Golkar Nilai Tidak Ada Alasan Angket 'Ahok Gate' Digulirkan

Jakarta, GATRAnews - Empat fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI); Gerindra, Demokrat, PKS dan PAN telah mengajukan penggunaan angket 'Ahok Gate.' Angket ini menyasar pemerintah yang dinilai melanggar UU 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah karena belum menonaktifkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, sebagai Gubernur DKI Jakarta.

 
Angket ini pun ramai-ramai ditolak oleh sejumlah fraksi pendukung pemerintah di DPR. Golkar, melalui Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham menyebutkan, tidak ada alasan angket ini digulirkan baik melalui peraturan perundangan atau alasan hak politik.

"Oleh karenanya, partai pendukung pemerintah sudah sepakat, bahwa kita tidak terima, kita tolak," tegas Idrus di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Jumat (17/2).
 
Dia menyarankan, jika mempertanyakan alasan pemerintah yang masih mengaktifkan Ahok meski telah berstatus terdakwa, maka jalur yang dipakai melalui Komisi II DPR RI. Komisi II sesuai tugas pokok dan fungsinya bermitra dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
 
"Jalurnya kita minta Komisi II memanggil Mendagri untuk memberikan penjelasan, apa alasan argumentasi kebijakan itu diambil," kata Idrus.
 
Parpol pendukung pemerintah juga tidak akan mengupayakan lobi terkait 'Ahok Gate'. Angket dikabarkan akan dibahas dalam Bamus DPR setelah dibahas di Rapat Pimpinan.
 
"Enggak ada masalah, tapi yang pasti partai pendukung pemerintah menolak. Seluruh pimpinan fraksi DPR itu, PAN, PKB, Hanura, NasDem, Golkar, PPP,  ini kan sudah sepakat untuk tidak menyetujui hak angket itu," demikian Idrus.


Reporter: Wem Fernandez
Editor: Arief Prasetyo

Share this article

Tagged under