Alasan Happy Salma Garap Teater Perempuan Perempuan Chairil

Pementasan teater Perempuan-Perempuan Chairil (Antara/Puspa Perwitasari/yus4)

Jakarta, Gatracom - Aktris Happy Salma menggarap pentas teater berjudul Perempuan Perempuan Chairil sekaligus sebagai produser.


Sementara, Agus Noor ditunjuk sebagai sutradara pentas yang dibintangi oleh Reza Rahadian ini. Happy menilai Chairil Anwar adalah simbol kebebasan berkreasi di zaman revolusi.


"Dia bukan hanya simbol kebebasan pribadi, karyanya lahir di zaman revolusi. Di tahun 40-an (1940) sudah membuat karya yang individualistis," ungkap Happy kepada awak media di Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/11) kemarin.

Puisi karya Chairil, kata Happy, memiliki konteks yang saling terhubung. Melalui pentas ini, Happy ingin menghidupkan kembali karya sastra di era milenial.

Ide cerita ini terinpirasi dari buku Hapsah Aspahani, yang berisi kisah tentang kehidupan Chairil Anwar bersama empat perempuan yang mengisi kehidupan sang penyair.


"Beruntung saya dan Agus Noor menemukan buku Hapsah Aspahani. Dia banyak riset, jadi kami tak harus dari nol lagi. Saya melihat pintu gerbang soal pengaruh perempuan-perempuan, di sekitar dia (Chairil)," tandasnya.

Kisah itu diterjemahkan dalam pentas berdurasi dua jam. Perempuan Perempuan Chairil didukung oleh Titimangsa Foundation, dan Bakti Budaya Djarum Foundation.


Reporter: Rizaldi Abror
Editor: Arief Prasetyo

Share this article