GATRANEWS

Kemendagri Akui Blanko e-KTP untuk DKI Mengalami Keterlambatan
Sunday, 05 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Dalam Negeri membenarkan ada keterlambatan pengiriman 1,4 juta...
Kemenperin Siapkan Strategi Ganda untuk Menangkan Persaingan MEA
Sunday, 05 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Perindustrian menerapkan strategi ofensif dan defensif untuk...
Fraksi Hanura MPR: Tradisi Baru, Presiden Laporkan Kinerja di Sidang Tahunan
Sunday, 05 July 2015

Jakarta, GATRAnews- Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) akan segera...
Fraksi Hanura MPR: Tradisi Baru, Presiden Laporkan Kinerja di Sidang Tahunan (2)
Sunday, 05 July 2015

Jakarta, GATRAnews- Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) akan segera...
Saut P. Hutagalong: Pasokan Ikan Tahun Ini Lebih Baik
Sunday, 05 July 2015

Purwakarta, GATRAnews - Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP),...
Produksi Beras 2015 Bakal Capai 43,9 Juta Ton, Ini Penjelasan Kementan
Saturday, 04 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Berdasarkan Angka Ramalan (Aram) I BPS, produksi padi tahun 2015 mencapai...
Menperin Yakin Generasi Muda Mampu Tingkatkan TKDN 4G LTE
Friday, 03 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Perindustrian Saleh Husin meyakini kemampuan generasi muda Indonesia...
Ketua MPR RI: Presiden Jokowi Dukung Sidang Tahunan MPR
Friday, 03 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Jumat (3/7), bertempat di Istana Negara, Jakarta, dengan formasi lengkap Ketua...
Saleh Siap Revisi Permenperin TKDN 4G LTE untuk Tekan Impor
Friday, 03 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Perindustrian mendukung penuh langkah Kementerian Komunikasi dan...
Maruf Cahyono: Sidang Tahunan MPR Pelengkap Demokrasi Indonesia
Friday, 03 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Sidang Tahunan MPR RI yang sedianya memang direncanakan untuk pertamakali...
BNI Sediakan Rp19 Trilyun Jelang Lebaran
Friday, 03 July 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menyiapkan uang tunai sebesar...
BI Prediksi Inflasi 2015 Sesuai Target
Friday, 03 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur Bank Indonesia, Agus Dermawan Winarto Martowardojo optimistis inflasi...
Ketua MPR: Presiden Akan Hadiri Sidang Tahunan MPR
Friday, 03 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan didampingi Wakil Ketua MPR Mahyudin, Hidayat...
Perikanan Budidaya Sumbang Produksi Terbesar
Friday, 03 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pada triwulan I-2015 yang lalu,...
Djarot Ancam Penjarakan Produsen Makanan Beracun
Thursday, 02 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat akan menyeret produsen makanan yang...
Jakpro dan Pembangunan Jaya Bisa Groundbreaking LRT Tahun Ini
Thursday, 02 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, sengaja memilih PT...
Bangun Sistem Pertahanan Butuh Rp 600 Trilyun
Thursday, 02 July 2015

Jakarta,GATRAnews-Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Gotot Nurmantyo 'lolos' dalam uji...
Freeport Investasi US$ 15 Miliar Bangun Tambang Bawah Tanah
Thursday, 02 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Keberlangsungan penambangan PT Freeport Indonesia di Papua setelah tahun 2021...
Menperin Pastikan Ketersediaan Bahan Baku Industri Makanan Minuman
Thursday, 02 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Pasokan bahan baku bagi industri makanan minuman menopang ekspor industri...
Akhir Oktober, Modal Antam Bertambah Rp 5,39 Trilyun
Thursday, 02 July 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) pada akhir Oktober akan membukukan...

Peradi: Inpres No 2 Tahun 2013, Berbahaya!

Jakarta, GATRAnews - Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) menilai Instruksi Presiden (Inpres) No 2 tahun 2013 tentang Penanganan Gangguan Keamanan Dalam Negeri yang mengatur penanganan khusus terhadap konflik sosial sangat membahayakan situasi dalam negeri karena kembali melibatkan TNI seperti di era Orde Baru. "Keberadaan Inpres No 2 tahun 2013 merupakan pengulangan kesalahan orde baru serta pengingkaran amanat Reformasi, di mana secara pragmatis TNI kembali dilibatkan dalam pemulihan keamanan tanpa batasan yang jelas," nilai Pengurus Departemen Hak Asasi Manusia Dewan Pengurus Nasional Peradi, Rivai Kusumanegara di Jakarta, Selasa, (5/2).

 

Menurut Rivai, persoalan keamanan seharusnya merupakan tugas dan fungsi Polri sebagaimana di negara-negara lain. Pendidikan dan persiapan TNI sangatlah berbeda dengan Polri, sehingga bila TNI dilibatkan dalam penanggulangan keamanan akan rentan terhadap pelanggaran HAM.

 

"Kita harus membesarkan TNI sesuai tugas dan fungsinya dalam mempertahankan kedaulatan negara, menjaga keutuhan NKRI, hingga menjaga perdamaian dunia. Bukan mendegradasi keberadaannya dengan melahirkan Inpres No 2 tahun 2013," tegasnya.

 

Ketidakmampuan pemerintah dan Polri dalam memelihara keamanan beberapa tahun terakhir, imbuhnya, tidak bisa ditimpakan kepada TNI untuk melakukan tugas di luar fungsinya. Keterlibatan TNI dalam persoalan keamanan cukuplah terbatas pada status keadaan konfik sebagaimana diatur UU No 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial. Sedang untuk persoalan keamanan lainnya, tetap menjadi tugas pokok Polri.

 

Persoalan yang ada, kiranya bisa dijawab dengan menambah personel Polri, melengkapi sarana dan prasarana yang diperlukan, membentuk satuan-satuan khusus, memilih pimpinan kesatuan yang berkarakter dan bervisi, hingga membuat SOP yang memberi kewenangan Polri untuk bertindak sesuai bentuk ancaman yang ada termasuk berbagai langkah lainnya dalam penguatan lembaga Polri. "Jadi singkatnya, kita harus mendewasakan Polri untuk dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara utuh sebagaimana di negara-negara demokratis lainnya," pungkas Rivai.(IS)

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?