GATRANEWS

Kemendagri Akui Blanko e-KTP untuk DKI Mengalami Keterlambatan
Sunday, 05 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Dalam Negeri membenarkan ada keterlambatan pengiriman 1,4 juta...
Djoni Rolindrawan: Amalkan Pancasila Mulai Lingkup Terkecil
Sunday, 05 July 2015

Bogor, GATRAnews - Pasca reformasi bergulir 1998 silam, banyak hal yang terjadi. Tapi, yang paling...
Cak Imin: Reshuffle di Bidang Perekonomian Dulu
Sunday, 05 July 2015

Jakarta,GATRAnews-Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB), Muhaimin Iskandar...
e-KTP Dihentikan, Jakarta Kekurangan 1,4 Juta Blanko
Sunday, 05 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengalami kekurangan blanko kartu...
PKB Minta Doa Anak Yatim Sukseskan Muktamar NU
Sunday, 05 July 2015

Jakarta,GATRAnews-Dewan Perwakilan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) menggelar acara...
PAN Bantah Dapat 'Jatah' Menteri Kabinet Jokowi-JK
Sunday, 05 July 2015

Jakarta,GATRAnews-Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto membantah isu yang beredar...
Reshuffle Kabinet Bukan Bagi-bagi Kekuasaan
Sunday, 05 July 2015

Jakarta,GATRAnews-Pengamat Politik Indonesia Public Institute (IPI), Karyono Wibowo mengatakan,...
Tiga Indikator Jokowi-JK Harus Reshuffle Kabinet
Sunday, 05 July 2015

Jakarta,GATRAnews-Wacana perombakan kabinet di pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf...
Kemenperin Siapkan Strategi Ganda untuk Menangkan Persaingan MEA
Sunday, 05 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Perindustrian menerapkan strategi ofensif dan defensif untuk...
Fraksi Hanura MPR: Tradisi Baru, Presiden Laporkan Kinerja di Sidang Tahunan
Sunday, 05 July 2015

Jakarta, GATRAnews- Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) akan segera...
Fraksi Hanura MPR: Tradisi Baru, Presiden Laporkan Kinerja di Sidang Tahunan
Sunday, 05 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) akan segera...
Mendes PDTT: Prioritaskan Dana Desa untuk Kembangkan Potensi Desa
Sunday, 05 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendesa PDTT),...
Harga Pakan Ikan Tinggi, Saut: Sabar Kami Sedang Bangun Pabrik
Sunday, 05 July 2015

Purwakarta, GATRAnews - Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP),...
Saut P. Hutagalong: Pasokan Ikan Tahun Ini Lebih Baik
Sunday, 05 July 2015

Purwakarta, GATRAnews - Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP),...
PUPR: Anggaran Perumahan Harus Ditingkatkan
Saturday, 04 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan...
Wah...Indonesia Krisis Penyuluh Pertanian Hampir 40.000 Orang
Saturday, 04 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Pertanian mengungkapkan bahwa Indonesia kekurangan sekitar 39.180...
DP Kendaraan Bermotor Perusahaan Pembiayaan Turun Hingga 10%
Saturday, 04 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru saja mengeluarkan kebijakan penurunan uang...
Atasi Dwelling Time, Mendag Keluarkan Aturan Impor
Saturday, 04 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Madya Agus Supriatna telah...
Produksi Beras 2015 Bakal Capai 43,9 Juta Ton, Ini Penjelasan Kementan
Saturday, 04 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Berdasarkan Angka Ramalan (Aram) I BPS, produksi padi tahun 2015 mencapai...
Ini Hasil Rapat Terbatas Pengelolaan Blok Mahakam
Saturday, 04 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Pertemuan pembahasan soal Blok Mahakam yang diadakan di Kantor Presiden,...

Polri Duga Pelaku Bom Solo Adalah DPO Bom Cirebon

Jakarta - Kabagpenum Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar mengatakan, pelaku bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil, Sepenuh, Solo, Jawa Tengah diduga adalah salah satu dari enam Daftar Pencarian Orang (DPO) pada peledakan bom di Cirebon. "Diduga kuat pelakunya terkait peledakan bom Cirebon. Tapi data lengkapnya belum bisa kami sampaikan," kata Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (26/9/2011).

Menurut Boy Rafli Amar, pemeriksaan hari ini adalah mengenai penuntasan pemeriksaan pertama dari tim identifikasi dan tim kedokteran serta tim ahli forensik. Saat ditanya mengenai motif dari peledakan bom Solo kali ini, Boy Rafli Amar mengatakan kepolisian perlu mendalami lagi jaringan mereka. "Sementara ini kasusnya sedang dalam penyelidikan. Untuk memutuskan lebih lanjut soal motif ataupun identitas pelaku, dibutuhkan waktu," ujarnya.

Target dari peledakan bom ini, ungkap Boy Rafli, diduga adalah orang-orang yang berada di dalam Gereja Bethel Injil di Solo, karena rekaman CCTV menunjukkan hal tersebut. "Kami mendapat rekaman CCTV dari gedung gereja," katanya. Ia juga mengatakan bahwa jenis peledak belum diketahui, namun dugaan sementara jenis peledak masih terkait dengan bom rakitan di Cirebon. Penyelidikan mengenai bahan peledak dilakukan di Puslabfor polri. Hasil pemeriksaan dari puslabfor akan dibandingkan dengan yang ditemukan di Cirebon, termasuk yang ditemukan di sungai di daerah Cirebon.

Mengenai tas dan seluruh barang yang ditinggalkan oleh pelaku, saat ini masih diamankan dan sedang diperiksa satu-persatu. Soal jenis-jenis barangnya, Boy Rafli belum bisa menyampaiakan kepada media. Dalam Berita Acara Penyelidikan (BAP), saksi yang diajukan ada 20 orang, termasuk korban. Untuk melengkapi BAP, pihak kepolisian masih menunggu pulihnya kesehatan para korban. (HP, Ant)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?