GATRANEWS

Elektabilitas Golkar Saat Ini di Bawah 10%
Friday, 19 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Situasi terkini menunjukan bahwa dualisme kepemimpinan dan konflik internal...
Bambang Soesatyo Ancam Gugat Keputusan Kemenkumham
Wednesday, 17 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Sekretaris Fraksi Partai Golkar di DPR, Bambang Soesatyo mempertanyakan sikap...
Kemenkumham Tak Sahkan Kedua Kubu Golkar
Tuesday, 16 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) telah mengambil keputusan terkait...
Konflik Golkar Dipicu Tak Adanya Regenerasi Politik
Monday, 15 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Politisi muda Partai Golkar Indra Jaya Piliang mengungkapkan, saat ini...
Hajriyanto Thohari Serukan Munas Rekonsiliasi
Friday, 12 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Politisi Partai Golkar Hajriyanto Thohari, menyerukan adanya munas...
Yusril Sarankan Menkumham Tunda Pendaftaran Kepengurusan Golkar
Monday, 08 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Ahli hukum tata negara Prof. Yusril Ihza Mahendra memberikan pandangannya...
Tak Mau Gabung di kedua Kubu Hajriyanto Mundur dari Ketua DPP Golkar
Friday, 28 November 2014

Jakarta, GATRANews - Hajriyanto Y Thohari menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPP...
TB Hasanudin Minta Pangdam dan Kapolda Kepri Dicopot
Thursday, 20 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Menanggapi bentrokan bersenjata antara oknum TNI dan Brimib di Batam,...
Nasdem Tak Masalah Bila Tak Diajak Pertemuan KIH dan KMP
Tuesday, 11 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Politisi Partai Nasdem, Ferry Mursyidan Baldan menyatakan dirinya tidak...
Pengamat: Jokowi Tahu Menkumham Sahkan PPP Versi Romy
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews- Pengamat politik dari Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma) Said...
Pimpinan DPR Tandingan Dinilai Ancaman Keutuhan NKRI
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Pergerakan Merah Putih (PMP) Indonesia menilai, langkah Koalisi Indonesia...
Menkum HAM Dahului Keputusan Mahkamah PPP
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Penerbitan Surat Keputusan Nomor M.HH-07.AH.11.01 TAHUN 2014, tanggal 28...
15 Menteri Parpol Pasrah Soal Jabatan di Partainya
Monday, 27 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mengumumkan 34 nama menteri yang tergabung...
Nasdem Bantah Ada Intervensi Koalisi dalam Penyusunan Kabinet‏
Thursday, 23 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Sekretaris Jenderal Partai NasDem Patrice Rio Capella menepis isu Koalisi...
678 Anggota MPR Voting Pimpinan MPR
Wednesday, 08 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Sebanyak 678 anggota MPR mengikuti voting untuk menentukan ketua dan wakil...
Ada 2 Paket, Pemilihan Pimpinan MPR Terpaksa Voting
Wednesday, 08 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Maimanah Umar, pimpinan sidang sementara rapat paripurna MPR RI akhirnya...
PPP Dukung Paket Pimpinan MPR Koalisi Indonesia Hebat
Wednesday, 08 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Setelah melalui rapat konsultasi panjang dan lobi-lobi, akhirnya Koalisi...
Setya Novanto Pimpin DPR, PDIP Walkout
Thursday, 02 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Politisi Golkar Setya Novanto akhirnya terpilih sebagai Ketua  DPR RI...
SBY: UU Pilkada Tidak Bisa Dilaksanakan!
Sunday, 28 September 2014

Jakarta, GATAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan, Undang-Undang Pillkada yang...
Hindari Konflik, Jokowi-JK Harus Rangkul Kubu Prabowo‏
Friday, 26 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Sudah sebulan Pilpres berakhir dengan kepastian Jokowi-JK sebagai pemenang...

Ketua DPW Maluku Hengkang dari NasDem

Jakarta, GATRAnews - Partai Nasional Demokrat kembali ditinggal kadernya. Kini giliran Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Maluku, M Isa Raharusun, yang menyatakan mundur dari jabatan dan keanggotaannya di partai besutan Surya Paloh itu. Ia mengaku dipaksa sejumlah oknum DPP melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.

“Saya memilih mundur dari jabatan sebagai Ketua DPW Partai NasDem Maluku sekaligus anggota partai, karena selama ini saya mendapat paksaan dan penekanan menjelang kongres di Jakarta. Para Ketua DPW Partai NasDem di 33 provinsi dipaksa untuk membuat surat pernyataan yang intinya mendukung Surya Paloh sebagai Ketua Umum saat kongres,” ungkap Isa Raharusun, melalui siaran pers yang diterima GATRAnews, Rabu malam (30/1), di Jakarta.

Selain itu, Isa juga mengungkapkan bahwa pengunduran dirinya dipicu pernyataan salah seorang pimpinan DPP Partai NasDem yang menyebutkan bahwa Maluku masuk daerah kategori merah.

“Memang tidak dijelaskan secara detail arti kata kategori merah yang dimaksud. Entah itu merah dalam arti belum memberikan dukungan tertulis kepada Surya Paloh atau merah saat verifikasi KPU. Tetapi yang jelas, selama dua tahun di bawah kepemimpinan saya, terbukti roda organisasi partai berjalan dengan baik di Provinsi Maluku,” tandasnya.

Lebih jauh Isa mengungkapkan, masing-masing DPW dijanjikkan akan memperoleh Rp 100 juta oleh oknum DPP jika memberikan dukungan Surya Paloh secara tertulis menjadi Ketua Umum Partai NasDem di sebuah pertemuan pada pertengahan Januari 2013 di Hotel Mercure, Ancol.

"Saat itu, setiap DPW dijanjikan memperoleh Rp 100 juta jika memberikan dukungan sebagai Ketua Umum Partai NasDem secara tertulis kepada Surya Paloh. Namun, pendistribusian uang sebesar itu, akan dikemas dalam bentuk bantuan biaya pelaksanaan Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil),” bebernya.

Bukan cuma itu. Sikap otoriter dan diktator oknum-oknum tersebut dipertunjukan, yakni memerintahkan keluar ruangan kepada para ketua DPW jika tidak mau memberikan dukungan tersebut.

"Cara-cara orde baru. Maluku dianggap merah, sangat tendesius, kami sudah bekerja keras. Kerja kami tidak dihargai oleh partai NasDem," tegasnya.

Sebagaimana diberitakan, Kongres Partai NasDem yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat dan Sabtu (25-26/1), akhirnya secara aklamasi memilih Surya Paloh sebagai Ketua Umum periode 2013-2018. Sebelumnya ia menjabat Ketua Majelis Tinggi Partai NasDem.

Surya Paloh diputuskan dalam kongres yang diikuti 1.500 peserta yang berasal dari 489 DPD, 32 DPW dan 5 organisasi sayap Partai NasDem. Keputusan lain yang dicapai dalam kongres ini juga memberikan mandat kepada Surya Paloh untuk menyusun kepengurusan dan perangkat partai selambat-lambatnya 14 hari pasca kongres I berlangsung. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?