GATRANEWS

Enggan Melunak, Ahok: Saya Sudah Cabut Pistol
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menegaskan tidak akan menarik...
Fraksi PKB Segera Cabut Dukungan Hak Angket
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Hak angket DPRD DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang disahkan dewan...
Hanya Enam Kursi, Ketua DPRD Sepelekan Nasdem
Monday, 02 March 2015

‎Jakarta, GATRAnews - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menilai instruksi penarikan...
Melunak, Ahok Bantah Lobi DPP Nasdem
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - DPP Partai Nasional Demokrat (Nasdem) menginstruksikan kadernya di DPRD DKI...
Inggard Joshua Tolak Cabut Dukungan Hak Angket
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) DKI Jakarta, Inggard Joshua menolak...
Cabut Dukungan Hak Angket, Djarot Berterimakasih
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyambut baik instruksi DPP...
Cabut Dukungan Angket, Nasdem: Ahok Mulut Kau Jaga
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem) DPRD DKI Jakarta segera mencabut dukungan...
Dukung Hak Angket, Nasdem Meminta Maaf
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Partai Nasional Demokrat (Nasdem) menarik dukungan hak angket untuk Gubernur...
Nasdem Cabut Dukungan Hak Angket
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - ‎DPP Partai Nasional Demokrat (Nasdem) mencabut dukungan hak angket untuk...
Timses Hatta Mundur Dari Kepengurusan PAN
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua Umum DPP Drajad Wibowo mengundurkan diri dari DPP PAN. Drajad...
Surya Paloh ke Istana. Ada Apa?
Tuesday, 17 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh terlihat berkunjung ke Istana Negara...
Gerindra: Samad Tersangka, Cermin Pimpinan KPK Bobrok
Tuesday, 17 February 2015

Jakarta, GATRAnews- Penetapan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad sebagai...
Nasdem Melunak Soal Pelantikan Budi Gunawan
Friday, 13 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Partai Nasdem mulai melunak soal pelantikan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai...
Tak Lantik Budi Gunawan, Istana Dinilai Langgar Konstitusi
Monday, 09 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Pihak Istana Negara yang menuntut mundur Komjen Pol Budi Gunawan dari...
Effendi Simbolon: Rini Soemarno dan Andi Widjajanto Harus Mundur!
Thursday, 05 February 2015

Jakarta, GATRAnews- Presiden Joko Widodo dinilai sudah dikepung oleh paham liberal yang pragmatis...
Soal Komjen BG, PDIP Pertanyakan Ucapan Mensesneg‏
Wednesday, 04 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Pernyataan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno yang meminta Komjen...
DPR Pertanyakan Desakan Mundur Budi Gunawan Dari Mensesneg
Tuesday, 03 February 2015

Jakarta, GATRAnews- Pernyataan Mensesneg Pratikno yang mengisyaratkan agar Komjen Pol Budi Gunawan...
Titiek Soeharto: Konflik KPK-Polri Buka Aib Mereka Sendiri
Friday, 30 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto)...
Ketua MPR Imbau Jokowi Ikuti Saran Tim Independen
Thursday, 29 January 2015

Jakarta, GATRAnews- Tim Independen bentukan Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan rekomendasi...
Nasdem Tuding Tim Independen Tekan Jokowi
Thursday, 29 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Partai NasDem membantah bahwa Ketua Umumnya, Surya Paloh memberikan tekanan...

Ketua DPW Maluku Hengkang dari NasDem

Jakarta, GATRAnews - Partai Nasional Demokrat kembali ditinggal kadernya. Kini giliran Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Maluku, M Isa Raharusun, yang menyatakan mundur dari jabatan dan keanggotaannya di partai besutan Surya Paloh itu. Ia mengaku dipaksa sejumlah oknum DPP melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.

“Saya memilih mundur dari jabatan sebagai Ketua DPW Partai NasDem Maluku sekaligus anggota partai, karena selama ini saya mendapat paksaan dan penekanan menjelang kongres di Jakarta. Para Ketua DPW Partai NasDem di 33 provinsi dipaksa untuk membuat surat pernyataan yang intinya mendukung Surya Paloh sebagai Ketua Umum saat kongres,” ungkap Isa Raharusun, melalui siaran pers yang diterima GATRAnews, Rabu malam (30/1), di Jakarta.

Selain itu, Isa juga mengungkapkan bahwa pengunduran dirinya dipicu pernyataan salah seorang pimpinan DPP Partai NasDem yang menyebutkan bahwa Maluku masuk daerah kategori merah.

“Memang tidak dijelaskan secara detail arti kata kategori merah yang dimaksud. Entah itu merah dalam arti belum memberikan dukungan tertulis kepada Surya Paloh atau merah saat verifikasi KPU. Tetapi yang jelas, selama dua tahun di bawah kepemimpinan saya, terbukti roda organisasi partai berjalan dengan baik di Provinsi Maluku,” tandasnya.

Lebih jauh Isa mengungkapkan, masing-masing DPW dijanjikkan akan memperoleh Rp 100 juta oleh oknum DPP jika memberikan dukungan Surya Paloh secara tertulis menjadi Ketua Umum Partai NasDem di sebuah pertemuan pada pertengahan Januari 2013 di Hotel Mercure, Ancol.

"Saat itu, setiap DPW dijanjikan memperoleh Rp 100 juta jika memberikan dukungan sebagai Ketua Umum Partai NasDem secara tertulis kepada Surya Paloh. Namun, pendistribusian uang sebesar itu, akan dikemas dalam bentuk bantuan biaya pelaksanaan Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil),” bebernya.

Bukan cuma itu. Sikap otoriter dan diktator oknum-oknum tersebut dipertunjukan, yakni memerintahkan keluar ruangan kepada para ketua DPW jika tidak mau memberikan dukungan tersebut.

"Cara-cara orde baru. Maluku dianggap merah, sangat tendesius, kami sudah bekerja keras. Kerja kami tidak dihargai oleh partai NasDem," tegasnya.

Sebagaimana diberitakan, Kongres Partai NasDem yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat dan Sabtu (25-26/1), akhirnya secara aklamasi memilih Surya Paloh sebagai Ketua Umum periode 2013-2018. Sebelumnya ia menjabat Ketua Majelis Tinggi Partai NasDem.

Surya Paloh diputuskan dalam kongres yang diikuti 1.500 peserta yang berasal dari 489 DPD, 32 DPW dan 5 organisasi sayap Partai NasDem. Keputusan lain yang dicapai dalam kongres ini juga memberikan mandat kepada Surya Paloh untuk menyusun kepengurusan dan perangkat partai selambat-lambatnya 14 hari pasca kongres I berlangsung. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?