GATRANEWS

JK: Cocok, Koalisi NasDem dan PDIP
Saturday, 12 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Jusuf Kalla (JK) menilai, koalisi partai politik antara Partai NasDem dengan...
CSIS: PDIP Cuma Menang 19,1%, Efek Jokowi Kurang Jooos
Wednesday, 09 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Berdasarkan hasil hitung cepat yang dilakukan CSIS dan Cyrus Network, Partai...
Survei: PDIP Paling Dipilih Anak Muda Jabodetabek
Friday, 04 April 2014

Jakarta, GATRAnews - Survei yang dilakukan Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI)...
Kuasai Kendari, PAN 'Sentil' Metode Blusukan Jokowi
Sunday, 23 March 2014

Jakarta, GATRAnews-Partai Amanat Nasional (PAN) melakukan kampanye terbuka di Lapangan eks MTQ,...
Hatta Rajasa 'Berburu Duren' Sebelum Kampanye
Sunday, 23 March 2014

Jakarta, GATRAnews-Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Hatta Rajasa beserta para kader PAN...
Istri ARB Anggap Marcella dan Olivia Anak Sendiri
Sunday, 23 March 2014

Semarang, GATRAnews - Tatty Murnitriati, istri Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB),...
Keluarga ARB Klarifikasi Berita Sambil Peluk Boneka Teddy
Sunday, 23 March 2014

Semarang, GATRAnews - Keluarga Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB) melakukan klarifikasi...
Polisiti Golkar Dukung PAN Inisiasi Pemakzulan Boediono
Friday, 28 February 2014

Jakarta, GATRAnews - Anggota Tim Pengawas (Timwas) Century DPR, Bambang Soesatyo (Bamsat) mendukung...
Suryadharma: Caleg PPP Boleh Pasang Foto Gus Dur
Wednesday, 15 January 2014

Jakarta, GATRAnews - Acara Haul ke-4 KH Abdurrahman Wahid yang diselenggarakan oleh Partai...
Suryadharma: Keluarga Gus Dur dukung PPP
Wednesday, 15 January 2014

Sukabumi, GATRAnews - Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali menyatakan...
Yenny: Dinasti Ratu Atut ''Abuse of Power''
Tuesday, 24 December 2013

Jakarta, GATRAnews - Direktur Wahid Instute, Yenny Zanuba Wahid alias Yenny Wahid menuturkan,...
Pengamat: Apa Itu Politik Dinasti?
Saturday, 21 December 2013

Jakarta, GATRAnews- Munculnya politik dinasti dikalangan politisi atau sistem politik Indonesia...
Presidensial Tak Efektif karena SBY Resmi Bentuk Oposisi
Tuesday, 03 December 2013

Jakarta, GATRAnews - Mantan pasangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Jusuf Kalla (JK)...
JK: Saya Tidak Akan Pernah Keluar dari Golkar
Monday, 02 December 2013

Jakarta, GATRAnews - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan, dirinya tidak akan pernah keluar...
Ahok: Saya Bangga Dinasti Politik‏
Thursday, 17 October 2013

Jakarta, GATRAnews - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja (Ahok) Purnama membantah sedang...
Golkar: Komentari Dinasti Atut, SBY Buka Borok Keluarga Sendiri
Monday, 14 October 2013

Jakarta, GATRAnews - Pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tentang dinasti politik...
Dinasti Atut Berbeda dengan Dinasti Cikeas
Monday, 14 October 2013

Jakarta, GATRAnews - Wakil Bendahara Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsat), menegaskan...
MUI Lebak Desak Pemerintah Keluarkan RUU Politik Dinasti
Sunday, 13 October 2013

Lebak, GATRAnews - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak meminta pemerintah segera...
Hatta: Politik Dinasti Rusak Tatanan Demokrasi
Saturday, 12 October 2013

Jakarta, GATRAnews - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa menilai, politik dinasti...
Kasus Akil Mochtar Ancam Dinasti Politik Keluarga Atut di Banten
Monday, 07 October 2013

Jakarta, GATRAnews - Tertangkapnya adik kandung Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaery...

Harry Tanoe Resmi Keluar dari NasDem

Jakarta, GATRAnews - Ketua Dewan Pakar Partai Nasional Demokrat (NasDem), Harry Tanoesudibyo akhirnya resmi menyampaikan pernyataannya mengundurkan diri dari partai bernomor urut 1 ini karena berbeda visi dengan Ketua Dewan Pembinda, Surya Paloh. "Tadi, saya sudah ke kantor NasDem di Jalan Gondangdia, untuk menyerahkan surat pengunduran diri saya," ujar Harry saat menggelar konferensi pers di HT Foundation, Jakarta Pusat, Senin, (21/1).

 

Harry menyampaikan maaf kepada seluruh kader NasDem dan simpatisan karena harus mundur dari NasDem. "Saya minta maaf kepada kader, sebab keputusan sangat tidak mengenakan. Tapi keputusan berhenti sebagai pimpinan Partai NasDem sudah bulat," ucapnya. Meski tidak di Partai NasDem, imbuh Harry, dia berjanji akan tetap menggelut dunia politik  dan melakukan perubahan demi Indonesia yang lebih baik. "Keikutsertaan saya sebagai pertai untuk melakukan perubahan di neger ini," tegasnya.

 

Harry menegaskan, karena dirinya telah mundur dari partai ini, bos media MNC Grup ini tidak akan menayangkan lagi iklan Partai NasDem di seluruh medianya. "Dengan saya mundur dan bukan anggota NasDem lagi, maka iklan NasDem tidak akan ditayangkan," katanya. Selain Harry, Wakil Sekjen DPP Partai NasDem, Saiful Haq juga turut mengundurkan diri. Saiful yang juga Sekretaris Jenderal Gerakan Pemuda NasDem itu, sebelumnya telah dipecat dalam Rapimnas GP NasDem atas tudingan tidak berkoordinasi dengan GP NasDem saat menggelar acara silaturahim DPW NasDem se-Indonesia.(IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?