PAN-Gerindra: Perppu Narkoba Lebih Dibutuhkan

Ketua DPP PAN Yandri Susanto (Antara/Reno Esnir/AK9)

Jakarta, GATRAnews - Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dianggap tidak terlalu dibutuhkan. Pasalnya, keberadaan ormas telah diatur dalam UU Nomor 17 Tahun 2013.


Partai Amanat Nasional (PAN) menilai saat ini Indonesia lebih membutuhkan Perppu Pemberantasan Narkoba. Terlebih, pekan ini kepolisian menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 1 ton.

"Kalau mau perppu, yang paling mendesak adalah Perppu Narkoba. Kemarin ada 1 ton sabu disita," ujar Ketua DPP PAN Yandri Susanto dalam diskusi Cemas Perppu Ormas di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (15/7) pagi.

Perppu Ormas, sambung Yandri, membuat pro dan kontra di masyarakat. PAN menyakini jika Presiden Jokowi menerbitkan Perppu Pemberantasan Narkoba akan didukung sepenuhnya oleh rakyat Indonesia.

Hal yang sama diungkapkan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tidak memiliki urgensi dan dianggap sebagai awal rezim otoriter.

"Juga Perppu tentang buruh-buruh asing, banyak yang bisa dikerjakan pemerintah. Bukan cuma Perppu Ormas saja," pungkas politisi Gerindra ini.


Reporter: Abdul Rozak
Editor: Arief Prasetyo

Last modified on 15/07/2017

Share this article

K2_AUTHOR