Pabrik baru PT Pusri (antaranews.com/yus4) Jakarta, GATRAnews - Pabrik Pusri 2B PT Pupuk Sriwidjaja Palembang anak usaha dari PT Pupuk Indonesia (Persero) sudah selesai dan siap beroperasi.
Industri Migas (ANTARA/Yudhi Mahatma/HR02) Jakarta, GATRAnews -- Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat harus segera menuntaskan revisi undang-undang minyak dan gas bumi (Migas) untuk mengatasi
Serikat Pekerja JICT berunjuk rasa beberapa waktu lalu (ANTARA/Hafidz Mubarak/HR02) Jakarta, GATRAnews - Ratusan pekerja PT Jakarta International Container Terminal (JICT) dilaporkan tidak akan
Bank Mandiri (GATRA/Agriana Ali/HR02) Jakarta, GATRAnews - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terus berupaya memperkuat bisnis secara organik agar dapat membuka dan menggarap potensi pasar yang ada.
Ilustrasi (GATRAnews/AK9) Jakarta, GATRAnews - PT Waskita Beton Precast Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp 436,4 milyar di semester I-2017 atau tumbuh 28% bila dibanding posisi sebesar Rp 341
Andrew Powel, Managing Director Bosch Indonesia (GATRAnews/Rosyid/adi3) Jakarta, GATRAnews - PT Robert Bosch (Bosch Indonesia)mencatat penjualan terkonsolidasi Rp 1,2 triliun (81 juta Euro) di
Direksi baru PT PLN, 24 Juli 2017 (Dok GATRAnews/IST) Jakarta, GATRAnews - Menteri BUMN Rini Mariani Soemarno merombak susunan direksi PT PLN Persero, sekaligus memecat tiga direktur lama. Hal

Link Net Targetkan Pendapatan Tumbuh Hingga 15%

Jakarta, GATRAnews - PT Link Net Tbk menargetkan kinerja perusahaan pada tahun ini akan lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pendapatan pada 2017 ditargetkan tumbuh sekitar 13% hingga 15%. Pada tahun sebelumnya, realisasi pendapatan sebesar Rp 2,95 trilyun. "Melihat history serta pertumbuhan ekonomi pada tahun ini, kami optimis pendapatan bisa tumbuh sekitar 13-15% pada tahun ini," kata Irwan Djaja, Direktur Utama dan CEO Link Net, di Jakarta, Jumat (21/4).

Untuk profit, pihaknya akan menjaga pertumbuhan marjinnya, paling tidak sama dengan tahun lalu, atau bisa lebih bagus lagi

Guna mendukung target tersebut, perusahaan akan menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 1 trilyun pada tahun ini. Dana itu rencananya akan didukung untuk ekspansi bisnis perusahaan pada tahun 2017.

"Selain fokus me-maintenance pelanggan yang sudah ada, tahun ini kami berencana mengembangkan jaringan home passed seperti ke Medan, Batam, dan kota kota lainnya," katanya.

Sementara sumber pendanaan capex tahun ini, Irwan, mengaku, akan berasal dari hasil kombinasi antara kas internal perusahaan dan lainnya. Pasalnya, perusahaan berencana melakukan aksi korporasi di pasar modal guna mendukung pendanaan tahun ini.

"Kas internal kami masih cukup solid, dan tidak ada hutang jangka panjang. Di luar itu, kami senantiasa mengeksplorasi alternatif pendanaan lainnya seperti mencari pendanaan di pasar modal," pungkasnya.


Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Tian Arief

Share this article