Deputi Gubernur Senior  BI, Mirza Adityaswara (GATRAnews/Ardi Widi Yansah) Jakarta, GATRAnews - Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi pada 2018 mendatang akan mencapai 5,26%, lebih
Presiden Joko Widodo (Jokowi) (Dok Sekretariat Kabinet/AK9) Jakarta, GATRAnews- Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia terus berkomitmen untuk memperbaiki kemudahan
Kerjasama Indonesia-Jepang dalam pembangunan infrastruktur (Dok.Humas/HR02) Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Indonesia dan Jepang terus meningkatkan kerjasama yang sudah terjalin lama, salah
Kapal APL Los Angeles: Lambannya Bongkar Muat di JICT oleh TPK Koja Sampai 5 Hari (Foto: Dok.JICT) Jakarta, GATRAnews - Direktur Indonesia Port Watch Syaiful Hasan melihat bahwa operasional
Henna putih (body paint) dengan kristal imitasi Svarovski oleh Nur Janah Dwi Setyawati (GATRAnews/dok/DFS) Jakarta, GATRAnews – Fenomena tato alias henna di punggung tangan calon mempelai wanita
Jakarta, GATRAnews - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengajak Diaspora Indonesia untuk membantu pembangunan perekonomian agar Indonesia mampu terbebas
Freeport Indonesia (ANTARA/Agung Rajasa/HR02) Jakarta, GATRAnews - Dalam diskusi publik "Menakar Kinerja Kementerian ESDM Semester-1 2017," di Jakarta, Selasa (15/8) Pengamat Ekonomi Energi Dr

Jokowi Soroti Inefisiensi APBN dan APBD

Presiden Joko Widodo (ANTARA/Setpres/yus4)

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo mengingatkan bahwa kementrian dan lembaga serta pemerintah daerah jangan memandang pengelolaan keuangan dan anggaran hanya sebagai urusan teknis dan prosedural semata.

"Apa yang kita lakukan harus mengarah pada  perbaikan sistem. Ini yang selalu dan berkali-kali saya ulangi, perbaikan sistem," ujar Jokowi dalam Peresmian Pembukaan Rapat Kerja Nasional Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2017 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (14/9).

Menurut Presiden sekarang sudah terjadi destructive innovation, sehingga semua hal berkembang cepat dengan cara-cara tidak terduga. "Inovasinya cepat sekali. Oleh sebab itu, kita juga harus berani berubah," lanjutnya. 

Jokowi juga menyoroti banyaknya inefisiensi dalam pengeloaan anggaran baik APBN maupun APBD. Oleh karena itu, akuntabilitad anggaran harus berorientasi pada hasil. "Karena kalau kita lihat, banyak terjadi inefiseinsi, baik APBN maupun APBD.  Saya sudah cek satu per satu. Banyak sekali inefisiensi itu. Setiap kegiatan yang ada coba dilihat satu per satu. Tidak jelas hasil  yang akan dicapai," tegasnya.


Reporter: Ervan Bayu
Editor: Nur Hidayat

Share this article