Reza Rahadian Buktikan Kualitas Akting di Panggung Teater

Aktor Reza Rahadian (Antara/Puspa Perwitasari/yus4)

Jakarta, Gatracom - Aktor Reza Rahadian memamerkan kelihaian berakting dalam panggung teater. Reza mendapatkan peran utama di pentas bertajuk “Perempuan Perempuan Chairil” di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Sabtu (11/11) kemarin.


Tak pelak, aksi Reza menuai pujian dari sutradara Agus Noor. Agus menilai Reza membawakan peran Chairil sangat baik. "Reza bagus sekali bisa mendeformasi sajak-sajak Chairil. Gila orang ini, aku nggak ngarang," ujar Agus, di area TIM, Jakarta Pusat.

Sebelumnya, Agus mengakui sempat meragukan kemampuan Reza bermain teater. Namun, setelah pertunjukan Agus menilai penampilan Reza melebihi ekspektasi yang dia harapkan.
 
Senada dengan Agus, produser Perempuan Perempuan Chairil, Happy Salma mengatakan, Reza memiliki kekuatan dalam menyampaikan cerita menjadi aksi.

"Itu kekuatan Reza. Dia bisa menceritakan tokoh-tokoh hebat hanya (lewat) monolog-monolog puisi Chairil," jelas Happy.

Happy juga menganggap kemampuan Reza sangat memudahkan interaksi dengan pemain lain. Dalam repertoar ini, Reza beradu akting dengan Marsha Timothi, Chelsea Islan, Tara Basro, dan Sita Nursanti.

Bukan perkara mudah untuk menyiapkan cerita ini. Menurut Happy, para pemain memerlukan waktu selama 5 sampai 6 bulan untuk mendalami perannya masing-masing. Sementara, diperlukan waktu satu tahun untuk menyiapkan pentas secara keseluruhan.
 
Libatkan Artis dan Musisi
 
Pementasan yang dibesut oleh Bakti Budaya Djarum Foundation ini, terinspirasi dari buku berjudul Chairil karya Hasan Asphani. Reza Rahadian ditunjuk memerankan tokoh Chairil, sementara tiga aktris lainnya ditunjuk memerankan tokoh perempuan yang menghiasi kehidupan Chairil. Mereka adalah Ida yang diperankan Marsha Timothy, Sri Ajati yang diperankan Chelsea Islan, Sumirat yang diperankan Tara Basro, dan Hapsah Wiriaredja yang diperankan Sita Nursanti.

Grup musik White Shoes & the Couples Company juga terlibat sebagai pengisi lagu dalam pentas ini. Sementara penyanyi jazz Tompi, ditunjuk sebagai fotografer.

"Chairil Anwar adalah sosok penyair legendaris Indonesia yang melahirkan karya-karya fenomenal dan mampu menjadi sumber inspirasi banyak orang. Pertunjukan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap penulis besar Indonesia, dan membuktikan bahwa karya sastra Indonesia tetap aktual, dan dapat diangkat melalui kemasan yang mudah diapresiasi oleh masyarakst terutama generasi muda," tukas Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation, Renitasari Adrian.


Reporter: Rizaldi Abror
Editor: Arief Prasetyo

Share this article