GATRANEWS

100 PHL dan Mandor Dinas Kebersihan Dipecat
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Sebanyak 100 orang pekerja harian lepas (PHL) dan pengawas (mandor) PHL di...
Ahok Tantang PNS Kirim Guna-guna untuk Dirinya
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Sebanyak 91 pejabat struktural Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta...
Antam Operasikan Oxygen Plant di Pabrik Feronikel Pomalaa
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) mulai mengoperasikan Oxygen Plant No....
Kementerian PUPR Gandeng Belanda dan Korsel Bangun Tanggul Laut
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggandeng Pemerintah...
Menaker Hanif: Job Fair Mempercepat Penyerapan Pengangguran
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri  secara resmi membuka acara Pameran...
Hari Pelanggan, Direksi BRI Turun Langsung Layani Nasabah
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Hari Pelanggan Nasional pada 4 September ini, menjadi momentum bagi Bank BRI...
Agung Podomoro Land Rayakan Hari Pelanggan di Vimala Hills
Friday, 04 September 2015

Bogor, GATRAnews - Pengembang properti PT Agung Podomoro Land Tbk turut merayakan hari pelanggan...
Ahok: Saya Tidak mau PNS Patah Semangat
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melantik 327 pejabat struktural...
Harga Minyak Indonesia Turun US$ 9 per Barel
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Tim Harga Minyak Indonesia menyatakan, berdasarkan hasil perhitungan Formula...
Hari Pelanggan, BNI Berikan Kartu BNI Tap Cash kepada 70 Nasabah
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memberikan kartu BNI Tap Cash...
Dikunjungi Presiden Mesir, Jokowi Bicarakan Hubungan Dagang dan Investasi
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo akan menerima Presiden Mesir Abdel Fatah Al-Sisi di...
Dorong Pertumbuhan Ekonomi, JK Instruksikan Percepat Pembangunan Infrastruktur
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Presiden Jusuf Kalla menginstruksikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum...
Bangun Infrastruktur Nasional, Realisasi Anggaran Kementerian PUPR Capai 33,33%
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) realisasi belanja...
BKPM Tidak Happy dengan Kondisi Industri Tekstil Nasional
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews -Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani mengadakan...
Kinerja Bareskrim Lebih Bagus Ketimbang Kejagung
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews-Pencopotan jabatan Komisaris Jenderal Budi Waseso sebagai Kepala Badan Reserse...
Menaker Hanif: Jangan Kaitkan Isu Pekerja Asing dengan Persoalan PHK
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri meminta agar isu mengenai Tenaga Kerja...
Buwas jadi Kepala BNN, Komisi III Akan Bentuk Pansus Pelindo
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Komjen Pol Budi Waseso resmi menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN)...
Moratorium Sektor Perikanan Harus Ciptakan Kepastian Hukum
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis menilai, moratorium izin penangkapan...
Lelang Paket Buruk, Ahok Angkat Tangan
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Ribuan paket lelang pembangunan di Ibu Kota belum diselesaikan oleh Badan...
FITRA Pertanyakan Tujuan Pimpinan DPR Hadiri Kampanye Donald Trump
Friday, 04 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Delegasi DPR RI yang dipimpin Ketua DPR Setya Novanto menghadiri kampanye...

Polri Duga Pelaku Bom Solo Adalah DPO Bom Cirebon

Jakarta - Kabagpenum Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar mengatakan, pelaku bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil, Sepenuh, Solo, Jawa Tengah diduga adalah salah satu dari enam Daftar Pencarian Orang (DPO) pada peledakan bom di Cirebon. "Diduga kuat pelakunya terkait peledakan bom Cirebon. Tapi data lengkapnya belum bisa kami sampaikan," kata Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (26/9/2011).

Menurut Boy Rafli Amar, pemeriksaan hari ini adalah mengenai penuntasan pemeriksaan pertama dari tim identifikasi dan tim kedokteran serta tim ahli forensik. Saat ditanya mengenai motif dari peledakan bom Solo kali ini, Boy Rafli Amar mengatakan kepolisian perlu mendalami lagi jaringan mereka. "Sementara ini kasusnya sedang dalam penyelidikan. Untuk memutuskan lebih lanjut soal motif ataupun identitas pelaku, dibutuhkan waktu," ujarnya.

Target dari peledakan bom ini, ungkap Boy Rafli, diduga adalah orang-orang yang berada di dalam Gereja Bethel Injil di Solo, karena rekaman CCTV menunjukkan hal tersebut. "Kami mendapat rekaman CCTV dari gedung gereja," katanya. Ia juga mengatakan bahwa jenis peledak belum diketahui, namun dugaan sementara jenis peledak masih terkait dengan bom rakitan di Cirebon. Penyelidikan mengenai bahan peledak dilakukan di Puslabfor polri. Hasil pemeriksaan dari puslabfor akan dibandingkan dengan yang ditemukan di Cirebon, termasuk yang ditemukan di sungai di daerah Cirebon.

Mengenai tas dan seluruh barang yang ditinggalkan oleh pelaku, saat ini masih diamankan dan sedang diperiksa satu-persatu. Soal jenis-jenis barangnya, Boy Rafli belum bisa menyampaiakan kepada media. Dalam Berita Acara Penyelidikan (BAP), saksi yang diajukan ada 20 orang, termasuk korban. Untuk melengkapi BAP, pihak kepolisian masih menunggu pulihnya kesehatan para korban. (HP, Ant)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?