Tidak Ada Dokumen Yang Terbakar Di Gedung DPR

 

Kebakaran ruangan gedung DPR RI yang diduga akibat korsleting pada Air Handling Unit, Jakarta, Selasa, (14/11). (ANTARA/Ubaidillah/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Pelaksana Tugas Sekretaris Jendral (Plt Sekjen) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Damayanti mengakui, tidak ada dokumen atau berkas penting yang hilang ataupun terbakar dalam insiden kebakaran diruangan lantai II Gedung Nusantara III, gedung MPR/DPR, Senayan, Selasa, (14/11). 

 

“Nggak ada, (Dokumen yang terbakar) karena bukan ruangan dokumen tapi ruangan teknisi,” katanya. 

 

Damayanti mengatakan bahwa insiden kebakaran ini belum bisa ditaksir jumlah kerugian karena petugas masih fokus untuk membersihkan sisa kebakaran serta ingn memastikan apakah dampak dari kebakaran  itu tidak berpengaruh ke ruangan lainnya. 

 

“Untuk teknis pemeriksan gedung, serta berfungsi alarm tanda bahaya, selama ini rutin dilakukan pemeriksaan sebulan sekali. Buktinya, saat asap muncul pertama kali, alarm langsung berbunyi,” katanya.

 

Damayanti mengatakan bahwa dengan berfungsinya alarm yang ada, itu memberi tanda alat pemadam api berfungsi baik. 

 

“Saat ini kita masih menunggu, kalau sudah clear, (Lift menuju) lantai enam ke atas bisa naik sebab ini hanya lantai 2 san 3. Kita tunggu sampai asap benar-benar hilang,” katanya. 


 

Reporter : Wem Fernandez  

Editor: Anthony Djafar

 

Share this article