Airlangga Hartarto memberikan sambutan pada acara Workshop e-Smart IKM di Sidoarjo (dok. Kemenperin/yus4) Jakarta, GATRAnews - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus aktif mengajak para
Proyek pipa transmisi gas ruas Gresik - Semarang dijadwalkan bakal rampung pada pertengahan 2018. (GATRAnews/Dok. Pertamina) Bojonegoro, GATRAnews - PT Pertamina (Persero) optimistis pembangunan
Proyek Pengembangan Lapangan Gas JTB diyakini akan menyerap sekitar 6.000 pekerja lokal pada masa puncak proyek. (GATRAnews/Dok. Pertamina) Bojonegoro, GATRAnews – Proyek Pengembangan Lapangan
E-Money Bank Mandiri (dok. Bank Mandiri/yus4) Jakarta, GATRAnews - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terus mengembangkan teknologi informasi untuk penguatan digital banking. Pengembangan ini diyakini
Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto (Dok.Humas Kemenperin/HR02) Jakarta, GATRAnews - Politeknik Industri Logam Morowali akan menjadi pusat inovasi teknologi dan pengembangan produk berbasis
  Pelindo 1 meraih penghargaan di Anugerah BUMN 2017 (Dok.Pelindo 1/HR02) Jakarta, GATRAnews - PT Pelindo I (Persero) atau Pelindo 1 meraih empat penghargaan dalam ajang Anugerah BUMN 2017.
Menteri ESDM, Ignatius Jonan berikan sambutannya dalam anugerah energi lestari di hotel JS Luwangsa , Jakarta, Jum'at (15/9) (GATRA/Adi Wijaya/AK9) Jakarta, GATRAnews - Menteri Energi dan Sumber

Summarecon Bagi Dividen Rp 72,13 Milyar

(Foto: Antara/Widodo S Jusuf/AK9)

Jakarta, GATRAnews - PT Summarecon Agung Tbk dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp 5 per saham atau dengan total Rp 72,13 milyar. Direktur Keuangan Summarecon Agung, Michael Yong, mengatakan jika dividen akan dibagikan kepada para pemegang saham pada 14 Juli 2017.

"Kami kasih dividen sekitar Rp 5 milyar per saham dengan jumlah Rp 70 miliaran itu sekitar 30% dari laba," katanya di Jakarta, Kamis (15/6). Menurut Michael, pihaknya juga akan mengalokasikan dana sebesar Rp 5,95 milyar sebagai dana cadangan perusahaan. "Sisa laba bersih Rp 517,78 milyar merupakan laba ditahan untuk keperluan modal kerja kami," jelasnya.

Sekedar informasi, pada tahun 2016 Summarecon berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 5,4 trilyun atau menurun 4% (yoy). Sekitar 66% atau Rp 3,6 trilyun masih diperoleh dari unit bisnis properti, kemudian Rp 1,6 trilyun diperoleh dari unit usaha bisnis investasi dan manajemen properti serta rekreasi dan perhotelan.

Sementara, laba bersih Summarecon juga anjlok 43% ke angka Rp600 milyar. Dari total laba bersih, 71% memang berasal dari bisnis properti, sisanya juga dari unit usaha bisnis investasi dan manajemen properti serta rekreasi dan perhotelan.


Reporter: Didi Kurniawan

Editor: Nur Hidayat

Share this article