Menpora: Djarum Superliga Badminton 2017 Ajang Interaksi Mencari Bibit Muda Berpotensi

Dok: kemenpora.go.id

Jakarta, GATRAnews - Menpora Imam Nahrawi hari Sabtu (25/2) siang didampingi Staf Khusus Olahraga Taufik Hidayat bersama Ketua PBSI Jawa Timur Wijanarko Adi Mulyo, Perwakilan Fly Power Haryanto Arby, Perwakilan Djarum Foundation Yopi Rosimin menyaksikan Babak Final Putri Djarum Superliga Badminton 2017 yang di helat di DBL Arena Surabaya, Jawa Timur, antara Klub Mutiara Cardinal melawan Klub Berkat Abadi.

 

Hanna Ramadini yang turun di tunggal putri dari Klub Mutiara Cardinal berhasil mengalahkan lawannya dari Berkat Abadi Zhang Beiwen dua set langsung 21-15 dan 21-10. Sementara di nomor ganda putri Rizki Amelia/Greysia Polli dari Klub Berkat Abadi harus mengakui keunggulan dari Yufira Barkah/Tiara Rosalia Nuaidah dari Klub Mutiara Cardinal dua set langsung 21-15 dan 21-14.

 

Di tunggal putri lainnya Yip Pui Yin (Berkat Abadi) harus tunduk dua set langsung dari Gregoria M. Tunjung (Mutiara Cardinal) 18-21 dan 18-21. Dengan hasil ini Klub Berkat Abadi berhak menjadi juara kedua dengan meraih uang pembinaan senilai 30 ribu Dollar. Sementara sang juara Tim Putri Djarum Superliga Badminton 2017 Klub Mutiara Cardinal menerima uang pembinaan sebesar 60 ribu Dollar. Untuk Juara ke-4 diraih tim Putri Klub Tjakrindo Masters dan berhak mendapatkan hadiah 15 ribu Dollar, Juara ke-3 Hokuto Bank Jepang menerima hadiah 20 ribu Dollar.

 

Menpora menilai ajang seperti Djarum Superliga Badminton 2017 merupakan ajang untuk mencari pebulutangkis muda yang mampu bermain dengan senior dan pemain hebat dari negara-negara lain. "Ajang ini sangat bagus dan yang paling penting ini sudah sportainment jadi dikelola dengan profesional dan pendekatan entertainment inilah interaksi bagus antara orang tua, atlet daerah mampu berkomunikasi dengan pemain nasional dan internasional," ujar Menpora usai menyaksikan pertandingan.

 

Ia menilai interaksi pemain lokal dengan pemain mancanegara akan mampu membangun motivasi kepada atlet bulutangkis nasional. "Pertahankan terus model-model seperti ini dan yang terpenting mampu memberi motivasi kepada orang tua dan atlet muda kita sehingga mampu bertukar pengalaman dan tukar informasi," lanjutnya.

 

Sedikitnya 9 klub putra dari dalam dan luar negeri seperti Djarum Kudus, Gifu Tricky Panders, Berkat Abadi Bandarmasin, Suryanaga Mutiara Timur Surabaya, Musica Champion Jakarta, USM blibli.com Semarang, Mutiara Cardinal Bandung, Granular Thailand, Hitachi Jepang ikut ambil bagian dalam even tahunan ini.

 

Sementara ada 10 klub putri (Djarum Kudus, Jaya Raya Jakarta, USM blibli.com Semarang, Mutiara Cardinal Bandung, Berkat Abadi Banjarmasin, Suryanaga Mutiara Timur Surabaya, Granular Thailand, Hokuto Bank Jepang, Saishunkan Ltd Jepang, Gifu Tricky Panders Jepang) dari dalam dan luar negeri yang tak ingin ketinggalan dalam ajang yang berhadiah total 250 ribu Dollar atau Rp 3,3 Miliar itu.

 

Share this article