Kunjungi Kesultanan Cirebon, Ketua MPR: Negara wajib Lindungi Budaya daerah

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengunjungi Keraton Kanoman Kasultanan Cirebon (Dok MPR/AK9)

Jakarta, GATRAnews - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengunjungi Keraton Kanoman Kasultanan Cirebon serta bersilaturahmi dengan Sultan Raja Muhammad Emiruddin, Sultan ke-12 Kesultanan Kanoman Cirebon beserta anggota keluarga Sultan di Cirebon, Jawa Barat, Senin (11/9).

 

Ketua MPR mengagumi kondisi keraton yang berdiri sejak tahun 1678 dan masih terawat serta masih terlihat jelas struktur bangunan keraton yang sangat khas. Ketua MPR juga disambut dengan pagelaran adat budaya keraton berupa seni tari penyambutan tamu.

 

"Luar biasa, satu kehormatan buat saya diterima paduka Raja Keraton Kanoman Cirebon. Saya kagum keratonnya masih sangat terawat, budayanya juga masih terjaga dan dilestarikan," ujarnya.

 

Diungkapkan Zulkifli Hasan, budaya daerah seperti keraton dan budaya Cirebon dan daerah-daerah lainnya di Indonesia harus dijaga, dilestarikan dan dikembangkan. Sebab, budaya daerah adalah asal mula dan sumber budaya nasional.

 

"Dalam konstitusi Indonesia dan turunannnya dalam UU juga diamanahkan untuk menjaga dan melestarikan budaya daerah. Negara berkewajiban melindungi aset-aset budaya daerah," lanjutnya.

 

Lebih jauh Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa kemerdekaan bisa dirah bangsa Indonesia salah satu faktor utamanya adalah karena peran, kiprah dan pengorbanan kerajaan-kerajaan dan kesultanan di berbagai daerah dahulu.

 

"Pengorbanan kerajaan-kerajaan dalam sejarah kemerdekaan Indonesia sangat luar biasa. Para raja-raja rela tidak lagi menjadi raja dan menyerahkan aset-aset kerajaannya demi terwujudnya kemerdekaan Indonesia. Itu sebuah pengorbanan yang sangat besar, yang harus diapresiasi dengan menjaga budaya mereka selama negara Indonesia berdiri. Jadi tidak usah diminta, negara mesti melindungi adat dan budaya mereka," tandasnya.

 

Setelah Indonesia merdeka, lanjut Zulkifli Hasan, peran kerajaan-kerajaan Indonesia juga luar biasa. Mereka aktif melestarikan budaya di tengah modernisasi global. Pelestarian budaya sekaligus dibarengi kesadaran seluruh rakyat Indonesia untuk menjaga kelestariannya, akan memantapkan karakter seluruh anak bangsa yang berbudaya luhur.

 

Tapi, sebaliknya jika tidak ada kesadaran kolektif dari seluruh rakyat Indonesia akan budaya bangsa, maka akan masuk budaya-budaya luar yang sangat tidak sesuai dengan karakter bangsa Indonesia yang malah merusak.  Dampaknya sangat luas, bangsa Indonesia bisa kehilangan jati diri.

 

"Jangan sampai kita kehilangan jati diri.  Marilah kita kembali kepada nilai-nilai luhur bangsa kita," ucapnya.

 

Di sesi akhir, Ketua MPR Zulkifli Hasan dan rombongan dengan didampingi Sultan Keraton Kanoman, berkeliling keraton dan melihat peninggalan-peninggalan keraton dalam sebuah musium di dalam kompleks keraton.


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Dani Hamdani  

 

Share this article