews - Alhayun, Koordinator Harian Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Sulawesi Utara,...
Jokowi-JK Komitmen Selesaikan Pelanggaran HAM Masa Lalu
Sunday, 01 June 2014

Jakarta, GATRAnews - Berbagai pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat di negeri ini tak kunjung...
Jokowi Bantah Ada Mahar Politik 10 Trilyun dari JK
Wednesday, 21 May 2014

Jakarta, GATRAnews - Bakal calon presiden PDI Perjuangan Joko Widodo membantah menerima mahar...
Hanura: HT Mundur Karena Ingin Dukung Jokowi dan Prabowo
Tuesday, 20 May 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua DPP Partai Hanura Saleh Husin, di Jakarta, Selasa (20/5), membenarkan...
Ada Upaya Jegal JK dalam Pemeriksaan Kesehatan?
Tuesday, 20 May 2014

Jakarta, GATRAnews - Poempida Hidayatulloh, juru bicara calon wakil presiden (cawapres) Jusuf Kalla...

Harry Tanoe Resmi Keluar dari NasDem

Jakarta, GATRAnews - Ketua Dewan Pakar Partai Nasional Demokrat (NasDem), Harry Tanoesudibyo akhirnya resmi menyampaikan pernyataannya mengundurkan diri dari partai bernomor urut 1 ini karena berbeda visi dengan Ketua Dewan Pembinda, Surya Paloh. "Tadi, saya sudah ke kantor NasDem di Jalan Gondangdia, untuk menyerahkan surat pengunduran diri saya," ujar Harry saat menggelar konferensi pers di HT Foundation, Jakarta Pusat, Senin, (21/1).

 

Harry menyampaikan maaf kepada seluruh kader NasDem dan simpatisan karena harus mundur dari NasDem. "Saya minta maaf kepada kader, sebab keputusan sangat tidak mengenakan. Tapi keputusan berhenti sebagai pimpinan Partai NasDem sudah bulat," ucapnya. Meski tidak di Partai NasDem, imbuh Harry, dia berjanji akan tetap menggelut dunia politik  dan melakukan perubahan demi Indonesia yang lebih baik. "Keikutsertaan saya sebagai pertai untuk melakukan perubahan di neger ini," tegasnya.

 

Harry menegaskan, karena dirinya telah mundur dari partai ini, bos media MNC Grup ini tidak akan menayangkan lagi iklan Partai NasDem di seluruh medianya. "Dengan saya mundur dan bukan anggota NasDem lagi, maka iklan NasDem tidak akan ditayangkan," katanya. Selain Harry, Wakil Sekjen DPP Partai NasDem, Saiful Haq juga turut mengundurkan diri. Saiful yang juga Sekretaris Jenderal Gerakan Pemuda NasDem itu, sebelumnya telah dipecat dalam Rapimnas GP NasDem atas tudingan tidak berkoordinasi dengan GP NasDem saat menggelar acara silaturahim DPW NasDem se-Indonesia.(IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?