GATRANEWS

Jadi Penyeimbang Pemerintahan, SBY Apresiasi Sikap Koalisi Merah Putih‏
Tuesday, 02 September 2014

Jakarta, GATRAnews- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kediamannya, Puri Cikeas, Bogor,...
Hatta Rajasa Ucapkan Selamat pada Jokowi
Tuesday, 02 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Hatta Rajasa mengucapkan selamat kepada presiden terpilih Joko Widodo...
Presiden Perintahkan 3 Menteri Bantu Tim Transisi Jokowi-JK‏
Monday, 01 September 2014

Jakarta, GATRAnews- Setelah melakukan pertemuan dengan presiden terpilih Joko Widodo di Nusa Dua...
Demokrat: Pertemuan Bali Bukan SBY Mau ''Recoki'' Jokowi
Sunday, 31 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Partai Demokrat (PD) menyatakan akan menjadi penyeimbang pada pemerintahan...
Relawan Pemenangan Jokowi-JK Akhirnya Dilibatkan dalam Rumah Transisi
Sunday, 31 August 2014

Jakarta, GATRAnews- Para relawan pemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang sebelumnya dikabarkan tak...
Pengamat: Pertemuan SBY-Jokowi Jadi Kunci Keberhasilan Transisi Pemerintahan‏
Friday, 29 August 2014

Jakarta, GATRAnews- Mulus tidaknya transisi pemerintahan sebagaimana yang dilakukan oleh pasangan...
Sesmenpora Jumpa KOI/KONI Denmark
Friday, 29 August 2014

Kopenhagen, GATRAnews - Didampingi Dubes Indonesia untuk Denmark Bomer Pasaribu, Sesmenpora Alfitra...
SBY Bakal Temui Jokowi di Bali pada 27-28 Agustus
Monday, 25 August 2014

Jakarta, GATRAnews- Calon Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) diberi dua alternatif pilihan...
Hanura Dukung Partai Yang Ingin Masuk ke Jokowi-JK
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) tidak mempermasalahkan dan mendukung partai...
Demi Tegakkan Aturan, PPP Wajib Gelar Muktamar
Tuesday, 19 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) harus menggelar muktamar sebulan setelah...
Pengamat: Tim Transisi Ancam Kesuksesan Jokowi
Wednesday, 13 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Pengamat politik dari Universitas Jayabaya, Jakarta, Igor Dirgantara, menilai,...
Denny JA Mengaku Bantu Anas Cuma untuk Menangkan Calon Demokrat di Pilkada‏
Thursday, 07 August 2014

Jakarta, GATRAnews- Pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Denny JA, membantah memberi...
Jokowi Tuntut SBY Tegas naikan Harga BBM Bersubsidi
Tuesday, 05 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Kebijakan pembatasan kuota BBM bersubsidi yang segera diberlakukan mendapat...
Pemecatan Elsa Syarief Karena Dukung Prabowo dan Terlalu ''Vokal''
Sunday, 27 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Saleh Husin, di Jakarta, Minggu...
Pengamat: Mundur dari Rekapitulasi KPU, Prabowo Cuma Politisi Biasa
Wednesday, 23 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Sikap kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang mundur dari proses rekapitulasi...
Spanduk "Hanya Satu Kata, Prabowo Presidenku!" di DPP PAN
Tuesday, 22 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Selembar spanduk terbentang di pagar Kantor DPP Partai Amanat Nasional (Rumah...
TB Hasanuddin: Wacana Pilpres Ulang Bisa Timbulkan Gesekan‏
Sunday, 20 July 2014

Jakarta, GATRAnews- Wacana kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang meminta Komisi Pemilihan Umum...
Mbah Munif : PKB Salah Satu Kunci Keunggulan Jokowi-JK
Sunday, 20 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) mengungguli pasangan...
Pramono: Pemanggilan RRI Berlebihan
Wednesday, 16 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung menilai pemanggilan Radio Republik Indonesia...
Koalisi Merah Putih Tak Permanen dan Rawan Bubar
Tuesday, 15 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Poempida Hidayatulloh, Juru Bicara Cawapres Jusuf Kalla (JK) menilai penekenan...
Error
  • Could not create image:
    /home/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/06/b_90_90_16777215_59866_SBY_Jokowi_ANTARA_NyomanBudhiana.jpeg.
    Check if the folder exists and if you have write permissions:
    /home/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/06

