Pusat Data TNI AL Raih Pengakuan Global

San Diego, GATRAnews - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menerima penghargaan khusus Geographic Information System (GIS) untuk Pusat Informasi Data Hidrografi (HDC) modern yang dimilikinya.


HDC ini menyediakan akses data hidrografi dan oseanografi kepada masyarakat dan perusahaan perkapalan.

Menyisihkan lebih dari 300 ribu organisasi di seluruh dunia, Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) menerima penghargaan yang diberikan oleh Jack Dangermond, pendiri sekaligus CEO dari perusahaan pemetaan terkemuka di dunia, Esri.

Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas inovasi Pushidrosal dalam menggunakan teknologi GIS dalam mendukung kinerja TNI AL dan industri kelautan serta perkapalan.

HDC milik TNI AL ini didukung oleh platform analisis berbasis lokasi terkemuka yang dinamakan ArcGIS. Teknologi ini sendiri berdiri di atas sistem pemrosesan yang digunakan Pushidrosal.

ArcGIS memfasilitasi proses integrasi data secara lancar. Data ini datang dari beragam departemen dan institusi yang berafiliasi dengan TNI AL. ArcGIS kemudian menganalisis dan memvisualisasikan data yang telah diproses dalam bentuk dashboard pemetaan dinamis.

Presentasi pemetaan yang dinamis ini memberi visualiasi yang jelas kepada para pembuat keputusan tentang faktor-faktor yang dapat mempengaruhi aktivitas atau operasi di laut.

Lebih jauh, teknologi ini juga membantu Pushidrosal secara lebih efisien berbagi data dengan departemen lain di seluruh organisasi. Dengan demikian, tidak perlu menggunakan USB flash drive untuk mentransfer informasi dalam jumlah besar.

“Pushidrosal memang pantas mendapat pengakuan global,” ujar CEO Esri Indonesia, A. Istamar dalam keterangan tertulisnya, Senin (17/7).

Sebelum menggunakan HDC, para pembuat keputusan di bidang kemaritiman menilai risiko yang dihadapi dengan cara mempelajari banyak sumber digital dan non-digital, seperti bagan bahari, laporan kondisi atmosfer dan kondisi laut, dan beragam laporan operasional. Fitur-fitur yang dimiliki HDC membuat proses ini menjadi sangat efisien.

Selain mendukung operasi di lautan, sektor bahari, dan perusahaan perikanan serta perkapalan dapat memanfaatkan plaform ini untuk membeli peta navigasi dari TNI AL sehingga mereka tak perlu lagi datang langsungke kantor Pushidrosal untuk urusan pembelian.


Dengan begitu, mereka dapat mengakses peta yang dapat membantu mereka menghindari tabrakan dengan terumbu karang atau tembok laut, atau mencegah kecelakaan bahari lainnya.

Kepala Pushidrosal, Laksamana Muda TNI Harjo Susmoro saat mewakili Pushidrosal untuk menerima penghargaan menyampaikan, “Kami merasa sangat tersanjung dengan penghargaan ini dan mengetahui bahwa pemanfaatan teknologi GIS yang mengubah cara TNI AL beroperasi mendapatkan pengakuan global," katanya.


Reporter: Wanto
Editor: Arief Prasetyo

Share this article

Tagged under