GATRANEWS

Harga Emas Anjlok USD 17,1 per Ounce
Wednesday, 27 May 2015

Chicago, GATRANews - Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir...
Inalum Akan Salurkan Beasiswa Sejumlah Rp 8 M Lebih
Wednesday, 27 May 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Persero akan menyalurkan beasiswa...
Kementerian PUPR Tingkatkan Layanan Air Minum Melalui Hibah
Wednesday, 27 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan meningkatkan...
Masalah Pembiayaan jadi Penghambat Investasi di KTI
Wednesday, 27 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perbankan dan Finansial Rosan P. Roeslani...
Pertamina Bangun Fasilitas Penyedia Avtur bagi Bandara di Majalengka
Wednesday, 27 May 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Pertamina (Persero) dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjalin kesepakatan...
Idrus Marham: Kesepakatan Islah Terbatas Golkar Diteken Minggu Ini
Wednesday, 27 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Sekjen Partai Golkar versi Munas Bali Idrus Marham mengatakan bahwa pihaknya...
Ketua MPR: Pemerataan Menjadi Tantangan Umat Islam
Wednesday, 27 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan mengingatkan masyarakat Indonesia untuk pandai...
Hidayat Nur Wahid: Isu Beras Plastik Jangan Sampai Ganggu Stabilitas Keamanan
Wednesday, 27 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Maraknya isu beras sintetis dari bahan plastik membuat Wakil Ketua MPR,...
Berita Perombakan Birokrasi Dikhawatirkan Ganggu Kerja PNS Ibu Kota
Tuesday, 26 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat meminta media tidak membesar-besarkan...
Pesepakbola PPLP Calon Timnas Masa Depan
Tuesday, 26 May 2015

Bangka Belitung, GATRAnews -Para pesepakbola muda yang bergabung dengan Tim Pusat Pendidikan dan...
OJK: Ada Tiga Sasaran dalam Transformasi BPD
Tuesday, 26 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan terdapat tiga sasaran dalam program...
Tentara Jadi Birokrat, Ahok Klaim Didukung Jenderal Moeldoko
Tuesday, 26 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengklaim mengantongi...
Mendes PDTT Dukung Revisi PP 43 Tahun 2014
Tuesday, 26 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT),...
Asosiasi Batu Mulia Indonesia (ABAMI) Resmi Berdiri
Tuesday, 26 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Perindustrian Saleh Husin meresmikan berdirinya Asosiasi Batu Mulia...
Menperin Resmikan Ekspor Perdana Honda BeAT ke Filipina
Tuesday, 26 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Perindustrian Saleh Husin meresmikan ekspor perdana sepeda motor jenis...
Biaya Pembangunan MRT Bertambah 1,3 Trilyun
Tuesday, 26 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Pembebasan lahan mass rapid transit (MRT) Lebak Bulus-Bundaran HI yang tak...
Intiland dan Accor Akan Bangun Hotel Bintang 4 di Surabaya
Tuesday, 26 May 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Intiland Development Tbk menjalin kerja sama dengan Accor Group sebagai...
Dana PMN Bulog Sebesar Rp 3 Triliun Belum Cair‏
Tuesday, 26 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Hingga akhir Mei ini, dana Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk Perum Badan...
Beras Bulog Aman Hingga 5 Bulan ke Depan
Tuesday, 26 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Perum Bulog menyatakan memiliki cadangan beras untuk lima bulan mendatang....
Ini Langkah Kemenperin, Perkuat Industri Tekstil dan Alas Kaki‏
Tuesday, 26 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Perindustrian memfokuskan peningkatan ekspor industri tekstil dan...

Polri Duga Pelaku Bom Solo Adalah DPO Bom Cirebon

Jakarta - Kabagpenum Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar mengatakan, pelaku bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil, Sepenuh, Solo, Jawa Tengah diduga adalah salah satu dari enam Daftar Pencarian Orang (DPO) pada peledakan bom di Cirebon. "Diduga kuat pelakunya terkait peledakan bom Cirebon. Tapi data lengkapnya belum bisa kami sampaikan," kata Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (26/9/2011).

Menurut Boy Rafli Amar, pemeriksaan hari ini adalah mengenai penuntasan pemeriksaan pertama dari tim identifikasi dan tim kedokteran serta tim ahli forensik. Saat ditanya mengenai motif dari peledakan bom Solo kali ini, Boy Rafli Amar mengatakan kepolisian perlu mendalami lagi jaringan mereka. "Sementara ini kasusnya sedang dalam penyelidikan. Untuk memutuskan lebih lanjut soal motif ataupun identitas pelaku, dibutuhkan waktu," ujarnya.

Target dari peledakan bom ini, ungkap Boy Rafli, diduga adalah orang-orang yang berada di dalam Gereja Bethel Injil di Solo, karena rekaman CCTV menunjukkan hal tersebut. "Kami mendapat rekaman CCTV dari gedung gereja," katanya. Ia juga mengatakan bahwa jenis peledak belum diketahui, namun dugaan sementara jenis peledak masih terkait dengan bom rakitan di Cirebon. Penyelidikan mengenai bahan peledak dilakukan di Puslabfor polri. Hasil pemeriksaan dari puslabfor akan dibandingkan dengan yang ditemukan di Cirebon, termasuk yang ditemukan di sungai di daerah Cirebon.

Mengenai tas dan seluruh barang yang ditinggalkan oleh pelaku, saat ini masih diamankan dan sedang diperiksa satu-persatu. Soal jenis-jenis barangnya, Boy Rafli belum bisa menyampaiakan kepada media. Dalam Berita Acara Penyelidikan (BAP), saksi yang diajukan ada 20 orang, termasuk korban. Untuk melengkapi BAP, pihak kepolisian masih menunggu pulihnya kesehatan para korban. (HP, Ant)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?