Pertemuan PKPI-KPU Hanya Berbuah Sumpah Serapah

Jakarta, GATRAnews - Audiensi jajaran petinggi dan kader Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dengan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) hanya membuahkan sumpah serapah dan makian. Pasalnya, pertemuan selama 36 menit di Media Center KPU, Jakarta Pusat, Senin, (4/3) itu, tidak membuahkan kesepakatan pasti apapun. Sumpah serapah dan makian itu dilontarakan sejumlah kader bahkan jajaran PKPI yang merasa kesal dengan sikap KPU yang meminta waktu 1-2 minggu untuk mepelajari dan menyikapi fatwa Mahkamah Agung (MA) yang memperkuat putusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

 

"Ini secepatnya kita akan bahas. Dalam waktu dekat kami akan bahas. Kami butuh waktu 1-2 minggu. Ini kami harus bahas banyak hal, tidak boleh hanya mempelajari satu sisi saja, tapi harus mempelajari bebagai sisi," dalih Komisioner KPU, Ferry Kurnia Rizkiyansyah. Selain itu, pernyataan Komisioner KPU lainnya, Ida Budiati juga semakin memancing kekesalan sejumlah kader dan jajaran. Pasalnya, Ida mengaku semua yang dilakukan KPU telah sesuai perundang-undangan.

 

"Kami dengar pernyataan kalimat yang cantik dari Ibu Ida, kalau memang sesuai aturan, 50 kecamatan tidak diverikasi, kenapa KPU tidak mengakui. Kami lolos, tapi kenapa disamakan dengan yang 15 (tidak lolos-Red.)? Kami sudah lolos, jangan diberikan tafsir!" Humas PKPI, Ruli mempertanyakan. PKPI mengharapkan KPU tidak lama mengambil keputusan dan sikap. Pasalnya, jika KPU memutuskannya dalam waktu 15 hari, hampir dipastikan kehilangan kesempatannya sebagai peserta Pemilu 2014, karena masa itu Parpol harus menyerahkan calon legislatifnya ke KPU.

 

"Tidak mungkinkan kita terus menunggu, karena kita tidak tahu batas waktunya KPU. Apakah menunggu bereaksi mereka di bawah. Sabarkan ada batasnya. Karena kita sudah melalui mekanisme santun dan beretika dalam berpolitik. Mana pernah kita anarkis," tegas Sutiyoso. Usai audensi masa pun diminta tenang, namun saat 4 komisioner yakin Hadar Navis Gumay, Ida Budiati, Ferry Kurnia Rizkiyansyah, dan Arif Budiman hendak keluar ruangan, hujan hujatan pun mengarah ke Ida dan Hadar. "Hadar, balek (pulang) kau ke Plembang, habis kau!" teriak salah seorang kader kepada Hadar.

 

Tak hanya Hadar, Ida pun mendapat sejumlah teriakkan makian dan sumpah serapah. Berbagai sumpah serapah dan tudingan, bahwa KPU yang dinilainya tidak independen, serta dinilai sebagai kepanjangan tangan partai Senayan pun dilontarkan para kader yang memenuhi ruangan Media Center KPU tersebut. "Ida kau jangan kaku, seperti kayu kering," ucap Kader lainnya.

 

Sementara pengurus DPP PKPI menegur komisioner Ida Budiati yang acap kali bersembunyi di balik aturan KPU dan UU saat sesi dialog tersebut. "Kami mendengar kalimat-kalimat yang cantik dari Ibu (Ida). Seolah-olah sudah benar. Tapi dari pertama pun sudah salah. Justru ibu dan bapak yang Bodoh ini  mengintervensi. Kalau Bawaslu memang tidak benar kenapa tidak dituntut ke PTUN. Kenapa kami yang harus ke PTUN," geram pengurus PKPI tersebut.

 

Pertemuan itu hanya diikuti 4 komisioner yang menjumpai ratusan kader PKPI. Sementara Ketua KPU Husin Kamil Manik tak terlihat dalam pertemuan itu. Aparat keamanan tetap mengawal 4 anggota KPU itu hingga keluar menuju gedung utama KPU.(IS)

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?