Pabrik baru PT Pusri (antaranews.com/yus4) Jakarta, GATRAnews - Pabrik Pusri 2B PT Pupuk Sriwidjaja Palembang anak usaha dari PT Pupuk Indonesia (Persero) sudah selesai dan siap beroperasi.
Industri Migas (ANTARA/Yudhi Mahatma/HR02) Jakarta, GATRAnews -- Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat harus segera menuntaskan revisi undang-undang minyak dan gas bumi (Migas) untuk mengatasi
Serikat Pekerja JICT berunjuk rasa beberapa waktu lalu (ANTARA/Hafidz Mubarak/HR02) Jakarta, GATRAnews - Ratusan pekerja PT Jakarta International Container Terminal (JICT) dilaporkan tidak akan
Bank Mandiri (GATRA/Agriana Ali/HR02) Jakarta, GATRAnews - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terus berupaya memperkuat bisnis secara organik agar dapat membuka dan menggarap potensi pasar yang ada.
Ilustrasi (GATRAnews/AK9) Jakarta, GATRAnews - PT Waskita Beton Precast Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp 436,4 milyar di semester I-2017 atau tumbuh 28% bila dibanding posisi sebesar Rp 341
Andrew Powel, Managing Director Bosch Indonesia (GATRAnews/Rosyid/adi3) Jakarta, GATRAnews - PT Robert Bosch (Bosch Indonesia)mencatat penjualan terkonsolidasi Rp 1,2 triliun (81 juta Euro) di
Direksi baru PT PLN, 24 Juli 2017 (Dok GATRAnews/IST) Jakarta, GATRAnews - Menteri BUMN Rini Mariani Soemarno merombak susunan direksi PT PLN Persero, sekaligus memecat tiga direktur lama. Hal

Bukit Asam Rombak Direksi dan Komisaris

Jakarta, GATRAnews - Manajemen PT Bukit Asam Tbk resmi merombak direksi dan komisaris, melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Bukit Asam telah mengangkat masing-masing dua orang direktur dan komisaris. Corporate Secretary Bukit Asam, Adib Ubaidillah mengatakan, kedua Direktur tersebut, masing-masing Orias Petrus Moedak dan Fuad Iskandar Zulkarnain Fachroeddin.

"Orias menjabat sebagai Direktur Keuangan menggantikan Anung Dri Prasetya. Sedangkan Fuad menggantikan Achmad Sudarto di posisi Direktur Pengembangan Usaha," ujar Adib, di Jakarta, Kamis (20/4).

Sedangkan di jajaran komisaris, Johan O Silalahi diangkat menjadi Komisaris Independen menggantikan S Koesnaryo. Lalu Heru Setyobudi Suprayogo ditunjuk sebagai Komisaris menggantikan Leonard.

Berdasarkan hasil RUPS, berikut susunan direksi dan komisaris Bukit Asam yang baru:

Direksi:

Direktur Utama: Arviyan Arifin
Direktur Keuangan: Orias Petrus Moedak
Direktur Operasi: Suryo Eko Hadianto
Direktur Niaga: Arie Prabowo Ariotedjo
Direktur SDM dan Umum: Joko Pramono
Direktur Pengembangan Usaha: Fuad Iskandar Zulkarnain Fachroeddin

Komisaris:

Komisaris Utama: Agus Suhartono
Komisaris Independen: Johan O Silalahi
Komisaris: Muhammad Said Didu, Purnomo Sinar Hadi, Robert Heri, Heru Setyobudi Suprayogo

Selain itu, Adib juga menyampaikan, pihaknya telah menetapkan target penjualannya untuk tahun 2017 sebesar 27,29 juta ton. Angka tersebut lebih tinggi 31% lebih tinggi dari realisasi tahun 2016 yang sebesar 20,75 juta ton, dengan komposisi 15,93 juta ton untuk memenuhi permintaan domestik setara dengan 58% dari total target penjualan, atau naik 30% dibanding realisasi penjualan tahun 2016 sebesar 3,66 juta ton.

"Sementara rencana ekspor sebesar 11,36 juta ton, setara dengan 42% dari total Penjualan, atau 34% lebih tinggi dari ekspor tahun sebelumnya," tuturnya.

Untuk mendukung angka penjualan tersebut, kata Adib, perusahaan merencanakan produksi dan pembelian batubara sebesar 27,09 juta ton atau naik 30% dari realisasi sebesar 20,82 juta ton, masing-masing produksi sebesar 24,07 juta ton atau naik 22% dibanding realisasi tahun sebelumnya sebesar 19,62 juta ton.

"Sedangkan pembelian batubara oleh anak perusahaan sebesar 3,03 juta ton atau naik 152 persen dibanding realisasi tahun sebelumnya sebesar 1,20 juta ton," jelasnya.

Dalam mendukung peningkatan Penjualan dan peningkatan Produksi tahun ini, kata Adib, PT Kereta Api lndonesia menyatakan komitmennya untuk mengangkut batubara Bukit Asam dari lokasi tambang sebesar 21,70 juta ton atau naik 22,5% dibanding realisasi tahun sebelumnya sebesar 17,72 juta ton, masing-masing 18 juta ton menuju Pelabuhan Tarahan di Bandar Lampung dan 3,7 juta ton menuju Dermaga Kertapati di Palembang.

"Selain mengejar ketercapaian target operasional untuk tahun 2017, kami tetap pada komitmen untuk melaksanakan efisiensi secara terus menerus di semua lini, dengan memberikan penekanan dalam supply chain system mulai dari sistem operasional penambangan, dan sistem penanganan batubara (coal handling system) di pelabuhan," paparnya.


Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Tian Arief

Share this article