GATRANEWS

Harga BBM Tak Diserahkan ke Mekanisme Pasar
Wednesday, 01 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium dan Solar masing-masing...
Pemerintah Minta Dunia Otomotif Kembangkan Industri Komponen
Wednesday, 01 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan, pemerintah meminta pelaku usaha...
Semen Baturaja Bagikan Dividen Rp 82,08 Milyar
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Semen Baturaja Tbk menyetujui...
Pembangunan Pabrik Smelter Antam di Mempawah Belum Jelas
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) menyatakan, rencana perusahaan untuk...
Antam Tidak Bagikan Dividen
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) memutuskan tidak membagikan dividen...
Antam Rugi Rp 775,17 Milyar di 2014
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Aneka Tambang Tbk menderita rugi bersih sebesar Rp775,17 milyar di kinerja...
KKP: Produksi Bandeng Terus Meningkat
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Kementrian Kelautan dan Perikanan,...
Kadin: Strategi Pengembangan SDM Harus Tepat
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) 49 Boedhi Setiadjid, di Jakarta,...
Pemerintah Subsidi 217 Rute Penerbangan Perintis
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberlakukan penambahan rute perintis yang...
Menaker Hanif: Pelaksanaan Green Jobs di Indonesia Sudah Mendesak
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Untuk memenuhi target penurunan emisi gas karbon sebanyak 26 persen pada tahun...
Target Produksi Bandeng 2015 Capai 1,2 Juta Ton
Tuesday, 31 March 2015

Denpasar, GATRAnews - Bandeng merupakan salah satu komoditas unggulan perikanan budidaya. Selain...
Wah, Ada 23 Perusahaan Berminat Bangun Pabrik Gula Baru
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Pertanian mengungkapkan bahwa sudah ada 23 perusahaan yang...
Ahok Petakan Dukungan DPRD Lewat Musrenbang
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengirimkan undangan kepada 106...
Hasil Kajian Gas Selesai Minggu Ini
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Hasil kajian mengenai gas untuk industri di dalam negeri oleh Kemenko...
Investor Kini Bisa Tarik Dana RDN Lewat ATM
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Perluasan kerja sama Co-Branding Fasilitas AKSes (Acuan Kepemilikan...
Pemerintah Minta Pengusaha Angkutan Umum Tidak Naikkan Tarif
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Harga bahan bakar minyak (BBM) kembali naik sebesar Rp 500 per liter untuk...
HUT DKI, Malam Muda Mudi Dihilangkan
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Peringatan HUT DKI Jakarta ke-488 akan digelar tanpa acara 'Malam Muda Mudi'...
Ahok Kembali Pangkas 2.000 Jabatan Struktural di Jakarta
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bakal kembali memangkas 1.000 -...
DKI Tidak Memberikan Bantuan Hukum Tersangka Korupsi UPS
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak akan memberikan bantuan...
PGN Kembangkan Jaringan Gas di Batam
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) akan terus mengembangkan jaringan distribusi...
Error
  • There was a problem loading image Elpiji_3KG_ANTARA_Eric%20Ireng.jpg

Polri Duga Pelaku Bom Solo Adalah DPO Bom Cirebon

Jakarta - Kabagpenum Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar mengatakan, pelaku bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil, Sepenuh, Solo, Jawa Tengah diduga adalah salah satu dari enam Daftar Pencarian Orang (DPO) pada peledakan bom di Cirebon. "Diduga kuat pelakunya terkait peledakan bom Cirebon. Tapi data lengkapnya belum bisa kami sampaikan," kata Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (26/9/2011).

Menurut Boy Rafli Amar, pemeriksaan hari ini adalah mengenai penuntasan pemeriksaan pertama dari tim identifikasi dan tim kedokteran serta tim ahli forensik. Saat ditanya mengenai motif dari peledakan bom Solo kali ini, Boy Rafli Amar mengatakan kepolisian perlu mendalami lagi jaringan mereka. "Sementara ini kasusnya sedang dalam penyelidikan. Untuk memutuskan lebih lanjut soal motif ataupun identitas pelaku, dibutuhkan waktu," ujarnya.

Target dari peledakan bom ini, ungkap Boy Rafli, diduga adalah orang-orang yang berada di dalam Gereja Bethel Injil di Solo, karena rekaman CCTV menunjukkan hal tersebut. "Kami mendapat rekaman CCTV dari gedung gereja," katanya. Ia juga mengatakan bahwa jenis peledak belum diketahui, namun dugaan sementara jenis peledak masih terkait dengan bom rakitan di Cirebon. Penyelidikan mengenai bahan peledak dilakukan di Puslabfor polri. Hasil pemeriksaan dari puslabfor akan dibandingkan dengan yang ditemukan di Cirebon, termasuk yang ditemukan di sungai di daerah Cirebon.

Mengenai tas dan seluruh barang yang ditinggalkan oleh pelaku, saat ini masih diamankan dan sedang diperiksa satu-persatu. Soal jenis-jenis barangnya, Boy Rafli belum bisa menyampaiakan kepada media. Dalam Berita Acara Penyelidikan (BAP), saksi yang diajukan ada 20 orang, termasuk korban. Untuk melengkapi BAP, pihak kepolisian masih menunggu pulihnya kesehatan para korban. (HP, Ant)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?