Kalah 1-3 Lawan Myanmar, Menpora Berpesan Kepada Pemain Agar Tetap Semangat

 

Menpora Imam Nahrawi menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia U-22 dalam laga uji coba lawan Myanmar di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Selasa (22/3) (Dok: muchlis/kemenpora.go.id)

Jakarta, GATRAnews - Hasil kurang memuaskan Timnas Indonesia U-22 pada laga uji coba lawan Myanmar dengan menelan kekalahan 1-3 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Selasa (22/3) sore tidak membuat Menpora Imam Nahrawi kecewa. Justru menteri asal Bangkalan, Madura tersebut memotivasi Evan Dimas dkk untuk tetap semangat. 

 

Suntikan semangat itu terlihat ketika Menpora bersama Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi menyalami para pemain baik sebelum bertanding atau selesai pertandingan. Sambil bersalaman dengan pemain Menpora mengucapkan untuk tetap semangat. "Ayo tidak apa-apa, kalian harus terus semangat," kata Menpora kepada kapten tim Evan Dimas.

 

Menpora juga berpesan jadikan kekalahan ini sebagai evaluasi untuk ke depannya lebih baik. "Tetap semangat, tidak apa-apa ini baru pertandingan pertama dan merupakan evaluasi pertama, terus berbenah untuk meraih kemenangan dimasa mendatang," ucap Menpora dengan mengepalkan tangan tanda semangat tak kenal padam.

 

Semangat punggawa Timnas U-22 yang diproyeksikan untuk SEA Games 2017 ini secara permainan lebih mendominasi. Babak pertama berjalan seru meskipun hingga menit ke-20 kelihatan masih mencari format permainan. Gol pertama baru terjadi pada menit 22 dilesakkan oleh Nur Hardianto. Akibat lengahnya koordinasi kini belakang Mg MG Lwin menyamakan kedudukan pada menit 36. Babak pertama berakhir imbang.

 

Pada babak kedua Luis Milla menyuntikkan darah segar dengan memasukkan pemain yang baru saja naturalisasi Ezra Walian dan pemain yang mencuat di U-19 Evan Dimas Darmono menggantikan Nur Hardianto dan Gian Zola. Indonesia belum banyak berubah sebaliknya serangan Myanmar mengancam dan terjadi pelanggaran dalam kotak penalti yang dilakukan Bagas Adi terhadap Kyaw Ko Ko, eksekusi penalti pada menit 74 oleh Kyaw Ko Ko merubah kedudukan menjadi 1-2. Saat memasuki injury time Myanmar menambah lagi pundi golnya oleh pemain pengganti Si Thu Aung. Kedudukan akhir 1-3 untuk kemenangan Myanmar.

 

Laga Indonesia melawan Myanmar kali ini merupakan debut perdana pelatih asal Spanyol Luis Milla dan asisten pelatih alumni Primavera dan mantan Kapten Timnas Indonesia Bima Sakti yang dipercaya menangani Timnas U-22 yang diproyeksikan untuk berlaga pada SEA Games ke-29 yang akan digelar di Kualalumpur Malaysia dan bagi Myanmar untuk persiapan kualifikasi Piala Asia 2019. Pertandingan ini masuk kalender resmi FIFA, hal ini berarti Indonesia berpotensi merebut poin untuk mendongkrak posisi di peringkat FIFA. 

 

Saat ini skuat Merah Putih berada di peringkat 167, tertinggal dari negara-negara Asia Tenggara lain seperti Filipina (124), Thailand (127), Vietnam (136), Malaysia (161), dan Singapura (163). Turut serta hadir dan memberikan semangat Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto, Staf Khusus Menpora Bidang Olahraga Taufik Hidayat, Ketua Umum KONI Tono Suratman, dan Sekjen PSSI Ade Wellington.

 

Susunan pemain 

Indonesia: Mochammad Dicky Indriyana, Ryuji Utomo Prabowo, Bagas Adi Nugroho (C), Putu Gede Juni Antara, Hanif Abdurrauf Sjahbandi, Muhammad Hargianto diganti Asnawi Mangkualam Bahar, Gian Zola Nasrulloh Nugraha diganti Evan Dimas Darmono, Febri Hariyadi, Saddil Ramdani, Nur Hardianto diganti Ezra Walian.

 

Sedangkan Myanmar: Thiha Sithu; David Htan, Phyo Ko Ko Thein, Win Min Htut, Myo Ko Tun diganti Aung Kyaw Oo, Thein Than Win,  Yan Aung Kyaw (C), Aung Thu, Yan Naing Oo, Mg Mg Lwin diganti Si Thu Aung, Kyaw Ko Ko.

Share this article