GATRANEWS

Pengamat: Prabowo dan Pendukungnya Tak Akan Berani Anarkis‏
Thursday, 24 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Pengamat politik dari universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN),...
Pesan Hasyim Muzadi untuk Presiden dan Wapres Terpilih
Thursday, 24 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di Indonesia saat ini, dibutuhkan...
The Jokowi Watch: Rencana Jokowi Buka Kantor Transisi Cara Berdemokrasi
Thursday, 24 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Lembaga Penelitian The Jokowi Watch menilai, rencana calon presiden terpilih...
PDI Perjuangan Ajak Masyarakat Awasi Kinerja Jokowi-JK
Wednesday, 23 July 2014

Jakarta, GATRAnews - PDI Perjuangan mengajak masyarakat mengawasi kinerja presiden dan wakil...
Pengamat: Mundur dari Rekapitulasi KPU, Prabowo Cuma Politisi Biasa
Wednesday, 23 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Sikap kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang mundur dari proses rekapitulasi...
Asosiasi Dosen Desak Presiden RI Ambil Tindakan Hukum dan Politik Terkai Pilpres 2014
Wednesday, 23 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) menilai penyelenggaraan pemilu 2014 dipenuhi...
Kotak Muda Jokowi-JK Siap Gugat Prabowo Jika Mundur
Wednesday, 23 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Komunitas Advokat Muda Jokowi JK (Kotak Muda Jokowi JK) memastikan akan...
Pernyataan Prabowo Sempat Jadi Blunder
Wednesday, 23 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyataan capres Prabowo Subianto menarik diri dari proses pilpres 2014 yang...
Firman: Sikap Prabowo Cederai Demokrasi
Tuesday, 22 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Keputusan Prabowo Subianto menolak hasil pilpres dan menarik saksinya dari...
Ikuti Gerindra, Ahok Tolak Ucapkan Selamat ke Jokowi
Tuesday, 22 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjhaja Purnama menolak...
Jokowi Menang, Golkar "Digoyang"
Tuesday, 22 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Poros Muda Indonesia dan kader Muda Partai Golkar mendesak Aburizal Bakrie...
Kader Muda Golkar Sayangkan Keputusan Prabowo
Tuesday, 22 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Poros Muda Indonesi dan Kader Muda Golkar menyayangkan sikap capres Prabowo...
Pengamat: Prabowo Tak Dewasa Hadapi Hasil Pilpres
Tuesday, 22 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Akademisi dari Fisip Universitas Airlangga, Surabaya, Haryadi, mengatakan...
Poempida Heran, Apakah Prabowo Tak Tahu Pasal 246?
Tuesday, 22 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Juru bicara Jokowi-JK Poempida Hidayatulloh mengaku kaget dengan keputusan...
Spanduk "Hanya Satu Kata, Prabowo Presidenku!" di DPP PAN
Tuesday, 22 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Selembar spanduk terbentang di pagar Kantor DPP Partai Amanat Nasional (Rumah...
Jokowi: Pemilu Ini Paling Transparan
Tuesday, 22 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Calon presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai, pelaksanaan pemilihan umum...
Hatta Rajasa Masih Galau!
Tuesday, 22 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Keberadaan Hatta Rajasa masih menjadi tanda tanya. Calon wakil presiden nomor...
Ini Translasi Pidato Prabowo Mundur dari Proses Pilpres
Tuesday, 22 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketika proses perhitungan masih berlangsung di KPU, ketika perdebatan soal...
Anis Matta: PKS Sejalan dengan Prabowo
Tuesday, 22 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta menegaskan bahwa partainya...
Mahfud Berhenti Jadi Juru Bicara Prabowo-Hatta
Tuesday, 22 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Mahfud MD menyatakan tidak lagi mewakili pasangan capres-cawapres yang baru...

Polri Duga Pelaku Bom Solo Adalah DPO Bom Cirebon

Jakarta - Kabagpenum Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar mengatakan, pelaku bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil, Sepenuh, Solo, Jawa Tengah diduga adalah salah satu dari enam Daftar Pencarian Orang (DPO) pada peledakan bom di Cirebon. "Diduga kuat pelakunya terkait peledakan bom Cirebon. Tapi data lengkapnya belum bisa kami sampaikan," kata Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (26/9/2011).

Menurut Boy Rafli Amar, pemeriksaan hari ini adalah mengenai penuntasan pemeriksaan pertama dari tim identifikasi dan tim kedokteran serta tim ahli forensik. Saat ditanya mengenai motif dari peledakan bom Solo kali ini, Boy Rafli Amar mengatakan kepolisian perlu mendalami lagi jaringan mereka. "Sementara ini kasusnya sedang dalam penyelidikan. Untuk memutuskan lebih lanjut soal motif ataupun identitas pelaku, dibutuhkan waktu," ujarnya.

Target dari peledakan bom ini, ungkap Boy Rafli, diduga adalah orang-orang yang berada di dalam Gereja Bethel Injil di Solo, karena rekaman CCTV menunjukkan hal tersebut. "Kami mendapat rekaman CCTV dari gedung gereja," katanya. Ia juga mengatakan bahwa jenis peledak belum diketahui, namun dugaan sementara jenis peledak masih terkait dengan bom rakitan di Cirebon. Penyelidikan mengenai bahan peledak dilakukan di Puslabfor polri. Hasil pemeriksaan dari puslabfor akan dibandingkan dengan yang ditemukan di Cirebon, termasuk yang ditemukan di sungai di daerah Cirebon.

Mengenai tas dan seluruh barang yang ditinggalkan oleh pelaku, saat ini masih diamankan dan sedang diperiksa satu-persatu. Soal jenis-jenis barangnya, Boy Rafli belum bisa menyampaiakan kepada media. Dalam Berita Acara Penyelidikan (BAP), saksi yang diajukan ada 20 orang, termasuk korban. Untuk melengkapi BAP, pihak kepolisian masih menunggu pulihnya kesehatan para korban. (HP, Ant)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?