Bank Indonesia (Gatra/Rifki M Irsyad/yus4) Jakarta, GATRAnews - Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Suahasil Nazara mengatakan penurunan suku bunga acuan yang dilakukan otoritas
  Asistensi perijinan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) oleh Pemkab dan OJK. (Gatra/Ridlo Susanto/yus4) Purbalingga, GATRAnews – Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah terus mendorong agar
Ilustrasi (GATRAnews/AK9) Jakarta, GATRAnews - Pemerintah tengah mengembangkan instrumen-instrumen pendanaan baru yang dapat dimanfaatkan untuk pembiayaan pembangunan infrastruktur, yang memang
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Komisi VI DPR Teguh Juwarno (tengah) disaksikan Wakil Ketua Azam Azman Nata Wijana (kedua kiri), beserta Anggota Bowo
Otoritas Jasa Keuangan (ANTARA/Yudhi Mahatma/HR02) Jakarta, GATRAnews - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menekankan pentingnya dukungan riset dan keterlibatan akademisi dalam pengembangan industri
Pembangunan infrastruktur kereta api ringan (Antara/Indrianto Eko Suwarno/yus4) Jakarta, GATRAnews - Progres realisasi keuangan dan fisik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)
Bank Indonesia (Antara Puspa Perwitasari/yus4) Yogyakarta, GATRAnews – Bank Indonesia (BI) akan segera menerbitkan Peraturan Bank Indonesi (PBI) untuk mengatur industri Financial Technology

Bekasi Fajar Incar Lahan 1.000 Hektare

Jakarta, GATRAnews - Pemilik kawasan industri PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk berencana mengakusisi lahan seluas 900 hektare hingga 1.000 hektare, pada tahun ini. Hal ini dilakukan untuk menambah kepemilikan lahan (landbank) Bekasi Fajar. Head of Investor Relation Bekasi Fajar Industrial Estate Asa Siahaan menyebutkan, pihaknya tengah mengincar lahan di sekitar kawasan industri MM2100, Cibitung.

Bekasi Fajar saat ini masih memiliki landbank seluas 1.030 hektare. "Target kami akusisi landbank 900-1.000 hektare. Saat ini landbank yang masih ada (belum terpakai) 1.030 hektare, yang sudah terbangun sekitar 1.300 hektare," ungkapnya, di Jakarta, Rabu (1/2).

Dalam merealisasikan rencana tersebut, Bekasi Fajar pun akan menyiapkan dana sebesar Rp 800 milyar untuk dana belanja modal (capital expenditure/capex). Sebesar Rp 600 milyar dari dana capex akan dialokasikan untuk akusisi landbank.

Sementara itu, sisa dana capex pada tahun ini akan digunakan untuk pembangunan office tower serta kawasan pergudangan tahap II yang berada di kawasan industri MM2100, Cibitung.

"Investasi untuk office tower Rp 150 milyar untuk tanah dan bangunan. Kemudian untuk pembangunan warehouse tahap ke dua," ujarnya.

Ia menuturkan, dana capex akan diperoleh dari dana kas internal juga pinjaman perbankan. Namun, mayoritas akan dianggarkan dari kas internal. "Kami ada fasilitas pinjaman sindikasi. Tapi kebanyakan dari internal cash di atas 50%," tuturnya.


Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Tian Arief

Share this article