GATRANEWS

Direktorat Perikanan Budidaya Sebar Benih Rajungan di Perairan Demak
Tuesday, 04 August 2015

Demak, GATRAnews – Ada yang berbeda di Balai Desa Betahwalang, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak,...
Ahok: Nanti Saya Ajarin Kenapa Kalian Begitu Bodoh Nyolong
Tuesday, 04 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Basuki Tjahaja Purnama menantang DPRD DKI menggulirkan hak interpelasi jilid...
Indocement Optimis Permintaan Semen Membaik pada Semester II
Monday, 03 August 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) menyatakan optimis terhadap...
Lulung Sebut Ahok Lakukan Pembiaran Korupsi
Monday, 03 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lulung Lunggana melobi Fraksi PKS dan Gerindra...
DKI Minta Kapal Pembuang Limbah di Kepulauan Seribu Ditangkap
Monday, 03 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI meminta kepolisian menangkap dua kapal...
Kresna Securities Resmi Jadi Perusahaan Investasi
Monday, 03 August 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Kresna Graha Securindo Tbk resmi menjadi perusahaan investasi dengan nama...
Yani: TGUPP Tidak Diperlukan Lagi, Dibubarkan
Monday, 03 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama bakal membubarkan Tim Gubernur untuk...
DPRD: TGUPP Cuma Penampungan Pejabat Buangan Ahok
Monday, 03 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Prabowo Soenirman mendukung...
Pelaku Penyalahgunaan Dana KJP Disamakan dengan Bandit
Monday, 03 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Kepala Dinas Pendidikan Arie Budhiman menyamakan pelaku penyalahgunaan dana...
Garuda Jadi Maskapai Resmi Karyawan Standard Chartered
Monday, 03 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Standard Chartered Bank dan Garuda Indonesia melakukan kerja sama Corporate...
Korea Diundang Turut Bangun Tol Palembang-Tanjung Api-Api
Monday, 03 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Direktur Jenderal Bina Marga Hediyanto Husaini mengundang pemerintah dan pihak...
Penurunan Permintaan Tekan Laba Indocement
Monday, 03 August 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk pada semester I-2015 membukukan laba bersih...
Dana KJP Untuk Karaokean, Wagub: Kita Akan Lacak
Monday, 03 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat membenarkan dana Kartu Jakarta Pintar...
Telkom Raup Pendapatan Rp 48,84 Trilyun pada Semester I
Monday, 03 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Di tengah kondisi industri yang semakin kompetitif, PT Telkom Indonesia Tbk...
Ahok Ancam Pidanakan Orangtua Siswa yang Menyalahgunakan Dana KJP
Monday, 03 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan melaporkan penyalahgunaan...
Kepala Biro Humas MPR: Sidang Tahunan MPR Merupakan Tradisi Ketatanegaraan yang Baik
Monday, 03 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Menurut Kepala Biro Humas MPR, Ma’ruf Cahyono, Sidang Tahunan MPR Tahun 2015...
Jokowi Kirim Ratusan Kontainer Tujuan Ekspor dari Makassar
Monday, 03 August 2015

Makassar, GATRAnews - Presiden Joko “Jokowi” Widodo hadiri acara Gerakan Peningkatan Ekspor 3...
BI-KESDM Sepakat Transparansi Data di Sektor Energi
Monday, 03 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Bank Indonesia bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM)...
Laju Inflasi Masih Terkendali
Monday, 03 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan, laju inflasi...
Ketua MPR: Jelang Pilkada, Kandidat Jangan Berwawasan 'Kepentingan Kelompok'
Monday, 03 August 2015

Makassar, GATRAnews - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2015 akan di gelar pada 9 Desember...

Polri Duga Pelaku Bom Solo Adalah DPO Bom Cirebon

Jakarta - Kabagpenum Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar mengatakan, pelaku bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil, Sepenuh, Solo, Jawa Tengah diduga adalah salah satu dari enam Daftar Pencarian Orang (DPO) pada peledakan bom di Cirebon. "Diduga kuat pelakunya terkait peledakan bom Cirebon. Tapi data lengkapnya belum bisa kami sampaikan," kata Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (26/9/2011).

Menurut Boy Rafli Amar, pemeriksaan hari ini adalah mengenai penuntasan pemeriksaan pertama dari tim identifikasi dan tim kedokteran serta tim ahli forensik. Saat ditanya mengenai motif dari peledakan bom Solo kali ini, Boy Rafli Amar mengatakan kepolisian perlu mendalami lagi jaringan mereka. "Sementara ini kasusnya sedang dalam penyelidikan. Untuk memutuskan lebih lanjut soal motif ataupun identitas pelaku, dibutuhkan waktu," ujarnya.

Target dari peledakan bom ini, ungkap Boy Rafli, diduga adalah orang-orang yang berada di dalam Gereja Bethel Injil di Solo, karena rekaman CCTV menunjukkan hal tersebut. "Kami mendapat rekaman CCTV dari gedung gereja," katanya. Ia juga mengatakan bahwa jenis peledak belum diketahui, namun dugaan sementara jenis peledak masih terkait dengan bom rakitan di Cirebon. Penyelidikan mengenai bahan peledak dilakukan di Puslabfor polri. Hasil pemeriksaan dari puslabfor akan dibandingkan dengan yang ditemukan di Cirebon, termasuk yang ditemukan di sungai di daerah Cirebon.

Mengenai tas dan seluruh barang yang ditinggalkan oleh pelaku, saat ini masih diamankan dan sedang diperiksa satu-persatu. Soal jenis-jenis barangnya, Boy Rafli belum bisa menyampaiakan kepada media. Dalam Berita Acara Penyelidikan (BAP), saksi yang diajukan ada 20 orang, termasuk korban. Untuk melengkapi BAP, pihak kepolisian masih menunggu pulihnya kesehatan para korban. (HP, Ant)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?