GATRANEWS

Ahok Bantah Ada Deal Politik dengan Nasdem
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membantah ada 'deal'...
Nasdem Setuju Pemberitaan Hak Angket Dibatasi
Wednesday, 25 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem) DPRD DKI Jakarta setuju dengan ide...
Golkar Kubu Agung Segera Umumkan SK Kemenkumham
Monday, 23 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar versi Munas Jakarta, Zainuddin...
Panitia Hak Angket dan Banggar Mulai Terpecah
Thursday, 19 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta dituding sebagai biang kerok keributan di...
Pengamat: Ada Agenda Politik dalam Perseteruan Dana Siluman DPRD DKI
Thursday, 12 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Konflik antara Gubernur DKI Basuki T Purnama dengan DPRD DKI Jakarta tak...
Hak Angket Tidak Terpengaruh Sikap Nasdem dan PAN
Wednesday, 11 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Panitia hak angket DPRD DKI Jakarta membantah timnya masuk angin mengusung hak...
Nasdem Setengah Hati Cabut Dukungan Hak Angket
Tuesday, 10 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem) DPRD DKI Jakarta mencabut dukungan hak...
Nasdem Merasa Tersandera Oleh Hak Angket
Tuesday, 10 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) DPRD DKI Jakarta Inggard Joshua...
PAN Cabut Dukungan dari Hak Angket
Tuesday, 10 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD DKI Jakarta mencabut dukungan dari hak...
Tjatur Sapto Edy Segera Mundur dari Ketua Fraksi PAN
Monday, 09 March 2015

Jakarta, GATRANews - Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Tjatur Sapto Edy, akan  mundur...
Anggota Nasdem DKI Tolak Mundur dari Hak Angket
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Lima anggota Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta belum mencabut dukungan hak angket...
Sekda Mundur Jika Ahok Dimakzulkan Legislatif
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Sekertaris Daerah DKI Jakarta Saefullah menegaskan akan mundur jika Gubernur...
Enggan Melunak, Ahok: Saya Sudah Cabut Pistol
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menegaskan tidak akan menarik...
Fraksi PKB Segera Cabut Dukungan Hak Angket
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Hak angket DPRD DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang disahkan dewan...
Hanya Enam Kursi, Ketua DPRD Sepelekan Nasdem
Monday, 02 March 2015

‎Jakarta, GATRAnews - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menilai instruksi penarikan...
Melunak, Ahok Bantah Lobi DPP Nasdem
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - DPP Partai Nasional Demokrat (Nasdem) menginstruksikan kadernya di DPRD DKI...
Inggard Joshua Tolak Cabut Dukungan Hak Angket
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) DKI Jakarta, Inggard Joshua menolak...
Cabut Dukungan Hak Angket, Djarot Berterimakasih
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyambut baik instruksi DPP...
Cabut Dukungan Angket, Nasdem: Ahok Mulut Kau Jaga
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem) DPRD DKI Jakarta segera mencabut dukungan...
Dukung Hak Angket, Nasdem Meminta Maaf
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Partai Nasional Demokrat (Nasdem) menarik dukungan hak angket untuk Gubernur...
Error
  • There was a problem loading image 2013030704.jpg

Ketua DPW Maluku Hengkang dari NasDem

Jakarta, GATRAnews - Partai Nasional Demokrat kembali ditinggal kadernya. Kini giliran Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Maluku, M Isa Raharusun, yang menyatakan mundur dari jabatan dan keanggotaannya di partai besutan Surya Paloh itu. Ia mengaku dipaksa sejumlah oknum DPP melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.

“Saya memilih mundur dari jabatan sebagai Ketua DPW Partai NasDem Maluku sekaligus anggota partai, karena selama ini saya mendapat paksaan dan penekanan menjelang kongres di Jakarta. Para Ketua DPW Partai NasDem di 33 provinsi dipaksa untuk membuat surat pernyataan yang intinya mendukung Surya Paloh sebagai Ketua Umum saat kongres,” ungkap Isa Raharusun, melalui siaran pers yang diterima GATRAnews, Rabu malam (30/1), di Jakarta.

Selain itu, Isa juga mengungkapkan bahwa pengunduran dirinya dipicu pernyataan salah seorang pimpinan DPP Partai NasDem yang menyebutkan bahwa Maluku masuk daerah kategori merah.

“Memang tidak dijelaskan secara detail arti kata kategori merah yang dimaksud. Entah itu merah dalam arti belum memberikan dukungan tertulis kepada Surya Paloh atau merah saat verifikasi KPU. Tetapi yang jelas, selama dua tahun di bawah kepemimpinan saya, terbukti roda organisasi partai berjalan dengan baik di Provinsi Maluku,” tandasnya.

Lebih jauh Isa mengungkapkan, masing-masing DPW dijanjikkan akan memperoleh Rp 100 juta oleh oknum DPP jika memberikan dukungan Surya Paloh secara tertulis menjadi Ketua Umum Partai NasDem di sebuah pertemuan pada pertengahan Januari 2013 di Hotel Mercure, Ancol.

"Saat itu, setiap DPW dijanjikan memperoleh Rp 100 juta jika memberikan dukungan sebagai Ketua Umum Partai NasDem secara tertulis kepada Surya Paloh. Namun, pendistribusian uang sebesar itu, akan dikemas dalam bentuk bantuan biaya pelaksanaan Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil),” bebernya.

Bukan cuma itu. Sikap otoriter dan diktator oknum-oknum tersebut dipertunjukan, yakni memerintahkan keluar ruangan kepada para ketua DPW jika tidak mau memberikan dukungan tersebut.

"Cara-cara orde baru. Maluku dianggap merah, sangat tendesius, kami sudah bekerja keras. Kerja kami tidak dihargai oleh partai NasDem," tegasnya.

Sebagaimana diberitakan, Kongres Partai NasDem yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat dan Sabtu (25-26/1), akhirnya secara aklamasi memilih Surya Paloh sebagai Ketua Umum periode 2013-2018. Sebelumnya ia menjabat Ketua Majelis Tinggi Partai NasDem.

Surya Paloh diputuskan dalam kongres yang diikuti 1.500 peserta yang berasal dari 489 DPD, 32 DPW dan 5 organisasi sayap Partai NasDem. Keputusan lain yang dicapai dalam kongres ini juga memberikan mandat kepada Surya Paloh untuk menyusun kepengurusan dan perangkat partai selambat-lambatnya 14 hari pasca kongres I berlangsung. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?