Komisi Pemberantasan Korupsi (GATRAnews/Adi Wijaya/HR02) Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menunggu hasil koordinasi dengan Biro Penyelidik Federal Amerika Serikat
Penyidik KPK Novel Baswedan (ANTARA/Monalisa/HR02) Jakarta, GATRAnews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menjalani operasi atau bedah besar di bagian mata kirinya di
Kesepakatan Bersama Angkasa Pura I dan Kejaksaan Tinggi DI Yogyakarta dalam Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara’, di Yogyakarta, Senin (14/8). (Gatra/Arif Koes/AK9)
Andi Narogong (GATRAnews/Adi Wijaya/yus4) Jakarta, GATRAnews - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta akan menggelar sidang perdana kasus korupsi e-KTP pada Kementerian Dalam Negeri
Juru bicara KPK Febri Diansyah (GATRAnews/Adi Wijaya/HR02) Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai, M Nasir, sebagai tersangka
Rumah Sekap KPK di Depok, Jawa Barat (GATRAnews/Wem Fernandez/HR02) Depok, GATRAnews - Panitia Khusus Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansus Angket KPK), Jumat, (11/8), petang tadi mendatangi
Jakarta, GATRAnews – Mantan Auditor senior Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sudirman meminta institusinya dibubarkan. Dirinya menilai BPKP merupakan mata rantai dari praktik korupsi di

Jaksa Minta Hakim Buat Penetapan untuk Hadirkan Kabakamla

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (GATRAnews/Adi Wijaya/AK9)

Jakarta, GATRAnews - Jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta mengeluarkan penetapan untuk menghadirkan Kepala Badan Keamanan Laut (Kabakamla) Laksamana Madya TNI Arie Soedewo. Hal itu dikatakan Jaksa Penuntut Umum KPK, Kiki Ahmad Yani, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (21/4).

Menurutnya, pihaknya meminta majelis karena Arie kembali tidak memenuhi pemanggilan jaksa untuk dihadirkan sebagai saksi dalam sidang kasus suap pengadaan monitoring satelit di Bakamla.

"Sebagaimana fakta persidangan, kasusnya sangat erat dengan terdakwa. Kalau ada penetapan, supaya kami punya dasar untuk koordinasi," kata Kiki.

Hakim bisa mengeluarkan penetapan untuk memanggil saksi sesuai Pasal 159 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Pasal 169 Ayat (2) mengatur jika saksi tidak hadir, meski telah dipanggil dengan sah, dan hakim mempunyai cukup alasan untuk manyangka bahwa saksi itu tidak akan hadir, maka hakim ketua dapat memerintahkan supaya saksi tersebut dihadapkan ke persidangan.

"Perintah untuk menghadirkan dalam sidang dalam artian majelis hakim punya pendapat yang sama dengan penutut umum mengenai urgensi atau substansi pentingnya keterangan kedua saksi tersebut," kata Kiki.

Menanggapi permohonan tersebut, Ketua Majelis Hakim Franky Tambuwun, menyetujui dan memberikan waktu satu pekan kepada jaksa untuk kembali menghadirkan Arie sebagai saksi.

"Kami berikan kesempatan sekali lagi. Kalau dalam sidang itu saksi tidak hadir, kami lanjut pemeriksaan terdakwa," kata Franky.

Arie kembali tidak memenuhi panggilan jaksa penuntut umum untuk dihadirkan sebagai saksi pada hari ini. "Kami sudah lakukan panggilan sebanyak 2 kali. Pertama, beliau berhalangan karena ada dinas di Manado. Hari ini beliau masih berhalangan, karena masih ada dinas di Australia," kata Kiki.

Selain Arie, jaksa penuntut umum KPK juga memanggil staf khusus Kabakamla, Ali Fahmi alias Fahmi Habsyi. Keduanya akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk dua pegawai PT Merial Esa, yakni terdakwa Muhammad Adami Okta dan Hardy Stefanus.

Dalam surat dakwaan Adami, Hardy, dan Fahmi Darmawansyah, keduanya diduga terlibat dalam kasus suap pengadaan satelit monitoring di Bakamla tahun 2016. Arie disebut meminta fee 7,5% dari nilai proyek Rp 222,4 milyar.

Mantan Direktur Data dan Informasi Bakamla, Laksamana Pertama TNI Bambang Udoyo, saat bersaksi di persidangan mengaku pernah menerima uang Rp 1 milyar atas arahan Arie Soedewo. Selain itu, ada intervensi Kepala Bakamla dalam proses pengadaan satelit monitoring ini.


Reporter: Iwan Sutiawan
Editor: Tian Arief

Share this article