Kamis, 29 September 2016 22:14

Calon Gubernur DKI Jakarta petahana Basuki Tjahaja Purnama (GATRAnews/Adi Wijaya/HR02) Jakarta, GATRAnews - Dukungan Partai Golkar untuk calon ...

Kamis, 29 September 2016 22:14

Basuki Tjahaja Purnama (GATRA/Averos Lubis/HR02) Jakarta, GATRAnews - Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik mendoakan elektabilitas ...

Kamis, 29 September 2016 22:14

Mantan Ketua DPR RI Setya Novanto (Antara/Yudhi Mahatma/AK9) Jakarta, GATRAnews - Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis mendukung putusan ...

Yusuf Supendi Bawa 10 Kader PKS ke Hanura

Jakarta, GATRAnews - Yusuf Supendi, pendiri Partai Keadilan (kini jadi Partai Keadilan Sejahtera/PKS), membawa serta 10 kader PKS saat bergabung dengan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Bergabungnya Yusuf dengan partai yang dikomandoi Wiranto itu, setelah Yusuf diterima Wiranto dan jajarannya di DPP Partai Hanura, Jakarta Pusat, Jumat (22/3).

Yusuf memilih bergabung dengan partai bernomor urut 10 itu, setelah berkomunikasi dengan Ketua Umum Hanura, Wiranto. Ia juga sudah mendaftar sebagai calon legislatif DPR RI daerah pemilihan V, Jawa Barat.

"Saya mendaftar caleg DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) V Jawa Barat. Saya ditelpon pak Ketua Umum pada hari Selasa (19/3)," kata Yusuf.

Ia menambahkan, "Saya membawa sekitar 10 orang caleg. Pertama, Dapil Aceh, 2 orang Caleg Jabar, salah satunya merupakan aktivis PKS dan punya pengalaman di 2009." 

Ia beralasan, bergabung ke Hanura setelah berkonsultasi dengan pengamat dan pakar politik. "Saya bertanya, jawaban beliau perlu karena pak Yusuf orang langka, berani, tegas, dan tidak macem-macem," kata pria berjengot putih itu, menirukan ucapan pakar politik.

Menurutnya, sejak 2009 ia sudah melakukan komunikasi dengan 10 parpol, tapi tidak dengan dua parpol; PKS kedua Hanura.

"Uang kedelapan saya sudah komunikasi, namun beberapa kali berkomunikasi kira-kira tidak ditangapi. Saya pun ikut tahun 2014 atas masukan pengamat itu, yang meminta agar bergabung ke partai Hanura yang tidak korupsi. Itulah dasar utamanya," pungkas dia. (IS){jcomments on}

 

Share this article