Gatranews - Yusuf Supendi Bawa 10 Kader PKS ke Hanura
Senin, 30 Mei 2016 11:53

Ketua DPP PDI-P bidang Keanggotaan dan Organisasi Djarot Saiful Hidayat (ANTARA/Hafidz Mubarak/HR02) Jakarta, GATRAnews - Ketua DPP PDI Perjuangan ...

Senin, 30 Mei 2016 11:53

Jakarta, GATRAnews - Keputusan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memilih jalur independen dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta akan menjadi ...

Senin, 30 Mei 2016 11:53

Jakarta, GATRAnews- Dalam Outbond 4 Pilar untuk kalangan mahasiswa se-Kalimantan Tengah, di Palangkaraya (28/5), anggota MPR dari Fraksi Partai ...

Yusuf Supendi Bawa 10 Kader PKS ke Hanura

Jakarta, GATRAnews - Yusuf Supendi, pendiri Partai Keadilan (kini jadi Partai Keadilan Sejahtera/PKS), membawa serta 10 kader PKS saat bergabung dengan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Bergabungnya Yusuf dengan partai yang dikomandoi Wiranto itu, setelah Yusuf diterima Wiranto dan jajarannya di DPP Partai Hanura, Jakarta Pusat, Jumat (22/3).

Yusuf memilih bergabung dengan partai bernomor urut 10 itu, setelah berkomunikasi dengan Ketua Umum Hanura, Wiranto. Ia juga sudah mendaftar sebagai calon legislatif DPR RI daerah pemilihan V, Jawa Barat.

"Saya mendaftar caleg DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) V Jawa Barat. Saya ditelpon pak Ketua Umum pada hari Selasa (19/3)," kata Yusuf.

Ia menambahkan, "Saya membawa sekitar 10 orang caleg. Pertama, Dapil Aceh, 2 orang Caleg Jabar, salah satunya merupakan aktivis PKS dan punya pengalaman di 2009." 

Ia beralasan, bergabung ke Hanura setelah berkonsultasi dengan pengamat dan pakar politik. "Saya bertanya, jawaban beliau perlu karena pak Yusuf orang langka, berani, tegas, dan tidak macem-macem," kata pria berjengot putih itu, menirukan ucapan pakar politik.

Menurutnya, sejak 2009 ia sudah melakukan komunikasi dengan 10 parpol, tapi tidak dengan dua parpol; PKS kedua Hanura.

"Uang kedelapan saya sudah komunikasi, namun beberapa kali berkomunikasi kira-kira tidak ditangapi. Saya pun ikut tahun 2014 atas masukan pengamat itu, yang meminta agar bergabung ke partai Hanura yang tidak korupsi. Itulah dasar utamanya," pungkas dia. (IS){jcomments on}

 

Share this article