Blended Learning: Solusi Kuliah Jarak Jauh

Mahasiswa mengakses bahan kuliah di portal BINUSMAYA Learning Management System. (Dok. Binus)

Jakarta, GATRAnews - Menjawab kebutuhan pendidikan yang berkualitas serta memudahkan proses perkuliahan, BINUS BUSINESS SCHOOL sejak 2014 melaksanakan inovasi pembelajaran melalui blended learning. yaitu (Magister Manajemen) MM Blended Learning BINUS BUSINESS SCHOOL.


MM Blended Learning BINUS BUSINESS SCHOOL merupakan program pascasarjana (untuk lulusan S-1), baik fresh graduates ataupun experienced, yang memiliki minat mendalami bidang bisnis. Program ini mengarahkan mahasiswa untuk menjadi pemimpin bisnis yang adaptable dengan tren market yang dinamis. Blended learning ini cocok untuk para calon mahasiswa yang memiliki kendala jarak, waktu, dan pekerjaan yang menuntut mobilitas tinggi.

Dijelaskan oleh Head of Program MM in Business Management–Blended Learning BINUS BUSINESS SCHOOL, Dr. Tengku Mohd. Khairal Abdullah, MBA., pada program ini BINUS sangat memahami para profesional dan eksekutif di luar Jabodetabek yang ingin melanjutkan pendidikannya pada jenjang magister namun terkendala waktu dan lokasi sebab aktif dalam bekerja.

Blended learning merupakan program blend atau kombinasi antara face-to-face dengan online. Jadi, selain pembelajaran secara online, BINUS tetap menyediakan ruang kelas untuk bertatap muka (face to face) secara langsung. Program ini untuk menjangkau para mahasiswa yang tengah bekerja bukan hanya sekedar di luar Jabotabek tapi juga di berbagai daerah termasuk Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan provinsi lainnya. Program ini bahkan juga bisa diikuti oleh mahasiswa yang berada di luar negeri.

Bagaimana dengan mahasiswa di dalam wilayah Jabotabek? “Ada juga mahasiswa kita yang bekerja di kantor kedutaan. Padahal tidak terbilang jauh. Masih di Jakarta. Namun, pekerjaannya menuntutnya untuk sering ke luar kota.  Mahasiswa tersebut tetap dapat mengikuti perkuliahan dengan baik di program ini,” kata Tengku. Sebanyak 40 persen mahasiwa program MM Blended Learning BINUS berasal dari luar Jabodetabek.  Mahasiswa terjauh menurut Tengku berasal dari Kongo. Ada  juga dari Jepang dan Nepal.

Program blended learning ini menggunakan  BINUSMAYA Learning Management System (LMS) yang  berisikan semua informasi terkait dengan perkuliahan, termasuk untuk memantau perkembangan mahasiswa dalam mengikuti perkuliahannya. “Mahasiwa login di situ. Jadi kita bisa tahu. Apakah mahasiswa tersebut mengikuti proses perkulihan atau tidak,” ujarnya.

Selain dapat memantau perkembangan mahasiswa dalam proses perkuliahan pada LMS tersebut, proses perkuliahan juga membuat forum-forum diskusi secara online. Ada juga forum diskusi melalui video conference untuk mendiskusikan persoalan bisnis yang paling terkini (up to date).

Di program blended learning ini, beragam mahasiswa dari berbagai latar belakang, wilayah serta profesi berkumpul dalam satu tim untuk mendiskusikan satu persoalan. Jadi kata Tengku bisa saja mereka (mahasiswa) mencari informasi untuk memecahkan persoalan dari Google  secara cepat. Atau memang para mahasiswa ini sudah cukup memiliki informasi berkaitan persoalan tersebut. “Nah, tugas kita lah (dosen) untuk menjadi fasilitator sehingga sumber-sumber pengetahuan yg mereka perolehi sifatnya lebih accountable dan solid,” ujarnya.

Saat ujian mahasiswa di wajibkan untuk datang ke kampus BINUS yang berada di Senayan Jakarta. Untuk video conference,  proses perkuliahan ini sudah ditetapkan jadwalnya.

Program ini didukung oleh dosen-dosen berpengalaman di bidangnya dari BINUS BUSINESS SCHOOL Sebanyak 70 persen merupakan praktisi yang berkompeten untuk memberikan perkuliahan. Program MM Blended Learning BINUS BUSINESS SCHOOL ini juga menghadirkan dosen tamu. Belum lama ini pelaksanaan kuliah secara video conference menghadirkan Direktur Utama IBM Indonesia, Gunawan Susanto.

Sekali lagi Tengku menjelaskan, Program MM Blended Learning BINUS BUSINESS SCHOOL berbeda dengan e-learning. “Ini yang menjadi pembeda, karena kita monitor. Setiap proses dan sesi kita pantau. Dalam proses perkuliahan virtual ini, dalam satu sesi berlangsung satu minggu. Dosen tetap dapat memantau berapa kali mahasiswa aktif dalam pembelajaran tersebut. Jika tidak login, kita anggap mahasiswa tersebut absen,” ujarnya. Selain itu, program ini juga menawarkan kelebihan lainnya termasuk kemampuan membangun networking dengan orang-orang Indonesia di luar daerah yang sama, bahkan mampu membangun networking dengan diaspora di luar negara.

Tengku berharap, dengan adanya program MM Blended Learning BINUS BUSINESS SCHOOL ini, calon mahasiswa yang ingin mendapatkan program perkuliahan bisnis dengan jenjang S2 namun terkendala jarak dan waktu karena kesibukan dalam pekerjaanya dapat difasilitasi. Tengku juga berharap dengan adanya program ini maka alasan seperti keterbatasan waktu dan tempat bukan lagi menjadi alasan untuk para professional dan eksekutif untuk mengambil program Magister Manajemen  guna memajukan diri dan menegmbangkan perusahaaanya.

Untuk informasi yang lebih detail mengenai program MM Blended Learning BINUS BUSINESS SCHOOL, hubungi Panji (0856 9526 0017 / This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.) atau klik disini (http://bbs.binus.ac.id/mm-business-management/2017/05/mm-in-business-management-blended-learning-program/)
-------

 

Share this article

Tagged under