GATRANEWS

Spanduk "Hanya Satu Kata, Prabowo Presidenku!" di DPP PAN
Tuesday, 22 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Selembar spanduk terbentang di pagar Kantor DPP Partai Amanat Nasional (Rumah...
Rasionalitas Rakyat Mampu Kalahkan Kampanye Hitam
Tuesday, 22 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemilihan Umum (KPU) sore ini akan mengumumkan siapa pemenang Pilpres...
Diisukan Dicopot, Mabes TNI: KASAD Sudah Masuki Masa Pensiun‏
Monday, 21 July 2014

Jakarta, GATRAnews- Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Budiman dikabarkan dicopot dari...
TB Hasanuddin: Wacana Pilpres Ulang Bisa Timbulkan Gesekan‏
Sunday, 20 July 2014

Jakarta, GATRAnews- Wacana kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang meminta Komisi Pemilihan Umum...
Romy: Koalisi Merah Putih Akan Terima Keputusan KPU
Sunday, 20 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP), sebagai partai pengusung...
KPU Bangkalan Akui Adanya Suara Jokowi-JK Nol di 20 TPS
Thursday, 17 July 2014

Bangkalan, GATRAnews - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangkalan, Jawa Timur, Fauzan Djakfar,...
Amankan Rekapitulasi Pilpres, Panglima TNI 'Haramkan' Prajuritnya Pakai Peluru Tajam
Wednesday, 16 July 2014

Jakarta, GATRAnews- Panglima TNI  Jenderal TNI Moeldoko melakukan inspeksi kesiapan pasukan...
Jokowi Isyaratkan Terima Golkar dalam Koalisi
Monday, 14 July 2014

Semarang, GATRAnews – Calon presiden Joko Widodo (Jokowi) mengisyaratkan menerima Partai Golkar...
IRC Klaim Surveinya Lebih Akurat dari SMRC
Friday, 11 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Peneliti Indonesia Research Centre (IRC) Natalia Christanto, mengklaim hasil...
Pengamat: Real Count Kubu Prabowo Lebih Baik
Friday, 11 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Perbedaan kesimpulan hasil hitung cepat (quick count) beberapa lembaga survei...
Komnas HAM: Tindak Tegas Penjahat Demokrasi!
Friday, 11 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendesak Kepolisian Republik Indonesia...
Salim Said: Jokowi Sukses Rangkul Swing Voters
Wednesday, 09 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Pakar politik Universitas Indonesia (UI) Salim Said menilai, tim sukses calon...
Persepsi: Perlu Investigasi Metodologis, Perbedaan Quick Count Capres
Wednesday, 09 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi), Muhammad...
Tokoh Agama Ajak Masyarakat Aktif Pantau Pilpres
Tuesday, 08 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Tokoh agama Romo Benny Susetyo mengatakan, masyarakat harus turut serta...
Partisipasi WNI di Luar Negeri Tinggi Bukti Inginkan Jokowi
Tuesday, 08 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Meningkatnya partisipasi Warga Negara Indonesia (WNI) di sejumlah negara dalam...
Pengamat: Jatim ''Milik'' Prabowo-Hatta
Tuesday, 08 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Muhibbin Zuhri, pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan...
Hari Nyoblos 9 Juli Buruh Libur, atau Mendapat Upah Kerja Lembur
Tuesday, 08 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah menetapkan hari pemungutan suara alias pencoblosan calon...
Kericuhan Pencoblosan, Bukti Persiapan PPLN Hongkong Buruk
Monday, 07 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Yuddy Chrisnandi menilai, kekisruhan saat pencoblosan Pemilihan Presiden 2014...
Mahfud Imbau Tak Usah Serang Kubu Jokowi-JK
Monday, 07 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua Tim Kampanye Nasional Prabowo-Hatta mengimbau seluruh relawan, juru...
Bagi Jokowi-JK, Hutan Bukan Sekadar Paru-Paru Dunia
Monday, 07 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Wasekjen Partai PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan, bagi pasangan...

PAN Evaluasi Kekalahan Dede Yusuf di Pilkada Jabar

Jakarta, GATRAnews - Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Teguh Juwarno mengatakan, kekalahan pasangan Calon Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf-Lex Laksamana yang turut diusung PAN akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan strategi pemenangan pemilihan kepala daerah di sejumlah provinsi, terutama di Pulau Jawa. "Yang pasti, pembelajaran penting dari Jabar adalah sebagai bahan evaluasi untuk Pilkada lainnya," kata Teguh di DPP PAN, Jakarta Selatan, Minggu, (24/2).

 

Menurutnya, kekalahan tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk memenangkan Pilkada di sejumlah daerah, terutama di Pulau Jawa yang menjadi barometer dan lumbung suar nasional. "Ada Jawa Tengah dan Jatim. Jawa ini adalah pertarungan yang sesunggugnya, 67% ada di Jawa. Jadi saya kira, semua partai yang ingin menang 2014, harus bertarung dan memenangkannya di Jawa," beber Teguh.

 

Hal senada dikatakan, Ketua DPP PAN Bidang  Pemenangan Pemilu, Viva Yoga Muladi. "Kemudian, kenapa bisa kalah, nanti kita akan evaluasi," ujarnya. Secara singkat ia menjelaskan, ada korelasi antara pemilihan kepala daerah dengan pemilihan umum calon legislatif. "Ada korelasi, tapi tidak signifikan, kalau Pemilu legislatif lebih berdasrkan pada pigur Caleg-Caleg. Namun, sesuai mekanisme, untuk kepala daerah, kan sudah ditentukan, kepala daerah tidak boleh jadi Caleg, kalau jadi Caleg, maka harus mundur secara permanen," paparnya.

 

Dituturkan Viva, Dede yang baru saja kalah di Pilkada Jabar itu, awalnya merupakan kader PAN. "Sebenarnya, Dede itu dulu adalah kader PAN, setelah jadi wakil gubernur, keluar dari PAN dan masuk Demokrat. Namun, karena hubungan baik, maka kita dukung," pungkasnya.

 

Dari hasil hitung cepat Jaringan Suara Indonesia (JSI), Dede Yusuf-Lex Zaenal mendapat 25,55% suara. Sedangkan pasangan lainnya,  Ahmad Heryawan (Aher)-Deddy Mizwar (Demiz) memenangkan Pemilukada Jawa Barat 2013 dalam satu putaran, karena versi hitung cepat menunjukkan, mereka mendulang 32,19% suara. Kemudian, pasangan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki (27,97%), Irianto Syafiuddin - Tatang Farhanul Hakim (12,53%), dan Dikdik Maulana Arif Mansur-Cecep NS Toyib meraih (1,69%).(IS)

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?