Bupati Tabanan Terpilih Membacakan Surat Kartini

Jakarta, GATRAnews - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti terpilih menjadi salah satu tokoh perempuan yang membacakan surat Kartini, dalam "Pentas Panggung para Perempuan Kartini”, yang digelar Bank Indonesia dan majalah Tempo, di Museum Bank Indonesia, Jakarta, Selasa(11/4). Putu Eka dinilai berhasil menjadi tokoh inspiratif bagi para perempuan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Tabanan Bali.

Dalam memaknai sosok Kartini di masa sekarang, Putu Eka menjelaskan, sosok perempuan di masa sekarang sudah diberi kemudahan untuk menjadi terampil dalam mengisi kemerdekaan. Karena ketika perempuan dan laki-laki bisa saling mengisi, maka kesuksesan dalam pembangunan sebuah negara akan cepat tercapai.

“Sosok Ibu Kartini memang telah menjadi inspirasi bagi perempuan di Indonesia, karena beliaulah yang telah memperjuangkan pendidikan bagi para perempuan, sehingga kaum perempuan bisa berkarya dalam membangun negeri, sama hal nya seperti saya dalam memimpin Tabanan, sangat konsen memperhatikan pendidikan untuk kaum perempuan," ujar Putu Eka.

Selain mengutamakan hak berpendidikan untuk kaum perempuan, aspek lain yang diperhatikan oleh Bupati Tabanan sebagai sosok Kartini yang memimpin suatu daerah adalah mengutamakan sektor kesehatan dan meningkatkan perekonomian para ibu rumah tangga.

“Untuk sektor kesehatan, kanker serviks sudah menurun menjadi 2% di Tabanan yang sebelumnya 8%, karena saya berprinsip kalau perempuan sudah sehat dan dia bisa menjaga kesehatannya dia bisa berkarir, karir itu tentu membuka suatu ruang. Dan sosok Kartini di masa sekarang lebih kepada enterpreneur dari kaum ibu, saat ini kaum ibu banyak yang sudah berusaha membangun pundi-pundi ekonomi di setiap desa. Jadi sekarang perempuan aktif dalam mengangkat taraf hidup dalam menghidupkan rumah tangganya. Kalau perempuan sudah ikut bergerak itu tidak akan ada krisis ekonomi," papar Putu Eka.

Selain itu, ia juga mengungkapkan semakin banyaknya perempuan terjun ke dalam dunia politik maupun ekonomi saat ini akan memberikan efek yang sangat baik untuk menghindarkan konflik yang terjadi pada suatu bangsa, karena sosok perempuan adalah lambang kedamaian yang akan memberikan keteduhan.

Dalam acara tersebut, Bupati Eka menjadi salah satu pembaca surat kartini yang ditujukan kepada tuan Abendanon seorang yang tenar di Hindia Belanda ahli hukum yang menelaah pengadilan sesat untuk masyarakat Jawa dan memprotes pemerintah Belanda karena pengadilan sesat tersebut. Saat pembacaan surat di atas panggung Bupati Tabanan tidak sendirian melainkan ditemani oleh Direktur Peruri Nur Devi dan Mesti Aryotedjo seorangdokter yang sekaligus memberikan penampilan permainan musik harpa pada acara tersebut.

Selain Ni Putu Eka Wiryastuti, ada beberapa tokoh perempuan lainnya yang ikut membacakan surat Kartini, seperti Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, dan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi. Dari kalangan artis, hadir Happy Salma, Cristine Hakim, Raline Syah, Dian Sastro, Maudy Ayunda, Najwa Shihab, serta beberapa figur publik lainnya. Sedangkan dari kalangan kepala daerah ada Bupati Nunukan dan Bupati Pandeglang.


Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Tian Arief

Share this article