Friday, 10 February 2012 12:33
Jakarta - Jejaring sosial Path, Rabu (8/2), meminta maaf karena tanpa izin mengunggah buku alamat penggunanya. "Kami membuat kesalahan," ujar wakil pendiri dan kepala eksekutif David Morin dalam
posting blog.
"Kami sungguh-sungguh meminta maaf jika anda tak nyaman karena aplikasi kami telah memakai alamat kontak telepon seluler Anda."
Path melansir update aplikasi yang menawarkan pilihan bagi pengguna untuk membolehkan atau melarang Path menggunakan daftar informasi kontak pribadi yang membantu mereka berhubungan dengan teman atau keluarga pada jejaring sosial itu.
"Kami ingin mengklarifikasi bahwa penggunaan informasi ini terbatas hanya untuk memperbaiki kualitas dari saran pertemanan ketika anda menggunakan fitur "Add Friends" dan untuk memberitahu Anda jika ada kontak Anda yang bergabung dengan Path - cuma itu," Ujar Morin.
Menurut perusahaan itu, informasi kontak yang diperoleh dari pengguna komputer telah dienkripsi sebelum ditransmisikan ke
server Path.
"Kami kini memahami bahwa cara yang telah kami rancang pada fitur "Add friends" keliru," Ujar Morin yang mantan petinggi di Facebook itu.
"Sebagai komitmen kami untuk privasi Anda, kami telah menghapus seluruh koleksi dari informasi kontak yang terunggah ke
server kami."
Path mendapatkan hujan kritikan setelah berita menyebar dari seorang pengembang software yang menemukan bahwa aplikasi jejaring sosial itu menyalin informasi dari buku telepon orang tanpa diketahui.
Path merupakan aplikasi gratis yang dirancang untuk digunakan pada perangkat dengan Sistem operasi Apple atau Android.
[EL, Ant]
Tambah Komentar