Hasil ''Quick Count'' Menangkan Anies Sandi, Wapres JK: Selesailah Semua Persoalan

Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) didampingi istri Mufidah Jusuf Kalla (Antara/Wahyu Putro A/AK9)

Jakarta, GATRAnews – Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla mengatakan bahwa mulai hari ini selesailah semua persoalan atau konflik-konflik yang terjadi sepanjang menjelang Pilkada DKI Jakarta.

“Mulai hari ini selesailah semua persoalan. Mulai masalah agama, masalah sosial kemasyarakatan dan lainnya. Mulailah kembali kita membangun bangsa ini khususnya membangun Jakarta,” kata Wapres kepada awak pers disela-sela waktunya menonton siaran televisi perhitungan quick count Pilkada DKI Jakarta di kediamannya, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (19/4).

Meski dalam versi quick count pasangan Anies-Sandi memenangkan Pilkada DKI, Wapres menghimbau agar masyarakat tetap tenang menunggu hasil akhir perhitungan suara resmi dari KPU. “Ini perhitungn belum final,” katanya.

Namun Wapres mengingatkan bahwa hasil perhitungan versi quick count biasanya tidak jauh berbeda dari hasil perhitungan KPU.

“Kalau pun nanti hasil akhir seperti ini (memenangkan Anies-Sandi) setelah perhitungan resmi KPU, kita mengharapkan Basuki (gubernur DKI saat ini) dan Djarot (wakilnya) itu legowo menerima dan melaksanakan sisa kepemimpinan dengan baik tanpa masalah,” katanya.

Selebihnya kata JK, diharapkan nantinya pasangan Anies-Sandi yang terpilih mempersiapkan diri untuk melanjutkan pembangunan di Jakarta, karena masih banyak persoalan-persoalan di jakarta yang perlu diselesaikan seperti pemukiman, kemacetan dan lain sebagainya.

“Dapat dikatakan kemungkinan besar, saya tidak mengatakan kepastian ya. Anies-Sandi dapat dikatakan mempinpin Jakarta di masa akan datang,” kata Wapres.

JK juga menanggapi bahwa sebenarnya banyak kalangan yang tidak percaya atas perolehan suara melalui versi quick qount yang terpaut jauh sekitar 11% -15% antara pasangan Anies-sandi dan Basuki-Djarot dari perkiraan sebelumnya.

“Terus terang hampir tidak ada orang yang mengira. Mereka semuanya mengatakan (selisihnya) hanya 1%-2%. Tidak ada yang mengatakan beda banyak. Tapi kenyataan hampir 15% kurang lebih,” katanya.

Malah, kata Wapres dirinya sempat main tebak-tebakan dan taruhan angka selisih suara dengan beberapa kerabatnya yang ikut menonton acara perhitungan cepat tersebut.

“Saya juga sama teman-teman taruhan (tebak-tebakan), saya pun kalah. Hehehe,” katanya.

Intinya kata Wapres apapun hasil perhitungan cepat hari ini bukanlah merupakan perhitungan resmi dari KPU. “Artinya kita menunggu hasil formalnya oleh KPU,” katanya. 


Reporter: Anthony Djafar

Editork Nur Hidayat 

Last modified on 19/04/2017

Share this article

K2_AUTHOR