Setnov: Tidak Ada Urgensi Angket e-KTP

Jakarta, GATRAnews - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Setya Novanto, angkat bicara soal usulan hak angket kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP). Usulan ini dilontarkan oleh Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah.

 
"Saya belum mendengarkan langsung dan saya belum lihat urgensinya apa (hak angket e-KTP)," jelasnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/3).
 
Hingga kini, sambung Ketua Umum DPP Golkar ini, dia belum bertemu dengan Fahri Hamzah untuk mendengarkan secara langsung maksud dari hak angket ini.
 
"Belum ketemu Pak Fahri, pembahasnya bagaimana, karena kemarin ada beberapa masukan. Tentu kita dengarkan lebih dulu, lebih jernih, lebih dalam. Saya harus bertanya lebih jelas," tegas dia.
 
Usulan hak angket disuarakan oleh Fahri Hamzah karena menilai kasus ini janggal. Bagaimana mungkin, hasil audit BPK yang menyatakan tidak ada kejanggalan dalam proyek, justru bermasalah saat ditangani KPK.


Reporter: Wem Fernandez
Editor: Arief Prasetyo

Last modified on 16/03/2017

Share this article

Tagged under

K2_AUTHOR