Juru bicara KPK Febri Diansyah (GATRAnews/Adi Wijaya/AK9) Jakarta, GATRAnews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi akan memanggil ulang advokat Farhat Abbas karena mangkir dari pemeriksaan
Ketua KPK Agus Rahardjo (GATRAnews/Adi Wijaya/AK9) Jakarta, GATRAnews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sempat berupaya meminta keterangan dari Direktur Biomorf Lone LLC, Johannes
Pengunjung memadati arena pameran Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2017 (Antara/Zarqoni Maksum/yus4) Tangerang, GATRAnews - Gelaran pameran mobil Gaikindo Indonesia
Komisi Pemberantasan Korupsi (GATRAnews/Adi Wijaya/HR02) Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menunggu hasil koordinasi dengan Biro Penyelidik Federal Amerika Serikat
Penyidik KPK Novel Baswedan (ANTARA/Monalisa/HR02) Jakarta, GATRAnews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menjalani operasi atau bedah besar di bagian mata kirinya di
Kesepakatan Bersama Angkasa Pura I dan Kejaksaan Tinggi DI Yogyakarta dalam Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara’, di Yogyakarta, Senin (14/8). (Gatra/Arif Koes/AK9)
Andi Narogong (GATRAnews/Adi Wijaya/yus4) Jakarta, GATRAnews - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta akan menggelar sidang perdana kasus korupsi e-KTP pada Kementerian Dalam Negeri

KPK Minta Bantuan Panglima TNI untuk Hadirkan Kabakamla

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (Tengah) (GATRA/Rifki M Irsyad/AK9)

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan Puspom TNI untuk membantu menghadirkan Kepala Badan Keamanan Laut (Kabakamla) Laksamana Madya TNI Arie Soedewo, sebagai saksi dalam sidang perkara suap pengadaan satelit monitoring di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

Jaksa Penuntut Umum KPK, Kiki Ahmad Yani, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (21/4), mengatakan, pihaknya meminta Panglima TNI dan Puspom untuk menghadirkan Arie karena dia merupakan anggota TNI aktif.

"Karena beliau masih TNI aktif, dilakukan pemanggilan antarpimpinan institusi. Jadi, kemarin pimpinan KPK sudah bersurat kepada Panglima, minta bantuannya untuk memerintahkan yang bersangkutan untuk hadir di persidangan," kata Kiki.

Selain itu, KPK juga berkoordinasi dengan Puspom TNI terkait penanganan anggota TNI yang diduga terlibat dalam kasus suap pengadaan satelit monitoring di Bakamla tahun 2016. Dalam kasus ini, Arie diduga terlibat karena meminta fee 7,5% dari proyek senilai Rp 222,4 milyar

Jaksa penuntut umum KPK sudah dua kali memanggil Arie untuk dimintai kererangan sebagai saksi kasus suap satelit monitoring di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Namun hingga panggilan kedua, dia tidak memenuhi panggilan tersebut.

"Kami sudah lakukan panggilan sebanyak 2 kali. Pertama, beliau berhalangan karena ada dinas di Manado. Hari ini beliau masih berhalangan, karena masih ada dinas di Australia," kata Kiki.

Selain Arie, jaksa penuntut umum KPK juga memanggil staf khusus Kabakamla, Ali Fahmi alias Fahmi Habsyi. Keduanya akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk dua pegawai PT Merial Esa, yakni terdakwa Muhammad Adami Okta dan Hardy Stefanus.

Dalam surat dakwaan Adami, Hardy, dan Fahmi Darmawansyah, keduanya diduga terlibat dalam kasus suap pengadaan satelit monitoring di Bakamla tahun 2016. Arie disebut meminta fee 7,5% dari nilai proyek Rp 222,4 milyar.

Mantan Direktur Data dan Informasi Bakamla, Laksamana Pertama Bambang Udoyo, saat bersaksi di persidangan mengaku pernah menerima uang Rp 1 milyar atas arahan Arie Soedewo. Selain itu, ada intervensi Kepala Bakamla dalam proses pengadaan satelit monitoring ini.


Reporter: Iwan Sutiawan
Editor: Tian Arief

Share this article