Bank Indonesia Akan Terbitkan Aturan Payment System Kuartal IV 2017

Bank Indonesia (Antara Puspa Perwitasari/yus4)

Yogyakarta, GATRAnews – Bank Indonesia (BI) akan segera menerbitkan Peraturan Bank Indonesi (PBI) untuk mengatur industri Financial Technology (Fintech) atau teknologi finansial pada kuartal IV (Oktober-Desember). Aturan tersebut akan mengatur khusus mengenai sistem pembayaran dan sandbox.

 

“Khususnya tentang Fintech di bidang payment system. Dan untuk bisa diamati bagaimana perkembangannya, nanti ada sandbox regulation buat industri fintech,” ujar Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara, di Hotel Tentrem, Yogyakarta, Senin (28/8).

 

Menurut Mirza, BI akan fokus menjamin keamanan dan kerahasiaan sistem pembayaran. “Kami kan di payment system bagaimana supaya aman. Kalau di OJK, dalam lending dan proses pengumpulan dana. Bagaimana proteksi penjaringan dana dan mobilisasi funding juga. Jadi ada dua regulatornya,” katanya.

 

Regulasi sandbox diterapkan kepada industri Fintech, kebanyakan adalah perusahaan startup, yang mendaftarkan perusahaannya kepada regulator. Selama proses sandbox, regulator akan memantau perkembangan kesehatan perusahaan Fintech. Hal ini bertujuan untuk menghindari potensi terjadinya massive failure yang mengganggu stabilitas di sektor jasa keuangan dan merugikan konsumen.

 

Sebenarnya BI sudah pernah menerbitkan PBI Nomor 18/40/PBI/2016 tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran (PBI PTP). Aturan tersebut terbit untuk mendorong berkembangnya bisnis e-commerce dan Fintech melalui penyelenggaraan pemrosesan transaksi pembayaran.

 

Hanya saja, saat ini Bank Indonesia belum berencana merevisi PBI No. 18/2016. Mirza mengatakan, rencana tersebut masih tahap kajian. “Itu aturannya sedang berjalan dan akan dievaluasi. Bagaimana dampaknya terhadap sektor yang dituju, apakah perlu penyempurnaan atau tidak. Jadi kalau ditanya apakah ada penyempurnaan atau tidak, yah saat ini sih belum ada,” katanya. 


Reporter: Hendry Roris Sianturi

Editor: Dani Hamdani 

Share this article