"Literaturia" Ajak Anak Muda Belajar Literasi 

Surabaya, GATRAnews - Ketertarikan generasi muda Indonesia terhadap dunia literasi semakin besar. Untuk mengakomodasi hal tersebut, organisasi sosial Surabaya Youth menggelar kegiatan literasi bertajuk Literaturia. Pada Minggu (2/10), Literaturia resmi digelar di Sub Co Coworking Space, Surabaya. Literaturia mendatangkan sejumlah tokoh di bidang literasi, antara lain Akhyari Hananto, dan Bernard Batubara.

Pengunjung yang hadir di Literaturia dapat mengikuti sejumlah kegiatan seminar menarik, seperti Chatterbus, drop.a.line, dan di-'sku-shion.

Tak hanya itu, pengunjung juga dipersilakan saling menukar buku bacaan di sesi Bookswapping Corner.

Di sesi pertama, drop.a.line, diisi oleh materi menulis skrip komik oleh Shienny M.S, dari Elex Media Komputindo.

Meteri dilanjutkan dengan belajar menulis artikel, yang diisi oleh pemateri dari Hipwee, dan Zettamedia.

Kegiatan dilanjutkan dengan di-‘sku-shion yang menghadirkan pembicara yang berkompeten dibidangnya seperti founder GNFI Akhyari Hananto, Mutia Prawitasari (penulis Teman Imaji), Ivana Kurniawati (komunitas Pecandu Buku), dan Melisa Mariani (komunitas Blogger Buku Indonesia).

Diskusi menjadi semakin menarik ketika salah satu peserta di-‘sku-shion bertanya mengenai makna literasi dalam satu kata dan apakah daya literasi seseorang dibatasi oleh jenis buku fiksi dan non-fiksi yang dibacanya. Pertanyaan pamungkas tersebut menghantarkan diskusi sampai pada akhir kesimpulan yang disampaikan oleh Hasan Askari, selaku founder ACE Human Resource yang menjadi moderator di-‘sku-shion sore itu.

Hasan mengungkapkan, literasi merupakan sesuatu yang mencerahkan, memberdayakan serta merasakan sesuatu untuk berproses. Literasi bukan sebagai enjoyment saja, tapi menjadi sarana membangun suatu bangsa.



Reporter: Rizaldi Abror
Editor: Edward Luhukay

Share this article