GATRANEWS

Marwan Sebut Dua Partai Ingin Merapat ke Jokowi-JK
Thursday, 17 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Anggota tim sukses Jokowi-JK dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Marwan...
Akademisi: Koalisi Permanen, Antara Optimis dan Pesimis
Tuesday, 15 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Deklarasi koalisi permanen Koalisi Merah Putih melahirkan mulitafsir...
Pengamat Politik UGM Nilai Koalisi Permanen Syarat Keterpaksaan
Tuesday, 15 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Koalisi permanen antarpartai pengusung pasangan Prabowo-Hatta yang...
Anas: Biasanya Capres yang Saya Pilih Menang
Wednesday, 09 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum merasa yakin pasangan...
Kader dan Simpatisan Demokrat Belum Tentu Turuti Partai
Sunday, 06 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Kader dan simpatisan Demokrat di daerah belum tentu sejalan menyalurkan...
Alasan di Balik Masuknya Partai Demokrat Dalam Koalisi Merah Putih
Sunday, 06 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Partai Demokrat (PD) secara resmi masuk dalam partai koalisi Merah Putih guna...
Koalisi PDIP Tak Gentar Hadapi Gemuknya Kubu Prabowo
Tuesday, 01 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Koalisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tak gentar dengan kian...
Dukungan Demokrat ke Prabowo-Hatta Tak Bulat
Tuesday, 01 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Dukungan Partai Demokrat kepada Pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa...
Tiga Faktor Demokrat Naikkan Keterpilihan Prabowo-Hatta
Tuesday, 01 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Alfan Alfian, pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta...
Demokrat Resmi Dukung Prabowo, Ini Kata Ruhut
Tuesday, 01 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul, lewat pesan singkat, menanggapi...
Demokrat: Tak Soal Ruhut Dukung Jokowi-JK
Sunday, 29 June 2014

Jakarta, GATRAnews - Berbagai elemen Partai Demokrat tidak bulat mendukung pasangan Prabowo...
Demokrat Klaim Turut Naikkan Elektabilitas Prabowo-Hatta
Sunday, 29 June 2014

Jakarta, GATRAnews - Ramadhan Pohan, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, mengatakan bahwa...
Jokowi Terbuka Terima Dukungan Ruhut Sitompul
Tuesday, 24 June 2014

Pontianak, GATRAnews - Merapatnya Ruhut Sitompul ke kubu Jokowi-JK dinilai sebagai angin segar....
Simpatisan SBY Tingkatkan Elektabilitas Prabowo-Hata
Friday, 20 June 2014

Jakarta, GATRAnews - Dukungan kader dan massa Partai Demokrat kepada pasangan calon presiden...
Jokowi: Belum Tentu Akar Rumput Demokrat Mendukung Prabowo
Wednesday, 18 June 2014

Cirebon, GATRAnews - Puluhan elit Partai Demokrat merapat ke Koalisi Merah Putih yang mengusung...
Al Chaidar: KPU Lebih Tak Netral Dibanding TNI
Tuesday, 10 June 2014

Jakarta, GATRAnews - Pengamat intelijen dan terorisme Al Chaidar tak sependapat bila TNI selama ini...
Babinsa Sipil Desak TNI Netral dalam Pemilu Presiden‏
Sunday, 08 June 2014

Jakarta, GATRAnews- Barisan Pembangun Anak Bangsa-Sipil (Babinsa Sipil) yang diinisasi oleh...
Ini Alasan Marzuki Alie Dukung Prabowo-Hatta‏
Friday, 06 June 2014

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Alie menjelaskan alasan...
Fahri Hamzah: Penggalangan Dana Capres Adalah Gratifikasi
Sunday, 01 June 2014

Jakarta, GATRAnews - Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah menyoal penggalangan...
Dirotasi, Poempida Harap Nasib TKI Tetap Diperjuangkan
Thursday, 29 May 2014

Jakarta, GATRAnews - Politisi muda Partai Golkar, Poempida Hidayatulloh merasa berat meninggalkan...

Demokrat Tak Akan Ganti Pejabat Pendukung Anas

Jakarta, GATRAnews - Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Syarif Hasan menegaskan, partainya tidak menggagendakan rotasi pejabat tinggi partai yang dinilai sebagai loyalis Anas Urbaningrum, dalam Kongres Luar Biasa (KLB) yang rencananya akan dihelat sebelum 9 April mendatang.

"Kita tidak membicarakan itu (penggeseran petinggi Demokrat, Red.)," jawab Syarif usai menghadiri penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa Taufiq Kiemas di Gedung DPR RI, Jakarta, Minggu, (10/3), soal apakah para loyalis Anas akan digeser atau tidak, sebagaimana isu yang beredar selama ini.

Syarif menambahkan, Demokrat akan mentaati seluruh ketentuan Undang-undang Pemilu, sehingga hampir dipastikan KLB itu digelar agar daftar calon legislatif (DCS) bisa ditandatangani ketua umum sebelum diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sebelumnya, mantan Ketua Umum Anas Urbaningrum dalam diskusi bertajuk "Smart Evening With Rosi", Rabu malam lalu, (6/3), mengaku belum melayangkan surat resmi penguduran dirinya setelah pernyataan lisannya, menyusul ditetapkan sebagai tersangka korupsi Hambalang.

Anas mengatakan, tidak ada satu orang pun yang berhak menerima surat tersebut, termasuk Ketua Majelis Tinggi, Susilo Bambang Yudhoyono. Menurutnya, yang layak menerima pengunduran dirinya adalah KLB. Pengangkatan dirinya sebagai ketua umum dilakukan melalui kongres, sehingga surat tersebut pun harus diserahkan ke kongres.

"Kalau dikirim, yang layak menerima surat pengunduran diri itu kongres, tidak ada instansi yang mempunyai mandat mencabut itu, kecuali kongres," tandasnya.

Menurutnya, ia belum mengirimkan surat pengunduran dirinya, karena mantan partai cinta pertamanya tersebut belum menentukan jadwal KLB. Selain itu, Anas menganggap, karen dirinya merupakan bayi yang tidak diinginkan, maka hampir dipastikan suratnya pun tidak dinantikan.
"Suratnya pun tidak diharapkan oleh bapaknya," seloroh Anas.

Pada kesempatan tersebut Anas juga menilai, adanya faksi-faksi di dalam partai politik merupakan hal yang wajar. Menurutnya, semakin besar satu partai, maka semakin banyak pula faksi-faksinya.

"Ada faksi di partai itu hal yang biasa. Kalau partai kecil faksinya kecil, kalau partai besar lazim faksinya besar. Partai Demokrat ini masih belajar, wajar kalau ada faksi-faksi," pungkasnya. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?