Menlu Retno Kecam AS Atas Pengakuan Yerusalem Sebagai Ibukota Israel

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. (Dok Kementerian Luar Negeri RI/AK9)

Jakarta, Gatra.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengecam dan mengutuk pengakuan Amerika Serikat atas Yerusalem sebagai ibukota negara Israel, yang diumumkan Kamis (7/11) pagi waktu Indonesia.

Kecaman Retno ini disampaikan pada pidato pembuka Bali Democracy Forum X, yang dilaksanakan di ICE-BSD, Banten, yang dibuka oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Kita berkumpul pagi ini untuk merayakan demokrasi dan menghormati apa yang kita sebut sebagai dialog, tetapi pagi ini kita menerima kabar pengakuan Yerusalem sebagai ibukota Israel yang dilakukan oleh Presiden Amerika Donald Trump, dan kami mengutuk pengakuan tersebut," ucap Retno.

Lebih lanjut, Retno yang sengaja mengenakan selendang khas Palestina sebagai aksi solidaritas terhadap rakyat Palestina, menyampaikan bahwa demokrasi adalah menghormati tatanan hukum internasional, termasuk resolusi DK PBB.

"Sebagai negara demokrasi, seharusnya AS tahu apa itu arti dari demokrasi," kata Retno lagi. Retno menegaskan bahwa Indonesia akan tetap bersama Palestina dan warga Palestina. "Kami akan terus memperjuangkan hak rakyat Palestina," kata Retno.


Reporter : Bernadetta Febriana

Editor : Sandika Prihatnala

Last modified on 07/12/2017

Share this article

Tagged under

K2_AUTHOR