GATRANEWS

Menteri PANRB : Humas Pemda Harus Jadi Juru Penerang yang Efektif
Wednesday, 25 March 2015

Bandung, GATRAnews – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi bersama...
Ruhut Ancam Kader Demokrat yang Ikut Gulirkan Hak Angket
Wednesday, 25 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul menegaskan bahwa partainya tidak ikut...
Jelang Kongres, Syarief Hasan: SBY Akan Terpilih Secara Aklamasi
Monday, 23 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Jelang Kongres Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono diyakini masih akan...
Walaupun Parpol Pendukung Pecah, KMP Klaim Tetap Solid
Thursday, 19 March 2015

Jakarta, GATRAnews- Golkar kubu Agung Laksono gencar menemui pimpinan partai politik, dan...
Ahok Pertahankan Tunjangan Transport Pejabat
Wednesday, 18 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mempertahankan anggaran tunjangan...
Di Bawah Ahok, Banyak Pejabat Mengundurkan Diri
Wednesday, 18 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur Basuki Tjahaja Purnama mengakui sejumlah pejabat struktural di...
Demokrat Isyaratkan Dukung Hak Angket untuk Yasonna
Tuesday, 17 March 2015

Jakarta, GATRAnews- Fraksi Partai Demokrat di DPR mengisyaratkan akan mendukung penggunaan hak...
Tinggalkan Hak Angket, DPRD: PAN Cuma Dua Biji
Tuesday, 10 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik menuturkan hak angket APBD 2015...
PAN Cabut Dukungan dari Hak Angket
Tuesday, 10 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD DKI Jakarta mencabut dukungan dari hak...
WIKA Garap Proyek Bendungan Keureto di Aceh
Tuesday, 10 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Perusahaan konstruksi BUMN, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), meraih proyek...
Duel Ahok-DPRD Berakhir Deadlock
Thursday, 05 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Mediasi kisruh APBD antara Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-DPRD ‎DKI...
Ahok: Belum Tahu Berdamai dengan DPRD
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Dalam Negeri berencana mempertemukan Gubernur Basuki Tjahaja...
Mendagri: 8 Maret APBD DKI Setujui
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta ‎Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan wakilnya Djarot...
Hatta Ucapkan Selamat pada Zulkifli
Monday, 02 March 2015

Nusa Dua, GATRAnews - Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa mengucapkan...
Gila, Gaji Pejabat DKI Melebihi Pejabat di Kementerian Keuangan
Thursday, 26 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB)...
Jika Ada Reshuffle, Oposisi Masuk Kabinet Kerja?
Saturday, 21 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Sosiolog Imam Prasodjo memprediksi, partai oposisi bisa masuk ke dalam Kabinet...
Ibas: Demokrat Tunggu Sikap Jokowi Soal Pelantikan Budi Gunawan
Tuesday, 17 February 2015

Jakarta, GATRAnews- Proses Praperadilan yang sitempuh Komjen Pol Budi Gunawan terhadap Komisi...
Rieke: Hentikan Lelang Jabatan Kepala BKKBN
Tuesday, 17 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Anggota Komisi IX DPR RI Rieke Diah Pitaloka mendesak Kementerian Kesehatan...
Basuki Ungkap di Balik Ancaman Impeachment Dewan
Monday, 16 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Bendera 'perang' dikibarkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kepada...
Golkar dan Demokrat Dukung Pembatalan Pelatikan Budi Gunawan
Friday, 13 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Partai Golkar dan Partai Demokrat akan mendukung keputusan Presiden Joko...

Demokrat Tak Akan Ganti Pejabat Pendukung Anas

Jakarta, GATRAnews - Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Syarif Hasan menegaskan, partainya tidak menggagendakan rotasi pejabat tinggi partai yang dinilai sebagai loyalis Anas Urbaningrum, dalam Kongres Luar Biasa (KLB) yang rencananya akan dihelat sebelum 9 April mendatang.

"Kita tidak membicarakan itu (penggeseran petinggi Demokrat, Red.)," jawab Syarif usai menghadiri penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa Taufiq Kiemas di Gedung DPR RI, Jakarta, Minggu, (10/3), soal apakah para loyalis Anas akan digeser atau tidak, sebagaimana isu yang beredar selama ini.

Syarif menambahkan, Demokrat akan mentaati seluruh ketentuan Undang-undang Pemilu, sehingga hampir dipastikan KLB itu digelar agar daftar calon legislatif (DCS) bisa ditandatangani ketua umum sebelum diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sebelumnya, mantan Ketua Umum Anas Urbaningrum dalam diskusi bertajuk "Smart Evening With Rosi", Rabu malam lalu, (6/3), mengaku belum melayangkan surat resmi penguduran dirinya setelah pernyataan lisannya, menyusul ditetapkan sebagai tersangka korupsi Hambalang.

Anas mengatakan, tidak ada satu orang pun yang berhak menerima surat tersebut, termasuk Ketua Majelis Tinggi, Susilo Bambang Yudhoyono. Menurutnya, yang layak menerima pengunduran dirinya adalah KLB. Pengangkatan dirinya sebagai ketua umum dilakukan melalui kongres, sehingga surat tersebut pun harus diserahkan ke kongres.

"Kalau dikirim, yang layak menerima surat pengunduran diri itu kongres, tidak ada instansi yang mempunyai mandat mencabut itu, kecuali kongres," tandasnya.

Menurutnya, ia belum mengirimkan surat pengunduran dirinya, karena mantan partai cinta pertamanya tersebut belum menentukan jadwal KLB. Selain itu, Anas menganggap, karen dirinya merupakan bayi yang tidak diinginkan, maka hampir dipastikan suratnya pun tidak dinantikan.
"Suratnya pun tidak diharapkan oleh bapaknya," seloroh Anas.

Pada kesempatan tersebut Anas juga menilai, adanya faksi-faksi di dalam partai politik merupakan hal yang wajar. Menurutnya, semakin besar satu partai, maka semakin banyak pula faksi-faksinya.

"Ada faksi di partai itu hal yang biasa. Kalau partai kecil faksinya kecil, kalau partai besar lazim faksinya besar. Partai Demokrat ini masih belajar, wajar kalau ada faksi-faksi," pungkasnya. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?