NASIONAL [ GATRA Printed Edition ]

Teka-teki Pria Alternatif Nia (PAN)

KEMELUT rumah tangga mengguncang pasangan Gusti Randa-Nia Paramitha. Seolah ikut "tren artis", suami-istri selebriti ini pun hendak berpisah. Adalah Gusti Randa yang melayangkan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Rabu pekan silam. Lelaki 40 tahun ini juga mengajukan pemohonan hak perwalian atas keempat anaknya.

''Berat sekali bagi saya. Tapi ini keputusan terakhir dan terbaik,'' ucap Gusti dengan suara serak kepada wartawan di pengadilan agama. Gusti yang merasa sakit dikhianati menyebut ada pria lain yang menyelinap di hati Nia. Siapa pria yang menjadi teman mesra istrinya itu, Gusti tak mau menunjuk hidung.

Yang mengejutkan, rumor santer yang ditangkap pers, "pria alternatif Nia" (PAN) itu bukan orang sembarang. Dia Sutrisno Bachir, 49 tahun, Ketua Umum PAN, yang ini, ya, Partai Amanat Nasional (PAN), hasil Kongres II yang ramai 10 April 2005 di Semarang. Kabar tadi menyebutkan pula bahwa hubungan Sutrisno dengan Nia Paramitha, 28 tahun, sempat berbuah janin.

Janin itu memang tidak jadi membesar, lantaran Nia Paramitha mengalami keguguran beberapa waktu lalu di rumah mereka di Sawangan, Depok, Jawa Barat. Peristiwa bleeding sang istri ini sangat mengagetkan Gusti. Sebab, kabarnya, Gusti telah divasektomi. Sang istri yang dinikahinya sembilan tahun itu pun "diinterogasi''.

Mitha, nama panggilan Nia Paramitha, bungkam. Menurut kabar, ketika itu Gusti menyebut sejumlah nama lelaki yang ditengarainya dekat dengan Mitha. Di antara mereka meluncurlah nama Sutrisno Bachir dan Andi Harun. Andi Harun adalah Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PAN Kalimantan Timur, yang juga wakil ketua DPRD setempat. Mitha memang sering mengikuti kegiatan PAN, termasuk meramaikan pentas-pentas kampanye pemilihan kepala daerah (pilkada), semisal di Kalimantan Timur, akhir tahun lalu.

Dipojok-pojokkan terus, Mitha pun menjawab ''terserah saja". Barangkali sikap pasrah ini yang akhirnya diartikan Gusti sebagai pengakuan. Dari versi inilah nama Sutrisno Bachir muncul dan akhirnya bergulir secara tidak resmi, melalui sumber-sumber tak resmi pula yang sempat menjadi kontak Gusti ketika "mengusut" masalah ini. Gusti pun resmi mengajukan gugatan cerai terhadap Mitha.

Kalangan pers menyambut isu itu dengan hangat, seakan yakin isu tadi bukan isapan jempol. Maklum, cerita artis --bahkan meskipun telah bersuami-- berselingkuh dengan orang penting bukan hal aneh. Sebutlah, misalnya, heboh perselingkuhan penyanyi Reza Artamevia dengan Putu Ary Suta, beberapa waktu lalu. Reza akhirnya berpisah dari sang suami, Adjie Massaid.

Nah, bagaimana ceritanya Sutrisno sampai ikut-ikutan disodok isu panas tersebut? Syahdan, politikus yang pengusaha besar ini memang biasa bergaul dengan siapa saja: pengusaha, politisi, sampai artis selebriti. Ia juga biasa mengajak para pesohor tadi setiap berkunjung ke daerah-daerah dalam kegiatan partai, termasuk kampanye pilkada dan acara-acara sosial.

Memang kebiasaan mengusung artis ini lazim dilakukan politisi lain, juga para pejabat pemerintahan. Biasalah, buat memeriahkan suasana dan menarik massa. Salah satu artis yang belakangan kerap manggung dalam banyak acara PAN, ya, Nia Paramitha atawa Mitha.

Perempuan mungil ini masuk dalam jajaran artis PAN bersama nama lainnya, seperti Raslina Rasyidin dan Sylvana Herman. Mitha pun dikenal cukup dekat dengan orang-orang PAN. Ini diakui Dede Yusuf, artis yang anggota PAN. Namun, dikatakan Dede, kedekatan Mitha dengan orang-orang PAN sebatas itu saja. ''Ketua kami memang dekat dengan artis,'' kata Dede kepada pers.

Sikap Sutrisno yang ramah dan gaul memang gampang mendekatkannya dengan artis. Tak jarang ayah empat anak itu disebut makan malam berdua dengan artis tertentu, termasuk Mitha. Toh, kata Raslina Rasyidin, itu hal biasa saja dan tak ada apa-apanya. ''Saya juga sering makan malam berdua dengannya (Sutrisno),'' ujarnya.

Mulanya Yungki Gusti Randa, yang juga pengacara, tak menaruh syak terhadap kedekatan Mitha dengan orang PAN, khususnya Sutrisno Bachir. Gusti yang mantan calon anggota legislatif dari Partai Kebangkitan Bangsa yang juga mantan kandidat calon Wali Kota Depok usungan PAN ini baru meletup kecurigaannya setelah sang istri keguguran.

