Gatranews - Yusuf Supendi Bawa 10 Kader PKS ke Hanura
Sabtu, 07 Mei 2016 07:26

Jakarta, GATRAnews  - Golkarnews.com bekerja sama dengan lembaga Survey & Polling Indonesia (SPIN) melakukan riset telepolling terkait beberapa ...

Sabtu, 07 Mei 2016 07:26

Jakarta, GATRAnews - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sumringah mendapat dukungan dari mantan rivalnya di Pilkada DKI Jakarta 2012, Faisal Basri. ...

Sabtu, 07 Mei 2016 07:26

Jakarta, GATRAnews - Pendaftaran calon Ketua Umum Golkar untuk Munaslub resmi ditutup. Hingga Rabu (4/5) tengah malam, total ada delapan bakal ...

Yusuf Supendi Bawa 10 Kader PKS ke Hanura

Jakarta, GATRAnews - Yusuf Supendi, pendiri Partai Keadilan (kini jadi Partai Keadilan Sejahtera/PKS), membawa serta 10 kader PKS saat bergabung dengan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Bergabungnya Yusuf dengan partai yang dikomandoi Wiranto itu, setelah Yusuf diterima Wiranto dan jajarannya di DPP Partai Hanura, Jakarta Pusat, Jumat (22/3).

Yusuf memilih bergabung dengan partai bernomor urut 10 itu, setelah berkomunikasi dengan Ketua Umum Hanura, Wiranto. Ia juga sudah mendaftar sebagai calon legislatif DPR RI daerah pemilihan V, Jawa Barat.

"Saya mendaftar caleg DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) V Jawa Barat. Saya ditelpon pak Ketua Umum pada hari Selasa (19/3)," kata Yusuf.

Ia menambahkan, "Saya membawa sekitar 10 orang caleg. Pertama, Dapil Aceh, 2 orang Caleg Jabar, salah satunya merupakan aktivis PKS dan punya pengalaman di 2009." 

Ia beralasan, bergabung ke Hanura setelah berkonsultasi dengan pengamat dan pakar politik. "Saya bertanya, jawaban beliau perlu karena pak Yusuf orang langka, berani, tegas, dan tidak macem-macem," kata pria berjengot putih itu, menirukan ucapan pakar politik.

Menurutnya, sejak 2009 ia sudah melakukan komunikasi dengan 10 parpol, tapi tidak dengan dua parpol; PKS kedua Hanura.

"Uang kedelapan saya sudah komunikasi, namun beberapa kali berkomunikasi kira-kira tidak ditangapi. Saya pun ikut tahun 2014 atas masukan pengamat itu, yang meminta agar bergabung ke partai Hanura yang tidak korupsi. Itulah dasar utamanya," pungkas dia. (IS){jcomments on}

 

Share this article