GATRANEWS

Gila, Gaji Pejabat DKI Melebihi Pejabat di Kementerian Keuangan
Thursday, 26 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB)...
Jika Ada Reshuffle, Oposisi Masuk Kabinet Kerja?
Saturday, 21 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Sosiolog Imam Prasodjo memprediksi, partai oposisi bisa masuk ke dalam Kabinet...
Ibas: Demokrat Tunggu Sikap Jokowi Soal Pelantikan Budi Gunawan
Tuesday, 17 February 2015

Jakarta, GATRAnews- Proses Praperadilan yang sitempuh Komjen Pol Budi Gunawan terhadap Komisi...
Rieke: Hentikan Lelang Jabatan Kepala BKKBN
Tuesday, 17 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Anggota Komisi IX DPR RI Rieke Diah Pitaloka mendesak Kementerian Kesehatan...
Basuki Ungkap di Balik Ancaman Impeachment Dewan
Monday, 16 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Bendera 'perang' dikibarkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kepada...
Golkar dan Demokrat Dukung Pembatalan Pelatikan Budi Gunawan
Friday, 13 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Partai Golkar dan Partai Demokrat akan mendukung keputusan Presiden Joko...
LSI-Denny JA: Mayoritas Publik Tak Ingin Dipimpin Kepala Daerah Sementara
Tuesday, 10 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Undang-undang Pilkada langsung yang telah disahkan kini menyisakan persoalan...
Jepang Jangan Campuri Soal Cilamaya
Saturday, 07 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Kunjungan Duta Besar Kerajaan Jepang Tanizaki Yasuaki ke Gedung Sate, Bandung,...
Harta Pejabat DKI Bertambah 715 Juta per Tahun
Thursday, 05 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Penambahan kekayaan pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta...
Peraturan Baru, 11.984 PNS Ibu Kota Wajib LHKPN
Thursday, 05 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Pejabat DKI Jakarta yang wajib memberikan Laporan Harta Penyelenggaraan...
TKD Dinamis Guru Cair Tahun 2016
Wednesday, 04 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Pegawai negeri sipil (PNS) tenaga pendidik atau guru di DKI Jakarta ternyata...
Terapkan TKD Dinamis, Ahok Prediksi Ada Gesekan
Wednesday, 04 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah pusat mendukung langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan...
Pertemuan Jokowi-Prabowo Momentum Bangun Kekuatan Politik Baru
Sunday, 01 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum Partai Gerindra...
Menpan Klaim Kebijakan Larangan Rapat di Hotel Hemat Rp 1,3 Triliun‏!
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah melalui Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi...
Ingin Ekspor Meningkat 300%, Mendag Minta Atase Perdagangan Lebih Aktif‏
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Perdagangan (Mendag), Rachmat Gobel mengatakan pejabat perwakilan...
KPK vs Polri Memanas, Jokowi Kembali Datangi Balai Kota
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Saat polemik KPK vs Polri memuncak, Presiden Joko Widodo kembali ke Balai Kota...
Kisruh KPK-Polri, Demokrat Harap Pemerintah Ambil Sikap Bijak
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews- Fraksi Partai Demokrat (PD) angkat bicara soal ketegangan antara Polri dan...
DPR: Tak Ada Pejabat Negara yang Kebal Hukum
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Pimpinan DPR bereaksi keras atas usulan diberikannya hak imunitas atau...
Ibas: Demokrat Tunggu Solusi Penyelesaian Kisruh KPK-Polri Oleh Jokowi
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews- Presiden Joko Widodo dinilai belum menyelesaikan kemelut yang kini terjadi...
Demokrat Minta Jokowi Bertindak Atas Penangkapan Bambang Widjojanto
Friday, 23 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto ditangkap...

Demokrat Tak Akan Ganti Pejabat Pendukung Anas

Jakarta, GATRAnews - Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Syarif Hasan menegaskan, partainya tidak menggagendakan rotasi pejabat tinggi partai yang dinilai sebagai loyalis Anas Urbaningrum, dalam Kongres Luar Biasa (KLB) yang rencananya akan dihelat sebelum 9 April mendatang.

"Kita tidak membicarakan itu (penggeseran petinggi Demokrat, Red.)," jawab Syarif usai menghadiri penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa Taufiq Kiemas di Gedung DPR RI, Jakarta, Minggu, (10/3), soal apakah para loyalis Anas akan digeser atau tidak, sebagaimana isu yang beredar selama ini.

Syarif menambahkan, Demokrat akan mentaati seluruh ketentuan Undang-undang Pemilu, sehingga hampir dipastikan KLB itu digelar agar daftar calon legislatif (DCS) bisa ditandatangani ketua umum sebelum diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sebelumnya, mantan Ketua Umum Anas Urbaningrum dalam diskusi bertajuk "Smart Evening With Rosi", Rabu malam lalu, (6/3), mengaku belum melayangkan surat resmi penguduran dirinya setelah pernyataan lisannya, menyusul ditetapkan sebagai tersangka korupsi Hambalang.

Anas mengatakan, tidak ada satu orang pun yang berhak menerima surat tersebut, termasuk Ketua Majelis Tinggi, Susilo Bambang Yudhoyono. Menurutnya, yang layak menerima pengunduran dirinya adalah KLB. Pengangkatan dirinya sebagai ketua umum dilakukan melalui kongres, sehingga surat tersebut pun harus diserahkan ke kongres.

"Kalau dikirim, yang layak menerima surat pengunduran diri itu kongres, tidak ada instansi yang mempunyai mandat mencabut itu, kecuali kongres," tandasnya.

Menurutnya, ia belum mengirimkan surat pengunduran dirinya, karena mantan partai cinta pertamanya tersebut belum menentukan jadwal KLB. Selain itu, Anas menganggap, karen dirinya merupakan bayi yang tidak diinginkan, maka hampir dipastikan suratnya pun tidak dinantikan.
"Suratnya pun tidak diharapkan oleh bapaknya," seloroh Anas.

Pada kesempatan tersebut Anas juga menilai, adanya faksi-faksi di dalam partai politik merupakan hal yang wajar. Menurutnya, semakin besar satu partai, maka semakin banyak pula faksi-faksinya.

"Ada faksi di partai itu hal yang biasa. Kalau partai kecil faksinya kecil, kalau partai besar lazim faksinya besar. Partai Demokrat ini masih belajar, wajar kalau ada faksi-faksi," pungkasnya. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?