Gonjang-ganjing rumah tangganya ini diadukannya kepada tokoh senior PAN, Amien Rais dan A.M. Fatwa, beberapa waktu lalu. Fatwa waktu itu terkejut dan sempat meradang. Tapi Amien Rais bereaksi lebih kalem, meski tak urung terkejut juga. Menurut Ketua DPP PAN, Hakam Naja, Amien Rais langsung turun tangan melakukan klarifikasi.

Maklum, isu panas tadi tidak bisa dianggap enteng karena berpotensi menggoyang pamor partai berlambang matahari terbit yang memperoleh 53 kursi DPR tersebut. Penuturan Hakam, Amien lantas mempertemukan Sutrisno dengan Mitha. Pertemuan guna klarifikasi itu berlangsung di rumah Sutrisno di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, awal pekan lalu.

Dalam pertemuan yang juga dihadiri sejumlah pengurus teras PAN itu, Mitha membantah keras pernah berhubungan intim dengan bos Grup Ika Muda itu. ''Tidak benar,'' tutur Mitha, seperti dituturkan Hakam kepada Gatra. Sutrisno pun waktu itu melontarkan bantahan untuk kedua kalinya. Bantahan pertama disampaikan Sutrisno sewaktu dikonfirmasi Amien sebelumnya.

Kata Hakam, bantahan Mitha dan Sutrisno ini melegakan Amien Rais, yang kemudian menyimpulkan bahwa kabar itu fitnah belaka. Dalam pertemuan itu, klarifikasi memang tak sampai pada siapa lelaki yang diduga membuahi Mitha. Akan halnya Andi Harun, namanya telah dicoret dari daftar.

Andi telah menemui Gusti Randa, Kamis dua pekan lalu, bersama istrinya, dan menegaskan bahwa ia tak punya hubungan dekat dengan Nia Paramitha. Kalaupun menyambut rombongan PAN di Samarinda, ia bersama istrinya, dan mereka berdua menjadi tuan rumah bersama. "Terlalu jauh mengait-ngaitkannya dengan Pak Andi Harun ke kasus ini,'' kata Yasin Kara, sahabat dekat Andi yang juga Wakil Sekretaris Jenderal PAN.

Mitha sendiri, seperti dituturkan pengacaranya, Abu Bakar J. Lamatapo, mengaku tak berselingkuh. ''Karena itu, ia tetap ingin mempertahankan rumah tangganya,'' kata Abu Bakar. Soal tuduhan selingkuh seperti dilontarkan, Abu mengatakan, itu masih perlu dibuktikan di pengadilan.

Gusti Randa, yang tak hadir dalam pertemuan klarifikasi di rumah Sutrisno Bachir itu, tampaknya kadung tidak percaya pada aksi bantah-bantahan itu. Ia berembuk dengan keluarga besar, termasuk ibu dan bapak mertuanya. Menurut Gusti, ibu dan bapak mertua memaklumi langkahnya hendak menceraikan Mitha --meski ada tidaknya pria ketiga tersebut masih belum jelas betul.

Lepas bagaimana kejadian sebenarnya, isu itu mau tak mau sempat memunculkan berbagai spekulasi. Misalnya, isu tadi diduga sengaja ditangkap dan disebarkan lewat SMS oleh kalangan internal tertentu PAN. Maklum, posisi Ketua Umum PAN itu sepertinya belum sepenuhnya kokoh, menyusul dugaan ''terbelahnya'' orang-orang di partai tersebut.

Bahkan bukan rahasia pula bahwa Sutrisno berseberangan dengan pendahulunya, Amien Rais, khususnya dalam menyikapi upaya hak angket DPR atas kebijakan Blok Cepu. Amien cenderung membela "kepentingan Pertamina", sedangkan Sutrisno, yang karier politiknya banyak didukung Amien Rais, lebih pro-pemerintah yang mendorong ExxonMobil menjadi kontraktor di Cepu.

Tapi Hakam Naja menepis dugaan faktor internal ini. Ia justru menilai isu panas tadi digulirkan pihak luar yang hendak memojokkan PAN lewat ketua umumnya. "Itu isu pinggiran saja, gerak politiknya pun lagu lama,'' kata Hakam. Karena itu, ia tidak melihat ada indikasi sekelompok orang di internal PAN yang akan menggeser Sutrisno.

''Isu itu liar dan tak kuat,'' Hakam menegaskan. Tapi, diakuinya, tidak tertutup kemungkinan isu tersebut akan memberikan pengaruh besar dalam perjalanan PAN ke depan. Katanya pula, bila isu tadi sampai menjurus fitnah dan mencemarkan nama baik, DPP PAN akan mempersoalkannya secara hukum.

Makanya, kata Hakam lagi, ketua umum sekarang ini tak akan mundur selangkah pun. Apalagi, menurut dia, pasca-klarifikasi, Amien Rais menyatakan akan mem-back up Sutrisno. Saat ini, tim dari DPP PAN tengah melakukan investigasi demi menemukan motif-motif yang menjadi latar belakang sengketa rumah tangga selebriti itu. Mungkin investigasi semacam ini akan lebih menarik perhatian publik ketimbang investigasi kasus Blok Cepu atau Freeport.

Taufik Alwie dan Deni Muliya Barus
[Nasional, Gatra Edisi 21 Beredar Senin, 3 April 2006]
URL: http://www.gatra.com/versi_cetak.php?id=93495