GATRANEWS

Menteri ESDM Beri Waktu 2 Pekan Pada Pertamina-Total Buat Skema Transisi Blok Mahakam
Friday, 27 March 2015

 Jakarta, GATRANews - PT Pertamina dan Total E&P Indonesie mulai membahas skema transisi...
Ini Persyaratan agar Warung Anda Bisa Jadi Agen ''Laku Pandai''
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru saja menggulirkan program “Laku Pandai”...
Undang Pakar, Ahok Nilai Hak Angket Lucu
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pakar komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing...
Lima Landmark Jakarta Ikut Gerakan Earth Hour
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Penerangan di lima ikon (landmark) Jakarta akan dipadamkan karena...
Emrus: Ucapan Ahok Lebih Bahaya Daripada Korupsi
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pakar komunikasi politik Emrus Sihombing menilai gaya bicara Gubernur Basuki...
OJK Sulap Warung Desa Jadi Kantor Cabang Bank‏
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ingin meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam...
Berkata Kotor, Jokowi Harus Tegur Ahok
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pakar komunikasi politik Emrus Sihombing meminta Presiden Jokowi memberikan...
OJK Resmikan Program Laku Pandai
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meresmikan program Layanan Keuangan Tanpa Kantor...
Latinusa Incar Pangsa Pasar 80%
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Pelat Timah Nusantara Tbk (Latinusa) masih berhasrat untuk menguasai pasar...
Latinusa: Bisnis Pelat Timah Masih Menjanjikan
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Pelat Timah Nusantara Tbk (Latinusa) menyatakan bahwa bisnis pembuatan...
Jokowi Minta Toyota Tingkatkan Investasi Tiga Kali Lipat
Thursday, 26 March 2015

Nagoya, GATRAnews - Raksasa industri otomatif Jepang Toyota Motor Corp berjanji pada Presiden Joko...
PDIP: Survei ''Poltracking'' Pesanan untuk Memecah Partai
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Hasil survei Poltracking Indonesia yang menyebut keturunan Soekarno tidak...
Jokowi: Akiyo Toyoda Janjikan Ekspor Toyota Naik 3 Kali Lipat
Thursday, 26 March 2015

Nagoya, GATRANews - Raksasa industri otomatif Jepang Toyota Motor Corp berjanji pada Presiden Joko...
Menteri Susi Cabut Moratorium Penangkapan Ikan di Indonesia
Wednesday, 25 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengatakan pihaknya tidak...
Ahok Sarankan Panitia Angket Panggil Psikiater
Wednesday, 25 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi kembali mengeluhkan etika Gubernur...
BRI Agro Bagikan Dividen Rp 6,07 Milyar
Wednesday, 25 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT BRI Agroniaga Tbk (BRI Agro) mengalokasikan dividen sebesar 10% dari...
Menteri PANRB : Humas Pemda Harus Jadi Juru Penerang yang Efektif
Wednesday, 25 March 2015

Bandung, GATRAnews – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi bersama...
Bali Diminta Genjot Pelayanan Wisata
Wednesday, 25 March 2015

Denpasar, GATRAnews – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Yuddy...
Nasdem Setuju Pemberitaan Hak Angket Dibatasi
Wednesday, 25 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem) DPRD DKI Jakarta setuju dengan ide...
Gerindra Tolak Keluarkan Rekomendasi Pemakzulan Ahok
Wednesday, 25 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Fraksi Gerindra DKI Jakarta tidak merekomendasikan pemakzulan Gubernur DKI...
Error
  • There was a problem loading image 20150205Presiden-Halim-001.jpg

PAN Evaluasi Kekalahan Dede Yusuf di Pilkada Jabar

Jakarta, GATRAnews - Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Teguh Juwarno mengatakan, kekalahan pasangan Calon Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf-Lex Laksamana yang turut diusung PAN akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan strategi pemenangan pemilihan kepala daerah di sejumlah provinsi, terutama di Pulau Jawa. "Yang pasti, pembelajaran penting dari Jabar adalah sebagai bahan evaluasi untuk Pilkada lainnya," kata Teguh di DPP PAN, Jakarta Selatan, Minggu, (24/2).

 

Menurutnya, kekalahan tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk memenangkan Pilkada di sejumlah daerah, terutama di Pulau Jawa yang menjadi barometer dan lumbung suar nasional. "Ada Jawa Tengah dan Jatim. Jawa ini adalah pertarungan yang sesunggugnya, 67% ada di Jawa. Jadi saya kira, semua partai yang ingin menang 2014, harus bertarung dan memenangkannya di Jawa," beber Teguh.

 

Hal senada dikatakan, Ketua DPP PAN Bidang  Pemenangan Pemilu, Viva Yoga Muladi. "Kemudian, kenapa bisa kalah, nanti kita akan evaluasi," ujarnya. Secara singkat ia menjelaskan, ada korelasi antara pemilihan kepala daerah dengan pemilihan umum calon legislatif. "Ada korelasi, tapi tidak signifikan, kalau Pemilu legislatif lebih berdasrkan pada pigur Caleg-Caleg. Namun, sesuai mekanisme, untuk kepala daerah, kan sudah ditentukan, kepala daerah tidak boleh jadi Caleg, kalau jadi Caleg, maka harus mundur secara permanen," paparnya.

 

Dituturkan Viva, Dede yang baru saja kalah di Pilkada Jabar itu, awalnya merupakan kader PAN. "Sebenarnya, Dede itu dulu adalah kader PAN, setelah jadi wakil gubernur, keluar dari PAN dan masuk Demokrat. Namun, karena hubungan baik, maka kita dukung," pungkasnya.

 

Dari hasil hitung cepat Jaringan Suara Indonesia (JSI), Dede Yusuf-Lex Zaenal mendapat 25,55% suara. Sedangkan pasangan lainnya,  Ahmad Heryawan (Aher)-Deddy Mizwar (Demiz) memenangkan Pemilukada Jawa Barat 2013 dalam satu putaran, karena versi hitung cepat menunjukkan, mereka mendulang 32,19% suara. Kemudian, pasangan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki (27,97%), Irianto Syafiuddin - Tatang Farhanul Hakim (12,53%), dan Dikdik Maulana Arif Mansur-Cecep NS Toyib meraih (1,69%).(IS)

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?