Sandiaga Ingin Buat Rekor Investasi Baru di 2018

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (Antara/SigitKurniawan/yus4)

Jakarta, Gatracom - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berjanji menciptakan iklim investasi yang kondusif di Ibu Kota. Pemprov DKI berambisi untuk menciptakan rekor baru realisasi investasi di 2008 mendatang.


Pemprov DKI Jakarta, kata Sandiaga, membuka pintu selebar-lebarnya bagi swasta masuk di sektor infrastructure. Antara lain pembangunan light rail transit (LRT), Mass Rapid Transit (MRT), National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) dan lainnya. 

"Pelibatan swasta dengan Public Private Patnership (PPP) ke proyek-proyek infrastruktur akan mendorong pecahnya lagi rekor (di tahun depan). Karena ada LRT, MRT dan beberapa proyek dari pusat," kata Sandi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (13/11).

Selain melibatkan swasta, pengurusan perizinan usaha dan investasi di Jakarta akan semakin dipermudah. Beberapa proyek infrastruktur yang sedang dikerjakan, lanjut Sandiaga, akan diselesaikan dengan baik untuk menambah kepercayaan investor.

Realisasi investasi di DKI Jakarta sampai dengan triwulan III 2017 mencapai Rp 74,8 trilyun. Terdiri dari penanaman modal dalam negeri (PDMN) sebesar Rp 32,7 trilyun dan penanaman modal asing (PMA) Rp 42,1 trilyun.

Pencapaian ini merupakan yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Realisasi investasi meningkat 76% dibanding periode yang sama di tahun 2016 sebesar Rp 42,5 trilyun.

Angka itu melebih target 2017 yang telah ditetapkan sebesar Rp 55 trilyun. Realisasi investasi di Jakarta menyumbang 14,6% terhadap total investasi nasional yang mencapai Rp 513,2 trilyun pada triwulan III tahun 2017.

"Kita ingin ciptakan iklim investasi yang lebih kondusif dengan hadirkan perizinan yang lebih singkat," pungkas eks bos Saratoga Group ini.


Reporter: Abdul Rozak
Editor: Arief Prasetyo

Share this article