Mau Kuliah Gratis di Italia? Ini Syaratnya

Jakarta, GATRAnews - Selain keindahan alam dan budayanya, Italia dikenal sebagai negara di Eropa yang ramah pelajar. Hal ini yang membuat negeri menara Pizza itu menjadi negara favorit bagi mahasiswa. Kabar baiknya, Pemerintah Italia melalui Kementerian Luar Negeri-nya menyediakan beasiswa penuh bagi para mahasiswa program internasional. Hal ini dijelaskan oleh Pusat Promosi Akademis dan Bimbingan Studi di Italia, Uni-Italia.

 

Marco Calvi, dari Kedutaan Besar Republik Italia di Indonesia menjelaskan, beasiswa program internasional ini akan memberikan 8.000 Euro per tahun selama dua tahun, biaya kuliah gratis, makan gratis selama kuliah di kantin kampus, dan fasilitas tempat tinggal. Namun, kata Marco, beasiswa ini dikhususkan bagi mahasiswa S2 ke atas yang mengambil studi di bidang teknik, seperti engineering, disain, arsitektur, managemen, dan ekonomi.

 

"Jangan khawatir, program internasional ini berbahasa Inggris, jadi nggak perlu bisa berbagasa Italia. Selain itu, banyak universitas di Italia yang juga menyediakan beasiswa untuk mahasiswa internasional," ungkap Marco, Sabtu (11/3) kemarin di areal Euro Management Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat.

 

Selain beasiswa dari pemerintah Italia, sejumlah universitas dan politeknik di Italia juga terdftar dalam program beasiswa LPDP Kementerian Keuangan Indonesia. "Sebagian besar untuk bidang teknik engineering. Beberapa politeknik ternama di Italia juga sudah masuk beasiswa LPDP, seperti Politeknik Milano, dan Torino. Ada juga program pembiayaan mahasiswa internasional tanpa beasiswa yang cukup murah, yaitu 100 Euro per tahun," jelasnya.

 

Untuk mendapatkan beasiswa di Italia, mahasiswa harus menyiapkan sejumlah persyaratan, antara lain Index Prestasi Komulatif (IPK) minimal 3,00, surat motifasi studi, dan rekomendasi dari kampus dan pemerintah asal mahasiswa. "Yang mempermudah tentunya IPK tinggi ya, motivation letter, juga setidaknya bisa berbahasa Italia jadi tambahan poin," jelasnya.

 

Negara yang memiliki 50 Situs UNESCO itu juga termasuk sebagai negara yang ramah untuk kaum muslim. Marco menyebutkan, banyaknya imigran asal negara-negara mayoritas Islam di Italia memudahkan mahasiswa untuk mencari makanan halal.

 

"Mahasiswa Indonesia di Italia saja ada sekitar 400 orang, belum dari imigran yang lain yang kebanyakan muslim. Saya rasa makanan hallal mudah dicari di Italia. Tapi saya sarankan masak sendiri, agar lebih aman dan tentunya hemat. Kalau makan di restoran, selain mahal juga harus hati-hati karena ada kandungan yang nggak halal," urai Marco.

 

Marco juga menyarankan bagi mahasiswa yang ingin mengejar beasiswa ke universitas di Italia, mulai mempersiapkan diri untuk belajar bahasa Italia. "Saya sarankan untuk mulai belajar bahasa Italia, kami menyediakan program belajar bahasa Italia di Pusat Kebudayaan Italia di Jalan Cokroaminoto Jakarta, setiap hari Kamis, Selasa, dan Sabtu selama tiga bulan," tandasnya.

 

Tim Marketing Euro Management Indonesia, Rahardian mengatakan beberapa negara Eropa telah menyediakan beasiswa penuh bagi mahasiswa Indonesia. Kesempatan ini harus dimanfaatkan secara baik bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke negara-negara Eropa.

 

"Ada lima negara yang menyediakan beasiswa penuh di eropa, yaitu Belanda, Spanyol, Prancis, Jerman, dan Italia. Namun, mahasiswa juga perlu mempelajari bahasa setempat. Ayo manfaatkan kesempatan ini. Kami menyediakan informasi lengkap untuk beasiswa studi di Eropa," jelasnya.


Reporter: Rizaldi Abror

editor: Dani Hamdani 

Share this article