GATRANEWS

Roy Suryo Melenggang ke Senayan
Saturday, 25 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Kabar melenggangnya KRMT Roy Suryo ke Senayan mulai santer terdengar. Setelah...
Pengamat: Rini Soemarno Pilihan Menteri Paling Dilematis Bagi Jokowi
Saturday, 25 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Peneliti senior Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo mengatakan...
Pengamat: Jokowi Jangan Pilih Calon Menteri yang terduga Korupsi
Saturday, 25 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Pengamat Kebijakan Publik, Wiend Sakti Myharto mendesak Presiden Joko Widodo...
Poempida: Seleksi Menteri Lewat KPK dan PPATK Bukan Bentuk Penzaliman‏
Friday, 24 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Politisi Partai Golkar Poempida Hidayatulloh berpendapat, sudah menjadi hak...
Aktivis: Jika Belum Terbukti, Jokowi Jangan Ragu Pilih Menteri yang Dituding Tak Bersih HAM
Friday, 24 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Jenderal Purnawirawan Wiranto disebut-sebut bakal menduduki posisi...
Relawan Jokowi: Ada Indikasi Intervensi Mafia dalam Penyusunan Kabinet
Friday, 24 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Relawan Jokowi-JK (RJK2) meminta Presiden Joko Widodo dalam penyusunan kabinet...
Deputi IV Bertemu Presiden Internasional Paralympic Committe
Friday, 24 October 2014

Incheon, GATRAnews – Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Djoko Pekik Irianto bersama Staf...
PBNU Bakal Tagih Janji Jokowi‏
Thursday, 23 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj akan menagih janji Presiden Joko Widodo...
PUSHEP: Syarat Mutlak Menteri ESDM Punya Integritas dan Kapasitas‏
Thursday, 23 October 2014

Jakarta, GATRAnews- Pusat Studi Hukum Energi dan Pertambangan (PUSHEP) meminta Presiden Joko Widodo...
Pengumuman Kabinet Jokowi Terkendala Rapor Merah KPK‏
Thursday, 23 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo batal mengumumkan menterinya di kawasan pelabuhan Tanjung...
Nasdem Bantah Ada Intervensi Koalisi dalam Penyusunan Kabinet‏
Thursday, 23 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Sekretaris Jenderal Partai NasDem Patrice Rio Capella menepis isu Koalisi...
Pengamat: PDIP Takkan Akomodir Calon Menteri PPP Kubu Romy
Thursday, 23 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Ubedillah Badrun, pengamat politik dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ),...
Poempida: Seleksi Menteri Juga Hak Prerogratif Presiden
Thursday, 23 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Politisi muda Partai Golkar Poempida Hidayatulloh berpendapat Presiden...
Calon Kepala Daerah Juga Bisa Dilaporkan ke KPK Sebelum Dilantik
Thursday, 23 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Langkah Presiden Joko Widodo yang menyodorkan daftar nama calon menterinya ke...
Gerindra dan Ahok, Fadli Zon: Baik-baik Saja
Thursday, 23 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Hubungan Partai Gerindra dengan Basuki Tjahaja Purnama yang sempat membeku,...
Asian Para Games 2014 - Dua Emas dari Tenis Meja
Thursday, 23 October 2014

Incheon, GATRAnews - Hari Rabu (22/10) pagi waktu setempat, dua atlet tenis meja Indonesia Agus...
Farhan : Jokowi Jangan Pilih Menteri Penerima Raport Merah KPK dan PPATK
Wednesday, 22 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Sekretaris DPP Partai Demokrat, Farhan Efendy berharap Presiden Joko Widodo...
Indonesia Optimis Masuk 10 besar APG 2014
Wednesday, 22 October 2014

Incheon, GATRAnews – Memasuki hari ke-3 pelaksanaan Asian Paragames 2014 Incheon, Korea Selatan,...
Hasil Seleksi Tingkat Nasional Pemuda Pelopor 2014
Wednesday, 22 October 2014

Jakarta, GATRAnews – Deputi II Bidang Pengembangan Pemuda Sakhyan Asmara didampingi Asisten...
Penyusunan Buku Pedoman Aplikasi di Lingkungan Kemenpora
Wednesday, 22 October 2014

Jakarta, GATRAnews – Bagian Sistem Informasi dan Perpustakaan, Biro Humas, Hukum dan Kepegawaian...

Polri Duga Pelaku Bom Solo Adalah DPO Bom Cirebon

Jakarta - Kabagpenum Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar mengatakan, pelaku bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil, Sepenuh, Solo, Jawa Tengah diduga adalah salah satu dari enam Daftar Pencarian Orang (DPO) pada peledakan bom di Cirebon. "Diduga kuat pelakunya terkait peledakan bom Cirebon. Tapi data lengkapnya belum bisa kami sampaikan," kata Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (26/9/2011).

Menurut Boy Rafli Amar, pemeriksaan hari ini adalah mengenai penuntasan pemeriksaan pertama dari tim identifikasi dan tim kedokteran serta tim ahli forensik. Saat ditanya mengenai motif dari peledakan bom Solo kali ini, Boy Rafli Amar mengatakan kepolisian perlu mendalami lagi jaringan mereka. "Sementara ini kasusnya sedang dalam penyelidikan. Untuk memutuskan lebih lanjut soal motif ataupun identitas pelaku, dibutuhkan waktu," ujarnya.

Target dari peledakan bom ini, ungkap Boy Rafli, diduga adalah orang-orang yang berada di dalam Gereja Bethel Injil di Solo, karena rekaman CCTV menunjukkan hal tersebut. "Kami mendapat rekaman CCTV dari gedung gereja," katanya. Ia juga mengatakan bahwa jenis peledak belum diketahui, namun dugaan sementara jenis peledak masih terkait dengan bom rakitan di Cirebon. Penyelidikan mengenai bahan peledak dilakukan di Puslabfor polri. Hasil pemeriksaan dari puslabfor akan dibandingkan dengan yang ditemukan di Cirebon, termasuk yang ditemukan di sungai di daerah Cirebon.

Mengenai tas dan seluruh barang yang ditinggalkan oleh pelaku, saat ini masih diamankan dan sedang diperiksa satu-persatu. Soal jenis-jenis barangnya, Boy Rafli belum bisa menyampaiakan kepada media. Dalam Berita Acara Penyelidikan (BAP), saksi yang diajukan ada 20 orang, termasuk korban. Untuk melengkapi BAP, pihak kepolisian masih menunggu pulihnya kesehatan para korban. (HP, Ant)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?